Bintang Antares si raksasa merah


Science | 22 August 2017

Bintang Antares adalah bintang raksasa merah dengan cahaya variabel

Bintang Antares adalah bintang raksasa merah pada tingkat Supergiant. Jaraknya dari Bumi 555 tahun cahaya.

Untuk radius, ukuran bintang Antares sangat besar. Mencapai 883x dari radius matahari.

Antares masuk sebagai bintang variabel, atau dapat berubah ubah kecerahannya. Memiliki tingkat cahaya sampai 10.000x dari matahari.

Bila ditanyakan seberapa kuat radiasi bintang ini, dari data spektrum inframerah, kecerahan dan Bolometric mencapai 65 ribu kali lebih besar dari Matahari.

Bintang Antares tidak sendiri, ada bintang pendamping dengan ukuran lebih kecil disebut Antares B.

Tetapi sulit diamati karena letaknya terhalang oleh cahaya bintang Antares, dan orbit bintang pendamping tidak diketahui secara tepat.

Ukuran bintang Antares begitu besar, bagaimana bila Antares mengantikan posisi matahari. Begitu besarnya sampai orbit planet Mars akan masuk di lingkaran bintang.
Tentu jangan ditanyakan dengan bumi, sudah dipastikan berada di dalam bintang.

Bintang Antares raksasa merah

Citra gambar teleskop terbaru membuat peneliti awalnya tidak dapat menjawab keanehan bintang Antares..

Tim peneliti observasi Very Large Telescope Interferometer (VLTI) di Observatorium Paranal di Chile menangkap gambar paling rinci dari sebuah bintang.



Peneliti mendapatkan gerakan tubulen yang diamati dan terlihat perluasan di atmofer bintang.

Warna dibawah ini menunjukan 2 warna dengan warna merah, artinya menjauhi dari arah bumi. Dan warna biru yang mendekat ke arah bumi.

Peneliti melakukan pemeriksaan bintang Antares selama 5 hari pada tahun 2014 (Nature)

Mengunakan 4 teleskop yang disebut interferometri, mengambil data dari beberapa teleskop dengan sistem sinkron.

Hasil gambar dari teleskop digabung menjadi satu gambar dengan teleskop besar. Peneliti melakukan rekonstruksi bintang tersebut dengan alogarima khusus.

Dari hasil perbedaan pencintraan, periset menemukan gas di atmofer bintang Antares ternyata bergerak menjauh dari atmofernya dengan kecepatan 20km perdetik

Peneliti mengatakan gerakan atmofer Antares ternyata bergerak lebih jauh, sampai 1,7x dari jari-jari bintang.

Uniknya dari data yang dibanding dengan bintang Betelgeuse juga memiliki gerakan yang sama. Bintang Betelgeuse masuk sebagai bintang raksasa merah yang sudah tidak stabil. Karena memasuki tahap akhir dari usia bintang. Walau bintang Betelgeuse menjadi tidak stabik, luas gas yang terlempar hanya bergerak 1/4 lebih cepat dibanding bintang Antares.


Bintang Antares atmofer bintang

Peneliti masih mencari apa penyebab atmofer yang bergerak di bintang raksasa Antares.

Sekali lagi setiap data yang muncul dengan alam semesta, akan memunculkan pertanyaan yang belum bisa dijawab.

Berita terkait
Bintang V Sagittae berada 1.100 tahun cahaya dari Bumi. Bintang tersebut sebenarnya biner atau ada 2 bintang. Peneliti mengatakan ada 2 bintang biner disana, satu bintang aktif tapi yang satu adalah bintang kerdil yang menganggu bintang lebih besar. Dalam pengamatan sekarang dari Bumi, keduanya memasuki masa kritis. Dan akan bertabrakan membuat cahaya terang di langit.

Seberapa penting sebuah galaksi yang mengalami supernova terlalu banyak. Galaksi NGC 5468 terditeksi selama 20 tahun, tercatat ada 5 supernova. Bentuk galaksi yang tidak terlalu beraturan dengan bentuk spiral sangat menarik diamati dari Bumi. Dengan teleskop Hubble dapat diamati langsung seperti melihat dari atas galaksi disana.



Bintang T Ursae Minoris adalah bintang besar berukuran 2x lebih besar dari matahari. Masuk bintang raksasa yang sekarang sedang membengkak, mulai berdunyut. Ilmuwan berharap dapat menyaksikan bintang T Ursae Minoris ketika memasuki masa akhir. Dimana skala kehidupan manusia dapat melihat secara langsung kematian bintang.

Bintang J005311 letaknya di rasi bintang Cassiopeia, 10.000 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan oleh teleskop satelit WISE. Bintang tidak menghasilkan cahaya, tapi bukan cahaya biasa, melainkan radiasi cahaya inframerah. Keanehan lain menghasilkan angin bintang dengan kecepatan 16.000x. Salah satu bintang langka di galaksi Bima Sakti

Bintang bintang muda yang masih sangat bergejolak dan tidak stabil kadang kilatannya sangat besar dan sangat cerah. Yang satu ini mengeluarkan kilatan sangat terang. Bintang JW 566 mengeluarkan kekuatan suar setara 10 miliar kali lebih cerah dari Matahari.

Pada 18 Oktober 2018, untuk kedua kalinya ke 5 planet di tata surya dapat dilihat bersamaan pada malam hari. Posisi dari arah barat atau setelah matahari terbenam. 5 planet akan bergeraka satu persatu naik ke atas cakrawala. Merkurius dan Venus berada di posisi bawah barat, dengan planet Jupiter terlihat lebih terang di atasnya. Posisi yang sama baru terjadi Juli 2020

2 bintang biner, sebenarnya bukan hanya biner. Tapi 2 bintang ini akan saling bertabrakan. Jarak kedua bintang dari Bumi sekitar 1800 tahun  cahaya dari Bumi. Bila perkiraan astronom benar, kedua cahaya tabrakan bintang dapat dilihat dari Bumi secara visual.



Ukuran bintang kerdil umumnya hanya ditemukan planet berbatu seperti planet seukuran Bumi atau lebi kecil. Karena sebuah bintang kerdil yang memiliki ukuran mungil tidak akan memiliki kelebihan bahan untuk membentuk planet yang besar. Planet NGTS-1b seharusnya tidak ada disana

Bintang HH 212 adalah bintang yang baru lahir. Bila gas disekeliling bintang baru ini berhasil menjadi satu bulatan. Nantinya akan membentuk proto-bintang bar, dan di masa mendatang akan muncul planet.

Astronom menemukan bintang mengorbit ke sebuah bintang putih, tapi kecepatannya luar biasa. Ada yang aneh dengan bintang ini. Lubang hitam yang disebut X9 menarik materi gas dari bintang pendamping dan lubang hitam terkunci sampai 0,1% kecepatan cahaya

Ditemukan bintang yang mengeluarkan gelombung gas plasma. Tidak gelembung biasa dipermukaan tapi seperti menembak keluar dari bintang. Dan ukurannya sangat besar mencapai 2x ukuran planet Mars. Bola api panas yang keluar menjadi teka-teki para astronom. Karena tidak biasa bintang bisa mengeluarkan gas plasma.

Letak Terzan 5 ke bumi mencapai 19 ribu  tahun cahaya. Disana terdapat 2 kelompok bintang dalam. Tetapi kandungan diantara kedua kelompok bintang tersebut berbeda, bahkan berbeda sampai 7 miliar tahun.Beberapa bintang yang lahir dengan memiliki usia lebih mudah antara 4,5 miliar tahun

Alam semesta ini unik, hal yang tidak biasa dapat terjadi. Tidak selurunya selaras, ada bintang yatim, bintang biner. Satu lagi kelompok bintang M10 atau Globular Cluster NGC 6254. Kelompok bintang ini kadang menyebrang dari bawah ke atas dan kembali turun ditengah tengah galaksi kita.

Foto dari teleskop Chandra diambil pada Desember 2011, sampai Februari 2014 dan terakhir ditahun 2015. Bintang kembar PSR B1259-63 / LS 2883 - atau B1259, salah satunya adalah bintang Pulsar melewati bintang yang aktif disebelahnya, membuat tekanan kuat sampai bagian dari disk dari bintang yang aktif terlempar. Hal ini masih terus terjadi.



Bintang raksasa akan saling bertabrakan dan bergabung menjadi satu. Bintang MyCam, keduanya begitu dekat dan suatu hari akan bersatu menjadi ukuran lebih besar lagi. Sekarang keduanya saling mengorbit sangat dekat

Teleskop NuStar dirancang untuk mencari informasi lubang hitam. Tapi secara tidak sengaja menemukan hal berbeda. NuStar menemukan energi X-Ray sangat tinggi dari sebuah pulsar, tercatat sebagai radiasi paling tinggi yang pernah ditemukan di ruang angkasa.

Foto ini adalah bentuk kelahiran sebuah bintang. Diambil oleh Hubble Telescope tampak begitu indah, seakan tidak nyata. Seperti gambar artistik tapi foto ini adalah foto asli.

Blackhole sampai saat ini masih misteri dalam dunia astronomi, walau bulan April 2019 mulai terungkap. Benda yang besar, hitam, berada ditengah galaksi. Benda Blackhole atau lubang hitam adalah benda terbesar di sebuah galaksi. Terkadang tidak hanya satu tapi ada dua.




No popular articles found.
< /body>