Teknologi perbedaan procesor smarphone vs Desktop mengapa tidak sama


   Technology | 26 February 2018

Procesor smartphone di kantung kita sebenarnya lebih kuat dari sejumlah procesor supercomputer generasi awal.

Dibanding computer Nasa di tahun 1969 ketika menghitung perjalanan 2 astronot ke Bulan.

Computer tersebut jauh lebih lambat dibanding sebuah procesor smartphone.


Namun procesor smartphone tertinggal di belakang kemampuan proses sangat besar, seperti di procesor notebook atau desktop PC.

Bukankah keduanya sama, memiliki kemampuan yang sama untuk proses bahkan lebih canggih procesor smartphone.
Sebagian besar perangkat masuk ke dalam satu chip, dari pengolah gambar untuk foto, GPS, jaringan telekom internet, WIFI dan lainnya.

Procesor smartphone mampu merekam video 4K secara langsung, kecepatan RAM sudah DDR4 atau DDR5, dan kecepatan storage UFS 3.1 yang lebih cepat dari harddisk dan SSD.

Computer belum tentu mampu merekam video 4K, bahkan menayangkan video 4K di seri computer dengan procesor lama akan patah patah.

Produsen procesor desktop adalah Nvidia, AMD dan Intel. Sebelumnya, kedua produsen procesor itu tidak banyak berbicara dengan teknologi procesor smartphone.

Intel pernah menawarkan procesor untuk tablet Android Android.
AMD baru baru ini saja mulai bergabung membuat procesor dengan grafik untuk smartphone bersama Samsung.
Nvidia pernah membuat procesor Tegra untuk Android.

Tapi semua gugur, tidak dapat bertahan dan tidak cocok untuk smartphone atau table Android.

Intel misalnya pernah membuat procesor mobile Atom dan berakhir.
Sekarang ini hanya Samsung, Qualcomm Snapdragon, Apple A, Huawei Kirin, Xiaomi Unisoc, Mediatek G Dimensity serta produsen lain yang membuat procesor mobile.

Perbedaan procesor smartphone vs Desktop.
Kita berbicara CPU, sebuah keping silikon yang dikemas menjadi chip procesor.

Ketika kita mengatakan CPU, sama saja mengatakan Arsitek Procesor.

CPU smartphone dikemas dalam SoC atau sebuah chip yang ditanam pada board berisikan berbagai fungsi.

Di dalam CPU Smartphone sudah menampung sebagian besar penanganan perangkat.

Kalkulasi dari CPU, grafik unit GPU, modem 3G 4G 5G untuk jaringan selular atau internet atau wireless WIFI,sinyal telepon, Bluetooth speaker dan lainnya.
Sistem berlapis untuk keamanan dan terhubung dengan fitur perangkat hardware juga.

Pengolahan data lain untuk penerima sinyal GPS, storage, camera, dan video juga dimasukan di dalam sebuah chip
Perangkat lain hanya perangkat pendukung, seperti focus di unit camera, layar sentuh.

CPU desktop PC sebagian besar komponen di kemas terpisah.

CPU dan Math-Co procesor, iGPU, controller ditangani di dalam satu chip CPU.
Tapi Graphic Card yang kuat harus dapat dipasang di luar CPU.

Dengan Graphic Card di bagian luar, kita dapat memasang perangkat dengan kekuatan sangat besar untuk mengolah gambar atau memgambil proses CPU ke GPU.
RAM dapat ditambah bahkan kapasitas 128GB atau mungkin saja lebih.
Storage bebas mengunakan tipe harddisk, atau tipe chip dari SSD, MV board dan lainnya.

Untuk itu dibutuhkan sebuah power supply yang besar. Karena sebuah computer membutuhkan power hitungan puluhan dan ratusan Watt.

Teknologi procesor smarphone vs Desktop mengapa tidak sama

Arsitek berbeda antara ARM vs x86.
Disain chip juga berbeda, satu untuk performa, satu lagi harus hemat power.

Intel mendisain CPU x86 ke pabrik lain seperti AMD dan VIA (jaman dulu).
Apapun disain bagi procesor desktop dirancang untuk komputasi tinggi. Mampu mengeksekusi jutaan instruksi yang dikenal FLOPS.

CPU computer dekstop berukuran besar, dan mengambil power langsung dari socket motherboard.
Ketika procesor bekerja dengan kecepatan tinggi seperti hitungan 4-5Ghz, ditambah banyaknya jumlah core. Procesor akan menjadi panas adalah hal biasa.

Dengan software editing, game yang sudah mencapai hitungan GB

Intel mengunakan instruksi CISC yang jauh lebih komplek, menambahkan bagian instruksi lebih rumit atau instruksi sederhana di jalur yang sama.
Procesor desktop juga memiliki microcode. Microsode adalah jenis kode CPU internal, yang memberitahu tindakan apa yang harus dilakukan, dan memecah sistem kerja menjadi instruksi terpisah.

Procesor generasi terbaru dari Ryzen 7000 atau Intel Gen12 dan versi lebih tinggi.
Membutuhkan beban puncak sampai 100W.

Teknologi 
procesor smarphone vs Desktop ukuran kecil tapi lebih baik

CPU arsitek ARM untuk Mobile.
Lebih dikenal dengan instruksi Reduced Instruction Set Computing atau RISC.

Komputasi di RISC lebih kecil, lebih sedikit membutuhkan power, lebih cepat selesai dan melepas kembali sumber daya dari sistem.
Perbedaan dari procesor ponsel atau mobile phone, tidak perlu perhitungan rumit. App yang digunakan juga kecil, hanya beberapa MB kecuali versi game.

Bila proses di smartphone tidak ada yang dilakukan lagi, maka core procesor ARM akan tidur dengan penurunan kecepatan paling lambat.
Tentu akan menghemat power baterai.
Procesor smartphone terbagi 2, kekuatan besar untuk proses besar dan bagian hemat power untuk stand-by dan meminimalkan kecepatan kinerja CPU.

Bila proses game, grafik, merekam video, menayangkan gambar resolusi tinggi.
Sebagian besar di olah di proses core paling besar.

Ketika smartphone tidak digunakan, untuk stand-by dan aplikasi chating bekerja di belakang (background).
Hanya unit core kecil yang bekerja, itupun kecepatannya akan turun naik dan seminimal mungkin.
Dari kecepatan tertinggi 3Ghz turun ke 300Mhz.

Microcode juga berbeda dengan instruksi RISC.
Karena  instruksi RISC relath sudah kecil, dan memecah proses lebih cepat. Tidak sekomplek kalkulasi CISC.
Dibuat oleh perusahaan ARM yang dikenal dengan arsitek ARM Cortex.

Kecepatan CPU
Procesor smartphone dapat mencapai 3Ghz, tapi procesor dapat hemat dengan menurunkan kecepatan sampai 300Mhz
Tujuannya lebih hemat power ketika smartphone idle / stand-by
Ukuran chip yang kecil, hanya sebesar kuku tangan

Procesor PC, bekerja sampai 4Ghz, ketika tidak digunakan maka CPU otomatis turun ke speed 2- 3,4Ghz.

Tetap saja kecepatan tersebut tetap memerlukan power besar.
Ukuran CPU PC rata rata hampir 4cm

Panas dan power procesor
Ketika procesor bekerja baik smartphone dan PC, akan timbul panas.

CPU Desktop panas sangat besar, diperlukan sebuah pendingin atau heatsink. Bahkan notebook tetap membutuhkan pendingin untuk CPU.
Setidaknya berada di 50-70 derajat Celcius.
Procesor Ryzen 7000 bila digunakan untuk gaming atau beban berat. Berada di 90 deg.C bila pendingin tidak memadai.

CPU Smartphone tidak membutuhkan pendingin sebesar procesor desktop. Mampu menjaga panas walau mengunakan sistem pendingin sederhana, seperti mengalirkan panas ke bodi smartphone. Karena dikemas di ruang tertutup dalam bentuk smartphone. Procesor smartphone dapat dibuat untuk memperlambat agar tidak terjadi overheating.
Proceosr smartphone Snapdragon 8 seri Gen, dapat optimal bekerja dengan pendingin vapochamber yang ada di belakang bodi.
Hanya beberapa model smartphone gaming menawarkan sistem fan, itupun ukuran fan mikro.

Bila teknologi CPU Dekstop dipasangkan di procesor smartphone, hemm kantong kita akan terasa seperti mengantongi setrika.

Disain smartphone tahu masalah itu. Dan teknologi ARM yang merancang disain chip, membedakan rancangan procesor desktop untuk perangkat procesor mobile.

Teorinya teknologi ARM bisa saja membuat procesor seperti dekstop. Seperti meningkatkan kinerja dari speed procesor, jumlah core dan lainnya.

Namun masalah utama adalah panas bukan hal utama, dan masalah terpenting ada di bagian power yang harus dipenuh dengan baterai kecil.
Disain arsitek mobile dari ARM tidak mau melakukan hal tersebut untuk smartphone.

Beberapa kebutuhan dapat dipenuhi oleh procesor mobile penganti procesor desktop.
Saat ini sudah ada perangkat notebook yang dibuat dengan procesor mobile.
Walau kemampuan tentu saja berbeda, setidaknya untuk aplikasi sehari hari dapat ditangani oleh procesor mobile.
Beberapa perangkat hanya bekerja di OS Chome yang sederhana.
Tapi tidak dapat di install aplikasi profesional seperti CAD dan photoediting, bahkan untuk 3D Game.

Samsung Dex seperti disain sistem Docking sudah membuat rancangan smartphone Galaxy seperti desktop computer.

Keduanya sementara tidak bertemu.
Smartphone untuk menangani aplikasi sehari hari. Dibatasi pada panas dan daya baterai.
Procesor smartphone mengejar teknologi kerapatan procesor misal proses 4nm.
Semakin kecil chip dirakit, teorinya semakin rendah pemakaian power, karena semakin banyak transistor di masukan ke sebuah CPU.
Teknologi AI, proses ISP untuk gambar dan foto salah satu fitur internal di dalam chip dan aplikasi sebagai perangkat yang mudah dibawa
Walau prakteknya, produsen chip malah meningkatkan kinerja clock speed agar procesor smartphone lebih bertenaga.

Disain smartphone terkait dengan perubahan berbagai teknologi baru. Hari ini berbicara model A, tahun depan muncul sensor baru. Yah procesor smartphone harus dirubah lagi untuk menangani sensor terbaru.
Camera, HDR, resolusi layar, kecepatan storage, jaringan terus berubah.

Setiap teknologi baru, maka CPU baru harus di buat lagi
Ketika produsen sensor camera membuat sensor 100MP, maka procesor smartphone harus dibuat untuk mampu menangani camera resolusi 100MP.

Dekstop untuk pekerjaan jauh lebih berat. Editing video, server computer, supercomputer dan banyak perangkat tambahan, untuk kebutuhan pekerjaan profesional dapat di tangani computer.
Procesor generasi lama yang berbeda 3-4 tahun kadang dapat bekerja untuk aplikasi terbaru.
Procesor 10 tahun lalu, juga tidak masalah. Yang masalah hanya lebih lambat.

Bila terkendala dengan hardware, bisa di upgrade. Kecuali unit CPU masih dapat dipertahankan.

Mungkin suatu hari kemampuan CPU desktop PC akan dicapai oleh procesor smartphone.
Tapi procesor smartphone belum tentu memenuhi semua kemampuan dari CPU Deskop.

Kebalikannya, kemampuan CPU Desktop sekarang mengarah ke teknologi procesor Smartphone.
Intel tahun 2022 menyiapkan arsitek procesor Alder Lake Gen12. Seperti salah satu disain CPU dengan 8 core, di dalamnya terbagi seperti CPU smartphone.
4 core yang lebih rendah, dan 4 core untuk kecepatan tinggi.
Smartphone sudah lama mengunakan teknologi tersebut dengan membagi cluster core 4+4 atau 6+4

Intinya kedua jenis procesor dibuat untuk tujuan dan fungsi berbeda.

Perbedaan antara CPU Mobile dan Desktop memang belum tentu bertemu dalam waktu singkat, karena kebutuhan yang berbeda.
Tidak sekarang, mungkin nanti. Siapa tahu.

Artikel Lain

Umum kita melihat smartphone high end dengan proceor high end. Tahun 2024 strategi Qualcomm dan Mediatek berubah, procesor premium akan dipasang ke smartphone kelas menengah.

Seperti apa teknologi procesor notebook Meteor Lake dengan Core Ultra. Tidak 2 cluster seperti smartphone, tapi 3 cluster untuk procesor mobile notebook. Kinerja core terpisah berdasarkan fungsi. GPU tidak lagi untuk display, Intel memasukan iGPU Arc setingkat desktop.

Kebutuhan produksi chip tipe CoWos adalah chip dengan sistem tumpuk, dan lebih rumit dibanding produksi chiplet. Kapasitas GPU yang ditingkatkan untuk menanam sistem tumpuk, sampai memory ada di dalam chip. AMD dan Nvidia kabar mencadangkan pengemasan chip CoWoS dalam 2 tahun mendatang.

Sig mengumumkan revisi PCIe 7.0 versi 0.3 dengan target 512GB/s. Dijadwalkan penerapan PCIe 7.0 pada tahun 2027. Walau PCIe 7 sudah tampil, masih belum terlihat teknologi PCIe 6.0. Sampai 2023, hanya PCIe 5.0 yang tersedia. Dari rancangan storage NVMe untuk storage dengan kecepatan tertinggi.

Melihat kualitas VGA tidak seperti yang digambarkan produsen. Data nyata ada di tingkat pengembalian toko retail. Satu penjual di Jerman memberikan data seberapa besar kerusakan VGA terbaru, dari model Nvidia dan AMD. Agustus 2023 data kerusakan VGA dari penjual Digitec Galaxus.

Arm rancang arsitek procesor mobile seri Armv9. Big Cortex X2 performa dan A710. Little  procesor hemat power Arm A510. 4 model GPU mendukung arsitek terbaru Armv9, Mali G710, Mali G61, Mali G510, Mali G310 untuk smartphone low cost

Intel Rocket Lake Refresh CPU Binning dibuat dengan silikon pilihan. Chip Binning adalah istilah dalam menyeleksi sebuah procesor terbaik. Chip GPU juga sama, memiliki chip pilihan yang ditawarkan produsen VGA. Kabar baru RTX 4080 yang catat turun ke RTX 4070

Quick Charger 5 mendukung dual charge 100W, 5 menit 50 persen kapasitas baterai. Quick Charger 4.0 INOV - Intelligent Negotiation Optimum Voltage. Juni 2017 tampil Quick Charge 4+ daftar smartphone QC4+ Mei 2020. Quick Charger 3+ April 2020 akan dibuat adaptor charger murah seri QC.

Samsung Exynos 880, mirip seperti Exynos 980 merekam video 4K, 5G, camera 64MP. Samsung Exynos 980 ARM A77 dengan internal 5G, foto 108MP. Samsung membuat procesor untuk smartphone budget Exynos 850 jaringan 4G LTE

Cara kerja sensor sidik jari Qualcomm 3D Sonic Max Gen 2 lebih cepat. Sensor Capacitive yang umum digunakan di smartphone pemula dan menengah. Teknologi sensor sidik jari optik sebagaimodel kelas menengah ditempatkan di tengah layar. Lebih canggih sensor ultrasonik yang lebih akurat mengenal sidik jari.

Samsung tidak akan mengembangkan procesor seri M. Setelah bagian pengembangan produk di Amerika Austin ditarik. Core M ada di procesor Exynos, seperti 8 core procesor, 2 core dipasangkan Custom procesor M untuk memberikan performa lebih baik. Samsung sepertinya kembali ke rancangan ARM procesor, harga lebih murah dibanding mengembangkan procesor sendiri.

Diawal smartphone dibuat, ada rasa kenyamanan ketika kita mengunakan. Smartphone kecil, mudah di pegang dan posisi perangkat yang tepat. Tetapi sekarang ukuran layar mulai mengusur semua komponen smartphone. Beberapa bagian komponen penting di smartphone menghilang / berubah, harga semakin mahal. Xiaomi ingin kembali ke era lama

Procesor Mediatek Helio P65 perbaikan dukungan camera 48MP. Procesor Helio P90 mendapat upgrade CPU / GPU dengan 2 + 6 core, AI dan disain arsitek lebih baik untuk target smartphone kelas menengah. Teknologi ARM Cortex A75. 2 unit procesor APU atau procesor untuk menangani aplikasi dengan AI. Beberapa teknologi yang dibawah seperti sistem pengenal wajah, foto noise reduction, dan realtime photo atau video efek

Hynix dikabarkan telah mengirim chip 1TB Quadruple Level Cell Storage atau QLC-1 ke perushaan SSD. Hynix adalah perusahaan pembuat micro chip, dimana chip akan digunakan oleh perusahaan lain sebagai produk. SK Hynix juga mengembangkan teknologi perangkat lunak algoritma bersama controller SSD.

Micron UFS 4.0 diproduksi 2023, untuk 256GB 512GB dan 1TB storage smartphone. Samsung UFS 4.0 lebih cepat 1.6x dibanding UFS 3.1. Toshiba kembali mengumumkan teknologi memory UFS 2.1. Tahun 2019, Samsung siapkan eUFS 2.1, smartphone memiliki 1TB Storage.

Tahun 2015 Mediatek pembuat procesor smartphone menawarkan Helio X20 dengan pembagian 3 cluster procesor. Samsung dan Huawei Kirin menawarkan procesor baru di tahun 2018. Samsung Exynos 9820 dan Huawei Kirin 980, di dalamnya memiliki 3 cluster core procesor. Snapdragon 8150 buatan Qualcomm akan dibuat 3 cluster. Kombinasi Kyro Gold dan Kyro Silver terbagi menjadi 3 grup procesor terpisah.

Teknologi mesin Fax menjadi kejayaan di era 80an, tapi tergantikan oleh teknologi digital internet. Beberapa mesin fax masih digunakan saat ini, terlebih bagi layanan yang memerlukan copy dokumen resmi. Selesainya teknologi mesin Fax diawali pada era digital internet, satu persatu ditinggalkan dan kantor beralih mengunakan teknologi email sampai saat ini

Pertama kali manusia membuat roket pada tahun 1926. Hampir satu abad tidak berubah. Masih mengunakan bahan bakar padat atau cair. Biaya pengiriman ke ruang angkasa membutuhan biaya 10.000 dollar / kg. Beberapa konsep dan disain mulai muncul. Walau biayanya masih sangat mahal

Cerita menarik dengan industri monitor. Kabarnya beberapa monitor dengan panel 1440p mengunakan panel dengan resolusi lebih tajam 4K. Ada kabar bahwa panel monitor 1440p sebenarnya mengunakan panel 4K yang lebih tinggi. Mengapa spesifikasi monitor 4K malah dipasang ke monitor dengan resolusi lebih rendah.

Nvidia DGX-2 sebuah supercomputer dengan bentuk kecil. Supercomputer Nvidia DGX-2 hanya memiliki berat 160kg saja. Terbaru dengan 16 unit GV100 GPU untuk model Nvidia HGX-2 dikemas dalam rack mount NVSwitch

Setidaknya ada 3 jenis awan membawa hujan. Dengan melihat bentuk visual, dapat diperkirakan akan turun hujan. Seperti awan Cumulonimbus dipastikan akan terjadi hujan dalam hitungan jam.

Ada alasan dari Chang mengapa Lenovo tidak memfokus mengunakan. Mengisyaratkan Lenovo tidak akan pergi ke Snapdragon 845.Teknologi perbaikan dengan Snapdragon 855, disini procesor akan berbeda dan merubah permainan di industri smartphone.

Vivo kembangkan foto Super HDR pada smartphone. Mengambil 12 gambar bersamaan, mengabung serta mengatur cahaya foto. Hasil foto menjadi lebih tajam, warna gelap dan terang di proses dengan AI.

ARM kembangkan ARM Cortex A75 dan ARM Cortex A55. Memiliki teknologi ARM DynamIQ dengan kombinasi cluster core procesor. Mendukung VR dan grafik lebih hemat power

Bluetooth 5, memiliki kecepatan tranfer 2x lebih cepat dan jarak maksimum ke perangkat sampai ratusan meter. Perangkat dapat terhubung ke sistem Bluetooth sampai beberapa sensor, serta produk lain yang belum memanfaatkan Bluetooth seperti Drone, Smart meter dan lainnya>

Spesifikasi untuk Clear Sight mampu mengolah gambar dari 1 lensa untuk warna, dan 1 lensa mengambil warrna gray. Gambar lebih tajam, mendapatkan kontras dari hasil foto lebih baik. Pengolahan 2 gambar ditangani oleh engine Spectral yang ada di dalam procesor Qualcomm.

ARM menerima chip procesor pertama multicore 64bit 10nnm FF. Dibuat oleh pabrik TSMC dengan teknologi 10FinFET, menurunkan pemakaian power 30% dari chip generasi sebelumnya, meningkatkan kinerja procesor dan efisien antara 11-12% dibanding teknologi 16nm.

Telepon satelit memiliki jangkauan yang tidak bisa dipenuhi oleh telepon biasa. Setidaknya ada 2 tipe jaringan telepon satelit. Dari sistem satelit orbit rendah, dan sistem GeoSnyc posisi satelit. Bentuk telepon satelit saat sudah diperkecil, yang mahal untuk koneksi internet atau menghubungkan ke opeator lain.

Melihat reaktor nuklir sepertinya menyeramkan. Melihat video ini terlihat warna air menjadi biru. Mungkin setelah reaktor mendapatkan kekuatan yang disebabkan partikel bermuatan seperti elektron



Youtube Obengplus


Trend