Ketika mengisi baterai smartphone, waktu yang dibutuhkan tergantung dari kualitas adapter charger dan model smartphone

Bisa dibayangkan sebuah smartphone dengan kapasitas baterai 5000mAh.

Bila di charge dengan charger biasa atau dari USB computer. Charger standar hanya memberi power 5V/DC 500mAh

Mungkin dibutuhkan waktu sampai 8 jam sampai penuh, bahkan lebih.

Teori pengisian baterai smartphone cukup sederhana, sebuah smartphone dengan baterai 4000mAh dalam kondisi kosong, di bagi dari power charger adaptor 500mAh = 8 jam. Barulah baterai smartphone akan terisi Full Charger

Bagaimana dengan pengisian cepat atau Quick Charger

Kecepatan pengisian charger cepat dibutuhkan 2 perangkat yaitu :
1. Model smartphone dengan kapasitas baterai yang dipakai
2 Tipe charger.yang dipakai


Kita tidak bisa mempercepat pengisian baterai smartphone. Bila sistem smartphone kita tidak mendukung.

Dan kita dapat mengisi baterai smartphone lebih cepat bila  perangkat sama sama mendukung quick charger adaptor dan smartphone.

Semakin besar power kekuatan adapter charger akan semakin cepat mengisi baterai smartphone. Tetapi pada smartphone model lama yang tidak mendukung pengisian cepat yang sama.

Pengisian baterai tentu tidak akan berpengaruh. Misal kita memiliki smartphone yang mendukung Quick Charge 3, Fast Charger.
Bila di charger dengan adaptor charger biasa 500mAh 5V, bahkan adaptor charger 1000mAh 5V.

Waktu pengisian tetap sama. Karena smartphone hanya mengijinkan pengisian baterai dengan arus standar 500mAh 5V.

Teknologi charger di dalam smartphone dibuat terbatas, karena ada batas maksimum pasokan arus power yang masuk.

Jadi kita harus mengetahui apakah smartphone mendukung pengisian cepat atau tidak

Apakah adaptor charger yang digunakan sudah mendukung untuk smartphone yang kita pakai. Atau kebalikan bila memiliki adaptor Quick Charger, apakah smartphone kita juga mendukung.

Kedua unit tersebut memiliki standar, karena sistem pengisian berbeda beda.

Standar pengisian baterai Qualcomm dan smartphone yang mengunakan procesor Qualcomm Snapdragon disebut QC 2.0, QC 3.0 , QC4 / QC 4+

Pengisian cepat ditentukan dari tipe Snapdragon procesor atau disain dari produsen yang dipakai (model Mediatek atau disain dari merek produsen)

Smartphone dengan Mediatek disebut QuickPump sedangkan Qualcomm disebut Quick Charger (QC)

Masih ada lagi.
Standar dari pabrikan juga berbeda, seperti Oppo ( Vooc) serta Moto  (Turbo Charging). Walau smartphone mengunakan procesor tipe Mediatek dan Snapdragon, masing masing mendisain sistem pngisian baterai smartphone tersendiri.

Jadi ada beberapa faktor untuk mempercepat pengisian baterai smartphone.

Tipe procesor yang mendukung Quick Charger, model Charger yang harus mendukung smartphone, atau Charger yang mendukung sistem pengisian dari produsen (misal Oppo memiliki disain adaptor charger sendiri)

Dibawah ini sistem pengisian cepat adaptor untuk baterai smartphone masing masing produsen.
  • Pump Express merupakan nama dari Mediatek
  • TurboPower atau TurboCharge dari Moto
  • Adaptive fast charging Samsung
  • Rapid charging
  • SuperCharge disain Huawei
  • Dash Charger smartphone Oneplus
  • Oppo Vooc. Hanya untuk produk Oppo
  • Qnovo Adaptive Charging untuk smartphone Sony.
  • Qualcomm Quick Charge 2.0 , 3.0, 4.0 dan 4+ untuk procesor Snapdragon.
  • Super mCharge disain smartphone Meizu
  • Pengisian dengan charger dari computer. USB 3.0, ada di computer dengan pin berwarna biru. Memberikan power 900mAh 5V/DC. Baterai smartphone atau Powerbank dapat di isi lebih cepat setengah dibanding pengisian USB 2.0 500mAh 5V/DC.
  • Powerbank juga memiliki outout berbeda. Dan beberapa disain powerbank memiliki fitur seperti adaptor charger. Hanya smartphone yang mendukung USB 3.0, mendukung QC, atau Fast Charge yang menerima input diatas 500mAh
Seperti gambar dibawah ini. Aukey Quick Charger 3.0, tengah model lain dari Vivan Quick Charger 3.0, kanan Oppo Vooc Quick Charger

Masing masing charger dibuat oleh produsen berbeda dan ditawarkan dari merek smartphone atau produsen pembuat aksesoris adaptor charger.

Quick Charger dari Qualcomm Quick Charger VooC

Pada dasarnya semua sistem charger yang ditawarkan memiliki fungsi yang sama untuk mempercepat pengisian baterai. Tapi teknik atau cara kerjanya berbeda.

Penguna smartphone tidak bisa mengunakan charger biasa untuk mempercepat pengisian. Atau sekedar membaca bila smartphone model A dapat di charger dengan 12V selain 5V.  Setiap charger adaptor memiliki sirkuit khusus yang dapat mengenali sistem pengisian baterai dari model smartphone tertentu.

Dan tidak hanya Qualcomm, beberapa produsen chip mengunakan nama lain seperti diatas menyediakan pengisian cepat baterai smartphone. Tujuannya sama, untuk memanfaatkan kekuatan charger ketika mengisi baterai smartphone lebih cepat.

Quick Charger adalah istilah dalam pemasaran. Fitur charger dengan manajemen daya dalam mengisi baterai untuk smartphone. Sedangkan nama lain sepertu Turbo Charge dibuat oleh produsen berbeda

Adaptor charger QC (Quick Charger) untuk model smartphone dengan proceor Snapdragon. Dibedakan antara versi QC 2, QC 3, QC 4.
Adaptor charger Oppo Vooc dirancang untuk smartphone Oppo.
Adaptor charger Super mCharge untuk smartphone buatan Meizu.
Pump Express dirancang untuk smartphone procesor Mediatek.

Pertama quick charger paling umum adalah QC dari Qualcomm.

Qualcomm Quick Charge
Bagaimana kita tahu apakah smartphone sudah mendukung sistem Quick Charge.

Untuk memastikan, penguna harus melihat informasi di website Qualcomm Quick Charge, atau melihat halaman dari website masing masing produsen dan melihat spesifikasi dari teknologi pengisian cepat yang ada.

Kedua hanya smartphone dengan procesor Snapdragon dapat mengunakan charger QC. Tapi merek smartphone tertentu dapat mengunakan sistem pengisian baterai sendiri.

Lihat di produk procesor dan dukungan untuk Quick Charger. Bila procesor mengunakan Snapdragon, kemungkinan smartphone dapat mengunakan teknologi pengisian cepat atau Qualcomm Quick Charger.

Apakah dampak pengisian baterai dengan QC sama.
Tentu tidak, bila smartphone yang dipakai mengunakan procesor Snapdragon. Dapat dilihat kapan smartphone dirilis dan tipe procesor.

Qualcomm Quick Charge 1 (QC 1) dikembangkan untuk produk 2013 sampai 2014. Seperti ponsel Galaxy S5, Note 3, generasi pertama MotoX, Nexus 5 dan beberapa merek lain. Mengunakan arus output 2A 5V. Awalnya untuk procesor Snapdragon seri 600 (model lama).
Qualcomm Quick Charge 2 (QC 2). Tampil tahun 2015. Memiliki output 5V, 9V 12V.
Qualcomm Quick Charge 3 (QC 3). Tampil 2016. Dengan output dinamis 3,6V - 20V dan arus 2,5A atau 4,6A.
Qualcomm Quick Charge 4 (QC 4). Tambil 2017, dengan output dari 18W sampai 28W untuk Snapdragon 835
Qualcomm Quick Charge 4+ (QC 4.0+) via USB 5V / 9V atau dinamis 3,6V - 20V. Kekuatan arus 2,5A atau 4,6A, masih terbatas untuk Snapdragon 845.

Samsung seri Galaxy 8, Nubia Z17, atau model smartphone lain yang mengunakan procesor Snapdragon 835 untuk QC 4 atau QC4+
Model QC 3.0 dapat digunakan seperti smartphone LG V20, ZTE Axon7, Zenfone 3 Deluxe, LG G5.

Bila smartphone model lama yang mendukung Quick Charger 1.0 dan di charge dengan Quick Charger 2.0. Hasilnya tidak secepat pengisian di model baterai martphone yang sudah mendukung QC 2.0.

Sedangkan smartphone yang mendukung Quick Chager 2, dipastikan akan lebih cepat mengisi baterai karena dirancang untuk QC 2 dan seterusnya.

Bila smartphone mendukung versi QC2, tidak masalah bila di charge dengan model charger QC1, QC2, QC3 dan QC4, kata sederhananya kompatibel. Tapi kecepatannya pengisisan baterai smartphone berbeda beda.

Teknologi Quick Charger 2.0 dikembangkan oleh Qualcomm.

Quick Charger 2.0

Pengisian charger dari smartphone dengan berbeda charger akan berdampak dengan kecepatan pengisian baterai. Karena masing masing perangkat dari adapter dan smartphone memiliki batas maksimum dalam memberikan arus Current DC.

Teknologi Quick Charger 2.0 dari Qualcomm
Teknologi Quick Charger 2.0a kan didukung oleh produk chip procesor Qualcomm terbaru. Nantinya pengisian baterai lebih cepat dari generasi sebelumnya.

Bagaimana Quick Charger 2.0 bekerja.

Quick Charger 2.0 dapat mengisi smartphone 5X lebih singkat. Misalnya dengan teknologi saat ini baterai smartphone kapasitas besar memerlukan waktu satu setengah jam mencapai 20%.

Dengan Quick Charger 2.0, pengisian baterai akan mendekati 98% dengan waktu yang sama. Karena charger akan memberi arus lebih besar (Ampere), sampai voltase tertentu

Quick Charger 2.0 mengisi baterai 5X lebih cepat

Quick Charger 2.0 menjanjikan teknologi pengisian baterai akan terisi sampai 50% dalam waktu 30 menit.

Quick Charger mengunakan voltase berbeda. Dengan charger biasa mengunakan 5V, sedangkan Quick Charger 2.0 memiliki output voltase lebih tinggi dari 5, 9, 12V, atau 20V dengan maksimum Current 2 Ampere. Pengisian baterai akan otomatis diatur oleh charger.

Jadi sistem pengisian Quick Charger memiliki output berbeda ketika pengisian awal smartphone. Tujuannya memberikan voltase lebih tinggi dan arus DC yang masuk ke sistem charger lebih cepat. Sedangkan baterai akan di charger dengan ampere lebih besar di sistem akan mempersingkat waktu pengisian.

Quick Charger 2.0 9V dan 12V

Bagaimana dengan adaptor Quick Charger 2.0
Smartphone yang mendukung Quick Charger 2 (2015) seperti Galaxy S6, S6 Edge, Note 4, Note Edge, LG G4, One M8, M9, Asus ZenFone 2, Moto X 2014, Nexus 6, Droid Turbo dan menyusul model lainnya.

Quick Charger 2.0 dapat memberikan output power sampai 18W lebih. Walau smartphone saat ini hanya dapat menerima arus sampai 15W maksimum. Jadi charger pengisian tidak menjamin waktu pengisian lebih singkat. Karena rata rata smartphone masih mengunakan power 15W.

Tidak masalah merek apa yang dipakai. Quick Charger 2.0 tidak tergantung dari charger produsen, dan produk Quick charger bisa dibeli bebas dengan logo Quick Charger Adapter Qualcomm 2.0.

Atau mengunakan adapter berbeda merek bisa digunakan bersama sama. Dan pastikan kualitas yang ditawarkan. Masalahnya sekarang, dipasaran harga charger dijual berbeda beda. Motorola Turbo Charger $35, sedangkan merek Qukey Quick 2.0 hanya $16.

Tapi hati hati, tidak semua charger untuk Quick Charger dapat bekerja baik. Android Police melakukan test dari Quick Charger 2.0 tapi harganya lebih murah, satu model yang di test rusak yang mungkin disebabkan merek abal abal yang menempelkan label QC 2.0

Gambar dari kiri, Aukey Charger, Nexus Charger dan Samsung Charger

Adapter Charger dapat dibeli bebas dengan logo Quick Charger 2.0

Bagaimana perangkat yang siap dengan Quick Charger 2.0
Procesor Snapdragon 600 dapat menerima voltage 5V dengan maksimum 2A, masih mengunakan teknologi charger biasa.

Procesor Snapdragon 200, 400, 410, 615, 800, 801, 805, 810 dapat menerima voltase 5V, 9V dan 12V sampai maksimum 3A. Seri procesor ini yang mendukung Quick Charger 2.0 atau Quick Charger 2.0 Compatible

Terakhir hampir semua di model smartphone baru dengan chip Qualcomm sudah disiapkan untuk pengisian cepat dari Quick Charger 2.0, dan dirancang untuk QC 3.0

Smartphone dan tablet Quick Charger 2.0 dan kompatibel.

Galaxy S7 Edge, S7, Droid Turbo 2, ZTE Axon Pro, HTC One M9, LG G Flex2, Blackberry Priv, LG V10, Moto X Pure, LG G4, Droid Turbo, NExus 6, Note Edge, Galaxy NOte 4, HTC Desire Eye, Moto X, Sony Xperia Z3, HTC One M8, Kyocera DuraForce Pro, Droid Maxx 2

Smartphone dan tablet Quick Charger 3.0 (2015)
LG V20, ZTE Axon 7, Asus Zenfone 3 Deluxe, HTC 10, HP Elite X3, LG G5, HTC One A9

Merek Quick Charger 2.0 dengan sertifikasi Qualcomm
+ Air-J Multi Voltage AC Charger
+ APE Technology AC/DC Adapter
+ APE Technology Car Charger
+ APE Technology Power Bank
+ CellTrend Car Charger
+ CellTrend Wall Charger
+ Choetech Wall Charger
+ Dongguan Aohai A58-502000
+ Elecom Wall Adapter
+ Fuj:tech 230 V
+ Golden Profit Electronics GPE162-Z
+ HTC Rapid Charger
+ Incipio USB Car Charger
+ KDDI AU AC Adapter
+ Mirareed PJ-1506 Car Adapter
+ Motorola Turbo Charger
+ NTT DOCOMO AC Adapter
+ Power Partners AC Adapter
+ Powermod Wall Charger
+ Puregear Car Charger
+ Puregear Wall Charger
+ Qmadix: Next-Gen Power Car Charger
+ Qmadix: Next-Gen Power Travel Charger
+ Radius AC Adapter
+ Radius Micro USB AC Adapter
+ Random Order USB Car Charger
+ Random Order USB Home Charger
+ SoftBank-Mobile AC adapter
+ Sony UCH10
+ Tenergy Turbo USB Universal Charger 
+ Ventev dashport q1200
+ Ventev wallport q1200
+ Verus World Charger
+ Xiaomi MDY-3-EB

Quick Charger 4.0 vs 3.0 vs 2.0 dan 1.0
Dukungan pengisian voltase lain dengan 9V 4A, 2 kali lebih besar power adaptor Quick Chager 3.0. Diperuntukan untuk pengisian baterai kapasitas besar seperti notebook.

Qualcomm mengatakan 5 menit pengisian, memberikan power 5 jam power baterai smartphone. Pengisian baterai  QC 4 lebih cepat 20% dan 30% lebih efisien powor. Baterai lebih dingin 5 derajat Celcius, walau baterai di charge dengan arus besar tapi panas pada baterai tidak akan merusak baterai di smartphone.

Sistem pengisian INOV - Intelligent Negotiation Optimum Voltage dapat mengisi baterai smartphone dalam beberapa tingkatan, untuk mengukur voltase, ampere dan suhu.

Perbedaan Quick Charger qc1.0 vs qc2.0 vs wc3.0 vs qc4.0 vs qc4+

Quick Charger 4.0
Qualcomm mengatakan smartphone baru dengan chip procesor Snapdragon dapat memanfaatkan QC 4.0
Apa perbedaan dengan QC 4.0.

Pengisian baterai smartphone terisi 50% dalam waktu 15 menit. Atau charger 5 menit untuk bicara 5 jam.
Quick Charger 4.0 vs 3.0 akan lebih cepat 20% dengan QC 4.0
Sistem pengisian baterai mengunakan power input 2.750mAh perjam. Pengisian tersebut cukup untuk mengisi rata rata baterai smartphone saat ini dengan kapasitas 3.000mAh .
QC 4 dapat bekerja dengan port USB Tipe C.
Sampai Mei 2017, procesor Snapdragon 835 yang dapat memanfaatkan pengisian cepat QC 4.0.

Quick Charge 4+ (diumumkan Juni 2017)
QC 4+ diumukan oleh Qualcomm dengan 3 perbaikan dari QC 4.  Menjadi sistem dual charge dengan IC untuk 2 power managem,ent. Mengurangi waktu pengisian baterai lebih cepat 15%, dan panas baterai lebih rendah.

Sistem Intelligent Thermal Balancing, sistem elektrik melalui jalur lebih dingin secara otomatis dan mengeliminasi bagian pengisian yang panas. Sehingga lebih aman termasuk monitoring panas di perangkat dan konektor secara bersamaan. Dampaknya baterai lebih awet dan aman ketika di charge
Smartphone yang mendapatkan Quick Charge 4+ diberikan pertama untuk Nubia Z17.


Quick Charger dari Qualcomm Quick Charger qc 4+

Untuk mendapatkan informasi tentang teknologi Quick Charger, dari perangkat dan charger yang mendukung. Dapat dilihat via Teknologi Quick Charger Qualcomm dan smartphone yang mendukung Quick Charger 2.0

Smartphone mengisi baterai paling cepat (Desember 2017)
Oneplus 5T berada di posisi pertama. Mengisi 60% kapasitas baterai dalam 30 menit, dan 93% 60 menit.
Pengujian dilakukan dalam kondisi baterai smartphone 0%

Quick Charger dari Qualcomm Quick Charger qc 4+

Bila smartphone anda mengunakan procesor Qualcomm Snapdragon. Dapat dilihat dari daftar smartphone yang mendukung versi Quick Charge

Selanjutnya teknologi Quick Charger dan tipe perangkat dari produsen lain