etika mengisi baterai smartphone, waktu yang dibutuhkan tergantung dari kualitas adapter charger dan model smartphone

Bisa dibayangkan sebuah smartphone dengan kapasitas baterai 5000mAh.

Bila di charge dengan charger biasa atau dari standar USB computer. Maka Charger standar hanya memberi power 5V/DC 500mAh

Mungkin dibutuhkan waktu sampai berjam-jam lebih sampai kapasitas baterai penuh.

Teori pengisian baterai smartphone cukup sederhana, sebuah smartphone dengan baterai 5000mAh dalam kondisi kosong, di bagi dari power charger adaptor 5000 mAh / 500mAh = 10 jam.

Barulah baterai smartphone akan terisi Full Charger. Walau angka tersebut teori, mengingat kapasitas baterai lithium jarang sampai kosong atau masih menyisakan 3,2V/DC.

Bagaimana dengan pengisian cepat atau Quick Charger atau Fast Charger

Kecepatan pengisian charger cepat membutuhkan 2 perangkat yaitu :
1. Model smartphone dengan kapasitas baterai yang dipakai
2 Tipe charger.yang dipakai

Charger cepat + smartphone tidak mendukung = pengisian baterai akan sedikit lebih cepat
Charger standar + smartphone mendukung = pengisian baterai tetap lambat


Charger cepat + smartphone mendukung = pengisian baterai cepat.

Jadi : kita dapat mengisi baterai smartphone lebih cepat bila  perangkat sama sama mendukung quick charger adaptor dan smartphone.

Semakin besar power kekuatan adapter charger akan semakin cepat mengisi baterai smartphone. Tetapi pada smartphone model lama belum tentu sama cepat. Karena perbedaan standar dari pengisian baterai smartphone yang dimiliki

Teknologi charger di dalam smartphone dibuat terbatas, karena ada batas maksimum pasokan arus power yang masuk.

Standar paling umum untuk pengisian charger baterai adaptor Qualcomm dikhususkan untuk smartphone dengan procesor Snapdragon. Umumnya mendukung sistem pengisian cepat QC 2.0, QC 3.0 , QC4 / QC 4+

Pengisian cepat ditentukan dari tipe Snapdragon procesor serta disain dari produsen yang dipakai (model Mediatek atau disain dari merek produsen)
Di dalam informasi smartphone akan diberi keterangan, smartphone mendukung QC 3, artinya kita dapat mengisi baterai smartphone dengan adaptor charger QC 3. Hasilnya akan lebih cepat dalam pengisian baterai dibanding adaptor biasa.

Tapi harus diketahui, model smartphone dengan Mediatek mengunakan sistem pengisian QuickPump sedangkan Qualcomm disebut Quick Charger (QC)

Standar dari pabrikan juga berbeda. Memiliki standar tersendiri
Seperti Oppo ( Vooc), Moto  (Turbo Charging). Walau smartphone mengunakan procesor tipe Mediatek dan Snapdragon, masing masing model smartphone di rancang dengan sistem pengisian baterai tersendiri. Tentu setiap produsen memiliki keunggulan berbeda beda.

Jadi ada beberapa faktor untuk mempercepat pengisian baterai smartphone.

Tipe procesor yang mendukung Quick Charger, model Charger yang harus mendukung smartphone, atau Charger yang mendukung sistem pengisian dari produsen (misal Oppo memiliki disain adaptor charger sendiri)

Dibawah ini sistem pengisian cepat adaptor untuk baterai smartphone masing masing produsen.
  • Pump Express merupakan nama dari Mediatek
  • TurboPower atau TurboCharge dari Moto
  • Adaptive fast charging Samsung
  • Rapid charging
  • SuperCharge disain Huawei 4,5V 5A / 5V 5A, 5V 2A
  • Dash Charger smartphone Oneplus dikembalikan ke Oppo. Tahun 2018 digantikan Warp Charge termasuk teknologi kabel dan wireless
  • Nubia menyebut NeoPower
  • Oppo Vooc. Hanya untuk produk Oppo
  • Qnovo Adaptive Charging untuk smartphone Sony.
  • Qualcomm Quick Charge 2.0 , 3.0, 4.0 dan 4+ untuk procesor Snapdragon.
  • Super mCharge disain smartphone Meizu
  • Pengisian dengan charger dari computer. USB 3.0, ada di computer dengan pin berwarna biru. Memberikan power 900mAh 5V/DC. Baterai smartphone atau Powerbank dapat di isi lebih cepat setengah dibanding pengisian USB 2.0 500mAh 5V/DC.
  • Powerbank juga memiliki outout berbeda. Dan beberapa disain powerbank memiliki fitur seperti adaptor charger. Hanya smartphone yang mendukung USB 3.0, mendukung QC, atau Fast Charge yang menerima input diatas 500mAh


Charging Technology USB 2.0 port USB 3.0 port Samsung Adaptive Fast Charger OnePlus DashCharge / Oppo VOOC Huawei SuperCharge MediaTek PumpExpress 4.0
(USB-PD)
Motorola TurboPower 30
(USB-PD)
Max Power 2.5W 7.5W 15W 20 / 25W 25W ~25W 28.5W
Voltage 5V 5V 5V / 9V 5V 5V 3V - 6V
(10-20mV per step)
5 / 9 / 12V
Current 0.5A 0.9 / 1.5A 2 / 1.67A 4 / 5A 2 / 4.5 / 5A 5A 5.7 / 2.85 / 2.15A

Update Juli 2018

  Kapasitas baterai mAh Pengisian baterai mAh/menit Model smartphone
Huawei Super Charge 3400mAh 46.57 Huawei Honor 10
Dash Charging 3300mAh 41.25 OnePlus 6
Samsung Adaptive Fast Charge 3500mAh 33.33 Galaxy S9+
Turbo Charge 2730mAh 33.3 Moto Z2 Force
Qualcom Quick Charge 3000mAh 30 LG G& ThinQ
Pump Express 3680mAh 25.55 Ulephone T1
USB Power Delivery 3520mAh 23.15 Pixel 2 XL
Apple Fast Charge 2716mAh 21.7 iPhone X


Charger pengisian baterai lebih cepat tidak murah. Seperti gambar dibawah ini. Aukey Quick Charger 3.0, tengah model lain dari Vivan Quick Charger 3.0, kanan Oppo Vooc Quick Charger.



Masing masing charger dibuat oleh produsen berbeda dan ditawarkan dari merek smartphone atau produsen pembuat aksesoris adaptor charger.

Quick Charger dari Qualcomm Quick Charger VooC

Pada dasarnya semua sistem charger yang ditawarkan memiliki fungsi yang sama = untuk mempercepat pengisian baterai.
Tapi teknik atau cara kerjanya berbeda.

Penguna smartphone tidak bisa mengunakan charger biasa untuk mempercepat pengisian. Atau sekedar membaca bila smartphone model A dapat di charger dengan 12V selain 5V.  Setiap charger adaptor memiliki sirkuit khusus yang dapat mengenali sistem pengisian baterai dari model smartphone.

Tidak hanya Qualcomm, beberapa produsen chip mengunakan nama lain seperti diatas menyediakan pengisian cepat baterai smartphone.

Quick Charger adalah istilah dalam pemasaran. Fitur charger dengan manajemen daya dalam mengisi baterai untuk smartphone. Sedangkan nama lain sepertu Turbo Charge dibuat oleh produsen berbeda. Semua mengambil kata Fast Charger atau pengisian cepat.

Adaptor charger QC (Quick Charger) untuk model smartphone dengan proceor Snapdragon. Dibedakan antara versi QC 2, QC 3, QC 4.
Adaptor charger Oppo Vooc atau Super Vooc dirancang untuk smartphone Oppo.
Adaptor charger Super mCharge untuk smartphone buatan Meizu.
Pump Express dirancang untuk smartphone procesor Mediatek dan lainnya.

Pertama quick charger paling umum adalah QC dari Qualcomm.

Qualcomm Quick Charge
Bagaimana kita tahu apakah smartphone sudah mendukung sistem Quick Charge.

Untuk memastikan, penguna harus melihat informasi di website Qualcomm Quick Charge, atau melihat halaman dari website masing masing produsen dan melihat spesifikasi dari teknologi pengisian cepat yang ada.

Tidak hanya smartphone dengan procesor Snapdragon dapat mengunakan charger QC. Tapi merek smartphone tertentu dapat mengunakan sistem pengisian baterai sendiri.

Lihat di produk procesor dan dukungan untuk Quick Charger. Bila procesor mengunakan Snapdragon, kemungkinan smartphone dapat mengunakan teknologi pengisian cepat atau Qualcomm Quick Charger.

Apakah dampak pengisian baterai dengan Qualcomm QC sama.
Tentu tidak, bila smartphone yang dipakai mengunakan procesor Snapdragon. Dapat dilihat kapan smartphone dirilis dan tipe procesor.

Qualcomm Quick Charge 1 (QC 1) dikembangkan untuk produk 2013. Seperti ponsel Galaxy S5, Note 3, generasi pertama MotoX, Nexus 5 dan beberapa merek lain. Mengunakan arus output 2A 5V (10W). Awalnya untuk procesor Snapdragon seri 600 (model lama).
Qualcomm Quick Charge 2 (QC 2). Tampil tahun 2015. Memiliki output 5V, 9V 12V. 18W. Untuk Snapdragon 200, 208, 210, 212, 400, 410, 412, 415, 425, 610, 615, 616, 800, 801, 805, 808, 810
Qualcomm Quick Charge 3 (QC 3). Tampil 2016. Dengan output dinamis 3,6V - 20V dan arus 2,5A atau 4,6A 18W. Untuk Snapdragon 427, 430, 435, 617, 620, 625, 626, 650, 652, 653, 820, 821
Qualcomm Quick Charge 4 (QC 4). Tambil 2017, dengan output dari 18W sampai 28W untuk Snapdragon 835. Tapi terlihat Qualcomm langsung fokus ke produk charger QC 4.0+
Qualcomm Quick Charge 4+ (QC 4.0+). Tampil 2017, USB 5V / 9V atau dinamis 3,6V - 20V. Kekuatan arus 2,5A atau 4,6A 27W, untuk Snapdragon 845 dan 710.


  Voltages Max Current Max Power
Quick Charge 1.0 5V 2A 10W
Quick Charge 2.0 5 / 9 / 12V 3A 18W
Quick Charge 3.0 3.6 - 20V (200mV increments 2.5 / 4.6A 18W
Quick Charge 4.0+ 3.6 - 20V (200mV increments) QC Mode
5 / 9V USB-PD Mode
2.5 / 4.6A QC Mode
3A USB-PD Mode
18W QC Mode
27W USB-PD Mode


Model QC 3.0 dapat digunakan seperti smartphone LG V20, ZTE Axon7, Zenfone 3 Deluxe, LG G5 dan model terbaru lainnya.

Bila smartphone mendukung versi QC2, tidak masalah bila di charge dengan model charger QC1, QC2, QC3, QC4 atau charger standar, kata sederhananya kompatibel. Tapi kecepatannya pengisisan baterai smartphone berbeda beda.

Teknologi Quick Charger 2.0 dikembangkan oleh Qualcomm.

Quick Charger 2.0

Pengisian charger dari smartphone dengan berbeda charger akan berdampak dengan kecepatan pengisian baterai. Karena masing masing perangkat dari adapter dan smartphone memiliki batas maksimum dalam memberikan arus Current DC.

Teknologi Quick Charger 2.0 dari Qualcomm
Quick Charger 2.0 dapat mengisi smartphone 5X lebih singkat. Misalnya dengan teknologi saat ini baterai smartphone kapasitas besar memerlukan waktu satu setengah jam mencapai 20%.

Dengan Quick Charger 2.0, pengisian baterai akan mendekati 98% dengan waktu yang sama. Karena charger akan memberi arus lebih besar (Ampere), sampai voltase tertentu

Quick Charger 2.0 mengisi baterai 5X lebih cepat



Quick Charger 2.0 menjanjikan teknologi pengisian baterai akan terisi sampai 50% dalam waktu 30 menit.

Jadi sistem pengisian Quick Charger memiliki output berbeda ketika pengisian awal smartphone. Tujuannya memberikan voltase lebih tinggi dan arus DC yang masuk ke sistem charger lebih cepat. Sedangkan baterai akan di charger dengan ampere lebih besar di sistem akan mempersingkat waktu pengisian.

Quick Charger 2.0 9V dan 12V

Bagaimana dengan adaptor Quick Charger 2.0
Smartphone yang mendukung Quick Charger 2 (2015) seperti Galaxy S6, S6 Edge, Note 4, Note Edge, LG G4, One M8, M9, Asus ZenFone 2, Moto X 2014, Nexus 6, Droid Turbo dan menyusul model lainnya.

Quick Charger 2.0 dapat memberikan output power sampai 18W lebih. Walau smartphone saat ini hanya dapat menerima arus sampai 15W maksimum. Jadi charger pengisian tidak menjamin waktu pengisian lebih singkat. Karena rata rata smartphone masih mengunakan power 15W.

Atau mengunakan adapter berbeda merek bisa digunakan bersama sama. Dan pastikan kualitas yang ditawarkan. Masalahnya sekarang, dipasaran harga charger dijual berbeda beda. Motorola Turbo Charger $35, sedangkan merek Qukey Quick 2.0 hanya $16.

Tapi hati hati, tidak semua charger untuk Quick Charger dapat bekerja baik. Android Police melakukan test dari Quick Charger 2.0 tapi harganya lebih murah, satu model yang di test rusak yang mungkin disebabkan merek abal abal yang menempelkan label QC 2.0

Gambar dari kiri, Aukey Charger, Nexus Charger dan Samsung Charger

Adapter Charger dapat dibeli bebas dengan logo Quick Charger 2.0


Quick Charger 4.0 vs 3.0 vs 2.0 dan 1.0
Dukungan pengisian voltase lain dengan 9V 4A, 2 kali lebih besar power adaptor Quick Chager 3.0. Diperuntukan untuk pengisian baterai kapasitas besar seperti notebook.

Qualcomm mengatakan 5 menit pengisian, memberikan power 5 jam power baterai smartphone. Pengisian baterai  QC 4 lebih cepat 20% dan 30% lebih efisien powor. Baterai lebih dingin 5 derajat Celcius, walau baterai di charge dengan arus besar tapi panas pada baterai tidak akan merusak baterai di smartphone.

Sistem pengisian INOV - Intelligent Negotiation Optimum Voltage dapat mengisi baterai smartphone dalam beberapa tingkat, untuk mengukur voltase, ampere dan suhu.

Perbedaan Quick Charger qc1.0 vs qc2.0 vs wc3.0 vs qc4.0 vs qc4+



Quick Charge 4+ (diumumkan Juni 2017)
QC 4+ diumukan oleh Qualcomm dengan 3 perbaikan dari QC 4.  Menjadi sistem dual charge dengan IC untuk 2 power management. Mengurangi waktu pengisian baterai lebih cepat 15%, dan panas baterai lebih rendah.

Sistem Intelligent Thermal Balancing, sistem elektrik melalui jalur lebih dingin secara otomatis dan mengeliminasi bagian pengisian yang panas. Sehingga lebih aman termasuk monitoring panas di perangkat dan konektor secara bersamaan. Dampaknya baterai lebih awet dan aman ketika di charge


Quick Charger dari Qualcomm Quick Charger qc 4+




Bagaimana dengan kabel Fast Charger
Ini hanya istilah, disebut kabel Fast Charger. Memiliki disain seperti kabel USB ke micro USB atau USB tipe C..
Bila anda tidak memiliki charger khusus seperti standar charger QC, masih ada pilihan mengunakan adaptor charger dengan output 1,5Ah, 2Ah atau 3Ah..

Masalahnya mungkin ada di kabel USB.
Rata rata kabel USB ke micro USB standar dirancang untuk arus 5V 500mAh dan tertinggi 5V 1.000mAh.
Tetapi tidak semua kabel mampu memberikan atau dilewati arus lebih dari 1.000mh  (1A+)
Jadi tidak ada gunanya mengunakan charger yang baik, bila mengunakan kualitas kabel microUSB standar. Pengisian baterai mungkin menjadi lebih lambat juga.

Bila anda memiliki charger berkualitas dengan output 5V diatas 1Ah, dengan smartphone yang dapat menerima power 5V 1.500mAh. Jangan lupa periksa kabel USB yang dipakai.
Karena tidak semua kabel  memiliki kualitas yang sama dan mendukung Fast Charger / pengisian cepat.

Secara umum sebuah kabel micro USB standar akan memangkas 300mAh sampai 500mAh bila dilewati arus 1,5Ah. Artinya pengisian baterai smartphone hanya memberikan 5V 1.000mAh, walau smartphone dan charger anda dapat menerima arus 5V 1.500mAh.

Kabel USB mengunakan bahan tembaga. Tapi setiap kabel tidak memiliki jumlah ketebalan serat tembaga yang sama.
Kabel USB berukuran kecil, umumnya hanya memiliki serat tembaga lebih sedikit. Dampaknya besarnya arus dilewati kabel menjadi lebih kecil karena adanya hambatan.
Besar kecil jaket kabel tidak menentukan kualitas sebuah kabel USB layak digunakan bagi pengisian cepat pada smartphone.

Dengan melihat pengujian video dibawah ini, pengisian baterai smartphone dengan beberapa kabel akan berbeda.
Umumnya beberapa kabel diberikan ketika membeli power bank atau adaptor charger, kualitasnya berbeda.

Dapat dilihat pengisian baterai dari masing masing kabel memberikan arus / ampere berbeda beda. Jangan salahkan charger anda lambat, karena salah mengunakan kabel USB.



Untuk menguji kualitas kabel microUSB dapat mengunakan software Android Ampere, dan dapat di download gratis di Play Store

Bila smartphone anda mengunakan procesor Qualcomm Snapdragon. Dapat dilihat dari daftar smartphone yang mendukung versi Quick Charge

Selanjutnya teknologi Quick Charger dan tipe perangkat dari produsen lain