Super mCharge adalah standar pengisian cepat untuk produk Meizu.

Pengisian baterai smartphone dari 0 - 100% hanya membutuhkan waktu 20 menit. Jadi bisa ditinggal mandi dan makan lalu melihat baterai smartphone sudah penuh.

Meizu mengatakan mereka mengunakan 2 konversi sirkuit langsung dengan output tegangan. Meningkatkan efisieni pengisian dari 9% menjadi 98%.

Pengukuran suhu baterai pada laboratorium hanya mencapai 39 derajat C (suhu ruang 22.deg.C). Jadi masih dalam batas aman ketika smartphone di charger dengan Super mCharge. Dibanding QC 3.0, panas baterai dapat mencapai 44 derajat C dan perlahan dapat melemahkan baterai.
Meize mengatakan dengan standar power lebih tinggi , tapi mempertahankan panas baterai lebih rendah. Baterai smartphone Meizu dapat bertahan dengan kapasitas 80% sampai 800 kali di  charger.

Teknologi Meizu Super mCharge akan dipasang pada smartphone Meizu, tapi tepatnya belum diketahui.

Produsen smartphone memilih membuat disain pengisian cepat baterai smartphone. Alasannya sederhana, tidak ingin ketergantungan dari produsen procesor seperti Qualcomm dan Mediatek. Sisi baiknya, produsen smartphone dapat mengambil pasar adaptor charger sendiri. Dan mereka dapat memproduksi lebih murah. Oppo, Oneplus, Samsung, Xiaomi sudah memiliki sistem Quick Charger rancangan mereka sendiri

QC 3.0 memberikan power 18W
VooC mengunakan 20W
Super mCharge 55W



Meizu Fully Charger No Heat