Science | 2 August 2023

Teleskop Euclid ESA mencari materi gelap dan energi gelap menuju titik L2




Teleskop Euclid
Diluncurkan dengan rocket Falcon 9 milik SpaceX.

Teleskop Euclid memiliki sensor 600 megapixel untuk menangkap cahaya.

Penempatan berada di 1,5 juta km dari Bumi, atau berada di orbit L2.

Orbit L2 adalah titik kekuatan gravitasi bumi akan seimbang, dan mempertahankan benda di area tersebut mengikuti orbit Bumi.

Euclid membawa 2 instrumen, tim ESA telah melakukan tes bahwa teleskop Euclid dapat mengambil gambar di ruang angkasa.

Yannick pemimpin konsorsium program Euclid mengatakan gambar pertama sudah di peroleh mengunakan instrumen visual, dan instrumen inframerah.

First image Telescope Euclid

Perlatan VIS Visible instrument dan NISP Near infrared spectrometer dan photometer.

Citra VIS, teleskop dapat menangkap gambar galaksi yang sangat tajam, dan mengunakan data untuk mengukur pola galaksi.
Citra NISP untuk penelitian lain berdasarkan spektrum infrared. Mengukur cahaya dengan berbeda gelombang warna.





Space Telescope Euclid

Ilmuwan Eropa membuat Euclid untuk mencari 2 pertanyaan yang belum terjawab di bidang astronomi - Dark Matter dan Dark Energy.

Dua materi yang misterius dan tidak dapat tertangkap oleh instrumen.
Keduanya disebutkan memiliki 95% massa dari alam semesta.



Peneliti memengang teori, bila energi gelap tidak berinteraksi dengan energi lain dengan konsekuensi menjadi bencana.
Energi gelap diperkirakan mencapai 25% isi alam semesta.

Teleskop dibangun dengan biaya 1,5 miliar dollar selama 11 tahun.
2 cermin berukuran 1,2 meter, atau separuh dari cermin milik teleskop Hubble.

Berbeda tugas dengan Hubble, teleskop Euclid akan memetakan 36% dari apa yang diamati.

Menurut Alessandra Roy, manajer proyek Euclid di Badan Antariksa Jerman, beberapa langkah pengujian pertama dari fase komisioning Euclid "berjalan dengan baik", dan teleskop ruang angkasa akan segera mencapai posisi akhirnya. Setelah tiba di titik Lagrange kedua, teleskop akan memulai pengamatan ilmiahnya dengan harapan dapat "menerangi sisi gelap alam semesta".


Artikel Lain

Planet terdiri dari planet berbatu, planet gas. Lalu berapa batas ukuran planet, bahkan menjadi sebuah bintang..Bila kandungan gas sebuah planet setara 80x massa Jupiter, dipastikan disana akan menjadi sebuah bintang. TDengan massa 13x dari massa Jupiter saja, sudah dapat membentuk bintang yang dinamai bintang kerdil katai coklat. Bedanya bintang kelas tersebut tidak mampu menghasilkan panas.

Membutuhkan waktu 32 hari untuk mengambil area rasi bintang Fornax yang pernah di observasi teleskop Hubble. Ditemukan ribuan galaksi yang sangat redup. Dengan teleskop JWST melihat galaksi tidak seperti kabut merah, mendapatkan citra lebih jelas.



Astronot pergi ke bulan komunikasi sampai 1.5 detik. Bagaimana berkomunikasi dari Saturnus ke Bumi. Bagaimana bila lebih jauh lagi, misal melihat Bumi dari 5 miliar tahun cahaya . Mungkin disana tidak melihat manusia, walau manusia sudah ada saat ini. Teleskop JWST menemukan galaksi 13,4 miliar tahun cahaya jauhnya.

Misi Lucy berhasil diluncurkan, sebuah pesawat ruang angkasa yang meneliti asteroid Trojan. Melakukan perjalanan selama 12 tahun. Dalam orbit planet Jupiter terdapat 2 kelompok asteroid. Diperkirakan asteroid disana memiliki data awal pembentukan tata surya. Pesawat ruang angkasa harus mengejar 2 sisi orbit

Astronom modern tidak hanya melihat objek dengan pengamatan teleskop optik. Tahun 2020 tepat 75 tahun dari teleskop radio Jodrell Bank. Merubah pengamatan benda di ruang angkasa tidak hanya mengandalkan teleskop optik. Tapi menangkap sinyal radio dari objek yang diamati.

Seberapa besar alam semesta, dapat dilihat dengan membagi beberapa bentuk struktur raksasa. Dari planet yang dikira sebuah bintang, kumpulan galaksi yang bergabung menjadi kluster galaksi, cahaya ditengah galaksi yang disebut Fermi Bubble, sampai Supervoid atau wilayah dingin yang berada di tengah alam semesta tapi ilmuwan tidak tahu mengapa tempat tersebut relatif kosong.

Sebuah gugus bintang RCW 38 diabadikan dengan teleskop VLT oleh ESO. Tampilkan gambar terbaru dimana komplek bintang padat ini berjarak 5.500 tahun cahaya.Mengunakan pencitraan inframerah HAWK-I yang dipasng pada teleskop VLT di Chili. Instrumen tersebut dapat menangkap benda yang tidak terlihat sebelumnya. Apakah semua bintang disana masuk ketegori bintang raksasa, separuhnya tidak.



Jepang menemukan kandungan mineral langka. Mampu memberi pasokan berabad abad bagi dunia. Yttrium, Dysprosium, Europium dan Terbium. Masih dihitung untuk menekstrak apakah nilainya akan ekonomis.


Youtube Obengplus


Trend
No popular articles found.