Perangkat GPS mulai surut, tergeser perangkat smartphone


Kategori : News | Date : 22 April 2013
Smartphone datang, apa yang harus keluar dari bisnis ini. Pertama MP3 player terkena dampak penjualan smartphone. Smartphone dapat digunakan untuk memutar lagu, sampai menonton film. Lalu camera Point of Shoot atau camera pocket. Siapa yang mau repot membawa camera dengan smartphone, pilihan ada di salah satunya. Smartphone menang, karena memiliki fungsi ganda. Pasar camera pocket ikut merosot. Lebih mudah mengunakan smartphone walau gambarnya masih kalah bagus (untuk saat ini), tetapi lebih mudah mengupload seperti ke media sosial.

Satu lagi produk yang akan tergeser yaitu GPS. Pasar perangkat navigasi GPS pada mencapai penjualan 33 juta unit di tahun 2010. Tahun lalu merosot 28 juta unit. Tren negatif perangkat GPS akan terus turun, diperkirakan akan turun sampai 17 juta unit di tahun 2017 nanti.

Penjualan perangkat GPS masih tumbuh di beberapa tempat, seperti Eropa timur, Amerika Selatan dan India. Tetapi pengunaan smartphone semakin banyak dan luas, tren positif di 3 daerah tersebut tidak akan bertahan lama dan diperkirakan akan ikut merosot juga.

Siapa yang perlu dengan perangkat GPS atau alat navigasi, kecuali penguna yang serius seperti pendaki gunung, pencinta alam, pengiriman barang yang masih mengandalkan kemampuan alat navigasi khusus dibanding smartphone. Walau GPS sudah tergeser sebagai perangkat navigasi, tetap belum tergeser sepenuhnya oleh smartphone dan tablet. Perangkat GPS navigasi memiliki keuntungan dengan kinerja lebih lama dan hemat power. Untuk yang serius memerlukan petunjuk arah, perangkat khusus GPS tetap diperlukan.

Tetapi penguna di perkotaan tentu lebih memilih GPS melalui smartphone. Yang didukung seperti peta Google, Apple dan Nokia dan banyak lagi produsen membuat peta elektronik untuk daerah kota dan urban. Gambar lebih bagus dan data lebih lengkap dibanding perangkat GPS portable biasa.

www.obengplus.com/artikel/articles/85/1/MapsWithMe-Pro-peta-offline-untuk-navigasi
www.obengplus.com/artikel/articles/91/1/SoundBest-Music-Player
www.obengplus.com/artikel/articles/65/1/Navitel-aplikasi-navigasi-GPS-untuk-mencari-jalan
www.obengplus.com/artikel/articles/64/1/Maverick-aplikasi-navigasi
www.obengplus.com/artikel/articles/61/1/GPS-Tracker-Pro-melihat-lokasi-teman-atau-keluarga-dari-Life360com
www.obengplus.com/artikel/articles/58/1/Glonass-VS-GPS-dual-sistem-satelit-sudah-digunakan-oleh-smartphone-alat-GPS-atau-tablet
www.obengplus.com/artikel/articles/56/1/Gaia-GPS-untuk-GPS-Logger-dengan-map-Topo
Setelah sistem satelit GPS sudah dimanfaatkan di seluruh dunia. Dan Glonass sistem satelit navigasi Rusia sudah dimanfaatkan oleh perangkat GPS sejak tahun 2011 lalu. Sekarang ada satu konstelasi baru yaitu Galileo dari Eropa.

Apapun mereknya, sebuah perangkat GPS sudah diprogram untuk menonaktifkan sistemnya sendiri bila lewati batas. Terlalu cepat atau terlalu tinggi otomatis tidak bekerja.



No popular articles found.