Berapa kali matahari mengorbit ke inti galaksi bagaimana posisi Bumi


   Science | 21 January 2022


Bumi mengitari matahari setiap 365 hari atau satu tahun waktu Bumi, apakah matahari juga mengitari benda lain.

Matahari mengitari galaksi atau titik tengah galaksi.
Posisi matahari berada agak ke pinggir galaksi atau tepatnya di tengah galaksi dan matahari berada di lengan galaksi Bima Sakti yang tidak terlalu ramai bintang.

Dalam hitungan jumlah bintang di galaksi Bima Sakti saja antara 100 milyar bintang lebih.

Semua bintang mengitari pusat tengah galaksi, tapi tidak memiliki periode yang sama. Seperti planet Merkurius di depan akan mengorbit lebih cepat dari Bumi, hanya 88 hari sekali memutar matahari. Sedangkan Pluto yang kecil dan terjauh, membutuhkan 248 tahun (waktu Bumi) untuk memutar matahari sekali orbit.

Apakah Bumi berputar dengan sudut yang sama (update Jan 2021)
Gerakan matahari mengitari galaksi turun naik bergelombang terhadap inti galaksi.
Bumi yang mengikuti matahari juga ikut bergerak turun naik.

Sumbu matahari tidak seperti yang kita lihat dari Bumi.
Sudut sumbu utara dan selatan matahari miring ke arah vertikal
Sedangkan sudut Bumi yang sudah miring 23,5 derajat selama mengitari matahari.
Maka sudut Bumi agak naik dibanding sudut matahari.

Posisi bumi, matahari dan Bumi memiliki kemiringan seperti ilustrasi dibawah ini.



Bagaimana dengan bintang yang mengitari inti galaksik
Bintang di tengah memiliki putaran lebih pendek, dan bintang yang lebih jauh di tepi galaksi akan berputar lebih lama.

Matahari mengitari tengah galaksi dengan kecepatan 230km perdetik atau sekitar 820 ribu km perjam.
Sedangkan matahari berada jauh dari pusat galaksi, sekitar 27 ribu tahun cahaya dari titik tengah.
Diameter galaksi memiliki rentang ukuran 100-120 ribu tahun cahaya (lebar).

Satu putaran Matahari, kecepatan matahari mengorbit sekitar 230km perdetik. Matahari baru mengitari titik tengah galaksi sebanyak 20 kali sejak matahari terbentuk, walau umur matahari sudah 5 milyar tahun (waktu bumi)



Kira kira matahari menyelesaikan satu putaran mengityari tengah galaksi antara 200-250 juta tahun sekali.

Tetapi satu orbit matahari ke tengah galaksi memiliki satuan berbeda.
Waktu satu kali rotasi matahari termasuk semua yang mengelilingi inti galaksi dinamakan Cosmic Year atau Galactic Year.
Satu tahun bumi disebut setahun



Bila dihitung mundur.
Terjadinya Big Bag sekitar 61 Galactic Years.


Lahirnya galaksi Bima Sakti 54 Galactic Years.
Lahirnya Matahari 18,4 Galactic Years.
Munculnya lautan 17-18 Galactic Years.
Kehidupan di Bumi dimulai 15 Galactic Years yang lalu
Kehidupan bakteri 13 Galactic Years.
Ketika daratan atau benua mulai stabil 10 Galactic Years.
Kehidupan manusia modern sekarang baru berusia 0.001 Galactic Years.

Apakah Bumi juga bergerak di ruang angkasa

Apakah Bumi juga bergerak ke benda lain.Tentu saja, karena berada di dalam sebuah galaksi, seluruh isinya akan ikut bergerak.

Apakah galaksi kita juga bergerak.
Bumi termasuk bagian dari galaksi Bima Sakti yang sedang berlari di ruang hampa dan menembus kecepatan 2,1 juta km/h.
Animasi sederhana oleh mantan ilmuwan NASA James O’Donoghue yang sekarang bekerja di badan antariksa Jepang menunjukkan seperti apa itu.

    Saat Bumi berputar pada porosnya, Bumi mengorbit matahari, yang juga mengorbit pusat Bimasakti, dengan sendirinya meluncur melalui ruang angkasa.
    Mantan ilmuwan NASA James O'Donoghue menunjukkan seberapa cepat semua benda itu bergerak.
    Putaran Bumi dan waktu orbit mengelilingi matahari relatif lambat.
    Tetapi pergerakan dengan latar belakang radiasi kosmik / CMB atau titik awal / asal alam semesta setelah ekpansi, kita bergerak meroket melalui ruang angkasa. Kita tidak bisa merasakannya karena kecepatan kita konstan.

Sekarang dari mana kita melihat pergerakan. Kalau dari gerakan satu putaran bumi ke matahari sangat mudah, 365 hari sekali putar.
Di ruang angkasa, anda tidak bisa merasakannya kecepatan super tersebut, tapi kita sebenarnya sedang melesat melintasi ruang angkasa dengan 2.1 juta km per jam dari titik awal terjadinya alam semesta.

Karena Bumi mengorbit matahari, yang juga mengorbit ke pusat galaksi, juga isi galaksi sedang meluncur melalui radiasi angin kosmik yang dilepaskan sejak Big Bang.

“Orang sering berbicara tentang bagaimana kita berdiri di atas bola (Bumi) yang berputar dengan kecepatan tinggi, dan bola ini mengorbit ke yang lain dengan kecepatan yang bahkan lebih besar.

Terkadang pertanyaan ini membuat pertanyaan lain, hingga seberapa cepat kita mengorbit pusat Bimasakti kita, ”O'Donoghue

Dengan melihat dalam satu gambar, akan lebih mudah di mengerti seberapa cepat kita terbang di ruang angkasa tanpa dirasakan.



Seperti yang dilihat, rotasi Bumi relatif lambat, tetapi kecepatan Bima Sakti melesat melintasi ruang angkasa, menempuh jarak 600 kilometer setiap detik.

Ketika kita mengatakan seberapa cepat galaksi Bima Sakti akan bertabrakan dengan galaksi Andromeda. Jangan melihat perbandingan itu, karena melihat dari 2 titik (2 galaksi).
Oh itu galaksi Andromeda sedang mendekat ke galaksi kita Bima Sakti, tapi nanti tabrakan baru terjadi 4 juta tahun kedepan..Itu adalah perhitungan dengan galaksi tetangga.

Coba lihat dari ke seluruhan, akan terlihat seberapa cepat kita terus menjauh dari asal mula alam semesta

"Begitu banyak galaksi bergerak tapi kecepatan berbeda dan relatif gergerak terhadap posisi keberadaan kita sendiri, jadi melewatkan pengamatan itu akan lebih mudah menuju hal terbesar.

Yaitu mengambil satu titik yang disebut awal alam semesta atau CMB," kata O'Donoghue, merujuk pada Latar Belakang Microwave Kosmik.
Itulah radiasi samar yang tersisa dari Big Bang yang mengisi semua ruang angkasa sekarang ini. Dan jaraknya sekarang sudah mencapai 12 miliar tahun cahaya lebih.

Cahaya tertua di alam semesta, yang disebut latar belakang gelombang mikro kosmik - CMB, sebagaimana diamati oleh teleskop ruang angkasa Planck ditunjukkan dalam peta langit oval (lihat gambar)

Tetapi karena semua ini bergerak, sehingga kecepatan menjadi relatif.

Berapa cepat bumi bergerak di alam semesta

Jadi, "Meskipun"
Rotasi bumi mencapai 24 jam sehari, memiliki putaran 1.670km perjam
Bumi mengorbit matahari selama 365 hari dengan kecepatan 107 ribu km perjam
Matahari mengorbit di Bima Sakti dengan kecepatan 828 ribu km perjam selama 30 ribu tahun sekali. Dan di hitung gerakan terhadap orbit titik tengah galaksi.

Ternyata kecepatan tata surya kita relatif ke pusat alam semesta CMB termasuk seluruh galaksi kita menembus kecepatan 2.160.000 km perjam. Artinya kita bergerak menjauhi dari awal alam semesta secepat itu.

Tentu saja, dalam kehidupan sehari-hari di Bumi, kita tidak memperhatikan bahwa sebenarnya bumi bergerak sangat cepat.

Seperti yang dikatakan Elon Musk di Twitter, video ini "menjelaskan bahwa anda hanya bisa merasakan akselerasi, bukan kecepatan."



Jadi kalau ngebut akan terasa tarikannya, walau kecepatannya hanya 100km perjam. Dalam kondisi tertutup dengan kecepatan konstan tidak akan terasa lagi, kecuali anda melihat keluar dengan mencoba mendengar perubahan suara mulai mendesis di jendela kendaraan. Karena Bumi sudah bergerak setelah mencapai kecepatan konstan.
Pengertiannya merasakan perubahan kecepatan berbeda dengan kecepatan sebenarnya.

Sama seperti para astronom mengamati pergerakan Bumi dengan melihat ke langit. Tetapi kita hanya memperhatikan kecepatan ketika seseorang menginjak rem atau gas.

Itulah mengapa kita tidak merasakan rotasi Bumi, atau pergerakan tata surya saat roket mengitari pusat Bimasakti. Hal-hal itu adalah konstan.
Jadi dari mana kita melihat kecepatan di ruang angkasa, itulah yang membedakan seberapa cepat kita melintas.

Artikel Lain

Teori tata surya terbentuk dari lahir awal lahirnya protoplanet, rata rata membutuhkan waktu sekitar 2 juta tahun untuk membentuk cincin. Penelitian terbaru, ditemukan beberapa beberapa tata surya yang sudah membentuk cincin dengan usia 300 ribu tahun, itu jauh lebih cepat.

Planet TOI-733b hanya berjarak 245 tahun cahaya dari Bumi. Tapi peneliti memperkirakan ada 2 kemungkinan bentuk planet, apakah sangat gersang dan panas, atau memiliki lautan di semua permukaan planet. Mengorbit ke bintang induk setiap 4,9 hari dan ukuran planet 2x lebih besar dari Bumi. Dengan ukuran bintang lebih kecil dari matahari.



Gempa teknonik dipastikan ada lempeng bumi yang tengelam atau terangkat. Berapa tebal kulit bumi, dan seperti apa inti bumi. Bumi memiliki 3 lapisan dari kerak bumi yang dingin. Di inti bumi memiliki kemunginan memang besi 96 persen. Inti Bumi memiliki inti besi besar.

Seperti sensus bintang, teleskop Gaia mencatat 1,8 miliar bintang di galaksi kita telah dipetakan. Ternyata bintang biner di galaksi Bima Sakti sangat banyak, mencapai 800 ribu bintang biner telah ditemukan. Arah gerakan bintang juga dapat diketahui arahnya.

Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA / ESA menangkap gambar luar biasa dari Galaksi Black Eye / Mata Hitam, juga dikenal sebagai Messier 64 (M64). Nama mata hitam menjadi keunikan galaksi M64 dibanding galaksi lain. Karena sisi luar dan dalam galaksi berputar saling berlawanan arah

Sebuah planet yatim dapat terjadi ketika dimulai pembentukan tata surya. Dan planet tersebut terlempar keluar dari orbit tata suryanya sendiri. Berapa banyak planet tersebut ada, peneliti mengatakan jumlahnya mencapai miliaran. Data diumumkan Desember 2021, sudah 70 planet

Quasar J0313-1806 memecahkan rekor lubang hitam tertua dan terjauh. Mengalahkan rekor sebelumnya yang 20 juta tahun lebih mudah. Para astronom tidak tahu mengapa lubang hitam tersebut dapat terbentuk. Hipotesa sementara akibat gas hidrogen yang super masif sudah terbentuk dan membuat lubang hitam raksasa hadir lebih dulu.



Exoplanet adalah singkatan dari planet diluar tata surya, ekstrasurya. Mencari planet tidak mengunakan metode yang sama. Sejauh ini ada 3 cara menemukan planet di luar tata surya, dan menentukan perkiraan bentuk planet baru, massa, ukuran, orbit yang menarik diteliti para astronom. Metode apa saja yang digunakan dalam mencari planet.

Ketika alam semesta lahir, ada galaksi diawal pembentukan alam semesta. Tapi tim peneliti yang dikepalai Tanaka melihat ada galaksi yang sudah redup lebih dahulu. Bahkan disebut galaksi yang sangat awal. Dimana gambar yang terlihat baru berusia 1,5 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta. Mengapa bisa terjadi galaksi sudah redup.

Di bintang Kepler 223 ditemukan beberapa planet, menjadikan bintang ini sebagai tata surya langka. Karena posisi planet disana saling menganggu sampai akhirnya bisa saling menyeimbangkan orbitnya Tapi pergerakan planet berhenti setelah keseimbangan baru dicapai oleh orbit 4 planet.

Mungkin ada yang beranggapan bumi kita memiliki orbit sejajar dengan galaksi. Dan matahari mungkin sejajar juga dengan orbit putaran galaksi. Posisi orbit tata surya kita sebenarnya miring terhadap garis galaksi. Bila melihat gerakan bumi, maka gerakannya membentuk spiral

Manusia baru menemukan radio di era 1880an. Sampai seberapa jauh siaran radio tersebut bisa diterima oleh mahluk lain. Siaran radio dari Bumi tidak pergi terlalu jauh sejak dipancarkan pada tahun 1880. Pada tahun 2080 nanti, mungkin baru diterima oleh mahluk lain yang tinggal pada jarak 200 tahun cahaya



Youtube Obengplus

Trend