Untuk Android TV seperti teknik dibawah ini.
 
Di online cukup ramai dijual Set top box (STB) bekas provider internet.
Karena penguna sudah tidak langganan lagi, atau provider menganti ke Set Top Box Android TV model baru.

STB Android TV
Ada yang menyebut Smart TV Box, Set Top Box, Android TV, beberapa produsen TV memasukan menjadi Smart TV dengan nama Android TV dan Google TV.
STB dirancang sebagai dekoder TV digital mengunakan data internet.

Lebih tepatnya disebut IPTV, karena IP adalah nama untuk koneksi ke internet jadi perangkat harus terhubung ke internet.
Cara kerjanya sama seperti smartphone Android.
Android TV dapat di install aplikasi, bisa chatting, nonton layanan premium seperti Netflix, Disney, atau TV digital jaringan Internet.

Koneksi dapat mengunakan WIFI atau LAN Ethernet. Rata rata mengunakan power adaptor 12V 1A.

STB DVB-T2 hanya receiver
Alat DVB-T2 perangkat dekoder TV digital.
TV analog lama yang tidak dapat menerima siaran TV, dapat menerima siaran TV digital dengan alat ini.
Teorinya sederhana, TV lama hanya dijadikan display / monitor. Dan STB DVB sebagai receiver.
Alat ini dapat menerima sinyal bebas sebagai penerima TV digital, juga untuk koneksi internet tapi sangat terbatas. Misal untuk perangkat IPTV.

Baca lebih lanjut untuk IPTV


Sekarang masuk ke perangkat TV digital atau IPTV dalam bentuk Set Top Box Android TV.

Android TV yang kita kenal berbasis OS Android.
Jadi cara kerjanya seperti smartphone atau lebih mirip tablet.
Perbedaan tidak ada layar, keyboard diganti dengan remote control.

Hanya menyediakan perangkat dan remote, TV lama dapat ditambah dengan perangkat Set Top Box dan berfungsi sebagai Android TV.

Fungsi Set Top Box atau Android TV Box, dirancang untuk video streaming atau menonton TV, nonton Film dari memory card / flash drive, bisa chatting seperti di smartphone.
Untuk format video mendukung MP4 dari format MP4 H.264 umumnya sampai teknologi video kompresi terbaru HEVC atau AV1.
Terdapat port USB, dapat ditambah mouse dan keyboard atau flash disk, serta USB adaptor untuk memory card.
Dapat memutar file video dari USB card, Flash Drive, tinggal pasang ke USB port Set Top Box.

Koneksi perangkat STB / Android TV terhubung ke TV, Monitor LCD yang memiliki port HDMI.
Untuk suara tersedia port digital, atau analog. Atau langsung di kirim via data HDMI

Apakah STB bekas layak kita gunakan.

Setiap generasi Set Top Box Android TV lambat melakukan update.
Tapi di tahun 2020an, perkembangannya semakin cepat. Setelah Google menetapkan teknologi Google TV paralel dengan OS Android TV sebelumnya

STB model lama  ZTE B760H sudah selesai.
Hanya 1GB RAM dan 4GB storage model yang sudah tidak mendapat upgrade.
Port pendukung ZTE B760H cukup lengkap, dari kiri atas, port power adaptor 12V, port HDMI, output Audio digital dan analog, port LAN, slot microSD, 2 port USB dan koneksi WIFI.

Unlock STB ZTE B760H

Unlock Root STB

Kata Unlock Root sama seperti smartphone Android, artinya kita membuka perangkat sebagai Admin = dapat merubah apapun yang ada di dalamnya.
Apa saja yang dibutuhkan untuk Root dan Unlock STB
Ada yang menyebut, untuk Root tidak memerlukan kabel. Data Firmware disimpan ke memory card dan langsung di upgrade dari unit tanpa bantuan computer.

Di artikel ini, mengunakan kabel USB. Perangkat yang digunakan untuk Unlock dan Root model contoh ZTE B760H.
Dibutuhkan 4 bagian dibawah ini

1 kabel USB male to male, nantinya terhubung ke computer (dapat dibuat sendiri).
Hardwarenya hanya satu ini saja, untuk tranfer data ke STB

Cara bikin kabel USB male to male untuk root ZTE B760H

Yang lain adalah 3 software, Driver Mediatek, Flash Tool dan Firmware ROM Android

Driver Mediatek versi Auto Installer, agar computer dapat mengenal unit STB (Download)
SP Flash Tool software untuk mengirim OS Android ke STB (Download)
Firmware model STB tepat untuk Root, mengantikan sistem OS dan aplikasi di STB lama 1GB (Download)

Artikel ini tidak menyediakan download Firmware, semua software dapat dicari dan tersedia di Google.

Beberapa STB bekas lain agak repot, membutuhkan perangkat tambahan untuk rancangan COM Port. Membutuhkan perangkat tranfer seperti USB Prolific (TTL USB to COM)

ZTE B760H model STB model lawas

ZTE B760H memiliki procesor 4 core kecepatan 1,3Ghz, tetapi disain procesor generasi 32bit tahun 2016, atau hanya bekerja di OS Android 4.
Google telah mengumumkan Android 4 sudah selesai untuk tahun 2023.

Bila anda masih ingin mengutak utik ZTE model lama, tidak masalah. Masih bekerja dengan aplikasi lama, misal untuk IPTV.

Percobaan dari 2 versi OS Firmware untuk ZTE B760H cukup menarik.
Walau ditemukan tampilan OS untuk Root versi ZTE B760H

Firmware kiri model full Play Store, Firmware kanan versi Lite, baris kedua tampilan. Catatan tampilan dapat kita ganti dengan Launcher yang kita inginkan.


Unlock STB ZTE B760H Firmware




Proses Root dengan Firmware STB ZTE B760H hanya 5 menit. Selesai transfer, lepas kabel USB.
STB ZTE B760H dalam posisi fresh ketika start awal tapi sudah berganti OS Root.
Yang lainnya tinggal di install aplikasi, tapi aplikasi harus mendukung Android 4.4
Karena Firmware yang di install bukan format Android TV, melainkan OS Android Smartphone.

Anda harus memiliki koneksi antara WIFI atau LAN Ethernet


ZTE B760H setting IP LAN Ethernet dan WIFI SSID Password

STB ZTE B860H V5

Model ZTE B860H V1 dan V2 sudah dibuka alias ada Firmware untuk Root. Terakhir hanya di OS Android 6 dan model V3 dengan OS Android 9.

Saran model ZTE B860H V5 sebaiknya tidak di Root.

Cukup di Unlock dengan mudah dan dukungan OS Android 9 dan terbaru Android 10 (kami belum mendapat versi 10)

Dengan menonaktifkan Launcher bawaan (yang muncul meminta Password untuk di nonaktifkan saja), dapat menganti dengan Launcher baru yang lebih ringan dengan teknik Unlock.
Sekaligus menghentikan Pop yang meminta registrasi yang menganggu.
Sialnya, aplikasi bawaan tidak dapat dibuang begitu saja.

Teknik pertama dengan Unlock STB ZTE B860 V5
  • Karena semua menu di kunci. Perlu menginstall WIFI melalui / di install. Jadi download dahulu aplikasi Dev Tool untuk membuka menu Setting dan mengaktifkan USB Debug. Fungsinya agar bisa dirubah dari luar perangkat STB.
  • Mengunakan Remote ADB Shell adalah teknik paling mudah untuk Unlock dari Smartphone ke STB. Cukup menghubungkan unit STB dan smartphone ke jaringan WIFI yang sama. "Harus" menginstall sebuah aplikasi Launcher baru / penganti menu launcher bawaan sebelum disable Launcher lama yang ada, bagian ini tidak boleh dilewati atau layar Blank.
  • Lalu gunakan perintah dari Remote ADB Shell untuk menonaktifkan Launcher lama dan reboot
  • Proses sudah selesai, itu saja, tanpa kabel tanpa transfer file, hanya STB, Smartphone dan download App. Tapi urutannya tidak boleh dilewati
  • Bila ZTE B860H V5 salah unlock dan Blank, anda harus mengaktifkan dengan bantuan Google Assistant. Cukup tekan tombol remote di bagian paling bawah, sebut kata Setting. Nanti muncul tampilan setting di layar. Masuk ke Play Store, Open / Buka, Download dan Install Launcher penganti.
  • Bila anda ingin menganti Launcher, dapat di download dengan Launcher Google Android TV yang baru.
  • Selanjutnya, tinggal di install aplikasi yang anda inginkan.

Teknik kedua dengan Root untuk B860H V5.
Firmware tidak lagi membutuhkan remote pairing di awal Start yang menganggu kita.
Firmware Coffee4STB B860H V5.0.zip atau realunix_B860HV5_ROOTV1.7z adalah versi Root, jadi hati hati untuk mereka yang membutuhkan aplikasi dan tidak mengijinkan bekerja di Android Root.

Dibawah ini bila Set Top Box Android TV telah bekerja, dan banyak yang dapat dilakukan di perangkat ini.
Mengingat banyak fitur yang dapat dilakukan, hanya dibuat dalam video.

Remote ZTE B860H V5
Remote lama tanpa Bluetooth dan Remote dengan microphone untuk Google Assistant dapat bekerja di ZTE B860H versi Unlock.
Bila anda membeli perangkat Android TV, tapi tidak ada Bluetooth, sekarang banyak dijual di marketplace
Yang murah, bisa membeli remote biasa.



Beberapa tip penguna Android TV dari Android TV Box
Smartphone jadi remote Bila anda memiliki smartphone, terdapat perangkat IR Blaster Dapat dijadikan remote untuk perangkat TV, AC.
Bila perangkat tidak didukung oleh aplikasi, bisa di coba dengan aplikasi lain seperti dibawah ini.




Mouse tidak bisa click di Android TV
Bila anda menempatkan Android TV, dan ingin mengetik dengan mouse.
Misal ingin mengantikan Android TV sebagai perangkat smartphone, bisa Whatsapp, membaca email dan lainnya.

Mouse memiliki menu aplikasi, mungkin mouse tidak di click bila tidak menganti GBoard atau Virtual Keyboard bawaan Android TV.
Karena Google merancang Keyboard dari aplikasi mengikuti tombol remote.

Untuk mengetik di Android TV dapat menganti aplikasi dengan aplikasi Google Gboard smartphone. Tapi harus di download terpisah, tidak dapat di download dari STB.



Simple Keyboard 800KB
Bagi yang tidak memerlukan fitur GBoard Keyboard di Android TV
Dapat mengunakan Simple Keyboard Application, ukuran 800KB.

Lebih sederhana, cukup untuk mengetik, bekerja dengan mouse yang dapat di click ke layar keypad.



Menambah memory storage ZTE di Android TV
Karena Android TV memiliki internal storage terbatas. Ngak masalah
Kita dapat menambah kapasitas memory, ke memory ekternal seperti microSD yang sekarang harganya amat terjangkau.

Misalnya menambah Flash drive atau 32GB, 64GB, 128GB microSD, dapat dipasang dan memindahkan aplikasi Android dan download ke storage tersebut
Tidak perlu cepat, kecepatan transfer Android TV ZTE hanya 20MB/s

Dengan menambah 32GB microSD sebagai storage, setidaknya kita dapat menyimpan file seperti aplikasi serta file besar seperti film di microSD
Misal dari aplikasi Telegram, melakukan download, serta cache file sementara. Karena aplikasi Android seperti Telegram dapat di instal di Android TV, hanya beberapa aplikasi yang menolak di install ke Android TV.

Tipnya dibawah ini.



Kalau kapasitas internal memory 4GB Android TV menjadi 128GB.
Menambah 128GB sebagai internal memory, tidak semua perangkat Android TV dapat mengunakan kapasitas 128GB.

Periksa spesifikasi Android TV Box, berapa kapasitas maksimum microSD dapat dipasang sebagai storage internal. Beberapa model seperti TV box mini terbatas sampai 64GB

Dibawah ini Polytron Android TV, dari test terlihat menerima microSD 128GB.
Sedangkan Android TV ZTE B860 tidak menditeksi 128GB microSD, dan memory card hanya dapat digunakan sebagai removable storage.
Artinya bila kita menginstall aplikasi tambahan, harus di install ke internal memory. Setelah di install baru dipindah ke microSD.



Tombol Remote Control langsung ke aplikasi
Mirip seperti smartphone, tombol Android TV dapat di konfigurasi sebagai tombol fungsi atau tombol cepat

Android TV dapat mengunakan remote Bluetooth, selama bisa di Pair (terhubung).
Misal anda memiliki remote ZTE dan Polytron Android TV, bisa di hubungkan ke ZTE atau Polytron juga.

Dibawah ini contoh remote standar dan remote bluetooh dapat di setting dengan aplikasi.
Penguna dapat mengatur nomor 1 untuk membuka aplikasi IPTV tanpa memilih , mencari aplikasi di daftar.
Mirip seperti fungsi makro di computer, di Android dengan menambah aplikasi Button Mapper. Jadi tinggal tekan 1 untuk TV, 2 untuk Whatsapp, 3 untuk Telegram.
Nah jadi lebih cepat untuk membuka aplikasi.

 

Ukuran file lebih besar dari 4GB
Ini tambahan saja, bila ingin memindahkan file (menyimpan file) dengan ukuran lebih besar dari 4GB dan dan ke flash drive atau memory card dari perangkat Android

Misalnya mendownload file game, film resolusi tinggi, atau file ukuran besar apa saja.
Bagi anda yang ingin mentransfer file ke microSD yang masih difungsikan sebagai ekternal storage, atau Flash Disk.
Storage microSD tidak masalah menyimpan file ukuran 4GB keatas.

Tapi di Flash drive ada tipnya.
Misalnya Flash Disk atau memory card microSD di format dengan FAT32.
Akan muncul pesan "Error Too Large for the destination file system If copy a big file"


Gunakan format exFAT untuk Android TV seperti teknik dibawah ini. Setelah format, periksa apakah flash drive dapat dibuka. Beberapa perangkat Android TV hanya mengijinkan menyimpan file dengan FAT32.
 


Menampilkan layar browser computer atau layar smartphone ke Android TV
Android TV dapat dibuat sebagai layar kedua. Disebut Mirror atau Cast streaming.
Fitur ini memudahkan bagi kita untuk memindahkan layar smartphone / computer tampil ke TV layar besar dari STB Android TV.

Mengunakan browser Chrome, ada menu pilihan Cast di sisi atas. Tinggal di click, akan ditanyakan bila perangkat Android TV / Google TV sudah masuk daftar perangkat (Device)
Juga di Smartphone Android, terdapat pilihan Cast Screen, SmartScreen. Bila menu tersebut di click di layar smartphone, gambar tayangan dapat mirror atau hanya di pindah
Bisa nonton, video yang ada di smartphone, atau tayangan Video on Demand di layar Android TV.

Syaratnya Cast dari Browser atau aplikasi Android Smartphone, anda harus melakukan setup Android TV satu akun smartphone
Dan terhubung ke jaringan LAN yang sama. Misal terhubung di WIFI rumah.

Kita dapat menampilkan gambar apa saja yang ada di browser PC atau gambar di smartphone ke Android TV.



Untuk perangkat Android TV 4.4 seperti B760H.
Dapat mengunakan fitur Cast, Miracast, fitur model lama, tersedia di Android 4.4.
Tanpa perlu akun, langsung menampilkan layar smartphone ke Android TV. Tapi bukan untuk browser di computer.

Kontrol Android TV dari PC
Membuat mirror layar Android ke PC, dapat dilakukan untuk Android TV.
Layar Android TV dapat tampil di computer atau notebook, serta mouse dan keyboard bekerja untuk kontrol Android TV.

Fungsinya tentu berbeda, misal mengunakan Android TV untuk pekerjaan download, mengirim file dan lainnya.
Melakukan click dan mengetik lebih mudah, seperti copy paste.
Dibawah ini contoh mengendalikan Android TV model B860H V5 ke computer.


Delete Bloatware Android TV, tapi ngak penting

Beberapa model Set Top Box TV Android, khususnya model lama ada yang meninggalkan aplikasi yang tidak kita pakai.
Aplikasi Android TV tersebut tidak dapat di hapus, tapi bisa di Disable atau tidak diaktifkan ketika Android TV mulai bekerja.
Tapi tidak perlu di rubah bila tidak menganggu performa Android TV kita.

Untuk perangkat Non-ROOT, dapat di nonaktifkan sementara aplikasi yang bekerja di Startup
Beberapa software seperti StartUp Manager, All-in-One Toolbox memiliki fitur Disable aplikasi dari Start Menu.

Satu tip lain ini hanya untuk mereka yang benar benar mengerti tentang System Android karena beberapa aplikasi Bloatware disimpan sebagai file System Android.
Catatan, bila salah mengaktifkan aplikasi, seperti aplikasi dari System, bahkan mendelete.
Android TV mungkin tidak bekerja normal atau mulfungsi.
Aplikasi ADB AppControl sebenarnya dapat digunakan untuk menonaktifkan Launcher. Bila aplikasi dapat di install, tahapannya tidak boleh melewati seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Pastikan hanya menghapus aplikasi yang sudah dikenali. Tidak menonaktifkan bahkan mendelete aplikasi dari produsen misal dengan tanda ZTE, atau Google dengan nama Android.

Cara ini juga dapat membantu menghilangkan aplikasi dan menginstall aplikasi dari System
Misal kita mendapatkan Android TV harga murah, ternyata setelah diperiksa ada file yang mencurigakan seperti malware atau bloatware yang kita pastikan tidak diperlukan.


Bila aplikasi tersebut ada di System Android dan tidak berhubungan langsung dengan System yang penting, dapat di nonaktifkan dari System Android TV

Setelah smartphone atau TV Android terhubung, kita dapat melihat aplikasi apa saja yang masuk kategori Bloatware dan disimpan ke System. Dapat kita hapus dengan software ADB.
Tip ini sebagai pengetahuan, dan tidak perlu dicoba. Kesalahan delete sebuah aplikasi, membuat perangkat tidak bekerja.

Video dibawah ini sebagai referensi, tidak berarti anda perlu melakukan dengan menghapus file yang dipakai pada System Android atau terkai aplikasi dari produsen.
Ingat sebaiknya di nonaktifkan, tidak perlu Delete.

Artikel lengkap dapat dilihat via Delete Bloatware program tidak dipakai Android


Format media Flash Disk atau memory card ke Android TV

Ini catatan menarik, tidak semua Android TV membuka port sepenuhnya. Ada yang 2 port, yang lain umumnya hanya memberi ijin 1 port untuk storage tambahan
Bila anda ingin menyimpan file lebih besar dari 4GB, misal download ukuran file utuh 1 file sebesar 5GB.
Hati hati, mungkin file tidak di save bila disimpan ke drive dari USB Port.
Ukuran file lebih besar dari 4GB memerlukan memory card, Flash Disk dengan format exFAT

Tip lain, model Android TV ada yang tidak mendukung exFAT, jadi hanya FAT32. Artinya format tersebut hanya terbatas untuk menyimpan file lebih kecil dari 4GB di ekternal storage atau Flash Drive.
Kedua, storage apapun yang terhubung ke USB port dari Android TV. Hanya sampai 32GB maksimum di beberapa model Android TV box. Sedangkan model lain dapat mengakses 64GB atau lebih besar storage eketernal. Mengapa ada perbedaan untuk akses 32GB dan 64GB.

Bila anda memiliki USB Flash Disk, atau memory card dan ingin memasang ke USB port Android TV.
Uji dahulu, apakah port USB di Android TV menerima format exFAT, atau hanya FAT32.
Ada tipnya agar memory card 64GB dapat di format ke FAT32, tapi untuk formatnya bukan dari sistem OS Windows.

Tipnya dibawah ini


Memutar layar di Android TV tetap Horizontal

Tip tambahan bila anda sudah memiliki Android TV dan ingin menginstall aplikasi Smartphone tapi di instal ke perangkat Android TV

Mengingat disain Android TV untuk tampil di layar datar / horizontal di TV.
Ketika mengunakan aplikasi Android Mobile. Layar pertama tampil vertikal, jadi akan terlihat terbalik

Aplikasi lain dapat membantu mengunci tampilan di layar TV tetap horizontal.
Siapa tahu anda ingin menginstall aplikasi seperti VIU Android smartphone, tidak masalah di install di Android TV.
Ternyata layarnya menjadi vertikal / portrait seperti melihat smartphone. Di STB dapat di kunci agar layar tetap terlihat mendatar.



Nonton DVD di Android Box

Android TV dapat digunakan untuk memutar video dari DVD, misal ditambah dengan DVD reader.
Bila Android TV tidak memiliki player, file DVD dapat di copy ke flash drive atau ke internal storage.
Ada tip untuk memutar file DVD seperti file VOB.



Bila tertarik mengunakan Set Top Box / Android TV pastikan "kebutuhan" anda dengan perangkat.

Tertarik dengan STB resmi atau memilih STB bekas
1. Lihat harga yang sesuai dengan kantong anda.
2. Lihat tipe / model dari CPU / procesor. Nama boleh STB, Android Box, Android TV. Tetapi procesor, RAM, OS fitur perangkat Bluetooth berbeda.
3. RAM yang anda butuhkan, setidaknya 2GB lebih nyaman. Kapasitas storage dengan slot microSD, setidaknya 2 port USB
4. Tipe OS , karena penting untuk permintaan aplikasi di masa mendatang. Saran Android 9 atau Android 10
5. Apakah dapat ter-registrasi dengan Play Store, memudahkan menginstall aplikasi.
6. Bandingkan harga STB, baik bekas dan baru. Jeli melihat spesifikasi, karena banyak varian di tipe serupa.
7. Baca komentar dari pembeli yang "kecewa atau pengalaman" dan yang baik, karena pengalaman penguna lain menjadi referensi kita.
8. Beberapa STB murah kadang panas, biasanya dikeluhkan penguna. Mengapa  "panas" karena heatsink yang tidak memadai, tipe arsitek procesor yang dipakai berbeda. Beberapa STB terlihat ngebut tapi panas, aplikasi yang aktif terlalu banyak biasanya sering crash (lelet).
9. Pastikan STB mampu bekerja untuk aplikasi yang dibutuhkan, periksa aplikasi apa saja dan versi Android berapa kebutuhan App tersebut. Android 4.4 mungkin tidak akan kemana-mana, di tahun 2021 beberapa app Android meminta minimum Android 5 atau langsung ke Android 9 yang lebih aman.
10. STB kelas menengah atau lebih tinggi, memiliki USB versi 3.0, Gigabit LAN, procesor terbaru. Tentu anda yang mempertimbangkan.
11. Setelah mendekati 300 ribu, pertimbangkan STB baru dengan chip CPU model terbaru khususnya AmLogic CPU. Procesor AmLogic salah satu CPU yang lebih dingin bekerja.
12. Membaca spesifikasi - bandingkan model dari penjual lain. Kadang keterangan salah di gambar produk dan berbeda dengan spesifikasi yang tertera.
13. Pastikan perangkat Android TV Box mendapat koneksi yang baik dari Provider Internet (ISP).

Jadi
Cobalah bandingkan seri STB bekas dengan STB model baru.
Mungkin harga hampir sama bahkan lebih murah dengan spesifikasi yang sama.
Terbaik mendengar rekan lain yang sudah mencoba.

Akari AX512
Model STB Akari AX512 lebih menjanjikan, karena internal memory lebih besar 16GB dibanding B860H V5 8GB tersisa hanya 4GB sebagai storage utama.
Ruang storage besar lebih memudahkan aplikasi di perangkat Akari AX512.
STB Android TV Akari AX512 digunakan provider MNC, Indihome dan XL
Sementara harga Akari AX512 relatif lebih mahal. Bila memerlukan storage internal akan mendapat lebih besar. Bila menambah storage microSD di B860H, fitur storage intinya sama saja. Kecuali kecepatan tranfer, internal memory tentu jauh lebih cepat

Spesifikasi Akari AX512
- Procesor AmLogic S905X seperti B860H
- 2GB RAM
- Internal storage 8GB atau 16GB
- Android 9
- USB 2.0, microSD

Beberapa model STB di Indonesia

Model Procesor OS
ZTE ZXV10 B760H 1GB 32bit ARMv7 Mediatek Android 4.4
ZTE HG680P A53 Android 6
ZTE B860H 1 / 2 GB RAM / 8GB ROM AmLogic S905x A53 Android 9, 10 V5
Transvision Box XStream 2nd AmLogic S905xs A53 Android 9
MX10 Pro 4GB RAM 32GB Allwinner Android 9
TX6 2/4 GB 16 - 64GB Allwinner H4 Android 9
Tanix H1 1GB 8GB Hisilicon Hi3798M Android 9
TANIX H2 2GB 16GB Hisilicon Hi3798M  Android 9
TANIX TX6S 4GB 32GB Allwinner H616 A53 Android 10
Wechip V10 4GB 128GB Allwinner H616 A53 Android 10
X96Q MAX 4GB 32GB Allwinner H616 A53 Android 10
X96 MATE 2GB 4GB 16 - 64 Allwinner H616 A53 Android 10
H10 Max Allwinner H616 A53 Android 10
X96 Mini 2GB 16GB AmLogic 905W A53 Android 7 /9
T96 MARS 2GB 16GB AmLogic 905W A53 Android 7.1
X9 Mini 2GB 16GB AmLogic S905W A53 Android 7.1
XZ96 Mini 1GB 8GB AmLogic S905W A53 Android 9
Tanix TX3 Mini 2GB 16GB AmLogic S905W A53 Android 8
V9 4GB 32GB AmLogic S905X2 A53 Android 9
X96S Amlogic S905Y2 A53 Android 8.1
Mecool KD1 (dongle) Amlogic S905Y2 A53 Android 10
Mecool KM0 Pro Amlogic S905X2 A53 Android 9
X96 Max Plus / Air 2-4GB 16-32GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
Hiplay V9 4GB 32GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
Wechip V9 2GB 16GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
A95X F3 2GB 16GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
H96 Max X 4GB 64GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
T95 Max+ 4GB 64GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
 X96 Mini Plus  Amlogic S905W4 4+2 Android 9
TX3 Mini 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 8
Scishion V99 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 6
S10 3GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
M8S Pro 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
MINIX NEO U9-H 2GB 16GB Amlogic S912A53 4+4 Android 6
X92 3GB 32GB Amlogic S912A53 4+4 Android 7
T95Z Plus Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
TX9S  2GB 8GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
Beelink GT1 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 6
MINIX NEO U22-XJ 4GB 32GB Amlogic S922XJ 4xA73 2xA53 Android 9
Beelink GT King Smart 4GB 64GB Amlogic S922XJ 4xA73 2xA53 Android 9
TX3 Amlogic S905X3 Android 9
Q Plus 4GB RAM 32-64GB All Winner H6 A53 4+4 Android 9
Huawei EC6109V8 HiSilicon Hi3719C 2 core Android 4
Huawei EC6108V9 2GB HiSilicon HI3798 Android 4
Zidoo Z9S 2GB 16GB Realtek RTD1296 A53  
X88 Pro 2 - 4GB , 16 - 128GB Rockchip RK3318 A9 (2013) Android 10
M960 4GB 8GB Rockchip RK3318 A53 Android 10
H96 Max 4GB 64GB Rockchip RK3328 A53 Android 8.1
T9 4GB 32GB Rockchip RK3328 A53 Android 10
MXQ Pro 1GB Rockchip Android 7.1
HX1 Max 4GB 32GB Rockchip RK3318 A53 Android 10
M96-W 2GB 16GB Rockchip RK3229 Android 9

Amlogic S905 – Quad-core ARM Cortex-A53 Mali-450 MP3 GPU 750 MHz 4K@60fps H.265 10-bit, H.264, AVS+ (2015)
Amlogic S905X – Mirip S905 4K@60fps VP9 profile-2, HDR, HDMI 2.0a Up , DAC (28nm 2016)
Amlogic S905W – Low cost varian S905X,  4K@30fps
Amlogic S905W4 – Low cost varian S905X, 6 core, Mali-450 MP3 , 4K@30fps, HDR, WIFI ac (12nm 2021)
Amlogic S912 – Cortex-A53 (Big.LITTLE 4x1.5 GHz dan 4x1.0 GHz) Mali-T820 MP3 GPU 600 MHz (28nm 2016)
Amlogic S905X2 – Cortex-A53 Mali-G31 MP2 "Dvalin" HDMI 2.1 4k60 HDR Dolby vision TCH Prime (12nm 2019)
Amlogic S905Y2 - Mirip 905X2, Tidak memiliki Ethrenet, DVP - digital video port, CVBS composite video dan dirancang untuk dongle (12nm 2019).
Amlogic S922X – Cortex-A73 +  2 Core Cortex-A53 Mali-G52 MP4 GPU (12nm 2019)
Amlogic S905X3 – Cortex-A55 (12nm Gen3)
Amlogic S922D – Cortex-A73+Dual-Core ARM Cortex-A53 (12nm Gen3)
Amlogic S905X4 (Q4 2019) Mid 4k 120fps AV1 decoding (12nm Gen4)
Amlogic S908X (Q3 2020) High-end 8K 60fps AV1 , AVS3 , HDMI 2.1 (Gen4)

Catatan
Informasi artikel ini untuk referensi, bila memiliki STB yang tidak terpakai.
Secara teknik merubah OS original tidak terlalu sulit. Tetapi bila ada yang ingin memiliki STB modifikasi, sebaiknya membeli unit siap pakai / siap digunakan.
Dibanding menambah biaya, membuang waktu kita, menghadapi kegagalan dari unit untuk mengutak atik / ROOT STB, tapi belum tentu mendapatkan apa yang diharapkan.
Walau Set top box Android TV bekas yang dipasaran sudah Android 9. itu adalah barang bekas.
Coba bandingkan dengan STB model terbaru, harga lebih mahal tapi kemampuan mungkin lebih baik.

Sertifikat Widevine DRM
Perangkat Android TV memiliki lisensi dari Google untuk memproteksi hardware Android TV.
Ketika di Root seperti upgrade Firmware, kadang Widevine DRM untuk identifikasi hardware berubah.
Beberapa media konten seperti layanan video streaming membutuhkan lisensi tersebut untuk mencegah pengunaan konten dan penyebaran konten.

Walau sertifikasi Widevine ada mungkin turun ke level 2/3, perangkat Root mungkin terkena dampak dari layanan OTT. Netflix misal, memberikan keterangan Your Device isn't compatible with this version.

Sertifikasi DRM dibagi dengan 3 tingkat
L1 adalah tingkat tertinggi bila sebuah perangkat Android TV mendapat lisensi dari Google. Tayangan video dari video streaming akan diolah melalui hardware, dan video resolusi tinggi.
DRM digunakan layanan video streaming seperti Netflix, HBO, Amazon Prime dan lainnya.
Ketika Widevine terhapus, kemungkinan turun menjadi tingkat L2 dan L3 (via software).
Artinya perangkat hanya dapat menayangkan video dengan resolusi rendah dibawah HD video.
Jadi harus tahu dampak dengan Bootloader, dan mengembalikan lisensi.

Widevine DRM

Beberapa pertimbangan hindari Android TV murah
STB / TV Box Android murah. Tentu saja terbatas, bahkan merepotkan.
Kepanasan, aplikasi yang menurut penguna tidak lengkap, koneksi WIFI lemah, remote lambat, sampai hang setelah durasi pakai beberapa jam. Itu kata apesnya membeli barang bekas. Walau sebagian besar mendapatkan produk yang baik.
Perangkat Android TV yang mahal sudah tertera keterangan seperti Netflix, Amazon dan lainnya. Artinya perangkat telah mendukung layanan video streaming tersebut.

Beberapa perangkat Android TV murah sempat ditemukan mengunakan OS Android untuk smartphone, dan bukan OS Google TV atau OS Android TV.

OS Android terbaru bukan pertimbangan utama, selama aplikasi dapat bekerja di TV Box. Tapi kedepan kita tidak tahu.
Seperti tabel diatas, procesor dirancang untuk TV Box, beberapa CPU digunakan untuk TV Box yang dijual di Indonesia. AmLogic posisi pertama masih menjadi CPU terbaik, RockChip model Low End sering panas mungkin masalah disain dari beberapa produsen berbeda, Allwinner belum menjadi pilihan utama karena model yang dirilis masih terbatas.