Untuk Android TV seperti teknik dibawah ini.
 
Di online cukup ramai dijual Set top box (STB) bekas provider internet.
Karena penguna sudah tidak langganan lagi, atau provider menganti ke Set Top Box Android TV model baru.

STB Android TV
Ada yang menyebut Smart TV Box, Set Top Box, Android TV, beberapa produsen TV memasukan menjadi Smart TV dengan nama Android TV dan Google TV.
STB dirancang sebagai dekoder TV digital mengunakan data internet.

Lebih tepatnya disebut IPTV, karena IP adalah nama untuk koneksi ke internet jadi perangkat harus terhubung ke internet.
Cara kerjanya sama seperti smartphone Android.
Android TV dapat di install aplikasi, bisa chatting, nonton layanan premium seperti Netflix, Disney, atau TV digital jaringan Internet.

Koneksi dapat mengunakan WIFI atau LAN Ethernet. Rata rata mengunakan power adaptor 12V 1A.

STB DVB-T2 hanya receiver
Alat DVB-T2 perangkat dekoder TV digital.
TV analog lama yang tidak dapat menerima siaran TV, dapat menerima siaran TV digital dengan alat ini.
Teorinya sederhana, TV lama hanya dijadikan display / monitor. Dan STB DVB sebagai receiver.
Alat ini dapat menerima sinyal bebas sebagai penerima TV digital, juga untuk koneksi internet tapi sangat terbatas. Misal untuk perangkat IPTV.
Baca lebih lanjut untuk IPTV


Sekarang masuk ke perangkat TV digital atau IPTV dalam bentuk Set Top Box Android TV.

Android TV yang kita kenal berbasis OS Android.
Jadi cara kerjanya seperti smartphone atau lebih mirip tablet.
Perbedaan tidak ada layar, keyboard diganti dengan remote control.

Hanya menyediakan perangkat dan remote, TV lama dapat ditambah dengan perangkat Set Top Box dan berfungsi sebagai Android TV.


Fungsi Set Top Box atau Android TV Box, dirancang untuk video streaming atau menonton TV, nonton Film dari memory card / flash drive, bisa chatting seperti di smartphone.
Untuk format video mendukung MP4 dari format MP4 H.264 umumnya sampai teknologi video kompresi terbaru HEVC atau AV1.
Terdapat port USB, dapat ditambah mouse dan keyboard atau flash disk, serta USB adaptor untuk memory card.
Dapat memutar file video dari USB card, Flash Drive, tinggal pasang ke USB port Set Top Box.

Koneksi perangkat STB / Android TV terhubung ke TV, Monitor LCD yang memiliki port HDMI.
Untuk suara tersedia port digital, atau analog. Atau langsung di kirim via data HDMI

Apakah STB bekas layak kita gunakan.
Setiap generasi Set Top Box Android TV lambat melakukan update.
Tapi di tahun 2020an, perkembangannya semakin cepat. Setelah Google menetapkan teknologi Google TV paralel dengan OS Android TV sebelumnya

STB model lama  ZTE B760H sudah selesai.
Hanya 1GB RAM dan 4GB storage model yang sudah tidak mendapat upgrade.

Unlock STB ZTE B760H

Unlock Root STB

Kata Unlock Root sama seperti smartphone Android, artinya kita membuka perangkat sebagai Admin = dapat merubah apapun yang ada di dalamnya.
Apa saja yang dibutuhkan untuk Root dan Unlock STB
Ada yang menyebut, untuk Root tidak memerlukan kabel. Data Firmware disimpan ke memory card dan langsung di upgrade dari unit tanpa bantuan computer.

Di artikel ini, mengunakan kabel USB. Perangkat yang digunakan untuk Unlock dan Root model contoh ZTE B760H.
Dibutuhkan 4 bagian dibawah ini
1 kabel USB male to male, nantinya terhubung ke computer (dapat dibuat sendiri).

Hardwarenya hanya satu ini saja, untuk transfer data ke STB

Cara bikin kabel USB male to male untuk root ZTE B760H

Yang lain adalah 3 software, Driver Mediatek, Flash Tool dan Firmware ROM Android

Driver Mediatek versi Auto Installer, agar computer dapat mengenal unit STB (Download)
SP Flash Tool software untuk mengirim OS Android ke STB (Download)
Firmware model STB tepat untuk Root, mengantikan sistem OS dan aplikasi di STB lama 1GB (Download)

Artikel ini tidak menyediakan download Firmware, semua software dapat dicari dan tersedia di Google.

Beberapa STB bekas lain agak repot, membutuhkan perangkat tambahan untuk rancangan COM Port. Membutuhkan perangkat tranfer seperti USB Prolific (TTL USB to COM)

ZTE B760H model STB model lawas

ZTE B760H memiliki procesor 4 core kecepatan 1,3Ghz, tetapi disain procesor generasi 32bit tahun 2016, atau hanya bekerja di OS Android 4.
Google telah mengumumkan Android 4 sudah selesai untuk tahun 2023.

Bila anda masih ingin mengutak utik ZTE model lama, tidak masalah. Masih bekerja dengan aplikasi lama, misal untuk IPTV.

Percobaan dari 2 versi OS Firmware untuk ZTE B760H cukup menarik.
Walau ditemukan tampilan OS untuk Root versi ZTE B760H

Firmware kiri model full Play Store, Firmware kanan versi Lite, baris kedua tampilan. Catatan tampilan dapat kita ganti dengan Launcher yang kita inginkan.

Unlock STB ZTE B760H Firmware





Proses Root dengan Firmware STB ZTE B760H hanya 5 menit. Selesai transfer, lepas kabel USB.
STB ZTE B760H dalam posisi fresh ketika start awal tapi sudah berganti OS Root.
Yang lainnya tinggal di install aplikasi, tapi aplikasi harus mendukung Android 4.4
Karena Firmware yang di install bukan format Android TV, melainkan OS Android Smartphone.

Anda harus memiliki koneksi antara WIFI atau LAN Ethernet


ZTE B760H setting IP LAN Ethernet dan WIFI SSID Password

STB ZTE B860H V5

Model ZTE B860H V1 dan V2 sudah dibuka alias ada Firmware untuk Root.
V1 V2 mengunakan S905X  (seperti HG680P), V5 berbeda dengan S905X2 (seperti HG680FJ). Model baru mengunakan S905Y.

Saran model ZTE B860H V5 sebaiknya tidak di Root.
Cukup di Unlock lebih mudah, B860H.
Dengan menonaktifkan Launcher bawaan (yang muncul meminta Password untuk di nonaktifkan saja), dapat menganti dengan Launcher baru yang lebih ringan dengan teknik Unlock.
Sekaligus menghentikan Pop yang meminta registrasi yang menganggu.
Sialnya, aplikasi bawaan tidak dapat dibuang begitu saja.

Teknik pertama dengan Unlock STB ZTE B860 V5
  • Karena semua menu di kunci. Perlu menginstall WIFI melalui / di install. Jadi download dahulu aplikasi Dev Tool untuk membuka menu Setting dan mengaktifkan USB Debug. Fungsinya agar bisa dirubah dari luar perangkat STB.
  • Mengunakan Remote ADB Shell adalah teknik paling mudah untuk Unlock dari Smartphone ke STB. Cukup menghubungkan unit STB dan smartphone ke jaringan WIFI yang sama. "Harus" menginstall sebuah aplikasi Launcher baru / penganti menu launcher bawaan sebelum disable Launcher lama yang ada, bagian ini tidak boleh dilewati atau layar Blank.
  • Lalu gunakan perintah dari Remote ADB Shell untuk menonaktifkan Launcher lama dan reboot
  • Proses sudah selesai, itu saja, tanpa kabel tanpa transfer file, hanya STB, Smartphone dan download App. Tapi urutannya tidak boleh dilewati
  • Bila ZTE B860H V5 salah unlock dan Blank, anda harus mengaktifkan dengan bantuan Google Assistant. Cukup tekan tombol remote di bagian paling bawah, sebut kata Setting. Nanti muncul tampilan setting di layar. Masuk ke Play Store, Open / Buka, Download dan Install Launcher penganti.
  • Bila anda ingin menganti Launcher, dapat di download dengan Launcher Google Android TV yang baru.
  • Selanjutnya, tinggal di install aplikasi yang anda inginkan.

Teknik kedua dengan Root untuk B860H V5.
Firmware tidak lagi membutuhkan remote pairing di awal Start yang menganggu kita.
Firmware Coffee4STB B860H V5.0.zip atau realunix_B860HV5_ROOTV1.7z.
Set Top Box Android TV telah bekerja, dan banyak yang dapat dilakukan.

Tahapan persiapan.
Program yang disiapkan
Program ADB AppLauncher. Untuk reboot dan menghubungkan port USB ke computer
ADB AppControl dapat di download (tidak disertakan)
Sebelum reboot, aktifkan Amlogic USB Burning Tool, untuk file Flash Firmware.
Kabel Male to Male dan computer, sudah terpasang.
Pastikan extract program di drive C , bila salah program activateroot aero.bat akan salah mencari drive

Tahapan Reboot STB B860H V5 ke UBT
Jalankan program ADB AppLauncher, Connect IP dari STB B860H V5.
Bila sudah terhubung tinggal berikan perintah connect 192.168.1.111:5555 (nomor IP STB).
Masukan perintah di console Reboot Update
Maka STB akan reboot.

Setelah reboot, program Amlogic USB Burning Tool (UBT) menditeksi USB dan tampil Connect Success secara otomatis.
Artinya program UBT sudah terhubung ke STB melalui USB (male to male).
Pastikan hanya mengaktifkan Erase flash, dan disable Erase Bootloader (salah akan brick karena anda menghapus Boot).

Pilih File - Import image : s905x2_B860HV5OS9_©Aero_v20201226r2.img di menu program UBT.
Start, tahap Flash Firmware baru ke STB tunggu sampai selesai.

Jangan ditutup, lanjutkan untuk perintah batch dari activateroot aero.bat
Perintah Scan (1), untuk memeriksa apakah memeriksa sudah terhubung ke STB.
Keterangan Worldcup .... nama USB
Bila tidak tampil batalkan, error akan muncul bila anda salah menempatkan file Flash selain di drive C.
Bila sudah terhubung seperti keterangan, tinggal press any key.
Setelah reboot, STB B860H V5 status sudah di Root.

Catatan. tip ini hanya untuk B860H V5. Bila melewati tahap activateroot aero.bat, STB hanya menganti Firmware, tapi status tidak Root.
Ikuti video termasuk link download programyang dibuat di Youtube ini dan baca keterangan video untuk download RAR paket program

ZTE B860H upgrade ke Android TV 10
Jangan, bila anda sering melihat video di Youtube, kebalikan B860H downgrade Android 10 ke 9.
Alasannya, Android TV 10 di B860H kurang stabil, kadang hang, reboot, dan aplikasi crash.

Remote ZTE B860H V5
Remote lama tanpa Bluetooth dan Remote dengan microphone untuk Google Assistant dapat bekerja di ZTE B860H versi Unlock.





Menambah memory storage ZTE di Android TV
Karena Android TV memiliki internal storage terbatas. Sebenarnya ngak masalah, maklum Android TV Box terbaru sudah di 4GB dan 32GB internal memory.
Kita dapat menambah kapasitas memory, ke memory ekternal microSD, kalau anda berminat.

Misalnya menambah Flash drive atau 32GB, 64GB, 128GB microSD, dapat dipasang dan memindahkan aplikasi Android dan download ke storage tersebut
Tidak perlu speed kecepatan tinggi, kecepatan transfer Android TV ZTE model lama hanya 20MB/s karena masih USB 2.0, generasi baru USB 3.0.
Misal dari aplikasi Telegram, melakukan download, cache file sementara.

Tipnya dibawah ini.
Bila kapasitas internal memory 4GB Android TV menjadi 128GB.
Perlu dicatat, tidak semua perangkat Android TV mengunakan kapasitas 128GB atau lebih besar.
Periksa spesifikasi Android TV Box, berapa kapasitas maksimum microSD dapat dipasang sebagai storage internal.
Beberapa model seperti TV box mini terbatas sampai 64GB

Dibawah ini Polytron Android TV, dari test dengan microSD 128GB (internal memory)
Android TV ZTE B860H tidak menditeksi 128GB microSD, tapi bekerja sebagai removable storage.

Artinya bila kita menginstall aplikasi tambahan, harus di install ke internal memory. Setelah di install baru dipindah ke microSD.
Polytron Android TV, dapat mengunakan 128GB microSD sebagai internal memory.
Agar microSD menjadi internal storage, set seperti ini.



Ukuran file lebih besar dari 4GB
Ini tambahan saja, bila ingin memindahkan file (menyimpan file) dengan ukuran lebih besar dari 4GB dan dan ke flash drive atau memory card dari perangkat Android
Gunakan format di USB Flash Drive bila difungsikan sebagai storage removable.

Tapi di Flash drive ada tipnya.
Misalnya Flash Disk atau memory card microSD di format dengan FAT32 dan menyimpan file terlalu besar sampai 4GB atau lebih.
Akan muncul pesan "Error Too Large for the destination file system If copy a big file"

Gunakan format exFAT untuk Android TV seperti teknik dibawah ini.
Setelah format, periksa apakah flash drive dapat dibuka. Beberapa perangkat Android TV hanya mengijinkan menyimpan file dengan FAT32.
 


Menampilkan layar browser computer atau layar smartphone ke Android TV
Android TV dapat dibuat sebagai layar kedua. Disebut Mirror atau Cast streaming.
Fitur ini memudahkan bagi kita untuk memindahkan layar smartphone / computer tampil ke TV layar besar dari STB Android TV.

Mengunakan browser Chrome, ada menu pilihan Cast di sisi atas. Tinggal di click, akan ditanyakan bila perangkat Android TV / Google TV sudah masuk daftar perangkat (Device)
Juga di Smartphone Android, terdapat pilihan Cast Screen, SmartScreen. Bila menu tersebut di click di layar smartphone, gambar tayangan dapat mirror atau hanya di pindah
Bisa nonton, video yang ada di smartphone, atau tayangan Video on Demand di layar Android TV.

Syaratnya, aktifkan fungsi Cast di Browser atau aplikasi Android Smartphone, setup Android TV satu akun smartphone
Dan terhubung ke jaringan LAN yang sama.
Kita dapat menampilkan gambar apa saja yang ada di browser PC atau gambar di smartphone ke Android TV.

Kontrol Android TV dari PC
Membuat mirror layar Android ke PC, dapat dilakukan untuk Android TV.
Layar Android TV dapat tampil di computer atau notebook, serta mouse dan keyboard bekerja untuk kontrol Android TV.

Fungsinya tentu berbeda, misal mengunakan Android TV untuk pekerjaan download, mengirim file dan lainnya.
Melakukan click dan mengetik lebih mudah, seperti copy paste.
Dibawah ini contoh mengendalikan Android TV model B860H V5 ke computer.


Delete Bloatware Android TV, tapi ngak penting

Beberapa model Set Top Box TV Android, khususnya model lama ada yang meninggalkan aplikasi yang tidak kita pakai.
Aplikasi Android TV tersebut tidak dapat di hapus, tapi bisa di Disable atau tidak diaktifkan ketika Android TV mulai bekerja.
Tapi tidak perlu di rubah bila tidak menganggu performa Android TV kita.

Untuk perangkat Non-ROOT, dapat di nonaktifkan sementara aplikasi yang bekerja di Startup
Beberapa software seperti StartUp Manager, All-in-One Toolbox memiliki fitur Disable aplikasi dari Start Menu.

Satu tip lain ini hanya untuk mereka yang benar benar mengerti tentang System Android karena beberapa aplikasi Bloatware disimpan sebagai file System Android.
Catatan, bila salah mengaktifkan aplikasi, seperti aplikasi dari System, bahkan mendelete. Android TV mungkin tidak bekerja normal atau mulfungsi.

Aplikasi ADB AppControl dapat digunakan untuk menonaktifkan Launcher. Bila aplikasi dapat di install, tahapannya tidak boleh melewati seperti yang sudah dijelaskan diatas.
Pastikan hanya menghapus aplikasi yang sudah dikenali. Tidak menonaktifkan bahkan mendelete aplikasi dari produsen misal dengan tanda ZTE, atau Google dengan nama Android.

Cara ini juga dapat membantu menghilangkan aplikasi dan menginstall aplikasi dari System
Misal kita mendapatkan Android TV harga murah, ternyata setelah diperiksa ada file yang mencurigakan seperti malware atau bloatware yang kita pastikan tidak diperlukan.

Bila aplikasi tersebut ada di System Android dan tidak berhubungan langsung dengan System yang penting, dapat di nonaktifkan dari System Android TV

Setelah smartphone atau TV Android terhubung, kita dapat melihat aplikasi apa saja yang masuk kategori Bloatware dan disimpan ke System. Dapat kita hapus dengan software ADB.
Tip ini sebagai pengetahuan, dan tidak perlu dicoba. Kesalahan delete sebuah aplikasi, membuat perangkat tidak bekerja.

Format media Flash Disk atau memory card ke Android TV

Tip lain, model Android TV ada yang tidak mendukung exFAT, jadi hanya FAT32. Artinya format tersebut hanya terbatas untuk menyimpan file lebih kecil dari 4GB di ekternal storage atau Flash Drive.
Kedua, storage apapun yang terhubung ke USB port dari Android TV. Hanya sampai 32GB maksimum di beberapa model Android TV box. Sedangkan model lain dapat mengakses 64GB atau lebih besar storage eketernal. Mengapa ada perbedaan untuk akses 32GB dan 64GB.

Bila anda memiliki USB Flash Disk, atau memory card dan ingin memasang ke USB port Android TV.
Uji dahulu, apakah port USB di Android TV menerima format exFAT, atau hanya FAT32.
Ada tipnya agar memory card 64GB dapat di format ke FAT32, tapi untuk formatnya bukan dari sistem OS Windows.

Memutar layar di Android TV tetap Horizontal

Tip tambahan bila anda sudah memiliki Android TV dan ingin menginstall aplikasi Smartphone tapi di instal ke perangkat Android TV

Mengingat disain Android TV untuk tampil di layar datar / landscape / horizontal di TV.
Ketika mengunakan aplikasi Android Mobile. Layar pertama tampil vertikal, jadi terlihat terbalik

Aplikasi lain dapat membantu mengunci tampilan di layar TV tetap horizontal.
Kita dapat mengunci semua aplikasi dengan tampilan horizontal atau landscape. dengan aplikasi Rotation.



Nonton DVD di Android Box

Android TV dapat digunakan untuk memutar video dari DVD, misal ditambah dengan DVD reader.
Bila Android TV tidak memiliki player, file DVD dapat di copy ke flash drive atau ke internal storage.
Ada tip untuk memutar file DVD seperti file VOB.



Bila tertarik mengunakan Set Top Box / Android TV pastikan "kebutuhan" anda dengan perangkat.

Akari AX512
Model STB Akari AX512 lebih menjanjikan, karena internal memory lebih besar 16GB dibanding B860H V5 8GB tersisa hanya 4GB sebagai storage utama.
Ruang storage besar lebih memudahkan aplikasi di perangkat Akari AX512.
Beberapa model STB di Indonesia

Model Procesor OS
ZTE ZXV10 B760H 1GB 32bit ARMv7 Mediatek Android 4.4
Huawei HG680P A53 Android 6
ZTE B860H 1 / 2 GB RAM / 8GB ROM AmLogic S905x A53 Android 9, 10 V5
 ZTE B860H V5, Huawei HG680FJ
AmLogic S905x2 ?
 
Transvision Box XStream 2nd AmLogic S905xs A53 Android 9
MX10 Pro 4GB RAM 32GB Allwinner Android 9
TX6 2/4 GB 16 - 64GB Allwinner H4 Android 9
Tanix H1 1GB 8GB Hisilicon Hi3798M Android 9
TANIX H2 2GB 16GB Hisilicon Hi3798M  Android 9
TANIX TX6S 4GB 32GB Allwinner H616 A53 Android 10
Wechip V10 4GB 128GB Allwinner H616 A53 Android 10
X96Q MAX 4GB 32GB Allwinner H616 A53 Android 10
X96 MATE 2GB 4GB 16 - 64 Allwinner H616 A53 Android 10
H10 Max Allwinner H616 A53 Android 10
X96 Mini 2GB 16GB AmLogic 905W A53 Android 7 /9
T96 MARS 2GB 16GB AmLogic 905W A53 Android 7.1
X9 Mini 2GB 16GB AmLogic S905W A53 Android 7.1
XZ96 Mini 1GB 8GB AmLogic S905W A53 Android 9
Tanix TX3 Mini 2GB 16GB AmLogic S905W A53 Android 8
V9 4GB 32GB AmLogic S905X2 A53 Android 9
X96S Amlogic S905Y2 A53 Android 8.1
Mecool KD1 (dongle) Amlogic S905Y2 A53 Android 10
Mecool KM0 Pro Amlogic S905X2 A53 Android 9
X96 Max Plus / Air 2-4GB 16-32GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
Hiplay V9 4GB 32GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
Wechip V9 2GB 16GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
A95X F3 2GB 16GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
H96 Max X 4GB 64GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
T95 Max+ 4GB 64GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
 X96 Mini Plus  Amlogic S905W4 4+2 Android 9
TX3 Mini 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 8
Scishion V99 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 6
S10 3GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
M8S Pro 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
MINIX NEO U9-H 2GB 16GB Amlogic S912A53 4+4 Android 6
X92 3GB 32GB Amlogic S912A53 4+4 Android 7
T95Z Plus Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
TX9S  2GB 8GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
Beelink GT1 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4 Android 6
MINIX NEO U22-XJ 4GB 32GB Amlogic S922XJ 4xA73 2xA53 Android 9
Beelink GT King Smart 4GB 64GB Amlogic S922XJ 4xA73 2xA53 Android 9
TX3 Amlogic S905X3 Android 9
Q Plus 4GB RAM 32-64GB All Winner H6 A53 4+4 Android 9
Huawei EC6109V8 HiSilicon Hi3719C 2 core Android 4
Huawei EC6108V9 2GB HiSilicon HI3798 Android 4
Zidoo Z9S 2GB 16GB Realtek RTD1296 A53  
X88 Pro 2 - 4GB , 16 - 128GB Rockchip RK3318 A9 (2013) Android 10
M960 4GB 8GB Rockchip RK3318 A53 Android 10
H96 Max 4GB 64GB Rockchip RK3328 A53 Android 8.1
T9 4GB 32GB Rockchip RK3328 A53 Android 10
MXQ Pro 1GB Rockchip Android 7.1
HX1 Max 4GB 32GB Rockchip RK3318 A53 Android 10
M96-W 2GB 16GB Rockchip RK3229 Android 9

Generasi Amlogic sampai model 2025
Amlogic S905X5M 2024 Q4 | 2024 Q4 | 6 nm N6+ | 4 | A53? atau 4x4| 100 MHz – 2.5 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X5 2024 Q4 | 2024 Q4 | 6 nm N6+ | 4 | (tipe inti) | 100 MHz – 2.5 GHz | 1 MB | 8 GB | 1 | 5 W
Amlogic S928X-K 2024 Q3 | 2024 Q3 | 12 nm | 5 | Cortex-A76 + 4xA55 | 1.90 GHz – 2.02 GHz | 1 MB | 8 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905Y5 2024 Q3 | 2024 Q3 | 6 nm | 4 | Cortex-A55 | 100 MHz – 1.7 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S928X-J 2023 Q3 | 2023 Q3 | 12 nm | 5 | Cortex-A76 + 4xA55 | 1.90 GHz – 2.02 GHz | 1 MB | 8 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X4-J2023 Q3 | 2023 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 100 MHz – 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905L3 2022 Q4 | 2022 Q4 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic T982 2022 Q3 | 2022 Q3 | 12 nm FinFET | 4 | Cortex-A53 | 1.8 GHz | 512 KB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X4-K2022 Q3 | 2022 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 100 MHz – 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905L3A 2022 Q3 | 2022 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.8 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic POP1-G 2022 Q3 | 2022 Q3 | 12 nm | 8 | Cortex-A73? atau A55? | 2.0 GHz – 2.2 GHz | 2 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic T972 2021 Q4 | 2021 Q4 | 12 nm | 4 | Cortex-A55 | 1.98 GHz | 512 KB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic A311D2 2021 Q4 | 2021 Q4 | 12 nm | 8 | Cortex-A76 + 2xA55? | 2.0 GHz – 2.30 GHz | 2 MB | 16 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X4-B2021 Q3 | 2021 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 100 MHz – 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905Y4 2021 Q2 | 2021 Q2 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X4 2021 Q1 | 2021 Q1 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 100 MHz – 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X2-B2021 Q1 | 2021 Q1 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.8 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905W4 2021 Q1 | 2021 Q1 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.2 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S908X 2020 Q3 | 2020 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.90 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X3-B2020 Q3 2020 | 2020 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 100 MHz – 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905L2 2020 Q3 | 2020 Q3 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905D3G 2020 Q3 | 2020 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.90 GHz | 1.90 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S805X2 2020 Q2 | 2020 Q2 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.2 GHz | 1.2 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S922XJ 2020 Q1 | 2020 Q1 | 12 nm | 6 | Cortex-A76? 2.2 GHz | 1.90 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S805Y 2020 Q1 | 2020 Q1 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 1.5 GHz | 1.5 GHz | 1 MB | 3 GB | 1 | 5 W
Amlogic S922Z 2019 Q4 | 2019 Q4 | 12 nm | 6 | Cortex-A76? | 1.8 GHz | 2.2 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X3 2019 Q4 | 2019 Q4 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.91 GHz | 1.91 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905W2 2019 Q4 | 2019 Q4 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.8 GHz | 1.8 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905D3 2019 Q4 | 2019 Q4 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.91 GHz | 1.91 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X2 2019 Q3 | 2019 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.8 GHz | 1.8 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905L3-B2019 Q3 | 2019 Q3 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic A311D 2019 Q2 | 2019 Q2 | 12 nm | 6 | Cortex-A76 | 1.8 GHz | 2.2 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905Y2 2018 Q4 | 2018 Q4 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.8 GHz | 1.8 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905Y 2018 Q4 | 2018 Q4 | 12 nm | 4 | Cortex-A53 | 1.8 GHz | 1.8 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S922X 2017 Q4 | 2017 Q4 | 12 nm | 6 | Cortex-A76 | 1.8 GHz | 2.2 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905Z 2017 Q4 | 2017 Q4 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 1.5 GHz | 1.5 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905W 2017 Q3 | 2017 Q3 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S922X-H 2017 Q1 | 2017 Q1 | 12 nm | 6 | Cortex-A76 | 1.8 GHz | 2.2 GHz | 1 MB | 4 GB | 1 | 8 W
Amlogic S905X-H 2016 Q4 | 2016 Q4 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905L 2016 Q3 | 2016 Q3 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S912 2016 Q2 | 2016 Q2 | 28 nm HKMG | 8 | Cortex-A53 | 1.5 GHz | 1.5 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905D 2016 Q2 | 2016 Q2 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S908 2016 Q1 | 2016 Q1 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 1.5 GHz | 1.5 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905X 2016 Q1 | 2016 Q1 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 1.51 GHz | 1.51 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905M 2016 Q1 | 2016 Q1 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 1.5 GHz | 1.5 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S905 2016 Q1 | 2016 Q1 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S812 2014 Q2 | 2014 Q2 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 512 KB | 2 GB | 1 | 5 W
Amlogic S805 2014 Q2 | 2014 Q2 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 1.5 GHz | 1.5 GHz | 1 MB | 3 GB | 1 | 5 W
Amlogic S802 2014 Q1 | 2014 Q1 | 28 nm HKMG | 4 | Cortex-A53 | 2.0 GHz | 2.0 GHz | 1 MB | 2 GB | 1 | 5 W
Tombol Remote Control buka aplikasi Android langsung
Memprogram fungsi tombol remote langsung buka aplikasi Android TV.
Mengatur tombol 1 untuk membuka aplikasi IPTV, tombol 2 untuk streaming dan seterusnya.
Cara merubah tombol remote langsung ke aplikasi, gunakan  Button Mapper.
Lebih cepat dibanding memilih dari menu. Cocok untuk estalase, yang tidak mau repot memilih menu.
Tekan 1 muncul siaran TV, tekan 2 langsung buka aplikasi streaming video.

 

Catatan
Informasi artikel ini untuk referensi, bila memiliki STB yang tidak terpakai.
Secara teknik merubah OS original tidak terlalu sulit. Tetapi bila ada yang ingin memiliki STB modifikasi, sebaiknya membeli unit siap pakai / siap digunakan.
Dibanding menambah biaya, membuang waktu kita, menghadapi kegagalan dari unit untuk mengutak atik / ROOT STB, tapi belum tentu mendapatkan apa yang diharapkan.
Walau Set top box Android TV bekas yang dipasaran sudah Android 9. itu adalah barang bekas.
Coba bandingkan dengan STB model terbaru, harga sedikit mahal tapi kemampuan lebih baik. Model baru memiliki 4GB RAM dan internal memory lebih besar. Tinggal mencari model CPU Amlogic lebih baru, lebih cepat, atau mengambil model sertifikasi. Jangan lupa lihat masalah dari komentar pembeli sebelumnya.

Sertifikat Widevine DRM
Perangkat Android TV memiliki lisensi dari Google untuk memproteksi hardware Android TV.
Ketika di Root seperti upgrade Firmware, kadang Widevine DRM untuk identifikasi hardware berubah.
Beberapa media konten seperti layanan video streaming membutuhkan lisensi tersebut untuk mencegah pengunaan konten dan penyebaran konten.

Walau sertifikasi Widevine ada mungkin turun ke level 2/3, perangkat Root mungkin terkena dampak dari layanan OTT. Netflix misal, memberikan keterangan Your Device isn't compatible with this version.

Sertifikasi DRM dibagi dengan 3 tingkat
L1 adalah tingkat tertinggi bila sebuah perangkat Android TV mendapat lisensi dari Google. Tayangan video dari video streaming akan diolah melalui hardware, dan video resolusi tinggi.
DRM digunakan layanan video streaming seperti Netflix, HBO, Amazon Prime dan lainnya.
Ketika Widevine terhapus, kemungkinan turun menjadi tingkat L2 dan L3 (via software).
Artinya perangkat hanya dapat menayangkan video dengan resolusi rendah dibawah HD video.
Jadi harus tahu dampak dengan Bootloader, dan mengembalikan lisensi.

Widevine DRM

Beberapa pertimbangan hindari Android TV murah
STB / TV Box Android murah. Tentu saja terbatas, bahkan merepotkan.
Kepanasan, aplikasi yang menurut penguna tidak lengkap, koneksi WIFI lemah, remote lambat, sampai hang setelah durasi pakai beberapa jam. Itu kata apesnya membeli barang bekas. Walau sebagian besar mendapatkan produk yang baik.
Perangkat Android TV yang mahal sudah tertera keterangan seperti Netflix, Amazon dan lainnya. Artinya perangkat telah mendukung layanan video streaming tersebut.

Beberapa perangkat Android TV murah sempat ditemukan mengunakan OS Android untuk smartphone, dan bukan OS Google TV atau OS Android TV.

OS Android terbaru bukan pertimbangan utama, selama aplikasi dapat bekerja di TV Box. Tapi kedepan kita tidak tahu.
Seperti tabel diatas, procesor dirancang untuk TV Box, beberapa CPU digunakan untuk TV Box yang dijual di Indonesia. AmLogic posisi pertama masih menjadi CPU terbaik, RockChip model Low End sering panas mungkin masalah disain dari beberapa produsen berbeda, Allwinner belum menjadi pilihan utama karena model yang dirilis masih terbatas.