Pemanasan global siapa penyumbang panas dunia


Green | 17 January 2014

Pemanasan global memang terjadi. AS, China, Rusia, Brasil, India, Jerman dan Inggris seharusnya bertanggung jawab atas 60% pemanasan global yang terjadi dari tahun 1906 sampai 2005. Dijelaskan dalam gambar oleh Damion.

Damion Matthews universitas Concordia Montreal Kanada mengatakan pemanasan global terjadi akibat pembakaran bahan bakar fosil, dan pengundulan hutan. Dari kurun waktu tersebut panas bumi sudah meningkat antara 0,7 deg.C. Pemanasan tersebut disumbang dari beberapa negara maju. Tapi Indonesia juga masuk, menyumbang 0.015 derajat. (Doc PDF)

Indonesia salah satu negara penyumbang panas, walau tidak sebesar kerusakaan dari 7 negara yang disebutkan diatas. Indonesia menduduki rangking 9 diatas Jepang dan Kanada.



Berita terkait
Bila seseorang mulai mengurangi pemakaian kendaraan, mengecilkan AC, rajin mematikan lampu yang tidak terpakai. Dia tidak sendirian. Para ahli sudah mengatakan jauh hari, negara di Asia Selatan paling terkena dampak dan tidak dapat dirubah. Indonesia rangking 34. Prediksi mengerikan dari tahun 1912 sangat akurat tapi dikira palsu.

Tentang penyakit diabetes sudah menjadi penyakit nomor 5 sebagai penyakit umum yang mematikan. Jutaan orang menderita oleh penyakit ini, dan masih banyak lagi yang tidak terdiagnosa. Paling umum diabetes tingkat 2, bagaimana mencegah dan apa ciri diabetes tingkat 2.



Progres pembangunan energi terbarukan di negara maju terus bertambah. Salah satunya Tiongkok yang terus mengenjot pembangunan turbin pembangkit listrik, dibelakangnya adalah Jerman lebih banyak mengunakan solar cell. Seberapa besar hasil power

Dimana peningkatan suhu akibat pemanasan global. Indonesia masih relatif aman. Khususnya di daerah timur, seperti NTB yang sudah panas relatif tetap panas. Yang bertahan di Irian Jaya, tepatnya di daerah kepala burung.

Bila anda bisa tinggal di bumi lebih lama, apa yang terjadi pada 87 tahun mendatang. Khususnya dengan perubahan iklim. Bumi semakin panas, lebih panas dari hari ini. Yang bicara dan melakukan berbeda, anda percaya dia mau naik kuda.

Data terakhir pada 15 September 2013, tingkat CO2 sudah mencapai 393.58ppm. Tahun lalu rata rata baru mencapai 390.74ppm. Mundur 10 tahun lalu rata rata hanya 373.01ppm. Menurut penuliti Pieter Tans dari ESRL, bumi tidak lama lagi mendapatkan kandungan gas CO2 di angka 400ppm




No popular articles found.
< /body>