Supernova RCW 86 ini langka. Peneliti universitas Lomonosov Moscow State Vasilii Gvaramadze menduga tampilan bentuk supernova RCW 86 disebabkan ledakan supernova di tepi gelembung yang tertiup angin.

Mungkin sebuah bintang sangat besar ada yang bergerak, dan menciptakan angin gelembung besar di ruang angkasa.

Penemuan tidak sampai pada kesimpulan tersebut setelah Gvaramadze memperlihatkan gambar nebula RCW86 di tahun 2002. Penelitian dengan teleskop Chandra X-ray, disana terditeksi cikal bakal bintang Neutron. Dan sekarang dinamai GV2003N. Bintang neutron tersebut adalah hasil dari sisa material berat yang menjadi bintang Neutron dari sisa ledakan supernova RCW 86.

Bintang berukuran besar pada suatu hari akan kehabisan bahan bakar. Lalu tidak stabil dan meledak. Sebagian sisa bintang akan menyebar dan membentuk supernova. Tapi masteri lebih berat akan kembali terkumpul dan menjadi sebuah benda dengan kepadatan tinggi. Setelah terkumpul dan memadat , disana lahir bintang Neutron. Bila ukuran bintang sangat besar, bahkan dapat menjadi sebuah lubang hitam / Black Hole.

Untuk penelitian sifat bintang dengan penglihatan optik. Bintang Neutron GV2003N dibuat dalam 7 warna terpisah. Diambil dengan  teleskop GROND 2.2 meter milik observasi ESO.

Ada hal unik dengan bintang Neutron GV2003N ini. Awalnya penelitian terlihat ada cahaya bersinar layaknya bintang, tapi menciptakan cahaya sinar X terlalu banyak (tanda bintang neutron) dan berbeda untuk ukuran bintang tipe G seperti matahari kita yang tidak memancarkan sinar X terlalu besar.

Penelitian berlanjut dan ditemukan ada 2 bintang berbeda. Satu bintang neutron GV2003N dan satu bintang lain adalah GV2003N sebagai bintang biasa.

Gambar pertama adalah bentuk supernova.
4 gambar kedua adalah kedua bintang yang tersembunyi di dalam gas supernova.
Dengan frekuensi 843Mhz gambar RCW 86, tepatnya pada lengan seperti panah dari supernova yang berwarna.
Gambar dengan titik hitam dari teleskop Chandra X-ray.



Supernova RCW 86 berisi kalsium ditemukan 2 bintang biner

Disini penemuan langka berdasarkan astronomi. Ketika 2 bintang saling berdekatan, ternyata satu bintang sudah memasuki tahap kematian. Lalu meledak dan terbentuk menjadi supernova.
Ledakan bintang lebih besar mencemari bintang disebelahnya.dengan elemen berat (diluar gas helium dan hidrogen). Sehingga di sekeliling bintang terdapat kandungan kalsium lebih banyak sampai 6x lipat.

Untuk memastikan benar tidaknya kesimpulan tersebut. Peneliti melihat kembali dengan teleskop lebih besar yaitu teleskop VLT milik ESO di Cile. Ternyata benar, disana ada 2 bintang berbeda jenis dan kemungkinan masih saling mengorbit satu sama lain.

Peneliti belum dapat memastikan darimana asal kandungan kalsium yang mereka temukan di bintang yang masih hidup sebelum menjadi bintang Neutron GV2003N. Secara umum sebuah bintang neutron akan berada di tengah sebuah nebula.

Bahan kalsium bukan materi umum seperti bintang di awal lahirnya alam semesta. Kalsium merupakan sisa materi dari sebuah bintang besar, ukurannya jauh lebih besar dari ukuran bintang tipe G seperti matahari. Bahan kalsium juga menjadi bahan pembentukan tulang pada mahluk hidup di bumi, bentuk kalsium alama adalah cangkang telur ayam sebenarnya berasal dari sisa ledakan bintang. Memiliki rumus Ca dalam tabel periodik.

Gvaramadze dan timnya masih terus mempelajari bintang GV2003N. Seperti parameter orbtital dari sistem biner, memperkirakan massa awal dan akhir ketika terbentuk menjadi supernova, serta kecepatan ledakan bintang sampai bintang neutron GV2003N lahir. Dan mempelajari bagaimana kandungan kalsium begitu berlimpah dari supernova masuk ke bintang GV2003S.