Membeli barang elektronik tidak lepas dengan garansi dan layanan service.

Khusus untuk produk camera, lensa dan bodi camera kemungkinan terjadi gagal kerja.

Baik masalah kerusakaan komponen atau hal sederhana dengan istilah Stuck atau nyangkut.

Setelah membaca literatur dari forum dengan masalah yang akan terjadi dengan camera DSLR.

Camera Nikon D5100 menjadi camera lama dan mulai dipakai bulan November 2011.

Camera yang diambil adalah garansi resmi Alta Nikindo. Dengan pertimbangan dukungan service dan sparepart dari garansi resmi, walau harganya sedikit lebih mahal dibanding camera BM.

2 tahun berlalu, di Februari 2014 bagian shutter camera Nikon bermasalah. N\yangkut alias satu daun shutter sering terlambat menutup (stuck). Setelah berhasil di dorong kembali, shutter kembali normal.

Tapi setelah beberapa kali dipakai akhirnya shutter nyangkut permanen. Shutter masih bekerja, kecuali satu blade dibagian paling bawah tidak mau menutup lagi. Tidak masalah untuk pengambilan video, atau gambar di crop membuang bagian hitam.

Setelah melihat data Exift menunjukan jumlah atau total shutter sudah mencapai 29 ribu kali jepret Awal bulan Agustus 2014 camera masuk ke tempat servis. Kok banyak sekali sampai puluhan ribu gambar, padahal camera baru dipakai 2 tahun lebih.

Maklum camera dipakai untuk belajar Timelapse, dengan persesi foto minimum diatas 100 jepretan. Bila dihitung, rata rata sehari dipakai sampai 40 kali foto selama periode 2 tahun.



Memang diluar batas pemakaian biasa. Bahkan sensor CMOS sempat kena cap jempol karena tidak sengaja tersenggol, ketika mencoba mengembalikan posisi blade shutter yang tersangkut.

Dibawah ini hasil foto dengan shutter nyangkut menganggu gambar

Shuttter camera  Nikon Stuck nyangkut tidak menutup

Selanjutnya biaya service camera di Nikon Service Center (Invoice pembayaran)