Daur ulang kayu untuk membuat keset kaki dari batu ala resor mahal


   Green | 12 June 2013

Daur ulang kayu dan batu kerikil untuk dijadikan ala resor memah. Idenya bisa dibuat sendiri. Dengan bingkai kayu lalu dibuat berukuran persegi panjang seperti bingkai. Dan di masukan batu sampai penuh.

Susan Wasinger dari Natural Home merinci langkah pembuatan keset kaki di kamar mandi dengan batu. Katanya ini ala resor kelas atas dan natural.

Susan menyebutkan perlatan pembuatan keset kaki dari batu ini.
1. Membuat bingkai, bahan dari kayu lalu disatukan. Ukurannya dari 18 x 26 inch. Biar awet, kayu diberikan pelapis tahan air (bila perlu). Buat dengan bentuk L seperti bingkai foto
2. Pasang plang pendukung.
Dibagian dasar dipasngkan kawat jaring untuk menahan batu, agar mudah dibersihan dan batu tidak berceceran

Detil gambarnya dibawah ini



www.motherearthliving.com/green-homes/projects-for-the-bathroom-bath-mat-with-stones.aspx
Artikel Lain

Lalat hitam ternyata bermanfaat dan diternak di Singapura oleh Insectta. Menghasilkan kepompong yang dapat di ekstrak menjadi produk sampingan bahan baku kosmetik. Sekaligus sebagai daur ulang sampah yang berkelanjutan.

Bicara sampah di Amerika, penduduk memilah antara sampah plastik dan kertas yang bisa di daur ulang. Tetapi masyarakat Amerika tidak tahu kemana sampah mereka berakhir. Sebagian di ekspor, lalu kemana sampah harus dibuang setelah China tidak lagi menerima sampah.



Memanfaatkan botol plstik atau daur ulang botol plastik untuk pancuran, tempat majalah, pot kecil tanaman, tempat sampah dan menaruh adaptor. Cara memanfaatkan botol bekas tinggal digunting, ditempel atau dibuat pola. Satu ide lagi memanfaatkan botol plastik pengantu botol semprotan air yang rusak.

Ada ide menarik untuk daur ulang atau membuat dudukan smartphone sendiri. Bisa dibuat dari kayu yang dibuat pola menjadi sandaran untuk smartphone, atau kardus bekas dan di percantik dengan kertas kado.

Disainer asal Belanda Piet Hein Eek bekerjasama dengan Ikea menawarkan kerajinan furnitur asli buatan Indonesia. Tantangan disainer Piet adalah membuat peralatan rumah tangga dari kursi, tempat lampu yang dibuat berdasarkan seni kerajinan rotan Indonesia dan Vietnam.

Daur ulang ban bekas, lebih tepatnya ban luar bekas kendaraan seperti mobil. Bisa di daur ulang menjadi sandal jepit. Permukaan ban lebih kuat dan tebal dibanding sandal jepit yang ada di pasaran.

Ban bekas dapat dimanfaatkan atau di daur ulang menjadi furnitur dirumah. Seperti ban dijadikan meja, tentu saja harus dimodifikasi ulang. Ban memiliki rangka yang baik untuk kursi. Misalnya salah satu disain dari gambar meja ini mengunakan rajutan tali



Daur ulang jepitan roti, kayu bekas, ranting atau dahan pohon, ban bekas, bekas tempat nasi, atau bekas besi troli barang dari supermarket. Bisa di daur ulang menjadi barang berguna.

Daur ulang barang bekas dari kayu menjadi bangku, botol pastik menjadi tempat barang, botol selai menjadi tutup lampu, pengikat barang jadi tas dan lainnya Kay bekas dapat dijadikan kursi duduk. Membuat lampu dari gelas atau toples kaca, atau membuat parkir tempat sepeda dari kayu bekas.

Dari IntHralld menampilkan daur ulang biskota bekas yang sudah tidak terpakai. Mungkin sudah tidak bisa diperbaiki lagi lalu ditaruh di samping rumah. Tidak memiliki kamar tidur tapi dilengkapi dapur, sekedar tempat nongkrong seperti pendopo

Memperbaiki, membersihkan atau memasang perangkat elektronik bisa dilakukan sendiri. Bila banyak akal kita bisa menghemat energi dalam memanaskan makanan dari microwave dengan cara sederhana

Bukan daur ulang, sebenarnya disain dari tutup botol dengan printer 3D. Dibuat dari printer 3D dengan bahan plastik, lalu dirangkai menjadi 12 tutup botol plastik. Masing masing tutup botol ini disambung ke botol plastik untuk di daur ulang sebagai vas bunga.

Dekorasi rumah, daur ulang barang bekas, memanfaatkan vinyl untuk lantai, memanfaatkan ruang kosong disamping pintu, mengunakan tirai dengan bahan lebih murah bisa dilakukan lebih kreatif

Membuat pot tanaman , tanaman gantung, atau tempat pot yang digantung di pagar rumah. Ada cara sederhana, biayanya lebih murah dan tidak memakan tempat seperti ukuran pot yang besar.



Fotographer Nick Olson dan disain fashion Lilah Horwitz, keduanya memiliki mimpi yang serius. Mereka ingin membangun rumah dari bahan barang bekas, khususnya mendaur ulang dari jendela bekas.

Mungkin kurang tepat disebut sebagai daur ulang untuk dekorasi rumah. Beberapa bagian bisa saja dari barang yang sudah tidak terpakai lagi.
Bisa dimulai dari mendekor ulang dinding kamar, tanpa perlu melakukan pengecatan.

Computer terdiri dari bagian utama yaitu Motherboard. Bila tidak terpakai lagi, board akan dibuang menjadi sampah. Ada cara mendaur ulang komponen computer seperti papan pcb bekas menjadi clipboard.

Di Afrika terdapat 2 milyar penduduk, sebagian besar dari mereka memasak makanan dari sampai disekitarnya. Sisa kayu, plastik, kertas dan sedikit minyak dijadikan bahan bakar tungku tradisional. Bila tidak ada sampah yang mencukupi, maka pohon akan ditebang.

Daur ulang botol bekas bisa dijadikan tembok rumah atau tembok pagar. Selain menghemat batu bata, cahaya dari luar bisa masuk ke dalam rumah atau tembok depan rumah. Pilihan daur ulang botol bekas bisa mengunakan botol hijau biasa

Dibawah ini beberapa tip mendaur ulang barang bekas dan lebih kreatif mengunakan barang di kehidupan sehari hari.

Stanley memegang hak paten untuk pembuatan dinding hijau atau cara penanaman pohon secara vertikal. Teknik Stanley dapat diterapkan untuk pembuatan dinding hijau, dan tumbuhan dapat menjalar di tembok gedung atau ditanam di atas balkon.

Mendaur ulang botol plastik menjadi vas bunga. Cukup mengandalkan gunting dan menekuk bagian plastik. Tahapnya dengan memotong bagian atas botol plastik, mengunting bagian atas botol menjadi lempengan kecil.

Mendaur ulang barang bekas mungkin menghasilkan barang lain yang lebih menarik. Frame foto atau bingkai tempat foto. Membuat papan pengumuman atau bulletin board. Bekas botol plastik, dapat dijadikan tempat penyimpan



Youtube Obengplus

Trend