Perbedaan Ethernet kabel UTP STP Ethernet RJ-45 Cat 5 Cat5e Cat 6 Cat7 Cat8 2.5GbE


   Technology | 5 March 2020

Ketika memikirkan jaringan internet di rumah, yang kita bayangkan adalah Wi-Fi dan WIFI.

Secara teknik paling praktis, hanya meletakan alat tambahan seperti WIFI range extender, konek ke power adaptor, setting sesuai pentunjuk manual dan letakan di area sekitar untuk memberi sinyal WIFI. Dan menambah lagi satu perangkat lain, dan seterusnya

Sistem WIFI paling mudah, dan umum.
Tinggal pasang, bila perlu menempatkan perangkat tambahan agar sinyal WIFI ke sinyal WIFI terhubung ke internet lebih luas (lebih jauh) di seluruh rumah..

WIFI modem fiber layanan provider internet yang lemah dapat ditambah dengan perangkat WIFI untuk menambah jarak area sinyal WIFI ke semua ruangan atau lantai rumah.

Sekarang kita masuk ke topik menarik, koneksi internet tidak hanya melalui WIFI.
Ada beberapa cara atau teknologi, ada perbedaan kelebihan dan kekurangan.
Baik mengunakan koneksi 1-WIFI, 2-LAN atau 3-Power Line.
Sebagai alternatif WIFI dapat menjadi lambat bila hanya menambah perangkat yang semakin panjang.

Ada alternatif dari WIFI
Pertama yang cukup mahal, Powerline mengunakan media kabel listrik di rumah.
Kedua agak merepotkan, LAN Ethernet mengunakan kabel LAN

Mengapa kabel Ethernet masih menjadi pilihan terbaik, walau instalasinya merepotkan.

Sinyal WIFI dapat terjangkau ke seluruh ruangan, tetapi ketika terhalang kita akan menambah perangkat WIFI tambahan misalnya WIFI Range Extender.
Tapi urusan tembok berlapis, cerita berbeda bagi sinyal frekuensi WIFI.

Yang ada hanya menambah perangkat, dan semakin banyak perangkat WIFI di rumah.
Semakin banyak di relai, menambah kelambatan dan turunnya kecepatan transfer.
Kita tidak tahu bila setiap node atau di setiap perangkat telah terjadi kelambatan.
Kecuali kita menguji satu titik perangkat ke perangkat lain, dan menghitung berapa besar penurunan kecepatan internet.

Ketika terhubung ke internet, baru terlihat mengapa koneksi paket internet yang super cepat misalnya mengunakan 100Mbps tetapi kecepatannya tidak dapat dicapai di perangkat WIFI yang tersambung sampai 4 baris perangkat ke smartphone.
Di Sp

eedTest angka koneksi internet lebih rendah, tapi dengan computer terhubung ke kabel LAN. Semuanya normal mendapai 100Mbps.

Dalam beberapa kasus, kita bisa kembali ke teknologi lama atau kombinasi keduanya antara kabel Ethernet (1) dan sinyal radio WIFI (2).

Bagaimana caranya.
Jaringan kabel LAN Ethernet dapat dijadikan jalur utama sebagai koneksi internet di rumah.
Dan distribusi data internet akhir berada di perangkat WIFI.

Sebelumnya kita memasang LAN
1 unit WIFI modem dari provider internet , ke satu unit WIFI baru, disambung kembali ke unit WIFI.



Perangkat diganti menjadi
1 unit WIFI modem milik provider, terhubung dengan kabel LAN dan berakhir di satu unit WIFI. Itu solusi untuk kecepatan. Menghilangkan kelambatan di tengah.
Dan seluruh WIFI di setiap lantai terhubung langsung dengan kabel LAN, tanpa membuat relai banyak WIFI Range Extender.

Informasi seperti ini mungkin sebagian orang tidak tahu, dan hanya bertanya bagaimana menambah perangkat WIFI ke WIFI, atau memperbesar kekuatan sinyal WIFI.
Karena semakin banyak perangkat WIFI di rumah bukan solusi terbaik. Kasus lain, antara sinyal WIFI di setiap perangkat saja dapat saling menganggu, bila kita tidak tahu cara setting yang baik.

Masalah channel, yang mungkin sebagian orang tidak mengerti, bagaimana mengatur sinyal WIFI di setiap perangkat memiliki frekuensi yang terpisah.
Pilihan jaringan di rumah untuk internet
(1) Ethernet, tapi ada solusi lain dengan teknologi
(2) PowerLine (mengunakan kabel listrik di rumah ( penjelasan lebih lanjut)

Cara kerja Powerline, LAN ethernet dan WIFI.

LAN Ethernet mengunakan kabel LAN
Menghubungkan jaringan internet / data melalui port konektor di belakang modem provider dan ke unit WIFI Router di tempat lain
Keduanya tidak terhubung dengan sinyal WIFI antar titik (perangkat), tapi mengunakan jaringan utama dalam media kabel LAN.
Pada perangkat LAN juga tersedia WIFI, intinya hubungan 2 perangkat LAN adalah kabel dengan kecepatan pasti.
Memasang perangkat dan kabel 100Mbps, transfer data akan tetap 100Mbps, demikian juga 1Gbps akan sama.

PowerLine Networking
Namanya sudah Powerline, atau kabel power (listrik)
Perbedaan Powerline dengan Ethernet,  PowerLine tidak mengunakan kabel LAN Ethernet.
Gambaran sederhana, kabel LAN diganti dengan kabel listrik.
Yak tidak salah, kabel listrik kita dapat dijadikan kabel ethernet (kabel data untuk internet)

Kita cukup memanfaatkan colokan listrik yang ada di rumah sebagai media kabel, jadi kabel listrik yang ada dijadikan transmisi komunikasi data antar adaptor Powerline Ethernet.

Secara teknik Powerline mirip dengan LAN Ethernet
Perbedaan dengan kabel LAN yang berisi 8 kabel, sedangkan kabel listrik hanya berisi 2 jalur kabel saja. Kecepatannya tentu terbatas.



Kendalanya, seberapa cepat kecepatan transfer koneksi yang kita butuhkan atau yang kita dapatkan dari  pilihan koneksi tersebut.

Kecepatan dan kestabilan berbeda.
Ketika berbicara kecepatan transfer, kecepatan koneksi adalah hal berbeda dengan 3 sistem jaringan.
1. LAN Ethernet, 2. Wireless dan 3. Powerline.

PowerLine Adapter

Kita mulai dari PowerLine yang unik, mungkin namanya tidak terlalu umum.

Jaringan PowerLine memerlukan transmisi dengan perangkat adaptor ke adaptor tipe Powerline, tapi transmisi data antar adaptor powerline tidak mengunakan sinyal radio seperti WIFI.
Melintas melalui kabel listrik di rumah sebagai transmisi data, berakhir di setiap ujung konektor listrik yang ditempatkan adaptor Powerline.

Contoh, di rumah terdapat 6 ruang berbeda dan ingin memasang WIFI dan terhubung ke jaringan PowerLine di setiap kamar
WIFI modem provider sebagai titik awal, terhubung dengan kabel LAN ke adaptor PowerLine lalu dipasang langsung ke konektor listrik.
Titik PowerLine tersebut nantinya sebagai koneksi internet yang menghubungkan ke semua adaptor PowerLine di 6 ruangan berbeda.

Bagaimana koneksi ke 6 ruangan.
Cukup menambah 6 adaptor PowerLine lain dan dipasang di setiap konektor listrik di 6 ruang berbeda. Total dibutuhkan 7 perangkat adaptor Powerline.

Setelah satu adaptor terhubung ke modem internet, adaptor PowerLine kedua ketiga keempat dapat dipasang dimana saja selama tersedia konektor power listrik dalam "satu rumah".
Jadi tidak terbatas apakah dipasang di lantai bawah, lantai 1, lantai 2, ruang belakang.

Perangkat terdiri dari 1 sebagai pusat yang terhubung ke jaringan internet (ke LAN di modem), dan beberapa adaptor Powerline lainnya sebagai cabang.
Jadi adaptor Powerline dibuat khusus untuk jaringan kabel listrik saja.
Bagaimana dengan sinyal WIFI di setiap kamar, atau ruang tamu.

Mirip seperti perangkat WIFI Access Point / AP. Koneksi dari modem ke kabel LAN dan AP. Lalu dipancarkan ke sinyal WIFI
Adaptor PowerLine memiliki tambahan fungsi, kata sederhananya dua fungsi. Satu menerima dan mengirim data mengunakan kabel listrik, dan mengembalikan sinyal ke WIFI.
Disini dibutuhkan tipe adaptor PowerLine WIFI.

Diagram instalasi Power Line dan lintasan data


Modem fiber optik untuk internet - Kabel Ethernet - Adaptor Power Line - kabel listrik di rumah - Adaptor Power Line (+dengan WIFI) - sinyal WIFI diterima di smartphone atau notebook

Modem fiber optik untuk internet - Kabel Ethernet - Adaptor Power Line - kabel listrik di rumah - Adaptor Power Line - output ke LAN konektor di computer, WIFI Router, Notebook.

Bagaimana perangkat adaptor Powerline mengembalikan menjadi sinyal WIFI.
2 tipe adaptor sudah tersedia.
1. Adaptor Powerline saja dengan output / input ke port RJ-45 ethernet. Bila tidak membutuhkan WIFI
2. Adaptor Powerline terintegrasi WIFI dan port RJ-45 ethernet port. Bila membutuhkan WIFI.
Jadi 2 model adaptor tersebut sebagai pilihan.

Kabel listrik di rumah memiliki ketebalan cukup, dapat mengantikan kemampuan transmisi data dari kabel tembaga LAN Ethernet.

Masalahnya transmisi PowerLine
Hanya memanfaatkan 2 kabel listrik, dan kecepatan dipengaruhi usia kabel, kualitas kabel listrik, sambungan, tentu kecepatan transfer memang lebih lambat dibanding kecepatan kabel LAN.
Kita tidak berharap menganti kabel listrik yang sudah ada di rumah, setelah mengetahui kecepatan dengan PowerLine tidak secepat yang kita inginkan.

Kabel LAN Ethernet mengunakan full duplex, dari 8 kabel yang tersedia, 4 kabel digunakan untuk transmisi LAN (trafik data 2 keluar / 2 masuk).
Kabel listrik hanya dapat mentransmisi melalui 2 kabel dan transmisi bergantian.

Kenali masalah kecepatan PowerLine, tidak menjamin kecepatan maksimum.
- Kecepatan Powerline tergantung dari jalur kabel listrik yang ada.
- Kecepatan teori dapat mencapai 1.2Gps dengan standar AV1200, dengan pengurangan berbagai faktor. Hardware cepat tapi tidak pernah mencapai kecepatan 1,2Gbps
- Jarak satu titik adaptor ke adaptor lain, disebutkan teori mencapai panjang kabel 300 meter.
- Kecepatan dapat berubah, bisa saja di satu adaptor memiliki kecepatan mencapai 100% sedangkan di adaptor lain hanya 80% bahkan jauh lebih rendah. Kecepatan dapat berbeda beda, antara koneksi di ruangan A, B dan berbeda lantai yang tersembung dengan PowerLine. Kecepatan PowerLine tidak sepenuhnya optimal karena berbagai faktor.

Video dibawah ini untuk jaringan mengunakan PowerLine melalui kabel listrik dirumah.
Dapat digunakan sebagai perangkat internet, sebagai alternatif WIFI Router atau sistem kabel Ethernet
Standar AV500 teorinya 500Mbps, tapi prakteknya hanya terhubung dengan kecepatan 150, 300, atau mendekati 400Mbps

Tapi mengunakan perangkat adaptor PowerLine merek berbeda, antara TP-Link dan Devolo. Keduanya dapat saling terhubung, bila memiliki standar yang sama.





Kelebihan jaringan PowerLine.
Dapat terhubung ke sebagian besar ruangan tanpa instalasi kabel baru dibanding LAN Ethernet yang merepotkan
Solusi ketika sinyal WIFI terhalang tembok lantai rumah, atau pertimbangan tidak mungkin menambah perangkat WIFI.
Adaptor PowerLine dapat dipindah di mana saja, asalkan ada konektor listrik.
Tapi jangan mencoba mengubungkan koneksi PowerLine untuk tetangga. Kami sudah mencoba, ternyata tidak bisa ;-).

Bandingkan bila mengunakan WIFI harus di relai dengan perangkat WIFI ke WIFI Range Extender, mungkin butuh beberapa perangkat WIFI Range Extender di lantai 4.
Agar sinyal mencapai dipasang di lantai 1, ke lantai 2, lantai 3 dan lantai 4.

Dengan adaptor Power Line cukup 1 alat ditempatkan di lantai bawah, pasang 1 alat adaptor tambahan di lantai 4 dan mendapat sinyal WIFI, tanpa banyak terjadi drop kecepatan transfer data. Total hanya 2 perangkat

Kekurangan utama jaringan LAN PowerLine adalah harga adaptor PowerLine mahal
PowerLine tidak secepat Ethernet, tergantung tipe apa yang di beli dan tertinggi di pasaran 1,2Gbps (teori).
Kecepatan koneksi terkait dengan kualitas kabel listrik yang ada seperti noise kabel dan berbagai faktor.
Adaptor dengan kecepatan paling rendah dan terjangkau, tipe AV300 (300Mbps)
Pada prakteknya pada kecepatan transfer berbeda beda, bisa saja satu adaptor mencapai 60Mbps, yang lain 80Mbps. Tapi itu sudah menjadi solusi bagi kecepatan internet 10-20Mbps.

Kira kira kecepatan transfer AV 200 sampai AV2000 dalam dunia nyata.

Speed AV Real World
200Mbps 20 - 90Mbps
600Mbps 150-175Mbps
1000-2000Mbps Rata rata 3x lebih cepat dari 200Mbps
2000MBps AV2000 Satu NCB 500Mbps. Berbeda NCB turun 250Mbps

Yang perlu kita perhitungkan, berapa banyak perangkat yang dipakai atau perlu kita pasang.
Karena semakin cepat model adaptor PowerLine, harga lebih mahal dibanding mengunakan perangkat tipe WIFI AP Access Point atau Range Extender.
Perangkat kecepatan transfer lebih tinggi, tapi tidak pernah mencapai kecepatan maksimum
Solusi mengunakan Powerline, bila area yang perlu di jangkau memiliki halangan berlapis dan biaya yang tidak ekonomis dengan WIFI.

Pada gambar, misal modem ditempatkan di lantai dua.



Cara instalasi 
Powerline di rumah

Video dibawah ini untuk setting jaringan PowerLine, adaptor cukup di pasang di konektor listrik.
Dan jalur kabel listrik di rumah dapat dijadikan transmisi sinyal internet.
Tanpa instalasi kabel, tidak membutuhkan relay perangkat AP. Adaptor dipasang di tempat yang membutuhkan, dari lantai rumah atau ruang pribadi.




Lebih lanjut dengan sistem adaptor Powerline disini

WIFI transmisi sinyal frekuensi radio

Kita sudah kenal WIFI, karena hadirnya bersama perangkat wireless smartphone atau koneksi wireless notebook.
Beberapa standar WIFI dengan nomor WIFI 5 (AC), WIFI6 (AX) atau nama sebelumnya generasi WIFI 802.11b g n ac ax.
Baik sinyal single band, 2,4Ghz, atau dual band dengan tambahan 5Ghz, serta yang terbaru WIFI6e 6Ghz
Semakin tinggi frekuensi, kecepatan transfer akan semakin tinggi.

Nama perangkat WIFI bisa bermacam macam sesuai fungsinya. Dari WIFI Router, Modem WIFI, Access Point, Range Extender, WIFI Gaming, Mesh, WIFI outdoor.

Mengunakan media sinyal radio dari WIFI Router ke smartphone dapat langsung diterima antar antena perangkat.
Tetapi kecepatan WIFI relatif, kadang tidak stabil tergantung kekuatan sinyal dan jarak yang diterima setiap perangkat.

Ibarat kata, ketika HP nengok, sinyal surut. Atau masuk ke satu ruangan dan tutup pintu, sinyal drop. Naik ke lantai 3 maka sinyal total blep.
Kedepan rumah mendadak sinyal 1 bar dan blep, pembicaraan berhenti. Itulah sinyal WIFI.

Semakin banyak perangkat WIFI terhubung maka di setiap perangkat WIFI terjadi penurunan kecepatan, dan kecepatan internet di sisi akhir menjadi paling lambat
Misal di perangkat kedua yang menerima kecepatan transfer lebih lambat, mungkin karena jarak atau adanya halangan.
Sinyal yang di relai ke perangkat ketiga mendapatkan kecepatan dari perangkat kedua yang sudah lambat, dan akan lebih rendah dari perangkat ketiga sampai sinyal WIFI di terima oleh smartphone.

Seperti perangkat yang pernah di uji dapat menjangkau jarak sampai ratusan meter mengunakan sinyal WIFI.


Cara instalasi WIFI dan Access Point di rumah

Solusi terbaik dengan WIFI, menarik kabel ethernet dari Modem internet ke perangkat WIFI langsung.
Dan mengunakan WIFI Router tipe high gain untuk menjangkau sebagian besar ruangan di satu lantai.

Syaratnya satu, sinyal WIFI di satu lantai tidak banyak terhalang tembok atau setidaknya 2 lapis tembok kamar.
Menempatkan WIFI Router berada di ruang terbuka, atau bagian tengah untuk meminimalkan jarak jangkau ke seluruh perangkat yang membutuhkan.
Biasanya orang suka menempatkan WIFI Router di sudut ruangan layaknya nilai estetika, dan itu salah.





Teknologi WIFI Mesh.

WIFI Mesh, nama lain dari teknologi WIFI pintar
Mesh Network berbeda cara kerjanya. Karena mengirim data antar perangkat sejenis dapat mencapai kecepatan optimal.
Kelambatan kecepatan transfer dan speed jauh lebih baik dibanding WIFI Range Extender.

Rata rata WIFI Mesh atau model subsitusi Mesh, mendukung WIFI5 802.11ac.
Dengan dual band, bila koneksi terhubung dengan 5Ghz, kecepatan sudah cukup. Dapat menempatkan WIFI Router di ruang tengah agar menjangkau seluruh ruang di satu lantai.
Teknologi WIFI5 atau lebih tinggi memiliki MIMO, dimana antena dapat memfokus ./ Beaming pada transmisi sinyal WIFI ke satu perangkat yang membutuhkan.

Kecepatan transfer antar perangkat sistem Mesh relatif sama, tanpa terjadi kelambatan ketika melintasi antar perangkat WIFI Mesh.
Sedangkan koneksi antar Range Extender turun di setiap perangkat sesuai jarak tangkap sinyal ke perangkat WIFI lain.

Saat ini harga Mesh WIFI relatif lebih mahal, walau mudah instalasi. Perangkat Mesh harus memiliki protokol atau kompatibel berbeda merek, sebaiknya membeli merek yang sama.
Mungkin kita perlu menunggu teknologi tersebut, sampai harga lebih terjangkau.

Gambar keterangan dari produk Linksys

Cara instalasi 
Mesh WIFI


Kabel LAN Ethernet

Kualitas kabel terkait kemampuan kecepatan mentransfer data, termasuk tipe port pada perangkat

Cat atau Category menjadi standar kabel dilewati transmisi frekuensi, seperti kemampuan standar kabel dilintasi kecepatan frekuensi 100Mhz, 250Mhz dan seterusnya.
Perbedaan kabel terletak pada bahan / kualitas tembaga yang disamakan tipe Category kabel ditunjukan dengan angka Cat.

Bentuk jack port RJ45

Karena media kabel sendiri yaitu kabel LAN UTP, kecepatan tidak banyak terganggu dan hanya dibatasi dengan panjang kabel transmisi tinggi.
Kabel LAN sudah umum digunakan sebagai koneksi jaringan di rumah, kantor sampai data center.

Keuntungan dengan kabel LAN Ethernet adalah kecepatan transmisi stabil.
Sisanya dari tergantung dari perangkat, instalasi dan kualitas kabel yang dipakai.
Menghubungkan koneksi satu lantai ke lantai lain, sistem kabel antar gedung yang bersebelahan sampai transfer data computer di data center

Panjang kabel LAN rata rata mencapai 100 meter maksimum, dan stabil untuk panjang kabel dibawah 50 meter di setiap node.

Instalasi kabel LAN ke WIFI dan Access Point seperti diagram dibawah ini.


Cara instalasi LAN di rumah

Sekarang kita masuk ke area manfaatkan dan keterbatasan masing masing teknologi.
Media dengan kabel LAN paling stabil dibanding teknologi lain.

Lebih baik mengunakan WIFI, PowerLine atau LAN Ethernet untuk area luas. Ini solusinya.
Tidak ada batasan memilih salah satu, karena semua perangkat dapat di kombinasikan dan memiliki manfaat berbeda.
Ingin memasang ke 3 sistem berbeda antara Ethernet, WIFI dan PowerLine, itu tidak masalah sesuai kebutuhan kita.



Kita dapat memasang WIFI dan satu perangkat Range Extender di bawah, agar sinyal mencapai belakang rumah, tanpa memasang kabel tambahan
Lalu menarik kabel LAN ke lantai 2 untuk dipasang Access point, dengan tambahan kabel LAN
Dan memasang adaptor power line untuk mencapai lantai 4 agar mendapat sinyal WIFI dengan adaptor Powerline + WIFI, memanfaatkan kabel listrik.
Itu terserah kita

Sinyal WIFI paling praktis, ada keterbatasan, antara jarak jangkauan, dan kecepatan transfer.
Cepat bila perangkat lebih dekat ke WIFI Router atau sinyal diterima dengan baik, kecepatan transfer mencapai speed maksimum.
Menjauh, sinyal WIFI drop dan kecepatan transfer turun drastis.

Perangkat WIFI yang menghubungkan 2 perangkat seperti Access Point -> Range Extender.
Kecepatan standar 300Mbps, pada prakteknya sekitar 150Mbps, karena sinyal  mengarah untuk komunikasi 2 arah.
Semakin jauh maka kecepatan semakin rendah. Dari 50Mbps ketika anda berada di dekat perangkat WIFI, lalu anda jalan keluar ruangan sampai 30 meter. Bila perangkat WIFI terus ditambah dan antar jarak saling berjauhan, kecepatan transfer WIFI di unit terakhir mungkin anjlok tersisa 5Mbps.
Setiap node yang dipasang akan mengurangi kecepatan node selanjutnya.

Kecepatan WIFI n dengan 1 antena misalnya, memberikan transfer data 72Mbps, prakteknya hanya 65-54Mbps, bahkan bisa lebih rendah ketika perangkat semakin jauh.

Masalah lain sinyal WIFI mudah terganggu / interferensi dari sinyal perangkat lain di sekitarnya. Misal ada tetangga yang mengunakan WIFI high end dengan sinyal sangat kuat, maka sinyal WIFI antara 2 rumah terjadi interferensi (gangguan).

Dahulu perangkat WIFI sebagai produk premium, sekarang di setiap rumah dengan internet, memiliki koneksi internet dan WIFI.
Ketika sinyal WIFI mengunakan kanal / channel yang sama, maka gangguan antar 2 perangkat dapat terjadi.
Demikian juga bila anda salah mengatur Channel WIFI di rumah dari unit WIFI Router, Access Point dan Range Extender sebaiknya diatur dengan Channel frekuensi berbeda, agar rentang frekuensi yang dikirim di setiap perangkat tidak bertabrakan dengan perangkat WIFI lain.

Bila anda mengunakan  beberapa perangkat WIFI di rumah, ada baiknya memerika channel frekuensi yang dipakai di setiap perangkat, dan "masing masing" dipisah dengan memilih Channel tersendiri di setiap perangkat agar tidak saling menganggu.
Ini berlaku untuk setiap perangkat, termasuk perangkat tetangga.

Dibawah ini tip untuk setting Channel pada perangkat WIFI dapat diatur. Setiap perangkat sebaiknya mengunakan Channel berbeda.

Setting Channel WIFI Router Access Point Range Extender


Contoh anda memiliki 3 perangkat WIFI modem fiber, satu WIFI dari provider, 2 Range Extender. Gunakan nomor Channel berbeda di masing masing perangkat.
WIFI modem fiber 2,4Ghz mengunakan Channel 3, untuk Range Extender mengunakan nomor Channel 7 dan 9.
Channel adalah standar rentang frekuensi
Channel 5Ghz lebih fleksibel, rentang frekuensi yang dipilih lebih banyak, dan pilihan Channel lebih mudah.

WIFI Channel 2.4Ghz

Jadi setting di setiap WIFI dengan sinyal channel berbeda, dan pastikan channel di setiap perangkat tidak sama dengan WIFI yang lebih dekat.

Kabel Ethernet / LAN adalah awal koneksi paling stabil

Kabel Ethernet itu repot, tidak fleksibel, tidak mudah dipindah, dan bentuknya kabel, menghubungkan antar port konektor LAN dari masing masing perangkat. Apakah perangkat WIFI Router dari Provider, HUB ethernet, Access Point, Range Extender, Powerline, dan lainnya.

Mengunakan kabel fisik berisi 8 kabel inti, tetapi LAN memiliki keunggulan tersendiri.
Memasang 30 meter kabel UTP, harganya setara satu perangkat Range Extender termurah
Kelebihan kabel LAN untuk kecepatan tinggi ketika telah terpasang, maka semua perangkat akan mendapat kecepatan yang sama.

Misal mengunakan paket internet 50Mbps, instalasi kabel koneksi LAN 100Mbps.
Di setiap perangkat di jaringan LAN ( antar perangkat ) mencapai 100Mbps dengan stabil.
Dan semua perangkat mendapat koneksi 50Mbps internet yang stabil juga.

Karena semua terhubung ke dalam satu kabel tersendiri di jaringan LAN. Kecepatan batas maksimum adalah 100Mbps, jadi tidak masalah ketika internet masih dibawah 100Mbps.

Hal berbeda ketika mengambil paket internet kecepatan tinggi diatas 100Mbps bahkan 200Mbps.
Siapa tahu besok paket internet high speed turun atau mencoba paket upgrade speed booster bulanan.
Bila mengambil paket internet 200Mbps, dengan kabel LAN Cat5 terbatas sampai 100Mbps

Tentu kita harus menganti semua perangkat yang mendukung kecepatan 100Mps yaitu 1Gbps
Solusinya hanya satu, naik ke 1Gbps (1000Mbps) dalam arti menganti semua perangkat dengan standar 1Gbps LAN termasuk adaptor WIFI lama dan kabel LAN.
Pilihan mengunakan kabel tipe Cat dengan standar Cat5e 1Gbps atau Cat6 10Gbps

Jadi. Ada baiknya menyiapkan kabel untuk kecepatan 1GBps termasuk perangkat LAN untuk 1Gbps dan tipe kabel minimal Cat 5e paling ideal.
Agar koneksi jalur super cepat sudah siap untuk menerima paket internet kecepatan tinggi. Ingat ketika mengatakan 1Gbps, perangkat keras WIFI Router dan kabel harus mendukung kecepatan Gigabit Port dan kabel Cat5e atau lebih tinggi.

Kabel LAN Ethernet disamakan seperti jalur cepat atau jalur tol.
Sedangkan setiap pintu keluar anda dapat memasang perangkat ke notebook, HUB Network, WIFI seperti Access Point dan lainnya.

Bila koneksi kabel LAN dan Hub Router di modem sampai perangkat WIFI Access Point sudah mencapai 100Mbps, bahkan 1Gbps. Kelambatan besar kemungkinan bukan dari kabel Ethernet. Tapi di titik akhir yaitu perangkat sinyal WIFI yang membuat lambat. Untuk memeriksa cukup di test dengan jarak dekat ke perangkat WIFI, karena sinyal WIFI yang dipengaruhi dengan kekuatan sinyal frekuensi dan jarak.

Kesulitan pada instalasi LAN Ethernet, membutuhkan kabel dan konektor RJ-45 khusus, instalasi ke sana kemari, dari titik sana ke situ.
Membuat jaringan LAN Ethernet ngak praktis dan merepotkan, terlebih kabel yang terurai di meja atau tembok luar rumah.

Contoh WIFI Modem berada di 3 lantai berbeda, dan ingin menghubungkan 3 WIFI Router dengan kabel LAN.
Optimalnya dibutuhkan 3 kabel LAN terpisah yang menghubungkan perangkat dari lantai dasar ke lantai 1, lantai 2, lantai 3.

Walau harga kabel ethernet saat ini tidak mahal, kendalanya kabel harus dipasang sendiri.
Bila membutuhkan kabel cukup panjang, misalnya 20 meter saja dengan Cat6 seharga 6000 permeter, sugesti yang kita terima harga tersebut sama seperti satu WIFI Access Point maka kita akan memilih perangkat Access point yang mudah dipasang. Nyatanya tidak seperti itu, bila kita ingin mendapat kecepatan maksimum.

Dengan kabel LAN Ethernet. Bila menghubungkan koneksi internet / LAN berbeda lantai, cukup memasang satu kabel LAN Ethernet dari lantai dasar naik ke lantai 4. Dan jaminan koneksi cepat sesuai kemampuan kecepatan di setiap perangkat.

Kecepatan yang di dapat misal di setiap perangkat mengunakan kecepatan 100Mbps, maka sampai di perangkat kedua tetap 100Mbps
Bila terhubung antar perangkat Gigabit LAN akan mencapai 1Gbps maka titik kedua mendapat 1Gbps.
Bila anda menghubungkan 2 notebook dengan LAN Router 1Gbps, kecepatannya tentu 1Gbps di antara kedua perangkat.

Awal memang repot menghubungkan 2 perangkat dari lantai 1 ke lantai 4.
Hasil akhirnya anda telah membangun jalur super cepat transmisi data internet dengan LAN Ethernet di rumah melalui kabel LAN.
Setelah terpasang, tidak ada kendala seperti kelambatan terjadi, ping stabil, koneksi stabil.

Mengapa kita perlu kabel ethernet untuk jaringan LAN
Kecepatan kabel ethernet paling rendah saat ini mendukung 100Mbps kabel CAT5
Sekarang banyak perangkat memiliki port 1Gbit/s seperti WIFI Provider internet, bahkan WIFI Router gamer lebih tinggi 2,5-10Gbps.

Jarak jangkauan dari total panjang kabel mencapai 100 meter (teori) antara kedua ujung kabel masuk ke perangkat.
Kita asumsikan panjang kabel Ethernet maksimum yang aman sekitar 50% (50 meter), cukup untuk menghubungkan antara perangkat sampai lantai 2 atau 3.

Seperti gambar dibawah ini, kabel LAN Ethernet membutuhkan satu kabel berisikan 8 kabel yang dibungkus menjadi satu. Dan ujung setiap kabel dipasang jack konektor khusus untuk LAN mengunakan tipe RJ-45.


Kabel ethernet RJ-45 twist cable

Lagi lagi untuk instalasi kabel Ethernet membutuhkan tool khusus. Harga tool penjepit konektor ke kabel juga tidak terlalu mahal untuk Cat5e.

Bila anda ingin belajar memasang kabel dan instalasi sendiri.
Alat penjepit konektor yang disebut Crimping Tool harus khusus, untuk alat crimping Cat5e dan Cat6 atau standar lebih tinggi.
Walau semua pin kabel tersambung, masalah dari penjepit kabel LAN hanya mencapai 100Mbps (Cat5)
Koneksi Cat6 membutuhkan 8 kabel
Tang Crimping tool Cat5 boleh standar, tapi Cat6 disarankan mengunakan standar Cat6
Hindari mengunakan konektor RJ45 berkualitas rendah. Mungkin pemasangan pertama baik baik saja, tapi di masa mendatang konektor murah tidak dapat mempertahankan pin. Membuat koneksi LAN yang awalnya 1Gbps, lalu koneksi LAN turun hanya 100Mbps
Sistem LAN 1GBps atau lebih tinggi, mengunakan sinkronisasi / negosiasi sebelum terhubung. Memastikan koneksi kabel terhubung dengan baik sebelum kedua perangkat mengirim data.

Alat Crimping Tool Ethernet RJ-45


Dibawah ini cara pasang konektor RJ-45 untuk kabel LAN.
Teknik mudah dengan alat 30-60 ribuan, sudah dapat membuat kabel ethernet sendiri, untuk 100Mbps sepertinya masih bisa.



Tidak mau repot, sekarang bisa pesan kabel dengan ukuran puluhan meter. Karena beberapa teknisi profesional sudah menjual dan memasang lengkap alias tinggal pesan berapa meter dan mereka membuat

Tapi hati hati ! jangan ! sembarangan membeli kabel LAN murah. Isinya bukan kabel tembaga 1 wire, hanya kabel berisi serabut.
Gunakan tank Crimping sesuai spesifikasi. Khususnya untuk kabel LAN Cat6, lihat spesifikasi dari produsen
Konektor RJ45 dibuat mirip dari merek ternama, yang murah mungkin konektor palsu.


Connector RJ45 Pass Through
Disebut konektor RJ45 anti gagal.
Maksudnya, kabel dapat dilihat urutan warna, dan tembus ke bagian luar konektor.
Disebut anti gagal, karena kabel sudah dipastikan akan terjepit dengan pin konektor diatasnya.

Konektor RJ45 Pass Through memerlukan tang crimping dengan pemotong di bagian sisa kabel.

Bagaimana bila kita sudah membeli konektor jenis tersebut. Tapi alat tang crimping tidak memiliki fungsi pemotong Pass Through.
Gampang, ambil cutter, potong pas di tepi konektor. Sama dengan teknik memotong dari tang crimping.
Tapi jangan dipotong dengan alat crimping di bagian pemotong kabel. Bila terlalu kuat, pin di ujung konektor malah terpotong


Standar kabel Ethernet dan konektor RJ-45

Tertarik mengunakan koneksi kabel Ethernet. Kita dalami lebih jauh.
Lihat port di belakang WIFI Router anda, bisa berwarna kuning atau biru. Itu adalah port RJ-45 dan konektor penghubung kabel LAN.

Lihat kebutuhan, dari perangkat yang anda miliki, atau sediakan saja kabel kualitas terbaik. Kapan waktu baru mengupgrade hardware lain.

Gigabit Port
Port WAN diartikan perangkat WIFI Router dapat di set dengan kontrol seperti kecepatan bandwidth dari port WIFI dan Port ethernet lain.
Anda tidak peduli dengan setting kontrol, pasang saja di port kuning.

Ketika mengunakan internet kecepatan tinggi, misalnya internet 300Mbps di rumah "sekali lagi misalnya".
Sangat disarankan koneksi kabel ethernet yang memadai dengan perangkat hardware Gigabit LAN 1Gbps.

Bila perangkat titik pertama hanya mampu memberikan kecepatan bandwidth 100Mbps, maka koneksi ke perangkat lain hanya 100Mbps saja.
Koneksi port yang ada di WIFI Modem dengan port LAN sudah siap dengan 1Gbps untuk paket internet 300Mbps, tetapi tidak pergi kemana-mana bila mengunakan kabel Cat5 yang terbatas sampai 100Mbps.

Dibawah ini kelas kabel ethernet yang dibagi dengan Kategori / Cat sesuai kemampuan transfer.

Kombinasi kemampuan port dari hub WIFI, apakah 100Mbps atau 1Gbps antara kabel dan tipe port di WIFI Router
Baris pertama adalah tipe port tersedia.
Baris kedua kecepatan transfer yang dapat dilewati dan pemakaian tipe kabel yang menghubungkan adaptor WIFI Router.

Diagram dibawah ini memberi gambaran, kombinasi dari tipe kecepatan port Hub WIFI Router dan tipe kabel LAN
Dan hasil kecepatan yang didapat dengan keterangan Speed .... MBPS

Diagram koneksi LAN 1Gbps vs 100Mbps

Tipe kabel Ethernet Category (Cat)

Ethernet Cat3 Kategori 3 hadir di awal 1990-an mencapai kecepatan transfer 10Mbps.
Ethernet Cat4 Kategori 4 kemampuan kabel sampai kecepatan frekuensi ke 20Mhz, dan mencapai kecepatan transfer 16Mbps.

Sekarang kabel ethernet minimal mengunakan standar Cat5, standar paling rendah, harga paling murah.

Ethernet Cat5 / Kategori 5

Di 1995 membawa sistem Microsoft Windows 95 dengan teknologi koneksi LAN Ethernet
Dengan Cat5, kecepatan transfer bertahan sebagai standar di abad ke 21, kira-kira masih cukup memadai.

Karena LAN Cat5 paling murah, serta cukup cepat dengan kecepatan transfer sampai 100Mbps di frekuensi 100Mhz.
Disain kabel teorinya dapat mencapai jarak panjang kabel 100 meter yang menghubungkan antar port di perangkat LAN
Jadi kecepatan internet yang anda gunakan di rumah seperti 10Mbps, 20Mbps dapat dipenuhi kabel tipe Cat5

Kabel Ethernet Cat5e / Kategori 5e

Perbaikan Ethernet Cat5 adalah Cat5e.
Pembaruan sistem kabel ethernet Cat5, dengan Cat5e teorinya kecepatan transfer dapat ditingkatkan dari 100Mbps mencapai 1Gbps
Tipe kabel Cat5e PALING ideal untuk kebutuhan koneksi internet.
Rata rata modem optik tipe fiber memiliki 4 port 1Gbps

Sampai kabel Cat5 dan Cat5e sudah cukup untuk sistem jaringan LAN di rumah atau kantor kecil, solusi paling murah untuk meningkatkan kecepatan LAN dengan kabel yang baik.
Cocok untuk rumah yang memiliki koneksi internet dibawah 100Mbps dan perangkat WIFI Router atau Hub 100Mbps model lama.

Atau anda sudah memiliki WIFI Router yang mendukung 1Gbps, dapat diganti dari standar Cat5e atau lebih tinggi.

Bila anda berencana mengunakan kabel LAN Cat5e, boleh dipertimbangkan mengunakan kabel Cat6 dengan kestabilan lebih baik untuk akses data sampai 10Gbps. Khususnya jaringan ingin di pasang permanen dan tidak mengalami perubahan lagi.

Ethernet Cat6 Kategori 6

Mampu bekerja dengan frekuensi 250Mhz, kadang kabel di kemas dengan pelindung kabel agar terhindar gangguan (interferensi).
Ukuran kabel lebih besar dan kaku, karena memiliki tembaga lebih tebal.

Kabel ethernet Cat6 stabil untuk mengirim file dengan kecepatan minimum dan maksimum antara 1 - 10Gbps dengan jarak 100 meter.
Bila kabel dipasang sampai 50 meter, menjamin kecepatan stabil di 10Gbps dan itu "pasti".
Tidak masalah bila anda memasang kabel Cat6 untuk 100mbps, karena kabel adalah media penghantar sinyal. Selama port WIFI, modem fiber mendukung LAN 1Gbps atau 100Mbps

Harga kabel Ethernet Cat6 sedikit lebih mahal dibanding Cat5 atau Cat5e, tapi hanya berbeda 20-30% saja.
Atau beberapa model cable Cat6 high end juga dibuat pelindung shield pada kabel, untuk outdoor dan lainnya.
Perbedaan Cat 5e dan Cat6 ada di bagian isi kabel tembaga (ketebalan).
Konektor RJ45 Cat6 juga berbeda, karena ukuran kabel lebih tebal dari Cat5e. Belden mengunakan sistem zigzag untuk pin kabel di konektor RJ45 (Twist).

Kabel Ethernet Cat6 dirancang untuk kebutuhan khusus.
Seperti jaringan backbone LAN Ethernet yang menghubungkan antar perangkat dengan kebutuhan transfer tinggi dari 1Gbps - 10Gbps.
Cocok untuk mereka yang membutuhkan intensitas koneksi internal network. Seperti storage NAS, transfer data computer, atau nanti untuk WIFI6 dan generasi lebih baru.
Untuk membuat kabel Cat6 sendiri tidak disarankan, sebaiknya memesan kabel jadi dengan konektor sudah terpasang.

Ethernet Cat6a Cat6e Kategori 6a / 6e

Menyusul  kabel yang lebih cepat mampu mentramisikan sampai maksimum 250Mhz dengan Cat6e dan 500Mhz - Cat6a untuk kecepatan transfer seperti file / data sampai 1Gbps dan 10Gbps sepanjang 100 meter kabel.
Tipe Cat6a, atau Cat6e sebenarnya sudah berlebihan untuk pemakaian di rumah. Karena masih belum banyak produsen membuat WIFI Router atau koneksi modem Fiber Optik dengan 10Gbps. Rata rata perangkat hanya menyediakan port 1Gbps.

- Kabel Cat6e dan Cat6a 10Gbps untuk panjang kabel 50 meter, tergantung spesifikasi produsen
- Kabel Cat6a lebih umum dan menjadi standar untuk jaringan utama, cocok untuk kantor.
- Kabel Cat6e sebenarnya tidak standar, dan tidak ada nilai pembanding antara Cat6 dan Cat6a.

Cat6 adalah disain asli, sedangkan Cat6 dan Cat6e pengembangkan lebih lanjut.
Kabel Cat6e hanya menambahkan huruf e atau Enhanced.
Menunjukan disain kecepatan transfer lebih tinggi dan lebih stabil dari standar Cat6a.
Teorinya, kabel dapat mentramisikan data pada rentang frekuensi 250Mhz sampai 500Mhz bahkan 550Mhz.

Pemakaian CAT6 CAT6e CAT6A
Kabel telepon
O O X
LAN Rumah O O X
LAN kantor O O O
Data Center X O O
Fitur


Kecepatan transfer 1Gb 1Gb 10Gb
Transmisi data  1000 BASE-TX +1000 BASE-TX 10GBASE-T
Tipe konektor
RJ45 8P8C (CAT6) RJ45 (CAT6) RJ45 (CAT6A)
Frekuensi minimum 0 - 250 MHz 0 - 250 MHz 0 - 500 MHz
Frekuensi maksimum 500 MHz 550 MHz 600 MHz
Jarak
99 meter
99 meter 99 meter
Jarak stabil
10Gb 50 meter 10Gb 50 meter -?

Ethernet Cat7

Tampil tahun 2010, juga bukan resmi untuk rumah bahkan di kantor.
Umum digunakan untuk jaringan data center atau server dengan transfer kecepatan tinggi.

Setiap kabel Cat7 memiliki pelindung ganda. Setiap pasang kabel diberikan tutup pelindung, dan 8 kabel dimasukan dalam satu pelindung utama.
Yang ini tidak umum digunakan untuk kita, kecuali anda membutuhkan kecepatan transfer sangat cepat antar perangkat dan memiliki pengetahuan untuk memasang sendiri.

Isolasi kabel diperlukan ketika kabel harus mampu mentramisikan sinyal di frekuensi 600Mhz. Agar stabil sampai jarak 100 meter dengan kecepatan full speed 10Gbps.


Cable Cat7 double shield protection

Ethernet Cat7A

Mengunakan frekuensi 1Ghz (1000Mhz) dan kecepatan transfer 40Gbps. Tetapi kecepatan tertinggi hanya sampai jarak 50 meter.
Kecepatan 100Gbit dapat tercapai bila maksimum panjang kabel 15 meter
Kecepatan 40Gbps dapat tercapai bila jarak tidak melewati 50 meter dari panjang kabel.

Ethernet Cat8

Spesifikasi ethernet Cat8, Category 8 juga lebih banyak untuk Data center atau server.
Kabel dapat dilalui frekuensi 1Ghz atau 2Ghz, dengan kecepatan transfer 40Gbps. Kecepatan tersebut sudah setara kecepatan  storage NVMe di computer dengan 4GB/detik melalui interface PCIe 4.0.

Kabel Ethernet Cat8 membutuhkan pelindung metal pada bagian konektor. Dan maksimum koneksi stabil hanya jarak pendek, sampai jarak 30 meter agar dapat mencapai kecepatan transfer maksimum.

Kabel Ethernet Cat8 terbagi antara Cat8.1 dan Cat 8.2.
Ethernet Cat 8.1 setidaknya membutuhkan kabel tipe UFTP atau FUTP.
Ethernet Cat8.2 membutuhkan kabel shield / pelindung tipe FFTP dan SFTP.
Umum digunakan pada jaringan data center dan menjadi penghubung antara computer server yang jaraknya cukup dekat.
Tetapi dimaksudkan untuk sistem kabel kantor (mungkin tidak efisien dan biaya hardware serta instalasi yang mahal)

Dibawah ini bentuk konektor RJ-45 untuk kabel ethernet.
Standar Cat 5 sampai Cat8 yang termasuk pelindung metal pada kepala konektor RJ-45

Tipe connector RJ-45 Cat 5 Cat 6 Cat7 Cat 8

Dibawah ini tipe kabel ethernet, dan spesifikasi kecepatan, pelindung kabel.
Bila anda ingin mengunakan koneksi internet kecepatan tinggi dengan sistem LAN Ethernet.
Pastikan melihat tipe kabel yang digunakan, termasuk kecepatan port di perangkat. Baik port di modem, HUB, WIFI dan perangkat lainnya.

Tipe kategori  Pelindung kabel STP
Maksimum frekuensi Teori kecepatan
transfer maksimum
Cat 1 No 10kHz 1Mbps(analog)
Cat 2 No 4Mhz 4Mbps
Cat 3 No 16Mhz 10-16Mbps
Cat 4 No 16Mhz 10-20Mbps
Cat 5 No 100MHz 100Mbps
Cat 5e No 100MHz 1Gbps
Cat 6 Kadang 250Mhz 1 / 10 Gbps(100m / 50m
Cat 6a Kadang 500MHz 10Gbps
Cat 7 Terpasang 600Mhz 10Gbps - 100 meter
Cat7a Terpasang
1000Mhz 10Gbps
Cat 8 Terpasang 2GHz 25 / 40Gbps - 30 meter
Cat 8a Terpasang 2GHz 25 / 40Gbps - 30 meter

Ethernet Gigabit 106.25G

Tahun 2020 tampil standar Ethernet baru, dengan kecepatan ethernet 800Gbit.
Pengembangan untuk Cloud Computing, streaming dari data server dan NAS akan menjadi lambat dengan ethernet yang ada saat ini.
Artinya kecepatan data transfer di sebuah server akan terhambat (bottleneck)
Ethernet 2,5Gbit adalah teknologi baru. Serta menjadi langkah awal kecepatan ethernet kedepan seperti 2,5GbE, dilanjutkan ke 5GbE dan 10GbE.
Teknologi 2,5GbE dipastikan lebih mahal, serta dibutuhkan perangkat baru. Beberapa perangkat WIFI Router high end sudah menempatkan fitur port 2,5Gbit, walau harganya masih Wih, dan mengabungkan dengan internal WIFI6 atau WIFI ax.

Ethernet 400Gbit

Akan diumumkan tahun 2020, tapi untuk skala hyper, jaringan telekom atau data center besar.
Kecepatan juga dapat ditingkatkan ke 800GbE ke depannya.

Kompatibel kabel Ethernet

Walau nama disebutkan kabel Ethernet Cat5, Cat6, Cat7, Cat8.
Standar kabel Cat tipe lebih tinggi, bekerja baik ketika dengan standar Cat lebih rendah bila perangkat mendukung.

Bila perangkat hanya mendukung kecepatan 100Mbps Cat5, tidak masalah dipasang Cat6 1Gbps asalkan perangkat kompatibel dengan kabel LAN dan port Cat6.
Bila kompatibel, kecepatan mengikuti kemampuan port hardware 100Mbps.
Bila perangkat mendukung kecepatan Gigabit 1Gbps Cat6/Cat5e, ketika dipasang kabel Cat6/Cat5e, maka kecepatan tetap 1Gbps maksimum
Bila perangkat mendukung kecepatan Gigabit 1Gbps Cat6/Cat5e, ketika dipasang kabel Cat5 maka kecepatan 100Mbps (turun) mengikuti kemampuan kabel Ethernet

Sekali lagi untuk catatan, beberapa perangkat LAN 100Mbps model lama kadang tidak kompatibel dengan kabel high speed Cat6. Model WIFI Router lama dengan port 100Mbps, kadang sering terjadi putus sambung koneksi secara acak bila mengunakan kabel high speed Cat6.

Diagram port ethernet 1Gbps vs 100Mbps wifi router

Kiri WIFI Router yang siap dengan koneksi kabel LAN Gigabit / Ethernet Cat5e atau lebih tinggi. Dapat mengunakan kabel Cat5, untuk 100Mbps. Mengunakan kabel LAN Cat6 untuk 1Gbps

Kanan WIFI Router hanya menyediakan 100Mbps, dipasangkan kabel LAN Cat5, Cat5e atau Cat6, kecepatan maksimum 100Mbps karena perangkat WIFI Router dirancang untuk kecepatan 100Mbps.

Intinya kabel Ethernet hanya media tranmisi dan perlu di dukung dengan hardware.

Singkatan STP dan UTP

Itu hanya singkatan saja, tapi jenisnya tetap kabel ethernet, yang berbeda dari bentuk fisik seperti dibawah ini.

STP disebut Shield Twisted Pair, dimana setiap pasang kabel diberikan pelindung dan setiap pasang di lilitkan dalam kemasan, dalam pengertian Shield adalah bungkus pengaman. Dirancang untuk outdoor atau adanya interferensi di jalur kabel yang dilewati.

UTP disebut Unshielded Twisted Pair atau kabel di dalam setiap pasang di plintir tapi tidak memiliki pelindung.
Kadang mudah terganggu, khususnya ketika kita salah memasang kabel dan dekat dengan perangkat lain (misal kabel listrik), tapi harga lebih murah. Kabel lebih lentur, dan mudah di pasang sendiri.

Kabel Twisted, di dalam kabel sudah di gulung atau dibelit dari setiap pasang kabel. Berfungsi untuk meredam noise dari gangguan frekuensi di sekitar kabel.


Different UTP vs STP

2 jenis kabel lain dengan SFTP memiliki pelindung tambahan, dan FTP dengan guard seperti SFTP, terdapat penahan kabel untuk outdoor dimana di bagian dalam kabel terdapat pembungkus tambahan.

Jenis kabel ethernet Round vs Flat

Dahulu kabel ethernet dibuat bulat, sekarang tersedia dengan bentuk pipih atau kabel LAN gepeng.
Apakah kabel LAN gepeng memiliki kemampuan yang sama seperti kabel bulat.

Kabel ethernet Round dan Flat tentu ada perbedaannya.

Different Ethernet Flat vs Round Cable

Kabel ethernet Round / bulat
Kabel ethernet Flat / datar
Karena bulat kekuatan fisik tidak sama Kabel flat pada kekuatan fisik di dalam kabel tetap sama dan sejajar
Lebih berat Lebih ringan
Lebih tahan lama, tapi pemasangan tidak fleksibel, harus di hindari dari tekukan
Instalasi di dalam rumah, katanya dapat di tekuk dan fleksibel
Relatif lebih baik dalam perawatan
Membutuhkan perawatan
Harga lebih mahal Harga lebih murah
Isolasi lebih baik karena banyak ruang untuk disain kabel. Khususnya kabel ethernet outdoor. Dan penahan bentangan kabel.
Relatif hanya shield (pelindung - tipe STP) atau tidak memiliki pelindung kabel penahan kabel. masalah ketika kabel dipakai terlalu panjang dan rentan interfensi elektromagnetik. Umum untuk indoor (instalasi di dalam ruangan)
Dapat dipindah, resiko kerusakan kabel lebih rendah Dirancang untuk pemasangan permanen, jadi jangan di pindah setelah dipasang.
Daya tahan transfer lebih tinggi karena memilik pelindung atau shield (tipe STP)
Kemunginan mudah terganggu, karena tidak dirancang untuk disain kabel STP
Dibuat custom panjang sampai 100 meter Rata rata kabel flat <30 meter.
Standar resmi Tidak standar, tapi fungsi kabel disebut sama

Bila anda tidak ingin bermasalah dengan koneksi, ada baiknya tidak mengunakan kabel Flat. Karena tidak ada standar pada jenis kabel Flat, dan hanya cocok untuk jarak pendek.
Produsen kabel asal Amerika merek Belden yang sudah berpengalaman, belum mengeluarkan kabel tipe Flat Ethernet, seluruh kabel network dibuat dengan bentuk bulat. Karena kabel pabrikan yang baik akan membuat kabel dengan teknik Twisted, atau diplintir di dalamnya sebelum dimasukan kedalam kemasan kabel.
Gunakan kabel Ethernet berkualitas, sesuai disain yang sudah ada.
Performa akan lebih baik, lebih terjamin, dibanding kabel Flat yang tidak standar.

Tipe kabel Ethernet yang tepat

Tipe kabel apa yang tepat, tergantung kebutuhan kita dengan perangkat yang digunakan.

Untuk rumah, atau kantor kecil, tidak banyak gangguan, tidak membutuhkan kecepatan. Kabel Ethernet Cat5/Cat5e sudah cukup.
Memberikan kecepatan transfer 100Mbps atau setara 10MB/s mengirim file ke satu perangkat seperti computer ke hub / switch router.
Kabel Cat5e disarankan dibanding Cat5.

Misal anda iseng memasang kabel 1Gbps, lalu di pasangkan ke perangkat dengan port kecepatan transfer 100Mbps, tentu semakin baik (tidak masalah).
Kabel 1Gbps Cat6 mampu dilintasi frekuensi 250Mhz, sedangkan 100Mbps masih dibawahnya hanya dilewati sinyal 100Mhz.
Kekurangannya, anda membuang uang dengan membeli kabel Cat6 untuk jaringan Cat5

Ketika transfer kabel lebih besar dari yang dibutuhkan. Ibarat sebuah jalan tol sudah anda bangun sampai batas 200km perjam, walau dilewati kendaraan 50km perjam. Tetapi kualitas kabel yang sudah ada tidak mencapai beban maksimum.

Kecuali suatu hari nanti, bila anda iseng upgrade koneksi internet 10Mbps dan naik ke 1Gbps selama 1 bulan saja. Setidaknya kabel jaringan dirumah sudah siap.

Apakah kabel LAN Ethernet berpengaruh dengan kecepatan internet.

Jawabannya Ya dan tidak.
Provider Indonesia rata rata menyediakan modem Fiber optik dengan 4 port 1Gbps, terintegrasi di unit WIFI Router dengan GPON (untuk fiber ke luar jaringan).
Perangkat Access Point terbaru sudah mendukung port 1Gbps.
Tetapi kita tidak membutuhkan kecepatan 1Gbps, karena internet di rumah hanya 20Mbps.

Bila ada rencana ingin menikmati kecepatan internet, dan mengambil paket internet kecepatan tinggi.
Boleh dipertimbangkan menyiapkan perangkat dengan port 1Gigabit.
Seperti Gigabit WIFI Router, serta kabel Ethernet yang tepat.

Mungkin kecepatan perangkat WIFI tidak banyak berubah, karena kecepatan transfer WIFI dengan sinyal Radio biasanya terkait dengan jarak.

Dibawah ini beberapa saran untuk membuat jaringan dan koneksi internet di rumah atau kantor kecil.
Sebelum merancang sistem LAN dengan kabel ethernet, pastikan berapa besar kebutuhan kecepatan atau bandwidth dalam satu jaringan LAN.


Beda kabel Ethernet mahal dan murah.

Penjual online menawarkan kabel UTP dengan harga murah, dan jauh berbeda dengan harga kabel bermerek. Apakah berbeda.

Tentu saja, kabel UTP seharga Rp.1.000 permeter dengan keterangan Cat5e standar 1Gbps.
Sebenarnya kabel murah tidak mencapai standar itu dan hanya kabel LAN biasa yaitu Cat5 tapi dicetak Cat5e.
Harga kabel LAN Ethernet Belden Cat5e di pasar retail sekitar 4000 - 5000, dengan kualitas sangat baik. Tetapi bisa saja kita membeli kabel palsu.

Tidak membeli kabel LAN yang murah. Kemungkinan anda hanya membeli "kabel telepon serabut."
Produk palsu, konektor RJ45 dan kabel Belden sebagai contoh banyak dipalsukan. Bagi mereka yang baru, mungkin tidak mengerti produk asli, harga produk palsu juga tidak murah, itu yang membiaskan kita salah memilih.

Masalah konektor palsu, mungkin kita berhasil mendapat 1Gbps dengan Cat5e. Tapi berjalan waktu, kekuatan konektor akhirnya dan koneksi drop.

Alat crimping untuk menjepit kabel, tentu kita sudah mengerti kemampuan tool yang lebih mahal.
Lalu berapa harga tool tang crimping kabel LAN, 50 ribu, 100 ribu, 200 ribu atau 1 juta. Itu biaya kita untuk belajar
Satu model tang crimping seharga 200 ribu, mungkin tidak semuanya sama. Bisa saja kita mendapat produk cacat. Walau anda membeli 5, mungkin 1 atau 2 bermasalah.

Kendala diatas membuat kami memberi informasi, sebaiknya membeli kabel, panjang yang dibutuhkan ke toko online yang khusus menangani networking.
Membayar sedikit lebih mahal, adalah jasa untuk teknisi profesional. Dibanding melakukan eksperimen yang tidak berujung.

Ping dengan game online

Membandingkan kombinasi kecepatan WIFI, Powerline dan WIFI Range Extender
Apakah 3 tipe sistem perangkat mempengaruhi latency Ping untuk game.

Bila server game masih cukup dekat seperti di Singapura Asia Tenggara, kelambatan ping tidak terlihat perbedaannya.
Hanya sekitar 1-2ms dari perbandingan 3 jenis perangkat yang diuji.

Tapi terlihat ada peningkatan kelambatan ping (latency) bila koneksi terhubung ke server lebih jauh seperti koneksi ke area Jepang, Korea atau Taiwan. Dan lebih jauh lagi akan meningkatkan angka ping lebih besar alias lebih lambat. Untuk mereka yang bermain game online ke server luar negeri diluar negara Singapura dan Indonesia, dapat mempertimbangkan mengunakan kabel LAN agar dapat menurunkan kelambatan ping.

Dibawah ini hasil test dengan 3 tipe teknologi networking berbeda. Siapa tahu dirumah mengunakan konfigurasi dibawah ini, jadi kita tahu ada yang kurang optimal.

Khusus bagi pencinta gaming, dapat mengerti mengapa terjadi kelambatan Latency pada game yang dimainkan di smartphone atau notebook.


Sinyal WIFI tidak dapat diandalkan

Jaringan internet, kecepatan transfer saat ini lebih banyak terkait dengan sinyal WIFI.
Banyak orang menginginkan kecepatan transfer WIFI seperti sistem jaringan LAN Ethernet.
Tentu saja tidak mungkin, karena WIFI mengunakan sinyal radio ketika menghubungkan perangkat, sedangkan kabel LAN Ethernet mengunakan frekuensi yang dikirim mengunakan kabel tembaga.

Sinyal WIFI kadang tidak mampu mengirim data dengan baik.
Sinyal WIFI terkait dengan jarak perangkat.
Semakin jauh, sinyal turun, kecepatan juga menurun, sinyal dapat terhalang, terlebih antar lantai.
Tipe WIFI Router untuk penghubung ke perangkat dan jaringan internet, memiliki kemampuan berbeda beda. Dari kecepatan, standar WIFI yang digunakan, kekuatan penerimaan antena, kekuatan power amplifer, dan banyak lagi.

Dibawah ini gambaran ketika sinyal WIFI drop
Bila jaringan internet di rumah atau LAN Network sudah dirancang dengan baik.
Kelambatan terakhir ada di sistem sinyal WIFI. Hal ini tidak dapat dihindari, kecuali mengunakan perangkat WIFI Router yang baik. Walau harganya jauh lebih mahal dibanding WIFI Router standar.



Jarak WIFI Router yang menghubungkan perangkat smartphone, notebook sangat mempengaruhi kecepatan transfer data.
1 - 12 meter bisa saja kecepatan mencapai maksimal.

Ketika terhalang tembok, menutup pintu, kecepatan transfer data dengan WIFI akan drop signifikan.

Dibawah ini saran untuk meletakan perangkat WIFI Router yang optimal. Teknik sederhana yang sering kita perhatikan, untuk memperbaiki kecepatan sinyal WIFI.

Menempatkan secara optimal perangkat WIFI Router dari provider internet, atau menempatkan pemasangan WIFI paling optimal.
Agar tidak perlu menambah terlalu banyak perangkat WIFI karena terjadi area blank spot di satu ruangan / lantai.



Artikel ini mungkin jauh dari lengkap. Setidaknya dapat memberi gambaran pada kita apa yang dibutuhkan, dan manfaat mengunakan kabel LAN.
Tidak ada batasan kita untuk memilih LAN Ethernet, WIFI atau Powerline.
Ketiganya dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan.

Kelambatan yang terjadi dengan koneksi internet kecepatan tinggi di perangkat smartphone. Rata rata bukan masalah koneksi, tapi lebih banyak disebabkan dari sinyal WIFI.

Artikel Lain

Memory card SSD, NVMe storage, microSD, SD sampai Flash Drive tidak disarankan untuk menyimpan data dalam waktu lama. Juga teknologi penyimpan data digital dari generasi tape sampai LTO tape, Disc DVD sampai M-Disc memiliki batas waktu menyimpan data. Hanya 1 yang tahan 200 tahun - Flash drive Machdyne

Default Windows akan menunggu proses, menyimpan file sebelum Shutdown. Setting Windows dapat melakukan Force Close Shutdown. Dalam kondisi apapun, computer akan melakukan Shutdown. Walau ada program yang bekerja, dan file yang belum di simpan.



Nama Innogrit yang dikenal sudah digunakan sebagai controller SSD NVMe merek Taiwan. Chip YingRen YRS820 dirancang untuk PCIe 5.0. Kemampuan setingkat Phison E26 dengan kecepatan transfer di atas 12GB/s

WIFI HaLow bekerja pada frekunesi 1Ghz, dibanding WIFI standar 2,5Ghz atau lebih tinggi. Rancangan untuk perangkat berbasis IoT yang tidak memerlukan kecepatan transfer. Standar aslinya hanya 1km tapi di uji sampai 3km dan tidak terganggu dengan interferensi sinyal WIFI biasa

Bila ponsel memiliki fitur infrared dapat remote TV. Memiliki Smart TV dapat di remote dari ponsel, mengunakan koneksi WIFI. Dapat dilihat apakah smartphone memiliki IR blaster. Aplikasi ini mendukung banyak perangkat untuk remote TV lama, sampai SmartTV, Android TV, TV Box Android

SD 9.1 SDcard dengan kecepatan maksimum 2GB/s (Oktober 2023). SDUC kapasitas 2TB atau lebih besar ukuran SDcard dan microSD. Memory card SD Express lebih cepat dari card UHS-II dan kompatibel dengan SDcard standar. Kecepatan tranfer lebih cepat dari SSD computer dalam sebuah SD card. SD Express dapat dimulai 2TB. Mengunakan teknologi protokol PCIe seperti NVMe memory card. microSD ada batas panas untuk bekerja.

Windows Tiny11 23H2 November 2023 ISO 3.6GB. Tiny11 23H2 sudah dapat di download. Melalui layanan Archive atau P2P. Win Tiny11 menghapus beberapa komponen Bloatware OS Windows seperti Xbox walau dapat di install ulang. Windows Tiny11 dapat bekerja di computer lama dan RAM 2GB. M



Sinyal WIFI lemah, dengan WIFI Router dan Access Point dan pindah manual. Aplikasi WIFI Switcher, otomatis memindahkan  sinyal WIFi. Khusus untuk koneksi 2 WIFI Router atau lebih di rumah, smartphone dapat diatur mendapat koneksi paling kuat dan stabil

Download film seperti Drama Korea ke Google Drive. File yang sudah disimpan dapat diambil mengunakan Computer, Smartphone atau Android TV. Pastikan setiap perangkat memiliki Aplikasi Google Drive dan space storage yang cukup.

Melihat layar Android di computer, ada cara paling mudah. Sekaligus remote Android di PC tanpa perlu install software. Scrcpy adalah software gratis, untuk menampilkan layar Android di computer. Seperti membuat Mirror Screen Android dan PC. Koneksi WIFi, LAN, USB kabel. SCRCPY 2.0 dapat membuat mirror layar dengan audio dan video - Maret 2023

Membuka aplikasi di Android TV repot untuk memilih. Aplikasi Button Mapper dapat membantu dengan memprogram tombol di remote TV Android. Menekan tombol 1 langsung membuka aplikasi seperti IPTV. Dan dapat berpindah aplikasi cukup menekan 1 tombol saja. Dan fungsi lain sesuai fungsi yang tersedia di Android dapat di program

Virtual Desktop sebagai software untuk membantu tampilan program tampil di monitor dan terbagi tepat tanpa perlu resize. Beberapa software virtual desktop diberikan gratis, yang berbayar dibuat lebih lengkap. Dengan disain layar yang fleksibel. Membagi tampilan satu layar untuk 2 program, sampai 16 program secara otomatis dapat tampil terpisah di layar.

Menerjemahkan subtitle video ke bahasa Indonesia. Cara menyesuaikan dialog dengan terjemahan subtitle. Agar percakapan dalam file Subtitle SRT dapat pas dengan film yang di tonton. Edit subtitle untuk mengabung subtitle SRT ke dalam video, mengatur waktu subtitle yang tidak tepat, terjemahan subtitle SRT, merubah bahasa subtitle, memaju mundurkan subtitle.

Aplikasi Battery Charge Limit dapat menurunkan arus charger yang masuk ke smartphone secara otomatis. Arus pengisian dapat diturunkan sampai 500mAh walau mengunakan adaptor Fast Charger. Tujuannya agar baterai smartphone lebih awet, dan kita disiplin merawat perangkat smartphone.



Beli paket data internet atau isi pulsa untuk nomor orang lain atau nomor sendiri. Sekarang tidak ribet, beberapa toko online resmi menjual paket data internet Telkomsel, Indosat, Smartfren, Axis, Tri, XL dan lainnya. Kadang harga sedikit lebih murah dari harga resmi. Beli paket data internet dan telepon dari aplikasi operator juga tersedia

Dari foto sampai gambar animasi, mengunakan beberapa format file. Merubah HEIC ke JPG. Apakah anda tahu perbedaan antara format file JPG PSD PNG TIFF dan GIF. Format file tersebut banyak digunakan untuk foto atau gambar di internet. Kelima format file dari JPG PSD PNG TIFF BMP dan GIF memiliki perbedaan tersendiri.

Kerusakan modem router suka putus sambung, mati mendadak salah satu ciri kerusakan di kapasitor. Monitor LCD model lama mati hidup. Tidak semua komponen tahan, maklum di produksi dengan komponen murah. Bagaimana memperbaiki kerusakan kapasitor dan menganti dengan kapasitor baru.

Siaran TV luar negeri dapat ditonton dengan mencari kanal IPTV dari M3U file. Nonton TV siaran langsung dari smartphone. Dapat mengunakan browser tanpa perlu menginstall aplikasi. Atau mengunakan aplikasi TV, termasuk VLC Player dapat nonton siaran dalam dan luar negeri. Legal atau tidak ini yang dipertanyakan



Youtube Obengplus

Trend