Bintang Apep keduanya saling mengorbit seperti membentuk kincir


Science | 17 October 2020


Ditemukan sebuah kincir angin di antara 2 bintang yang sedang menari.
Disebut menari, ketika 2 bintang saling mengorbit, tetapi salah satunya mengendalikan dan berputar agresif dari bintang disebelahnya.

Terletak 8.000 tahun cahaya dari Bumi, bintang yang menarik enegi juga menyedot materi pasangannya.
Tetapi bintang yang tertarik juga cukup kuat, dan menarik bagian bintang pasangannya.

Kejadian pertemuan 2 bintang seperti ini disebut Wolf Rayet. Keduanya akan terus saling berputar hingga suatu hari akan bertabrakan.

Bintang APEP

Penemuan bintang seperti ini juga unik, karena berputar lebih cepat.
Teori sebelumnya pernah disebutkan kemungkinan 2 bintang yang saling mengorbit dengan cepat.
Tetapi peneliti belum menemukan sampai tahun 2018.

Disebut bintang APEP, bintang pasangannya seperti serigala yang membuat pertanyaan baru bagi kalangan astronom.
Pertemuan bintang APEP mungkin hanya terjadi di beberapa ratus bintang di galaksi kita. Merupakan kejadian langka katanya.

Keduanya akan membentuk angin seperti pusaran kincir angin. Bahkan semburan materi yang terlempar dapat rata rata mencapai 1% kecepatan cahaya.
Debu yang terlempar bergerak lebih lambat, ini yang diteliti dan tidak masuk dalam logika para astronom.



"Logikanya benar-benar berbelit-belit," kata astronom Yinuo Han, penulis utama makalah tersebut. Dalam makalah yang diterbitkan di Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, tim mengusulkan model matematika yang menjelaskan ketidakcocokan yang mereka lihat dalam bintang Apep.

Untuk mengetahui jenis model seperti ini, data harus dianalisa mengunakan teleskop VLT milik ESO selama 3 tahun.
Tim mendapatkan gambar yang tidak jelas, dan membersihkan distorsi cahaya yang dipancarkan oleh bintang dan benda lain untuk menganalisa gambar lebih jelas dengan bintang APEP.

Akhirnya dapat disimpulkan ukuran kedua bintang memiliki massa 10x sampai 15x lebih masif dari matahari kita.
Cahayanya lebih terang mencapai 100.000x dari matahari.
Kedua bintang saling mengorbit penuh selama 125 tahun.
Jarak keduanya ternyata memiliki lebar seluas tata surya kita.

Walau disebut jauh, kekuatan gravitasi antara bintang cukup untuk menarik kedua materi di kedua bintang.
Debu dari angin bintang menciptakan bentuk seperti kincir dalam sistem bintang ini.



Apa yang terjadi ketika kedua bintang akhirnya bertabrakan. Akan muncul semburan radiasi sinar Gamma. Tetapi Bumi tidak masalah, karena jarak kedua bintang sangat jauh.
Peneliti juga menjawab, mungkin tabrakan keduanya tidak membentuk radiasi sinar Gamma. Karena putaran keduanya dapat melambat dan tabrakan hanya membentuk ledakan biasa seperti supernova.
Kapan, tidak diketahui dan mungkin baru terjadi tabrakan ribuan tahun kedepan.
Bagaimana nasib kedua bintang ketika bertabrakan. Yang pasti akan terjadi sebuah ledakan supernova yang sangat terang.

Berita terkait
Sebuah planet yatim dapat terjadi ketika dimulai pembentukan tata surya. Dan planet tersebut terlempar keluar dari orbit tata suryanya sendiri. Lalu berapa banyak planet tersebut ada, peneliti mengatakan jumlahnya mencapai miliaran. Tapi sangat sulit menemukan mereka, ditemukan dengan teknik lensa gravitasi dalam durasi singkat.

Di tata surya HD 158259 setidaknya ada 2 planet ditemukan, tapi ada yang menarik. Peneliti menemukan getaran bintang yang menunjukan irama orbit planet. Mungkin disana ada lebih dari 2 planet bahkan 8 planet. Dan orbit planet memiliki urutan seperti nada musik yang serasi.



Galaksi yang sedang mengalami ledakan pembentukan bintang ketika usia alam semesta baru 1 persen, terlihat galaksi menyalakan gas yang mengelilingi galaksi. Awan tebal debu mengaburkan sebagian besar cahaya, menyebabkan galaksi tampak redup bahkan bentuknya tidak teratur. Mirip menemukan mahluk mitos Yeti di hutan belantara. Teknologi saat ini hanya mampu melihat benda kabur dengan teleskop sinyal radio

Bintang NGC 2169 adalah kelompok bintang yang tidak terlalu banyak, dan berkelompok bersama. Lahir pada waktu yang sama tapi ukurannya berbeda-beda. Bintang bintang disana hanya membentang 7 tahun cahaya. Letaknya tinggal di cari 3 bintang The Three Sisters, dekat nebula Orion, dan satu bintang paling terang Betelgeuse

M3 adalah gugus bola paling terang yang dapat diamati oleh teleskop. Ada sebagian bintang berwarna biru terang. Artinya usia bintang tersebut lebih mudah dan lebih aktif dibanding bintang lain di sebelahnya. Tidak sampai disana, bintang bintang tersebut layaknya bintang vampire. Dan mencuri gas hidrogen dari bintang yang lebih tua.

Ukuran bintang Pi1 Gruis sekitar 700x lebih besar dari matahari kita. Dan mendapatkan tipe bintang sekelas Red Giant atau raksasa merah. Cahaya bintang ini begitu terang, mencapai ribuan kali dari kekuatan cahaya matahari.

Cluster 47 Tucanae adalah tempat di galaksi kita dengan kelompok bintang sangat padat. Tidak itu saja, disana terdapat sebuah lubang hitam berukuran 2.000x massa matahari. Mengapa lubang hitam tersebut baru diketahui dan diteliti saat ini.



Kedua bintang ini agak berbeda walau disebut bintang pulsar. Bintang Geminga PWN hanya mengeluarkan emisi sinar gamma. Sedangkan bintang B0355+54 sama sekali tidak mengeluarkan sinar gamma tapi memiliki gelombang radio paling kuat.

Bintang HR 8799 terletak 150 tahun cahaya dari Bumi. Disana terlihat ada 4 planet mengorbit. Kali ini sebuah video menarik tentang tatasurya Bintang HR 8799, karena diambil secara langsung dan terlihat jelas 4 planet sedang mengorbit bintang induknya.




No popular articles found.