Apakah fitur Power Saving dapat membantu menghemat baterai
Di
Android terdapat fitur Power Saving mode, untuk menonaktifkan perangkat
internal. Bila sisa baterai merosot sampai kapasitas yang ditentukan,
otomatis smartphone akan mematikan beberapa perangkat internal. Setting Power Saving di smartphone dapat membantu menurunkan konsumsi baterai.
Setting
Power Saving dapat membantu untuk menekan pemakaian baterai. Khususnya
untuk mematikan WIFI dan Sync data ketika kapasitas baterai tertenut.
Tetapi pemecahan masalah bukan melalui setting ini saja. Ada beberapa cara untuk mengetahui apa yang membuat smartphone menjadi boros baterai.
Mengapa aplikasi yang membuat boros baterai dan memperlambat kinerja smartphone.
Bisa dibayangkan ketika smartphone masih baru dan belum di install apapun. Maka smartphone terasa cepat.
Tetapi setelah di install begitu banyak aplikasi chatting, mulai terasa smartphone menjadi lambat.
Penyebab smartphone lambat :
- Terlalu baaaanyak aplikasi yang berjalan akan membuat sesak ruang memory RAM smartphone Android.
- Dan aplikasi mengunakan procesor untuk memproses aplikasi secara berkala (background).
- Beberapa
aplikasi mengunakan jaringan internet secara rutin, dan memerlukan
hardware untuk koneksi WIFI dan GPRS / 3G, dan procesor smartphone.
Sehingga smartphone terasa lambat.
Bagaimana membuat smartphone hemat baterai dan bekerja lebih cepat.
Rumusnya sederhana, buang aplikasi yang tidak perlu dari smartphone. Tujuannya :
- Agar RAM smartphone lebih banyak tersisa dan bisa dimanfaatkan oleh aplikasi lain.
- Baterai hanya dipakai untuk aplikasi yang perlu saja
- Semakin sedikit aplikasi berjalan secara background akan menurunkan pemakaian power baterai dan procesor.
Untuk melihat aplikasi yang memboroskan baterai atau memakai power di smartphone Android
Pilih
Setting -> Application -> Battery UsageSeperti
gambar dibawah ini, bisa di analisa berapa banyak aplikasi yang terus
memakai baterai terbesar. Coba jumlahkan aplikasi yang anda pakai,
misalnya mengunakan 5 aplikasi Chatting. Satu aplikasi membutuhkan 2%
power baterai dan terlihat kecil. Tapi 5 aplikasi akan menghabiskan 10%
baterai smartphone setiap hari.
Program dengan banyak aplikasi yang
bekerja secara background, juga membebani procesor. Bisa dibuang bila
tidak diperlukan, dan bisa di install kembali nantinya.
Bila
smartphone terasa lambat. Coba buang aplikasi yang tidak diperlukan.
Bila smartphone menjadi lebih baik bekerja, aplikasi yang sudah dibuang
itulah yang membuat kinerja smartphone menjadi lambat.
Opsi dari sistem power saving mungkin tidak efektif bila smartphone masih mengunakan aplikasi dengan bantuan GPS.
Selanjutnya mematikan fitur Sync yang tidak perlu pada aplikasi