Smartphone Android bisa dijadikan navigator.

Asalkan pada smartphone sudah memiliki receiver satelit GPS. Apa fungsi GPS pada smartphone, tentu sebagai penunjuk arah atau dimanfaatkan untuk data logger atau GPS logger.

Smartphone Android umumnya memiliki tambahan perangkat GPS. Model terbaru bahkan memiliki dual sistem navigasi dengan Glonass dan GPS

Jangan salah antara kata GPS dan sistem navigasi. Satelit navigasi saat ini memiliki beberapa sistem atau pengelola. GPS dimiliki oleh Amerika dan Glonass dimiliki Rusia serta Baidou adalah sistem satelit China. Terakhir Galileo milik badan Eropa.

GPS ( Global Positioning System ) paling banyak dipakai oleh perangkat gadget. Sistem GPS memiliki satelit paling lengkap dan jumlahya sudah puluhan satelit mengitari bumi. Sehingga semua area sudah dapat menerima signal GPS.

Software Maverick adalah alat untuk navigasi di smartphone. Selain sebagai navigasi, dapat digunakan sebagai Logger (atau pencatat kemana si pemilik handphone pergi) dan peta dapat dilihat pada layar smartphone Android.

Misal kita ingin jalan jalan ke gunung, dan ingin mengetahui kemana saja jalan yang kita lalui. Dengan smartphone, dapat di catat arah selama perjalanan.

Peta di dalam kota. Karena Maverick dapat mengunakan peta Offline dari Bing Map atau peta layanan lain. Peta elektronik dapat di download ke smartphone, atau aplikasi Maverick dapat mengambil peta secara online.

Fungsi lain, kita mendapatkan data GPS seperti GPX file. Dan kita ingin arah yang ditunjukan oleh peta orang lain. Dapat di download dan dibuka di aplikasi Maverick.

Seandainya dalam perjalanan, seperti di pedesaan. Kita nyasar dan tidak tahu kemana untuk kembali. Dengan alat Maverick, setiap titik koordinat yang kita lewati akan dicatat. Tinggal di lihat di layar smartphone, dan mengikuti arah pulang dari petunjuk yang ditampilkan pada smartphone.



Fungsi software Maverick :

  • Mencatat kemana si pemiliknya pergi.
  • Mencatat berapa kecepatan, jarak, waktu tempuh, ketinggian, atau menandakan point di data track yang dilewati. (tergantung dari fitur smartphone yang ada)
  • Bila sesuatu hal terjadi, misalnya tersesat. Cukup melihat peta atau jalur yang dicatat pada layar smartphone yang ditampilkan Maverick
  • Dapat memasukan peta ke Maverick dan melihat di layar peta.
• Multiple global and regional online maps, including: Bing, Yandex, Open Street Maps, OSM Cycle, OSM Public Transport, Multimap, OS Explorer, Ordnance Survey (UK), OutdoorActive (Germany, Austria, South Tyrol), Cykloatlas, HikeBikeMap (Germany), Open Piste Map, NearMap (Australia) and many other maps.
All maps automatically cached for offline use. Use Mobile Atlas Creator to download maps or MAPC2MAPC to convert maps from other formats.

Since version 2.0 you can add custom map servers (Pro)

• Share your current or planned position
You can send address, GPS coordinates, link to Google Maps and even map image.

• Navigate easily
Build-in radar shows the direction, distance and estimated time to a point of interest. See all the nearest locations from FourSquare and Footprints.

• Save places you visit
All waypoint stored in KML file and can be viewed and edited in Google Earth.

Perbedaan Maverick dan Maverick Pro , untuk Maverick Pro memiliki tambahan seperti dibawah ini :

• Unlimited waypoints and tracks
• Lock compass to bearing
• UTM and OSGB grids
• FourSquare support



Download Maverick dari Play.google.com

Dibawah ini tips dan tampilan aplikasi Maverick untuk GPS Android.

1

GPS harus aktif di smartphone. Untuk mengaktifkan, pilih di bagian setting dan Location and Security

2

Untuk mengaktifkan perangkat GPS, aktifkan dibagian Use GPS Satellites

3

Untuk memulai merekam. Buka aplikasi Maverick di smartphone Android. Lalu dibagian kanan bawah terdapat tulisan Record. Click sampai tanpa Record berubah menjadi merah. Maka smartphone akan mulai merekam data kemana saja anda pergi.

4

Untuk dukungan peta, Maverick mendukung beberapa layanan peta gratis. Umumnya yang dipakai adalah map dari Microsoft Maps.

5

Tampilan dibawah ini bila diclick dibagian kiri bawah pada gambar kompas. Dan berubah menjadi gambar bumi. Ada 3 tampilan lain dari fungsi aplikasi Maverick. Pertama adalah jarak tempuh, rata rata kecepatan dan waktu.

6

Bila layar smartphone dipindahkan akan tampil kompas digital

7

Dan terakhir adalah informasi lain, seperti posisi, ketinggian, jumlah satelit yang ditangkap, akurasi , kecepatan.
 
 

 

Maverick akan menyimpan rekaman perjalanan dalam bentuk file GPX. File tersebut berupa track yang direkam, dan dapat upload / dibuka oleh Google Earth, aplikasi navigasi atau situs untuk menyimpan file GPS seperti Google Maps Classic

Memiliki fitur jarak dari point posisi kita ke posisi lain dengan pengukuran garis lurus.

Fitur lain, anda bisa mengirim posisi anda via email melalui Share Location, mengirim data GPS yang direkam ke situs GPSies.com, mengatur kecepatan merekam data seperti setiap berapa meter perlu dicatat.

Lokasi file GPX yang disimpan, dapat dimanfaatkan untuk lokasi pengambilan foto. Misal camera tidak memiliki GPS, tetapi mencatat waktu kapan foto diambil. Dengan mengabungkan hasil catatan file GPX dan camera. Nantinya data dari GPX file Maverick dapat diambil titik koordinat dan dimasukan ke foto dengan software lain seperti GPICsync

Data GPX yang direkam oleh app Maverick dapat dikirim ke beberapa website seperti Google Maps Classic dan layanan lain.

Export GPS GPX File ke Google Maps Classic

Kelebihan Android Maverick

  1. Gratis, kecuali versi Pro untuk tambahan fitur map dan waypoint
  2. Menjadi Data Log GPS dengan peta yang ditampilkan pada layar smartphone.
  3. Sistem Cache pada peta yang sudah dibuka akan disimpan tanpa perlu mendownload. Atau dapat mengambil data via internet bila gambar peta belum ada di Cache memory.
  4. Dukungan map cukup banyak. Kecuali Google Maps, karena Google tidak memberikan layanan pada aplikasi dengan fitur Cache.
  5. Dapat diatur untuk mengirim file via GPRS atau EVDO (CDMA), tetapi smartphone harus terhubung ke internet
Fitur Maverick 2.7
• Address/places search.
• Using new Fused Location Provider.
• Support for tracks formats:
• GPX (routes)
• PLT (OziExplorer)
• KML (Google Earth)
• NMEA (Canon 6D, S100, etc)
• Pebble support.
• Segments in tracks.
• Better multi-touch.
• Google Street View.
• NearMap Australia (paid service).
• Use external SD card option in Settings.

Perbedaan dengan Maverick Pro
• Trackback feature
• Unlimited waypoints and tracks
• Multiple files with waypoints
• Lock compass to bearing
• UTM and OSGB grids
• Custom map servers

Video ini menjelaskan cara download Map Offline atau peta offline dengan Maverick

Penguna Maverick tidak perlu mendownload seluruh peta, bisa di lihat daerah mana saja yang perlu dilihat, serta berapa detil peta yang dibagi dalam zoom sampai 19.

Semakin detil peta di download, semakin besar ruang storage di smartphone Android. Secara umum detail peta sudah cukup sampai 16 atau 17.