Kontainmasi susu virus Avian menghilangkan dengan memasak bimbauan FDA US


   Stuff | 10 June 2024


Suka mengkonsumsi susu sapi. Dapat mengawasi informasi terbaru dari FDA Amerika, setelah ditemukan sapi yang terinfeksi Avian.
Setidaknya ini teknik aman, agar susu segar tidak terkontaminasi virus.

Ketika ditemukan gejala virus flu burung H5N1 terkontamiasi melalui sapi perah.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS meminta wilayah Amerika mengambil langkah lebih lanjut untuk melindungi masyarakat dari risiko susu mentah.

Dalam sebuah surat situs FDA yang dirilis Kamis 6 Juni 2024, permintaan mendesak wilayah Amerika untuk memperingatkan masyarakat bahaya susu mentah dan menguji produk yang dijual.

FDA merekomendasikan untuk menghentikan penjualan susu di wilayah bagian tersebut atau di wilayah di mana peternakan sapi perah dinyatakan positif.

Kontaminasi susu dengan Avian

Kamis 6 Juni 2024, Minnesota menjadi wilayah ke 10 yang melaporkan kawanan ternak terinfeksi.
Menurut Departemen Pertanian AS, 82 ternak di AS dinyatakan positif mengidap virus H5N1.

FDA tidak mengizinkan penjualan susu mentah lintas provinsi, namun beberapa provinsi mengizinkan penjualan susu mentah untuk konsumsi secara lokal, dengan persyaratan yang berbeda-beda. Beberapa wilayah bagian mengizinkan susu mentah untuk dijual sebagai makanan hewan dengan label “bukan untuk konsumsi manusia”, dengan pemahaman apa yang dilakukan warga terhadap susu di rumah mereka, untuk menjadi keputusan pembeli sendiri.

Susu mentah dapat membawa virus flu burung H5N1 dalam jumlah besar karena virus menginfeksi sapi.
Belum diketahui apakah orang dapat tertular flu burung karena meminum susu yang terkontaminasi virus tersebut.

Namun, kucing yang tinggal di peternakan sapi yang terinfeksi telah mati setelah mengonsumsi susu yang tidak di pasteurisasi, tiga pekerja peternakan sapi perah terpapar susu mentah telah terinfeksi.

“Mengingat risiko yang ditimbulkan virus HPAI H5N1 dan di masa depan terhadap kesehatan masyarakat, serta kesehatan hewan dan satwa liar terkait penghasil pangan di negara kita, penting untuk bekerja sama untuk meminimalkan paparan tambahan terhadap manusia dan hewan lainnya,” tulis Dr. Don Prater, penjabat direktur Pusat Keamanan Pangan dan Gizi Terapan, yang memimpin respons terhadap H5N1 di lembaga tersebut.

Selain flu burung, FDA mengatakan risiko kesehatan dari susu mentah termasuk penyakit keguguran, bayi lahir mati, gagal ginjal, dan kematian.

Peringatan yang lebih keras mengenai bahaya mengonsumsi susu mentah, FDA meminta antar provinsi untuk memantau ternak sapi perah dengan tanda-tanda penyakit yang mengindikasikan infeksi virus flu burung H5N1 dan memberi tahu peternakan untuk membuang susu sapi yang sakit dengan aman.

Susu mentah atau produk susu mentah apa pun dari sapi yang terpapar yang diberikan kepada anak sapi atau hewan lainnya harus diberi di proses dengan pemanasan atau di pasteurisasi, kata FDA.

FDA menyerukan provinsi bagian menerapkan pengujian pengawasan terhadap keberadaan virus H5N1 pada peternakan sapi perah yang mungkin memproduksi susu mentah dan melaporkan hasilnya kepada badan pengatur federal.

Badan tersebut mengatakan akan segera membagikan penelitian dan data baru mengenai virus flu burung pada susu mentah dan produk susu mentah.
Informasi FDA saat ini untuk pencegahan penularan virus Avian / flu burung dari susu sapi ke manusia.

4 Juni 2024 - HPAI H5N1 belum mampu menularkan langsung antar manusia. Namun para peneliti khawatir infeksi bisa terjadi melalui konsumsi susu mentah.
Susu yang dibeli di toko kelontong telah di pasteurisasi—dipanaskan hingga tingkat yang cukup tinggi dan cukup lama untuk membunuh sebagian besar virus atau bakteri di dalam susu. Namun, 30 wilayah bagian di AS mengizinkan penjualan susu mentah dalam beberapa bentuk.

Sebelum berita diatas diturunkan, beberapa peneliti menguji pemanasan dan di pasteurisasi.
Teknik aman memasak susu selama 5 menit dengan suhu 50 -75 deg.C, dan paling aman dengan suhu sampai 75 derajat Celcius
Percobaan dengan pemanasan di suhu 63 deg.C dari waktu 5, 10, 20, 30 menit. Semua percobaan menunjukkan virus tidak terditeksi.

Susu pasteurisasi masih menyisakan virus, karena pemanasan suhu tinggi berlangsung dalam hitungan detik.
Dengan suhu lebih tinggi sampai 72 deg.C periode waktu 5, 10, 15, 20, 30 detik. Tingkat virus berkurang, tapi tidak dihilangkan seluruhnya.

Artikel Lain

Fungsi tutup closet itu penting, dapat mempertahankan partikel keluar dari lubang mengunakan tutup. Beberapa penelitian melihat penyebaran bakteri di lantai kamar mandi. Tim universitas Colorado menguji dengan laser dan melihat seberapa jauh droplet yang terbang ketika di flush.

Melihat benda yang sangat kecil seperti ukuran nanomikron tidak semudah melihat benda kecil dengan mikroskop biasa. Melihat bentuk nanomikron tidak dapat di lihat langsung bila objek terlalu kecil, karena tidak akan memantulkan cahaya. Gambar hanya di proyeksikan untuk ditampilkan ke layar dengan elektron..



Diawali sakit Klesiella Pneumoniae. bakteri atau bug menyerang melalui infeksi saluran kemih. Bakteri tahan terhadap 14 obat antibiotik yang ada di rumah sakit. 3 bakteri di waspadai adalah Acinetobacter Baumannii, Carbapenem dan Carbapenem. Super Gonorrhea belum ada antibiotik. Obat 40 tahun Octapeptin kembali di pelajari

Virus, disini bukan berbicara virus computer. Tapi kesehatan dan penyakit terhadap manusia. Virus memiliki kemampuan melakukan replika tapi membutuhkan induk atau inang sel. Hal ini membedakan antara virus dan bakteri. Media menyebut virus kolera, apakah virus dan bakteri sama.



Youtube Obengplus

Trend