Entrupy Ai periksa tas sepatu asli palsu dari foto


   Technology | 26 December 2023


Barang palsu meliputi bidang IT.
Dari RAM palsu, baterai palsu, dan lainnya.
Produsen berusaha menjaga produk mereka dapat diperiksa.
Seperti perlindungan QR code, setiap nomor produk dapat diperiksa online.


Tidak sampai disana, produk komponen sepeda dipalsu. Produsen Shimano Jepang membuat nomor seri untuk memeriksa via online.

Bagaimana dengan baju, tas bahkan kaos olahraga yang dipalsukan.

Kalau tas branded yang dipalsu konon memiliki tingkat kemiripan seperti aslinya. Bahkan disebut KW1 atau tiruan yang sangat mirip.
Pernahkah kita bertanya-tanya apakah tas Chanel yang kita beli dari reseller antik itu asli.
Harga tas kelas hippie tersebut menjadi sasaran barang palsu yang dibuat sangat mirip seperti aslinya.
Bentuk warna, kehalusan produk, nomor dibuat identik. Tapi tetap saja, itu adalah produk yang dipalsukan.

Bagi kalangan atas, membeli sebuah tas 100 juta mungkin biasa saja, tapi barang palsu ?

Sekarang dengan Ai dapat dikenal, apakah tas, sepatu yang kita beli itu asli atau palsu.
Bahkan sudah memasuki produk jam dan pakaian. Kedepan masih ada lagi, sementara database perusahaan Entrypy mengumpulkan data untuk produk lain.

Entrupy layanan teknologi yang menggunakan AI untuk mengautentikasi tas sampai sepatu kets desainer yang pasarkan dalam penjualan kembali, juga memastikan bahwa pelanggan memang membeli barang asli.
Beberapa kolektor kadang menjual koleksi produk mereka, atau ada toko khusus yang menjual produk asli dan produk bekas pakai tapi asli.

Memeriksa keaslian produk mahal dengan ai

Entrupy didirikan pada tahun 2012, perusahaan tersebut sekarang telah digunakan oleh ratusan reseller barang antik sampai Desember 2020.
Minat terhadap Ai sebagai alat terus tumbuh seiring dengan upaya dunia usaha untuk memanfaatkan kecagihan AI.

Layanan Entrupy saat ini hanya tersedia untuk reseller barang mewah, Entrupy mengklaim alatnya dapat memeriksa keaslian produk.
Dari merek mewah seperti Balenciaga, Burberry, Gucci, dan Louis Vuitton.
Aplikasi masih terbatas untuk iPhone

Penggunaan AI dapat menjadi cara bagi pengecer barang mewah untuk membangun kepercayaan terhadap pelanggan mereka.
Yang mungkin beberapa orang atau kolektor khawatir membeli produk palsu.

Inti teknilogi Ai ini untuk menambah kepercayaan dan menjadi pihak ketiga,” Vidyuth Srinivasan, salah satu pendiri dan CEO Entrupy
Konsumenlah yang memiliki kepastian bahwa ini bukan hanya [satu] yang mengatakan bahwa itu asli, sekaligus pihak ketiga yang tidak berhubungan dalam transaksi tersebut, dapat menguatkan keaslian produk.
Entrupy mengklaim memiliki tingkat akurasi 99,1%.

Ketertarikan baru terhadap layanan AI muncul pada Oktober lalu, ketika TikTok mengumumkan kemitraannya dengan Entrupy untuk mengidentifikasi apakah produk di platform e-commerce barunya, TikTok Shop, palsu. Kemitraan ini terjadi pada saat alat AI generatif seperti ChatGPT OpenAI sedang menggemparkan dunia.

Untuk menggunakan autentikator bertenaga AI, penguna cukup mengirim foto produk dari setiap sudut yang memungkinkan ke ponsel cerdas mereka Entrupy.



Memeriksa produk asli palsu dengan foto Ai

Perangkat ini memiliki fitur lensa mikroskopis yang disetujui perusahaan dapat zoom kamera ponsel dalam mengambil foto granular dengan fitur-fitur seperti plakat dan bahan desainer suatu produk.

Foto-foto tersebut kemudian direferensikan silang dengan database jutaan gambar asli menggunakan algoritma Ai.

Dalam beberapa menit, Entrupy dapat mengambil keputusan apakah produk tersebut asli atau tidak, yang diklaim memiliki tingkat akurasi 99,1%.

Perusahaan juga dapat memberi sertifikat resmi yang dapat dikeluarkan pengecer jika produk tersebut dianggap asli.


Namun, produknya belum sempurna kata CEO Entrupy
Sementara memeriksa keaslian produk baru sampai di produk ternama, karena disana paling rentan terhadap penipuan produk palsu.

Authenticator teknologi AI bukan satu-satunya perangkat keras Ai yang mendapat perhatian tahun 2023.

Pada bulan September 2023 lalu, Meta meluncurkan versi kedua dari kacamata pintar Ray-Ban Meta.
Dapat digunakan pengguna untuk berbicara melalui asisten Ai.

Dua bulan kemudian, Humane.ai, sebuah startup Ai, meluncurkan pin Ai.
Untuk memproyeksikan informasi ke telapak tangan pengguna melalui cahaya ke pasar.

Layanan Entrupy tidak murah, dikenakan biaya bulanan dan tergantung tipe produk.

Artikel Lain

Disain iPhone terlihat lebih menarik. iPhone 15 Pro Max palsu sangat mirip. Produsen smartphone China melirik disain iPhone, dan membuat klone Android mirip iPhone. Harga tentu berbeda jauh lebih murah, satu model hanya di sub 100 dollar.

Canon dan Amazon mengambil langkah proaktif. Sejak tahun 2021 mulai memblok penjual baterai dan adaptor charger baterai Canon. Mengeluarkan produk Canon palsu beredar di toko Marketplace. Walau pasar camera surut, sepertinya Canon mulai agresif

Kemampuan AI membuat foto begitu detil. Memudahkan seseorang membuat foto palsu dan di posting ke media sosial. Suara tiruan dengan  AI akan berbicara seperti suara kita. Setelah proses analisa, cukup mengetik apa yang perlu di ucapkan, dan suara kita sendiri yang berbicara seperti apa yang diketik. Laporan dari McAfree

Bila ke Jepang biasakan dengan budaya mereka. Tidak terlalu aneh tapi menarik. Antri, makanan porsi kecil, barang hilang, harga buah, barang ditinggal pemiliknya,  dan kebiasaan makan. Paspor asli akan mendapat potongan harga. Stasiun kereta MRT memiliki nada berbeda beda.

Foto palsu memang menjengkelkan. Tapi yang ini berbeda dan menghibur. Bila anda ingin ngerjain teman anda, seperti memposting video atau foto sedang jalan jalan di pesawat. Tip membuat foto dan video palsu ini menjadi tantangan di Tik Tok. Caranya sangat mudah, mungkin orang lain akan percaya, tapi jangan keterlauan. Nanti yang melihat jengkel sendiri melihat foto palsu anda.



Youtube Obengplus


Trend