Science | 21 November 2023

Galaksi Bima Sakti inti kita dilihat teleskop James Webb vs Hubble



Teleskop James Webb / JWST membuat foto inti galaksi Bima Sakti 2023
Apa yang diamati JWST berbeda dengan Hubble.

Bagian terpadat di galaksi Bima Sakti ada di bagian tengah, tepatnya di sekitar lubang hitam sebagai inti galaksi.
Daerah tersebut diberi nama Sagitarius C atau SgrC.

Daerah disekitar lubang hitam hanya berjarak 300 tahun cahaya dari Black Hole. Sedangkan Bumi berada 25 ribu tahun cahaya.
Di wilayah yang padat tersebut terdapat 500 ribu bintang, bahkan terlihat gugus protobintang berada disana, dimana bintang bintang baru terbentuk.
Tetapi rata rata ukurannya akan terus bertambah besar, jauh berbeda dengan matahari kita yang relatif ukuran sedang.

Dari pengamatan, kita dapat melihat awan atau lebih tepat kumpulan gas yang kacau ini berbeda.
Jonathan Tan profesor universitas Virginia menjelaskan, lingkungan disana paling ekstrem dari seluruh wilayah galaksi kita.
Dan belum ada data pasti sebelumnya, sampai teleskop JWST mengamati.

Digambarkan seperti warna biru, ada gas tapi bergerak. Cahaya muncul akibat gas terionisasi dari bintang.
Disisi kiri tengah, diberikan lingkaran ternyata ada kelompok bintang ukuran besar.

Inti Bima Sakti inti galaksi dari teleskop James Webb

Ukuran proto bintang disana sekitar 30 kali lebih besar dari matahari kita.


Jadi jangan berharap masa depan manusia ada disana. Ukuran matahari saja sekarang sudah cukup panas.
Bila bintang disana memiliki planet, sepertinya tidak seaman matahari.
Karena jarak yang lebih dekat ke lubang hitam.

Dari sisi Bumi, wilayah ini terlihat sedikit bintang, tapi gambar terhalang oleh cahaya bintang lain.

JWST memiliki instrumen NirCam untuk menangkap emisi gas hidrogen yang terionisasi dalam warna biru.





Yang mengejutkan astronom, wilayah ini ternyata cukup luas.
Peneliti utama Samuel Crowe mengatakan, butuh pengamatan lain dan mungkin akan datang selanjutnya.
Untuk melihat sifat bintang bintang yang masif (besar).
Walau teknologi teleskop JWST mampu mengungkap apa yang ada di dekat inti galaksi. Penelitian di tengah galaksi kita mungkin masih misteri.

Seperti apa debu dan gas atau disebut awan terionisasi.
Salah satu objek paling dekat dengan Bumi, nebula Orion  mirip pengertian warna diatas.
Tentu saja tidak sedetil teleskop Hubble dan JWST

Kita dapat mengabadikan nebula Orion walau dengan camera. Seperti apa bentuk debu dan gas, bila beberapa bintang yang lahir di dalam debu, membuat debu dan gas tampak menyala.





Teleksop Hubble membuat foto terbaru dari inti galaksi Bima Sakti 2016
Mengungkap disana terdapat sekelompok bintang setidaknya mencapai setengah juta bintang.
Gugus bintang nuklir ini adalah bagian terpadat seluruh kelompok bintang di galaksi kita. Setara dengan memasukan satu juta matahari dan bintang terdekat Alpha Centauri kata Nasa.

Gambar dibawah ini diambil dari daerah sepanjang 50 tahun cahaya. Yang diabadikan dari 9 gambar terpisah dan digabung menjadi satu gambar seperti dibawah ini.

aksi Bima Sakti inti galaksi dari foto Hubble

Foto Google Photo

Para ilmuwan memperlihatkan pusat galaksi Bima Sakti. Disana terdapat lubang hitam sangat besar yang diberi nama Sagitarius A. Jarak ke Bumi sekitar 27 ribu tahun cahaya.

Black Hole di tengah galaksi memiliki massa sekitar 4 juta kali dari masa matahari kita.

The Snowstorm sebagai julkan dari gambar dibawah ini hanya puncak gunung es. Apa yang dilihat lebih dalam belum bisa dilihat lebih jelas. Diperkirakan masih ada 10 juta bintang lain yang lebih redup tapi tidak bisa ditangkap oleh gambar teleskop. Jadi gambar ini hanya bagian depan saja yang terlihat ke arah Bumi. Karena galaksi kita berbentuk piring, disisi belakang tidak pernah terlihat karena tertutup.



Untuk mengintip di belakang debu, Nasa mengunakan teleskop infra-merah agar gambar dapat dilihat oleh mata manusia.

Dari teleskop Fuji dengan penglihatan optik seperti kita melihat garis galaksi.
Dari teleskop Digitized Sky Survey,  seperti menangkap mengambil gelombang E, V, J, R dan N
Dari teleskop Spitzer terlihat di bingkai paling kecil, disana terdapat lubang hitam raksasa sebagai inti galaksi.
Dari teleskop Hubble dengan pencitraan infra merah.

Galaksi Bima Sakti inti galaksi dari foto Hubble

Foto Google Photo

Foto galaksi Bima Sakti dengan Zoom dibuat oleh Nasa

Gambar dibawah ini dari capture video Hublle dibuat dengan Zoom ke posisi inti galaksi Bima sakti.

Kira kira titik tengah galaksi kita seperti sebuah cahaya yang melintang. Tetapi benda bercahaya tersebut bukan lubang hitam yang memberikan gravitasi seisi galaksi kita termasuk planet Bumi dan Matahari.

Lubang hitam tidak terlihat, diperkirakan dari kelompok bintang pada gambar terakhir sebagai lokasi keberadaan lubang hitam (Black Hole) terbesar di Bima Sakti.

Dimana lubang hitam di galaksi Bima Sakti

Ada apa ditengah galaksi kita. Bisa dilihat penemuan dari ESO yang mengambarkan bintang disekitar lubang hitam



Tertarik melihat bentuk garis galaksi seperti gambar diatas. Cara membuat foto Galaksi Bima Sakti di kota


Artikel Lain

Lubang hitam adalah nama kehancuran, apa yang ada akan ditelan. Kali ini lubang hitam memiliki dampak positif. Ketika sebuah lubang hitam terlempar dari galaksi induknya, tapi menarik gas di kosmos. Apa yang terjadi malah membentuk bintang bintang baru.

Ditemukan kemungkinan lubang hitam terdekat ke Bumi. Lubang hitam Gaia BH-1 dikonfirmasi jarak hanya 1.600 tahun cahaya. Black Hole HR-6819 hanya berjarak 1000 tahun cahaya ke Bumi. Kedua lubang hitam BH2, V616 Mon sistem biner, Cygnus X-1 yang juga sistem biner. Mengapa ada kata biner



Sekitar 6 galaksi yang diabadikan fotonya oleh teleskop Hubble dengan ukuran seperti Bima Sakti. Mereka bertemu selama 6 miliar tahun. Tapi tahun 2023, di wilayah tersebut malah ditemukan beberapa galaksi yang lebih jauh oleh teleskop JWST. Dampak dari gravitasi lensa di Cluster Pandora - Abell 2744

Program Noirlab2301 melakukan pengamatan selama 2 tahun, untuk membuat katalog isi Bima Sakti. Dengan bidang 130 derajat di langit saja telah memtakan atau mendapat 3,3 miliar objek termasuk bintang, nebula dan lainnya  yang ada di lengan galaksi. Semua titik seperti debu tersebut adalah bintang.

Galaksi 
terbesar di alam semestaSeratus juta galaksi yang terditeksi oleh manusia, galaksi apa yang terbesar yang pernah ditemukan. Disebut galaksi IC 1101, diperkirakan memiliki bentuk eliptikal. Galaksi Alcyoneus diumumkan 2022, dengan lebar 16 juta tahun cahaya.

Tim peneliti telah mengumpulkan data, inti galaksi kita Bima Sakti. Disebut Sagitarius A atau Sgr A*. Gambar yang di dapat terlihat masih sedikit kabur, tapi sudah menunjukan ciri lubang hitam supermasif memiliki ciri yang sama. Satu temuan disebut Bubble mengitari di sekitar lubang hitam

Radiasi sinar X ditemukan di tengah galaksi Bima Sakti. Sebuah bintang S2 bergerak sangat cepat mengorbit ke lubang hitam. Mencapai 3% kecepatan cahaya. Tahun 2020 ada 2 bintang lain juga bergerak lebih cepat lagi, bintang S6 dan 4714 lolos dari lubang hitam. Tahun 2022 bintang S4716 orbit tercepat mengitari Black Hole



Seperti sensus bintang, teleskop Gaia mencatat 1,8 miliar bintang di galaksi kita telah dipetakan. Ternyata bintang biner di galaksi Bima Sakti sangat banyak, mencapai 800 ribu bintang biner telah ditemukan. Arah gerakan bintang juga dapat diketahui arahnya.


Youtube Obengplus


Trend
No popular articles found.