Science | 22 September 2023

Tipe galaksi Seyfert salah satunya Arp 107 seperti membentuk jembatan antar 2 galaksi


Gambar baru teleskop Hubble mengungkap jembatan antargalaksi antara dua alam yang bergabung

Salah satu galaksi ini disebut tipe galaksi Seyfert atau bentuknya tidak beraturan dan rumah bagi inti galaksi aktif.

Bila dilihat lebih dalam, kedua galaksi tersebut seperti membentuk jembatan gas yang samar.

Galaksi Arp 107 atau sistem Arp 107 adalah sepasang galaksi dalam proses penggabungan.
Terletak sekitar 465 juta tahun cahaya dari Bumi, duo galaksi terlihat dihubungkan oleh aliran debu dan gas yang lemah.

Terletak di konstelasi bintang Leo Minor.

Misi NASA dan Badan Antariksa Eropa, mengambil gambar terbaru Arp 107.

Galaksi Arp 107 tipe galaksi Seyfert

Galaksi yang lebih besar, yang terlihat di sebelah kiri gambar, memiliki satu lengan spiral besar melengkung mengelilingi inti galaksi.
Itu yang disebut tipe galaksi Seyfert.

Galaksi Seyfert menarik, meskipun inti aktifnya sangat terang, radiasi dari seluruh galaksi dapat diamati,” kata pejabat ESA.
Hal ini terbukti dalam gambar sistem Arp 107, di mana lingkaran spiral seluruh galaksi terlihat jelas.



Inti galaksi aktif menunjukkan cahaya intens yangterkait dengan material yang jatuh ke dalam lubang hitam supermasif di pusat galaksi.

Faktanya, radiasi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif dapat melebihi cahaya gabungan setiap bintang di galaksi induknya.
Jadi inti galaksi tersebut memang sangat aktif.

Lengan spiral terang galaksi terbentuk dari banyaknya bintik-bintik cahaya bintang-bintang yang mulai tumbuh terang.
Pertanyaan kita, mengapa muncul cahaya yang sangat terang membentuk lengan.

Peneliti menyebut itu adalah kelahiran bintang-bintang baru yang dipicu melimpahnya sumber material yang tertarik dari galaksi pendamping yang lebih kecil


Penjelasannya menjadi mudah, sebagian isi galaksi yang lebih kecil perlahan tertarik ke galaksi lebih besar.

Cahaya bintang besar yang baru lahir, akan membentuk cahaya biru terang. Umumnya bintang baru yang kaya hidrogen menjadi sangat panas.

Bagian utama yang tertarik adalah gas sebagai pembentuk bintang di galaksinya sendiri dan berpindah ke galaksi disebelah yang lebih besar.

Disisi lain, galaksi lebih kecil juga memiliki inti (pusat galaksi) yang terang.
Tapi di sisi luar atau bagian lengan, terlihat lemah. Karena sebagian diserap oleh galaksi di sebelahnya.

Ketika aliran materi galaksi lebih kecil tertarik ke galaksi lebih besar.
Materi itulah seperti gas yang membentuk jembatan di antara 2 galaksi.
Sebagian material galaksi lebih kecil yang tertarik ke galaksi lebih besar, memicu lahirnya bintang-bintang baru.

Arp 107 termasuk dalam kelompok galaksi yang aneh.
Nama galaksi ini sudah terdaftar tahun 1966 oleh Halton Arp, sehingga di namai Arp.
Proses pengabungan galaksi masih terus terjadi, dan kapan keduanya akhirnya bergabung menjadi satu galaksi.

Tidak hanya galaksi Arp 107, galaksi lain yang termasuk galaksi Seyfert adalah galaksi NGC 4151. Dimana bagian tengah yang terang dan di tepian lebih samar dan menjauh dari inti galaksi, tapi bentuknya tidak beraturan.

Galaksi Seyfert terbagi dengan beberapa kategori

Galaksi Seyfert tipe 1 (kiri)
Memiliki 2 set lengan dimana satu lebih tipis dan yang lain lebih padat.
Galaksi Seyfert tipe 2 (kanan)
Memiliki garis bintang lebar atau sangat lemah.

Tipe galaksi Seyfert

Gambar detil sistem galaksi Arp 107 dapat dilihat di ESA


Artikel Lain

Apakah di ruang kosong berisikan galaksi besar, dengan galaksi kerdil yang mengikuti galaksi lebih besar. Temuan bari ini menjelaskan, tidak. Ada bagian dimana galaksi kecil bisa diam disana. Galaksi Pearlsdg seperti diam dan tidak di pengaruhi galaksi yang ada di dekatnya.

Ketika peneliti melihat objek ASASSN-21qj, awalnya tidak tahu apa yang terjadi. Seperti bintang yang meredup, tapi bukan supernova. Sampai mendapat jawaban, ada 2 planet raksasa yang  bertabrakan. Mirip seperti pembentukan bulan dan Bumi, ketika terjadi tabrakan 2 planet. Yang ini 2 planet masif bertabrakan.



Astronom temukan galaksi Maisie sebagai galaksi terjauh tahun 2023. Ditemukan tahun 2022, membutuhkan waktu perhitungan, memastikan galaksi tersebut berada 390 juta tahun setelah Big Bang. Galaksi Maisie menjadi yang terjauh dengan pengamatan teleskop JWST, masih ada galaksi lain walau hampir mendekati.

Planet LTT9779b memiliki beberapa keunikan planet sejenis. Ukuran 4x lebih besar dari Bumi, kategori Neptunus tapi posisi tidak biasa dekat ke Bintang. Atmosfer planet ini seperti cermin memantulkan cahaya bintang, bahkan suhu planet mencapai 2000 deg C. Mengapa seperti cermin di atmofer planet, peneliti memberi jawaban.

Bintang 8 Ursae Minoris memasuki tahap kehancuran, tapi satu planet Bintang 8 Ursae Minoris b masih tetap ada disana. Mengapa planet tersebut tidak ditelan oleh bintang induknya sendiri. Teori kuat dari astronomi memperkirakan ekpansi bintang berhenti, menjadi pertanyaan kedua mengapa.

Membutuhkan waktu 32 hari untuk mengambil area rasi bintang Fornax yang pernah di observasi teleskop Hubble. Ditemukan ribuan galaksi yang sangat redup. Dengan teleskop JWST melihat galaksi tidak seperti kabut merah, mendapatkan citra lebih jelas.

Bintang YSO 244-440 adalah objek muda yang diamati tim ESO. Ada yang aneh ketika sebuah tata surya memunculkan warna magenta. Tapi bentuknya melikuk seperti huruf S. Tim astronom menjawab mengapa aliran jet tersebut dapat muncul dari bintang baru lahir.



Ditemukan kemungkinan lubang hitam terdekat ke Bumi. Lubang hitam Gaia BH-1 dikonfirmasi jarak hanya 1.600 tahun cahaya. Black Hole HR-6819 hanya berjarak 1000 tahun cahaya ke Bumi. Kedua lubang hitam BH2, V616 Mon sistem biner, Cygnus X-1 yang juga sistem biner. Mengapa ada kata biner

Planet Wolf 1069 b masuk daftar sebagai planet terdekat ke Bumi. Berada di zona layak huni, suhu antara minus 23 deg.C, tapi bila disana memiliki atmofer agaknya suhu lebih hangat 13 deg.C. Walau bagian yang layak huni berada di sisi siang sepanjang masa.

Galaksi HIPASS J1131–31 adalah galaksi yang unik. Memiliki populasi bintang berwarna biru. Ditemukan tahun 2002 tetapi belum diketahui seperti apa, karena tertutup oleh sebuah bintang. Setelah posisi bintang bergeser, baru diketahui sebuah galaksi kerdil yang berbeda dari populasi bintang di galaksi lain.

Astronom sebelumnya menyebut sebagian besar tata surya sama, dengan planet berbatu di depan. Dalam 20 tahun penemuan planet, dan semakin banyak tata surya lain ditemukan, sering ditemukan planet Hot Jupiter. Apa yang terjadi bila tata surya kita memiliki sususnan planet seperti itu.

Apakah galaksi Bima Sakti perputar rata atau seperti ombak. Peneliti IAC mengatakan ada data di tepi galaksi semuanya naik turun layaknya air pasang surut. Kadang diatas kadang lebih di bawah, tetapi periode waktu 600 juta tahun. Ada bagian lengan galaksi seperti keluar di lengan Sagitarius. Sulit melihat lengan galaksi kita sendiri, astronom hanya melihat gambaran kasar saja.


Youtube Obengplus


Trend
No popular articles found.