Science | 30 June 2023

Bintang 8 Ursae Minoris satu planet selamat ada 3 teori berbeda


Planet 8 Ursae Minoris b adalah planet raksasa gas yang mengorbit bintang oranye.

Sebelumnya dijelaskan, nama 8 Ursae Minoris disebut sebagai bintang dalam dunia astronomi.
8 Ursae Minoris b sebagai sebutan sebuah planet yang mengorbit di bintang 8 Ursae Minoris.

Letaknya 530 tahun cahaya dari Bumi, tentu bukan salah satu planet di tata surya kita.
Berada di rasi bintang Ursa Minor atau dilambangkan Beruang Kecil.
Bintang ini tidak masuk dalam grup tersebut, tapi berada di batas garis rasi bintang.

Usia bintang 8 Ursae Minoris diperkirakan sudah memasuki rentang 15 miliar tahun, bahkan 45 miliar tahun. Bila ukuran bintang disana tipe K.
Nama lain bintang sebagai HD 133086, TYC 4417-267-1, HIP 73136, 8 Umi, BD +75 547, 2MASS J14564834-7454032, IRAS 14571+7505.
Sejauh ini terlihat ada 1 planet yang teridentifikasi.

Planet ekstrasurya memiliki massa sedikit lebih besar dari Jupiter, pertama ditemukan tahun 2015.
Planet 8 Ursae Minoris b memiliki orbit awal 0,5 AU (jarak bumi ke matahari = 1AU). Memiliki orbit 1 tahun sekitar 93,4 hari.

Tim astronom mengatakan, planet ini seharusnya sudah tidak ada lagi disana.
Studi tentang planet ini tetap ada disana, karena keberuntungan dalam arti ada penyebab yang tidak biasa mengapa planet 8 Ursae Minoris b tetap ada.

Planet 8 Ursae Minoris b memiliki orbit yang dekat ke bintang induk. Tapi lolos dari gravitasi bintang induknya sendiri.



Posisi planet 8 Ursae Minoris b ke bintang induk membesar mencapai jarak sekitar 74 juta km, sebagai perbandingan jarak Bumi ke Mataharai sekitar 150 juta km.
Atau letaknya sedikit lebih di belakang posisi planet Venus ke matahari.

Bintang 8 Ursae Minoris sebagai nama bintang disana, telah memasuki fase akhir, dan membakar gas hidrogen yang tersisa sebagai sumber energi bintang.
Bintang tersebut membengkak, seharusnya posisi planet 8 Ursae Minoris b telah di telan bintangnya sendiri.



Ukuran bintang 8 Ursae Minoris terus membesar, diperkirakan akan mencapai 0,7AU dan posisi planet ada di radius bagian dalam.



Dimitri Veras, ahli astrofisika di University Warwick, mengatakan 8 Ursae Minoris adalah penemuan khusus karena belum ada sistem planet seperti ini yang diamati.
Teori mengatakan ketika bintang mirip / seukuran Matahari (bintang kuning) memasuki masa akhir hidupnya, dan menghabiskan gas hidrogen pada intinya.

Perlahan bintang akan membesar dan menjadi raksasa merah atau memasuki fase ekspansi.
Dalam teori, bintang terus membesar, bila disana ada planet di bagian terdepan, bintang akan menelan planet yang ada di dekatnya.

Bintang 8 Ursae Minoris memiliki planet selamat dari kehancuran bintang

Misal di tata surya kita di masa mendatang, 4,5 - 5  miliar tahun ketika Matahai bertahap akan membesar.
Planet terestrial atau planet berbatu yang ada bagian depan, dari Merkurius dan Venus bahkan mungkin Bumi akan masuk ke dalam bintang dan terbakar habis.

Setelah mencapai tahap menjadi bintang merah, bintang mulai menghabiskan gas helium sebagai sumber energi.
Bintang mulai berkontrasi lagi semakin besar, tapi planet yang sudah masuk ke dalam bintang tidak akan ada lagi alias lenyap.

Bagaimana bintang 8 Ursae Minoris b lolos.

Setelah mengamati sistem tata surya disana dengan teleskop luar angkasa TESS.
Tim ilmuwan Veras dan rekannya sekarang memiliki teori utama tentang bagaimana 8 Ursae Minoris b selamat dari fase ekspansi bintang induknya.

Bintang 8 Ursae Minoris bukan satu bintang, tapi bintang kembar atau bintang biner.
Satu bintang ukuran lebih besar akan lebih dahulu mati, dibanding bintang kembarannya yang lebih kecil.

Teori normal.
Bila sebuah bintang memasuki masa kematian, bertahap akan membesar. Selama perluasan ukuran bintang, akan menelan planet yang paling dekat ke bintang.

Sebagai gambaran, dari sisi kiri dalam sebuah tata surya terdapat 2 bintang biner dan planet dalam kondisi normal.
Ketika bintang lebih besar mencapai akhir hidupnya, ukuran bintang akan membesar. Tapi dalam prosesnya dapat menganggu bintang pendamping.
Sampai diakhir keduanya saling tarik menarik dan bergabung. Proses membengkaknya sebuah bintang selama ekpansi bintang sementara dapat berhenti.
Mengapa bintang akhirnya berhenti membengka, karena mengambil material dari bintang pendamping, seperti gas hidrogen.


Membuat bintang kembali normal setelah mendapat bantuan dari bahan bakar dari bintang pendampingnya.

Bintang 8 Ursae Minoris memiliki planet selamat dari kehancuran bintang

Dalam fase bintang mulai membengkak, kemungkinan besar ada gangguan gaya tarik antara kedua bintang.
Bintang yang lebih besar dapat menarik materi bintang lebih kecil terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses ekpansi.

Dalam proses bintang yang kehabisan gas hidrogen, bintang raksasa merah yang terus bertahap terus membesar.
Tiba-tiba berhenti sehingga itu alasan sederhana, mengapa planet 8 Ursae Minoris b bertahan ada disana.

Sebuah tim 40 ilmuwan meneliti data pengamatan TESS untuk menemukan penjelasan yang memungkinkan mengapa tata surya ini memiliki nasib berbeda.
Menurut peneliti Marc Hon di University of Hawaii, gagasan terjadinya merger 2 bintang atau bintang biner dapat menghentikan ekspansi salah satu bintang ketika memasuk tahap raksasa merah.
Materi dari bintang lebih kecil ditarik bintang lebih besar sampai keduanya bergabung.

Teori-teori lain planet 8 Ursae Minoris b adalah planet yang terbentuk dari planet generasi kedua.
Planet lahir dari materi yang dilontarkan dengan kuat oleh pengabungan bintang, dan lahir sebagai planet baru. Tetapi itu teori lain sebagai spekulatif.
Planet 8 Ursae Minoris b lahir setelah kedua bintang akhirnya bergabung. Dan planet terbentuk dari sisa puing bintang lama.

Sebagian besar bintang yang diketahui berada dalam sistem biner, kata Dr Hon, mungkin ada lebih banyak sistem planet yang aneh.
Karena pengaruh pasangan biner seperti yang terjadi di sistem tata surya 8 Ursae Minoris.

Dunia astronomi memang menarik, walau banyak teori yang digunakan dalam penemuan sebuah tata surya.
Teori kematian bintang yang dapat berhenti akibat mengkonsumsi sebuah bintang pendamping, merupakan hal unik.


Artikel Lain

Apa yang ditemukan di tata surya Planet LHS 3154, sebuah planet mengorbit ke bintang induknya tapi ukuran massa lebih besar. Membuat teori pembentukan tata surya terbalik. Dimana bintang seharusnya memiliki ukuran lebih besar dari planet yang mengorbit.

Bila kita melihat ada 2 galaksi yang bergabung, apa yang terjadi. Satu tipe galaksi Seyfert seperti galaksi Arp 107, adalah 2 galaksi yang bergabung. Ketika kedua galaksi mulai mendekat, ada material yang membentuk seperti jembatan di antariksa.



Planet LTT9779b memiliki beberapa keunikan planet sejenis. Ukuran 4x lebih besar dari Bumi, kategori Neptunus tapi posisi tidak biasa dekat ke Bintang. Atmosfer planet ini seperti cermin memantulkan cahaya bintang, bahkan suhu planet mencapai 2000 deg C. Mengapa seperti cermin di atmofer planet, peneliti memberi jawaban.

Tata surya kita sangat stabil, juga isi galaksi kita. Seluruh benda mengorbit ke tengah galaksi. Apakah semuanya memang seperti perkiraan kita. Peneliti mengatakan bintang Velocity bukan dari galaksi Bima Sakti. 2023 dua bintang J0927 dan J1235 pecahkan rekor, bergeser 2200km perdetik.

Nasa mengirim Parker Solar Probe, dan menjadi benda yang pernah di kirim paling dekat ke bintang matahari. Desember 2021, pesawat Parker Solar Probe menyentuh atmofer matahari. Apa yang disebut permukaan kritis Alfven. Mengapa matahari mengeluarkan angin radiasi

Di jantung galaksi Holm 15A terdapat salah satu lubang hitam terbesar yang pernah ditemukan. Memecahkan rekor sebelumnya, bahkan 2x lebih besar yang ditemukan tahun 2016. Belum mengalahkan analisa jejak Quazar dari TON 618 sebagai lubang hitam terbesar dengan perkiraan massa 66 milliar matahari.

Sementara banyak astronom mencari eksoplanet seukuran Bumi, kriteria air yang mencari, rotasi planet, dan letak di zona layak hun. Peneliti UCI mengatakan kemungkinan planet dengan area terminator masih layak, bila ukuran yang tepat. Karena area tersebut bisa saja terjadi pertemuan udara panas dan dingin.



Astronot pergi ke bulan komunikasi sampai 1.5 detik. Bagaimana berkomunikasi dari Saturnus ke Bumi. Bagaimana bila lebih jauh lagi, misal melihat Bumi dari 5 miliar tahun cahaya . Mungkin disana tidak melihat manusia, walau manusia sudah ada saat ini. Teleskop JWST menemukan galaksi 13,4 miliar tahun cahaya jauhnya.

Teleskop JWST kembali membuka misteri alam semesta. Menemukan 2 galaksi sangat dekat dengan ke waktu terbentuk awal alam semesta. Mengeser teori lahirnya bintang pertama di alam semesta. Galaksi ini kok sudah muncul, dengan di usia 350 juta tahun. Teori, bintang lahir pertama berada pada rentang 400 juta tahun.

Di area nebula NGC1333 adalah kumpulan gas yang sangat besar, dan sudah terlihat lahir lusian bintang baru. Yang menarik peneliti bintang yang diberi nama SVS 13. Disana tidak 1 tapi 2 bintang biner. Bahkan proto bintang tersebut memungkinkan membentuk banyak planet berbatu seperti Bumi.

Astronom sebelumnya menyebut sebagian besar tata surya sama, dengan planet berbatu di depan. Dalam 20 tahun penemuan planet, dan semakin banyak tata surya lain ditemukan, sering ditemukan planet Hot Jupiter. Apa yang terjadi bila tata surya kita memiliki sususnan planet seperti itu.

Tim peneliti membandingkan sudut pandang dan kesempatan alien dan kita dapat saling melihat. Mengunakan metode Earth Transit Zone (ETZ). Ketika ada kesempatan / waktu kita melihat mereka dan waktu yang tepat mereka melihat kita. Tetapi kesempatan tersebut belum tentu sama, bahkan memiliki rentang waktu berbeda-beda.

Lubang hitam GSN 069 terletak 250 juta tahun cahaya dari Bumi. Memiliki aktivitas unik dengan semburah setiap 9 jam. Peneliti menemukan aktivitas tersebut disebabkan sebuah bintang yang akan ditelan, tapi bintang bertahan dan tetap mengorbit disekitar lubang hitam mungkin berlangsung miliaran tahun lagi

Quasar J0313-1806 memecahkan rekor lubang hitam tertua dan terjauh. Mengalahkan rekor sebelumnya yang 20 juta tahun lebih mudah. Para astronom tidak tahu mengapa lubang hitam tersebut dapat terbentuk. Hipotesa sementara akibat gas hidrogen yang super masif sudah terbentuk dan membuat lubang hitam raksasa hadir lebih dulu.



Planet ekstrasurya / exoplanet Mascara-2b jaraknya 456 tahun cahaya dari Bumi. Planet ini begitu panas di bagian atmosfernya dan mengandung logam yang diuapkan karena suhu sangat tinggi. Planet MASCARA-2 b mengorbit ke sebuah bintang biru KELT-20 setiap 3,5 hari waktu Bumi. Jauh mengalahkan panas planet Merkurius


Youtube Obengplus


Trend
No popular articles found.