Pesawat New Horizons mencapai jarak 55AU ada 2 misi yang harus diambil


Science | 18 April 2023




Oktober 2023 Nasa ingin ganti misi
Bulan Oktober 2023, pesawat New Horizons sedang terbang ke wilayah sabuk Kuiper.

Sampai pesawat tersebut keluar dari sabuk Kuiper di tahun 2028-29, artinya misi akan diperpanjang.

Nasa meminta masukan untuk merubah jadwal pesawat. Untuk penelitian objek lain heliosfer dibanding meneruskan misi meneliti sabuk Kuiper.
Dan menyerahkan ke tim peneliti di Heliosphere dari misi sebelumnya di bagian sabuk Kuiper.

Misi pesawat ruang angkasa tidak bisa berbalik seperti pesawat terbang.
Karena sampai ke satu objek membutuhkan waktu tahunan.
New Horizons harus memilih prioritas objek apa yang akan di observasi.
Salah satu pesawat ruang angkasa paling modern, setelah Voyager 1 dan 2.

Hal tersebut menjadi pertanyaan dari tim peneliti, mengapa tidak memprioritaskan sabuk Kuiper, dan meneliti bahan disana. Karena Kuiper Belt adalah sabuk asteroid premodial, yang menjadi sejarah terbentuknya tata surya.

Jadi meneliti sabuk asteroid Kuiper amat penting. Misi pesawat ruang angkasa ke sana membutuhkan waktu dalam hitungan dekade.
Disisi lain ada kebutuhan tentang area batas antara tata surya dengan ruang antar bintang. Dimana Voyager sebagai pesawat ruang angkasa tua, tidak memiliki peralatan cukup baik untuk meneliti.



Lokasi pesawat New Horizon April 2023, mencapai jarak 55 AU


 
November 2022 misi KEM2
New Horizons memiliki kesempatan ketiga, setelah 1 Oktober 2022 pesawat ruang angkasa bersiap untuk misi KEM2. Pesawat akan dibangunkan pada Maret 2023.
Pesawat ruang angkasa tersebut sedang menuju ke area sabuk Kuiper.
2 penelitian disana dalam bidang astrofisika dan helifisika. Pesawat akan mengukur kekuatan angin matahari.
Meneliti partikel yang mengalir jauh dari asal matahari, dan wilayah Heliopause.
Voyager 1 dan 2 telah melewati wilayah tersebut, tapi New Horizons membawa peralatan lebih canggih dan melintas di jalur berbeda..



New Horizons saat ini sedang meluncur dengan kecepatan 51 ribu km perjam.
Dari Bumi dan matahari kita, pesawat sudah berada 54 AU, walau membutuhkan waktu 3 AU pertahun.
Dalam 2 tahun kedepan pesawat setidaknya akan mencapai jarak 60 AU.
Diharapkan pesawat mampu bekerja sampai tahun 2040, dan melewati misi KEM3

15 tahun berlalu 17 April 2021
6 tahun lalu New Horizons mampir di planet Pluto dan melakukan penelitian.
Tanggal 17 April 2021, pesawat New Horizons mencapai perjalanan 50AU atau 50 kali jarak matahari ke Bumi, 7,5 miliar km
Komunikasi pesawat ruang angkasa ke bumi mencapai 6,5 jam

Pesawat antariksa New Horizon

Hanya 5 pesawat ruang angkasa yang mencapai jarak 50AU
Pioneer 10 1972, pesawat ruang angkasa yang mencapai sabuk Kuiper, diperkirakan sekarang sudah mencapai 129AU. Tidak aktif
Pioneer 11 kembarannya, mencapai 50AU tahun 1973, sekarang berada di 105 AU. Tidak aktif
Voyager 1 1977 mencapai 152 AU. Pesawat masih aktif
Voyager 2 kembarannya, telah mencapai 127 AU dan masih aktif.
New Horizon 50AU 2006

Di akhir 2030, ketika posisi pesawat mencapai 100AU. Mungkin power generator radioisotop / RTG dengan daya plutonium akan melemah dan menghasilkan power terlalu rendah bagi pesawat untuk tetap beroperasi.

Seandainya pesawat tidak lagi berkomunikasi pada jarak 100AU, misi pesawat ini sudah melewati batas target. Karena ditujukan untuk meneliti planet Pluto.
Ketika misi Voyager, melibatkan 450 orang, tapi New Horizons sekitar 50 orang tenaga ahli.

Pesawat antariksa New Horizon April 2021

Setelah memetakan planet Pluto, Agustus 2015.
Pesawat ruang angkasa New Horizons meneruskan terbang ke objek lain. Objek MT69 salah satu benda di sabuk Kuiper dengan luas 60km. Diperkirakan akan dicapai oleh pesawat New Horizons pada tahun baru 2019. Objek MT69 disebut sebagai PT 1 atau Potential Target 1. Diperkirakan memiliki ukuran 46 km dan masa benda ini hanya 1% dibanding Pluto. Batuan tersebut mirip seperti planet kerdil. Pesawat akan melakukan manuver menuju PT1 tersebut pada bulan Oktober atau November 2015 nanti. Dan akan sampai di sekitar tempat tersebut pada 1 Januari 2019.



MT69 adalah batuan di sabuk asteroid Kuiper, tidak terlalu besar. Benda tersebut dipilih karena perjalanan New Horizons bisa mengandalkan bahan bakar lebih sedikit. Target kedua adalah MT70 yang ditemukan tahun 2014. MT70 lebih terang , kemungkinan lebih besar dengan diameter 76km.  Sayangnya peneliti Nasa harus memilih salah satu.

Pesawat antariksa New Horizons diluncurkan Januari 2006, dan baru mencapai planet Pluto pada jarak 10.000km bulan 14 Juli 2015. Setelah melakukan penelitian disana, New Horizons akan melakukan manuver menuju sabuk Kuiper. Keputusan New Horizons untuk pergi ke 2 benda terbesar lainnya diputuskan bulan Agustus 2015.
Peneliti harus memilih 2 objek yang akan diteliti nantinya, karena pesawat tidak bisa melakukan observasi sekaligus.

Seperti apa, seandainya tinggal di planet Pluto.
Seandainya bisa tinggal disana, untuk mengirim pesan ke Bumi. Pesan akan sampai terlambat, rata rata baru sampai 4,5 jam, ketika planet Pluto paling dekat dengan Bumi sekitar 4 jam, dan posisi Pluto ketika menjauh baru menerima pesan 6,5 jam.

Pluto mengorbit matahari hanya 248 tahun waktu bumi dalam satu putaran. Dibanding usia manusia, maka tidak pernah merayakan ulang tahun mengikuti waktu planet Pluto.
Suhu disana sangat dingin, dijamin tidak ada tempat di dunia yang memiliki suhu setara Pluto. -223 derajat C sampai - 233 derajat Celcius.
Gravitasi disana sangat rendah, hanya 1/15 saja. Mengangkat beban 60kg lebih hanya terasa 4,5kb berat di Bumi

Di Pluto ada 2 bulan yang cukup besar dinamakan Nex dan Hydra. Bila tinggal disana bisa melihat kedua bulan tersebut. Masih ada 2 bulan lain disebut Kereros, Styx dan Kerberos (berhasil diabadikan Okt 2015)
Bila di Bumi setiap hari selama 24 jam, di Pluto setara 6,4 hari waktu Bumi.
Bagaimana melihat matahari disana. Agak berbeda dibanding di Bumi, melihat matahari seperti planet kecil tapi agak mekar.

Sebuah buku yang diterbitkan 1 Mei 2018 mencatat sejarah perjalanan pesawat New Horizons.
Planet Pluto mungkin memiliki lautan nitrogen raksasa yang membeku. Dan tidak ada struktur seperti di planet lain di tata surya.

Planet Pluto memiliki kabut atmofer biru yang hidup, melayang setidaknya sampai ketinggian 450 km dari permukaan planet. Peneliti mengatakn gas metana dalam kabut mungkin bereaksi dengan cahaya matahari.
Peneliti memperkirakan gas metana yang terlepas dari atmofer Pluto sampai membuat bentuk diatas bulan Charon. Seperti ada pertukaran materi atmofer diantara keduanya, atau mirip seperti gaya tarik bintang kembar.



Tentang planet Pluto 2015
Apa yang diketahui saat ini salah tentang planet Pluto. Planet Pluto bukan berwarna abu abu atau biru saja. Dari foto terbaru pesawat ruang angkasa New Horizons menampilkan gambar berbeda.
Pluto cenderung berwarna merah atau coklat, mirip seperti planet Mars. Di Mars, cahaya merah adalah bentuk dari oksida besi. Pluto mungkin memiliki sumber berbeda dari planet Mars. Entah dari hidrokarbon yang terbentuk akibat cahaya kosmik dan ultraviolet matahari dan berinteraksi dengan gas metana di atmofer Pluto.

Luas planet Pluto, Juli 2015 pada hari Senin tanggal 12 Juli 2015. Nasa mengumumkan planet Pluto lebih besar dari perkiraan semula. Setelah pesawat New Horizons mendekati Pluto, akhirnya diketahui planet Pluto memiliki diameter sekitar 2370km. Ukuran tersebut lebih besar dari perkiraan sebelumnya dengan diameter sekitar 1000km.



Komunikasi dengan pesawat New Horizon berjarak 4,8 miliar km
Bagaiaman melakukan komunikasi dengan jarak sejauh itu ke bumi. Sementara komunikasi radio dari pesawat ke Bumi diperlukan dua arah.
Ada 3 pemancar radio terbesar di dunia, di Barstow California, Madrid Spanyol dan Canberra Australia. Ketiga tempat tersebut memiliki perbedaan 120 derajat terpisah dan disebut sebagai  Deep Space Network / DSN. Sehingga dapat memancarkan seluruh arah atau 360 derajat. Bila data yang di terima dari pesawat New Horizons menghilang di satu antena, dapat diambil oleh antena lain.
Ketika gambar pertama dari pesawat ruang angkasa New Horizon pertama kali diterima dari pemancar radio di Madrid dan Barstow.
Sekarang kecepatan yang diterima oleh pemancar turun karena begitu jauh. Hanya 1200bit/s atau setara teknologi modem generasi pertama tahun 90an. Sedangkan sinyal radio harus menempuh waktu selama 4,5 jam untuk sampai ke Bumi.
Tanggal 13 Juli 2015, pesawat baru melewati planet Pluto. Beritanya baru diumumkan hari Selasa 14 Juli 2015 karena informasi yang datang terlambat.
Dengan bantuan DSN inilah data dapat diterima oleh ilmuwan. Fungsi pemancar tersebut bukan untuk menerima sinyal radio pesawat ruang angkasa saja, tetapi membantu badan antariksa lain seperti milik Eropa ESA dan Jepang.
Pada satu waktu, sistem DSN dapat berkomunikasi dengan 12 sampai 15 pesawat ruang angkasa.
Kebanyakan komunikasi pesawat ruang angkasa mengunakan frekuensi X band dengan rentang 8,4-8,5Ghz dan disediakan khusus sebagai frekuensi antarriksa.

Kabarnya, sistem tersebut akan di upgrade dan mengunakan frekuensi lain di 32Ghz agar tidak terganggu oleh frekuensi pemancar yang ada di Bumi. Kepada pesawat ruang angkasa apa saja sistem DSN sedang berkomunikasi. Komunikasi DSN saat ini dapat dilihat realtime via website eyes.nasa.gov

Gunung di planet Pluto
Foto yang dikirim oleh New Horizons memberi sebuah gambar gunung di planet tersebut. Terlihat terdapat sebuah pegunungan yang terangkat dengan puncak ketinggian 3,500m dari permukaan planet. Gambar dibawah adalah foto detil permukaan planet Pluto pertama.
Ilmuwan heran dengan gambar gunung es di tepi tata surya yang jaraknya mencapai 5 miliar km.
Foto diambil dari ketinggian 12.500 km diatas Pluto. Peneliti mengatakan seharusnya es disana adalah air atau H2O.

Video dibawah ini adalah bentuk permukaan planet Pluto



Jumlah bulan di Pluto
Terakhir terindentifikasi 5 bulan ada di Pluto. Styx, Nix, Kerberos, Hydra dan Charon.
Kerberos merupakan bulan terkecil, ukurarnnya hanya 12km dan lebar 4,5 km. Bila dilihat sekilas seperti meteor bahkan komet.

Charon memiliki permukaan yang rata, dengan bentuk retakan diakibatkan laut yang membeku.
Hydra, terbentuk 4 miliar tahun lalu. Kemungkinan bertabrakan dengan benda kecil sampai membuat bulan di Pluto ini membesar.

Styx mungkin terbentuk akibat pecahan tabrakan antara Pluto dan Charon



Update video Nasa dengan permukaan planet Pluto dari dekat (27 Mei 2016)



Artikel Lain

Bencana alam dari angin ribut, pusaran angin / siklon, dan topan disebut dalam bahasa Inggris sebagai Hurricane, Cyclone dan Typhoon. Nama tersebut memiliki arti sama. September 2020, banyak badai muncul sampai badan WMO kehabisan nama dan mengambil huruf baru A. Satu kategori 6 setelah melewati kekuatan 345km perjam

pesawat antariksa Osiris Rex milik Nasa diluncurkan 8 September 2016 sampai di asteroid Bennu Oktober 2020. Mengambil batuan yang diteliti berusia 4,5 miliar tahun. Batuan sudah sampai di Bumi September 2023, tapi Nasa belum membuka tabung.



Nasa mengirim Parker Solar Probe, dan menjadi benda yang pernah di kirim paling dekat ke bintang matahari. Desember 2021, pesawat Parker Solar Probe menyentuh atmofer matahari. Apa yang disebut permukaan kritis Alfven. Mengapa matahari mengeluarkan angin radiasi

Di tahun 2021 NASA mengirim sebuah pesawat ruang angkasa. Tujuannya berbeda bukan untuk menjelajah, tapi menabrak dirinya ke sebuah asteroid kembar. Dua asteroid biner disebut Didymos-Dimorphos, dicoba untuk di geser.

Misi MAV Nasa untuk mengirim batuan Mars ke Bumi tidak semudah rencana awal. Rencana mengirim bersamaan pengambil sampel dan roket keluar dari Mars, belum dapat dilakukan. Nasa meminta batuan ESA mendisain pesawat ruang angkasa untuk mengirim balik ke Bumi.

Misi Lucy berhasil diluncurkan, sebuah pesawat ruang angkasa yang meneliti asteroid Trojan. Melakukan perjalanan selama 12 tahun. Dalam orbit planet Jupiter terdapat 2 kelompok asteroid. Diperkirakan asteroid disana memiliki data awal pembentukan tata surya. Pesawat ruang angkasa harus mengejar 2 sisi orbit

ESA menyiapkan pesawat ruang angkasa Comet Interceptor. Bertugas mempelajari benda asing yang datang dari antar bintang, masuk ke orbit tata surya. Tidak hanya 1 tapi 3 pesawat disiapkan. mengingat Oumuamua asteroid besar dan mungkin masih banyak lagi



DSN 43 tangani misi Mars 2020 Perseverance Feb 2021. DSN 43 menjadi antena paling kuat dari 14 antena komunikasi pesawat ruang angkasa. Yang ini bukan antena komunikasi biasa seperti komunikasi satelit dan pesawat, tapi untuk komunikasi pesawat ruang angkasa. DSN atau Deep Space Network adalah sistem antena yang berada di 3 negara.

Bukan diakhiri karena ilmuwan akan mempertahankan pesawat ruang angkasa terus beroperai selama mungkin, walau misinya sudah selesai. Beberapa pesawat akhirnya tidak lagi mengirim data ke Bumi. Alias hilang kontak, akibat masalah power, software di dalam pesawat ruang angkasa dan hal lain.

Apakah mungkin pesawat ruang angkasa terbang dekat dengan matahari. Nasa menyebut ini misi pertama mereka untuk mengirim sebuah pesawat penelitian atau probe untuk meneliti permukaan matahari. Tetapi pesawat tidak terbang sampai ke permukaan matahari. Hanya mencapai jarak 6 juta km dari bintang yang menyala.



Youtube Obengplus

Trend