Pembersih kontaminasi PFAS dengan magnet temuan menyaring air dari ilmuwan


   Technology | 24 January 2023

Ilmuwan Australia telah mengembangkan teknik baru untuk menghilangkan "bahan kimia selamanya" dari air beracun.

Dengan menambahkan larutan ke dalam air yang terkontaminasi dan melapisi polutan sampai menjadi bersifat magnetis, sehingga dengan mudah ditarik dan diisolasi.

Zat polifluoroalkil (PFAS) adalah bahan kimia digunakan secara luas di seluruh dunia sejak tahun 1950-an, berkat sifat menolak air dan minyaknya.

PFAS adalah Per- and polyfluoroalkyl substances (PFAS), yaitu bahan kimia buatan manusia, termasuk di dalamnya adalah PFOA, PFOS, GenX, dan bahan kimia lainnya

Misal bahan tersebut terbesar di kemasan, lalu di kompos, dan sebagian berkontaminasi disana, menyebar ke air.
Dari sana bahan PFAS menyebar di makanan, atau air. Dan kembali lagi ke manusia.

Yang mengandung PFAS diantaranya:
Kemasan makanan mengandung PFAS
Makanan yang dikemas dengan kemasan mengandung PFAS atau makanan yang dibudidayakan dengan tanah/media yang mengandung PFAS
Alat rumah tangga yang mengandung lapisan anti lengket/ non-stick (misal: teflon) atau anti air/ water-repellent , sampai busa dari alat pemadam api
Beberapa industri yang bekerja atau berhubungan dengan pelapisan krom, elektronik, dan perminyakan ( oil recovery ) yang menggunakan zat mengandung PFAS

Air minum yang berdekatan dengan industri yang bekerja dengan zat yang mengandung PFAS, tempat pembuangan sampah, tempat pengolahan air limbah, fasilitas pemadam kebarakan)
Organisme yang makan atau minum zat yang mengandung PFAS.

Namun, baru-baru ini bahan kimia PFAS dikaitkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk peningkatan risiko diabetes dan kanker hati.
Lebih buruk lagi, sebuah studi baru-baru ini menemukan tingkat bahan tersebut di dalam air hujan serta hampir ada di mana-mana di Bumi melebihi pedoman EPA,  molekul stabil ini sangat sulit dipecah, membuat mereka mendapat julukan "bahan kimia selamanya / the forever chemical di sekitar kita."

Sekarang peneliti di University of Queensland mengembangkan teknik yang dapat membantu menghilangkan bahan kimia PFAS dari air.

Tim merancang solusi yang disebut sorben polimer terfluorinasi magnetik, bila ditambahkan ke air yang terkontaminasi, akan melapisi molekul PFAS.
Membentuk bahan bersifat magnetis, jadi proses yang relatif sederhana menggunakan magnet untuk menarik polutan dan memisahkannya dari air.

Dalam pengujian dengan sampel kecil air sarat PFAS, tim menemukan bahwa tersebut dapat menghilangkan lebih dari 95% molekul PFAS, termasuk lebih dari 99% GenX bahan kimia yang sangat bermasalah tersebut hanya dalam waktu 30 detik.

Clean water from pfas

Banyak tim menyelidiki cara untuk memecah PFAS, biasanya melibatkan katalis yang dipicu mengunakan sinar UV atau panas. Yang lain telah menggunakan hidrogen atau air superkritis.

Tetapi para peneliti mengatakan solusi magnetik mereka memiliki beberapa keunggulan dibandingkan teknik penghilangan PFAS yang ada.
Solusinya sendiri dapat digunakan kembali hingga 10 kali, dan dapat bekerja lebih cepat daripada yang lain, serta tidak memerlukan energi tambahan dalam proses untuk memicu reaksi.

“Metode kami menunjukkan kemungkinan untuk menghilangkan lebih banyak bahan kimia ini dengan cara yang lebih cepat, lebih murah, lebih bersih, dan sangat sederhana,” kata Dr. Cheng Zhang, rekan penulis studi tersebut.

“Karena proses kami tidak membutuhkan listrik, maka dapat digunakan di masyarakat terpencil dan di luar jaringan.
Tim kami sekarang akan meningkatkan pengujian dan kami berharap produk yang tersedia secara komersial siap dalam tiga tahun ke depan.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Angewandte Chemie. Tim menjelaskan pekerjaan dalam video di bawah ini.


Artikel Lain

Sedotan ramah lingkungan bahan kertas dan bambu, mengantikan sedotan plastik. Tidak juga, beberapa sedotan kertas diteliti mengandung bahan kimia forever. Bahan kimia yang tidak larut dalam tubuh dan alam, atau tidak dapat dibuang serta dapat terakumulasi dalam tubuh. Lebih aman mengunakan sedotan besi atau tanpa sedotan sama sekali.

Peneliti menemukan air tertua di dunia, setelah di teliti dari jejak geokimia dan radiogenik. Air tersebut memiliki usia 2,6 milar tahun lalu. Warna aslinya sama seperti air bening. Kata Dr Lollar yang mencoba, rasanya aneh tidak seperti air biasa.

Disain dinding kaca ternyata dapat dimanfaatkan untuk aliran energi panas dan dingin. Mengunakan bahan air yang tipis masuk ke jendela, dapat memberikan energi panas, dan di musim panas dapat membuat ruangan lebih dingin. Rancangan Matyas Gutai arsitek Loughborough sedang di uji coba. Agar gedung lebih hemat energi.

Rancangan turbin angin yang tidak berisik, efektif memberi energi di atap rumah. Aeromine merancang turbin angin dengan memperkuat tekanan angin yang kuat dapat masuk ke dalam lorong angin dan mengerakan turbin. Lebih cocok dipasang pada gedung tinggi atau area disekitar memiliki arus angin cukup kuat.

Tim MIT menemukan teknik filter air dari bahan alami. Mengunakan batang kayu yang memiliki serat tembus air tapi menahan patogen. Cukup di potong dan dijadikan saringan pembersih air minum. Dapat membantu warga mendapatkan air bersih untuk penyerang air. Kecepatan sekitar 1 liter permenit.

Teknologi penyimpan energi listrik tampil dengan Flow Battery cair. Tidak berbentuk baterai dalam bentuk fisik, tapi baterai dengan cairan. Pertama di Jerman, tapi powerbank terbesar ini ada di China. Baru beroperasi September lalu memberikan power hitungan MegaWatt. Bahan Beta Cyclodextrin yang lebih murah untuk penganti Vanadium Flow.

Tapi di satu negara, air malah di ambil dari bawah tanah. Bukan untuk konsumsi penduduk, melainkan untuk pertanian. Bangladesh memiliki mesin anti banjir yang tidak sengaja ditemukan. Keseimbangan penyedotan air tanah dan penyerap air, akibat keunikan tanah di wilayah timur Bangladesh.

Bagaimana memanfaatkan botol bekas, apakah bisa dijadikan pendingin ruangan tanpa AC. Disain dinding keramik, dapat membantu mendinginkan udara di sekitar. Dibuat beberapa disain dengan bahan tersebut dengan bantuan air

Udara di kantor membuat pekerjaan lebih berat bahkan membahayakan kesehatan. Menghabiskan waktu 90% berada di dalam ruangan bukan hal baik. Ruangan yang tercemar dengan bahan bangunan, produk pembersih dibanding udara di luar. Serta polusi udara dimana seseorang harus tinggal dalam satu ruangan.

Microsoft mulai mengunakan sistem pendingin 2 fase dengan cairan. Server computer direndam ke dalam cairan, kontak komponen panas akan langsung mengenai cairan. Gigabyte menawarkan disain memasukan computer ke dalam cairan teknik yang sama.

Dari Nikon menjawab, gunakan cairan pembersih khusus lensa. Cukup 1 sampai 2 tetes saja. Hindari menyentuh permukaan lensa untuk dibersihkan. Gunakan spray brush dengan tekanan udara untuk membesihkan debu. Jangan gunakan tissue, semakin sering disentuh permukaan lensa perlahan akan rusak



Youtube Obengplus


Trend