Galaksi HIPASS J1131–31 Peekaboo unik dominasi bintang berwarna biru yang panas


   Science | 9 December 2022


Galaksi HIPASS J1131–31 adalah galaksi yang unik.
Jaraknya 20 juta tahun cahaya dari Bumi, menjadi teka teki setelah ditemukan.


Membentang hanya 1.200 tahun cahaya, dibanding galaksi Bima Sakti memiliki lebar lebih dari 100.000 tahun cahaya

Galaksi HIPASS J1131–31 atau mendapat julukan Peekabo0, sebelumya tidak terlihat.
Melihat langsung ke arah galaksi kerdil ini, sebelumnya belum dapat di observasi lebih jauh.
Melihat galaksi tersebut dari sisi Bumi terhalang sebuah bintang.

Professor Barbel Koribalski, astronom dari Australia’s national science agency CSIRO, 20 tahun lalu menditeksi pertama kali galaksi HIPASS J1131–31.
Tetapi terditeksi oleh teleskop radio Parkes di Australia.
Awalnya kami tidak menyadari betapa istimewa galaksi kecil ini.

Galaksi HIPASS J1131–31  yang dipelajari oleh Karachentsev dari Special Astrophysical Observatory of the Russian Academy of Sciences mengatakan bintang disana tidak memiliki elemen berat atau metal
Sehingga bintang disana berwarna biru, bukan kuning atau merah seperti matahari kita.

Dikategorikan sebagai galaksi sangat miskin bahan metal "extremely metal-poor" (XMP)
Tipe galaksi XMP umumnya ada di awal setelah pembentukan alam semesta.

Ini cerita awalnya, setelah Big Bag alam semesta menjadi panas, tapi kembali mendingin dalam periode ratusan ribu tahun.
Disana mulai muncul bintang pertama, pembentukan bintang dimulai dari akumulasi gas, yaitu gas hidrogen dan helium.

Diawal pembentukan bintang, ukuran bintang lebih besar dari bintang modern. Cirinya yang panas, cahaya terang,  karena miskin unsur metal.
Bintang purba lebih banyak mengandung gas hidrogen dan helium.

Proses selanjutnya disebut sebagai tahap generasi bintang.
Bintang bersinar, hancur, tetapi sisa debu dan gas akan terakumulasi kembali menjadi bintang baru.

Berjalan waktu mencapai miliaran tahun, setiap generasi bintang memunculkan elemen utama seperti gas oksigen, karbon, besi dan lainnya.
Akiba

t panas bintang juga merubah elemen dari materi yang dikandung, termasuk semua isi alam semesta.
Sekarang kita mengenal sebagai periodik tabel, dimana unsur awal materi yang ada berasal dari gas hidrogen dan helium
Dan menjadi turunan semua elemen yang ada.

Peneliti menyebut, bintang generasi saat ini relatif membawa metal lebih banyak. Matahari masuk kategori bintang Population 1

Galaksi HIPASS J1131–31 terditeksi memiliki 60 bintang individu, tertangkap teleskop Hubble dan observasi lain dari South African Large Telescope / SALT.
Dari sisi umur 60 bintang, diperkirakan baru berusia miliaran tahun.
Seandainya bintang tersebut lahir, seharusnya sudah membawa elemen berat dari bintang generasi sebelumnya seperti matahari.



Data instrumen menunjukan bintang di galaksi tersebut seharusnya sudah membawa unsur metal lebih tinggi.
Karena bintang terus mendaur ulang dari bintang sebelumnya. Mengapa bintang disana berwarna biru. Misteri tersebut belum dapat dijelaskan oleh astronom.

Sekarang dengan gabungan data Hubble dan SALT, kita mengetahui galaksi tersebut miskin dengan bahan metal.
Pengamatan teleskop ruang angkasa Hubble mengunakan instrumen Ultra Violet.
Pengamatan dari instrumen Advanced Camra for Surveys juga menunjukan kecerahan individu bintang.
Bintang yang menutup cahaya pengamatan sebelumnya, sekarang berada di sisi kanan pada gambar kanan.
Data grafik 3 keterangan garis biru adalah perhitungan jumlah jenis bintang di galaksi tersebut.

Galaksi HIPASS J1131–31

Umum di sekitar Bima Sakti atau galaksi lebih kecil, sebagian berisi bintang kuno yang usianya miliaran tahun.
Misalnya bintang ukuran besar adalah tipe Red Giant Branch / RGB, bintang jenis tersebut adalah bintang tua.
Ukuran bintang yang membengkak tetapi lebih dingin, karena lebih dingin maka warna bintang lebih merah.

Perbedaan di galaksi HIPASS J1131–31, disana tidak di dominasi populasi bintang berwarna merah tua yang sama.
Sebaliknya bintang disana seperti galaksi kerdil berwarna biru yang kompak.

Cahaya bintang biru, menandakan proporsi tinggi tipe bintang generasi muda yang panas.
Seperti citra yang dianalisa, deretan utama bintang di dominasi warna biru.
Sedangkan dibagian lengan galaksi terlihat bintang berwarna merah juga sangat jarang.

Belum dapat dijawab, berkaitan bagaimana galaksi HIPASS J1131–31 terbentuk dan berevolusi.

Melihat galaksi tersebut seakan melihat pembentukan galaksi di masa lalu.
Dimana terjadi lingkungan ekstrem dan bintang jenis tersebut sulit di diteliti lebih jauh.

galaksi Peekaboo

Artikel Lain

Bila kita melihat ada 2 galaksi yang bergabung, apa yang terjadi. Satu tipe galaksi Seyfert seperti galaksi Arp 107, adalah 2 galaksi yang bergabung. Ketika kedua galaksi mulai mendekat, ada material yang membentuk seperti jembatan di antariksa.

Pergerakan orbit bintang di galaksi yang berbeda antara bintang kuning dan biru. Secara umum bentuk galaksi spiral dengan lengan dan galaksi elips bundar. Galaksi spiral, akan tampak berwarna kebiruan tanda banyak bintang baru. Bentuk elips dan spiral dalam pembentukan galaksi, kadang tidak terkait dengan tabrakan tapi gravitasi.



Bintang dapat lahir dalam satu kelompok, bercampur dengan bintang tua dan muda. Tetapi di NGC 2660 lahir begitu banyak bintang berwarna biru. Mereka lahir dalam rentang waktu bersamaan. Memiliki ciri yang hampir sama, dan bentuk serta ukuran yang sama.

Sebuah cakram terletak 1500 tahun cahaya dari Bumi. Mirip seperti UFO tampak oleh observasi teleskop James Webb. Tapi itu bukan UFO, melainkan bibit dari protoplanet yang akan terbentuk nanti. Oktober 2023 dirilis JUMBO, 30 bintang biner seukuran Jupiter

Tim astronom menemukan 3 bintang biner, dimana 2 bintang berada di bagian dalam. Tata surya TIC 470710327 orbit kompak dan terkunci. Massa satu bintang mencapai 16x massa matahari. Umum sebuah tata surya memiliki 3 bintang.

Radiasi sinar X ditemukan di tengah galaksi Bima Sakti. Sebuah bintang S2 bergerak sangat cepat mengorbit ke lubang hitam. Mencapai 3% kecepatan cahaya. Tahun 2020 ada 2 bintang lain juga bergerak lebih cepat lagi, bintang S6 dan 4714 lolos dari lubang hitam. Tahun 2022 bintang S4716 orbit tercepat mengitari Black Hole

Lubang hitam tidak hanya terkait inti galaksi. Atau bintang raksasa yang meledak dan mati sampai membentuk dirinya menjadi lubang hitam. Peneliti mendapatkan lubang hitam terkecil. Yang massanya setara 3,3 kali lebih besar dari Matahari. Jumlah di galaksi kita sekitar 100 juta lubang hitam.



Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA / ESA menangkap gambar luar biasa dari Galaksi Black Eye / Mata Hitam, juga dikenal sebagai Messier 64 (M64). Nama mata hitam menjadi keunikan galaksi M64 dibanding galaksi lain. Karena sisi luar dan dalam galaksi berputar saling berlawanan arah

lmuwan sudah mendapatkan seluruh data dari isi galaksi Bima Sakti. Belum, dalam 10 tahun terakhir masih ada lagi temuan baru dengan galaksi kerdil atau galaksi kecil tepat di pinggiran galaksi Bima Sakti, apa isi disana. Foto terbaru Large Magellanic Cloud

Galaksi HD1 diperkirakan baru berada 13 miliar tahun cahaya, melihat pergeseran cahaya infra merah yang ditangkap peralatan instrumen astronomi dan teleskop ruang angkasa. Terlihat tipe bintang Populasi III generasi awal alam semesta. Tapi tim astronom akan melihat bila ada jejak radiasi X-ray, mungkin bukan cahaya dari bintang.

Galaksi Biden 1 tampak di belakang kelompok gugus bintang. Ditemukan tidak sengaja oleh astronom ketika menganalisai gugus bintang NGC 6752. Galaksi kerdil yang usianya sangat tua, diperkirakan terbentuk 13 miliar tahun lalu. Bahkan kandungan bintang disana masih relatif rendah kandungan logam.

Galaksi kerdil umumnya terlihat samar, tapi ada di sekitar galaksi kita. Galaksi kerdil memang aneh, disana hanya terdapat 5000 an bintang, bila dibanding dengan galaksi kita mencapai 200 -400 trilyun bintang. Bahkan untuk skala ukuran, galaksi kerdil hanya terlihat 1 titik dibanding galaksi Bima Sakti.



Youtube Obengplus

Trend