Globular Cluster NGC 2660 bintang biru semua lahir bersamaan


   Science | 1 December 2022

Bintang yang lahir bersamaan dalam warna biru yang jarang ditemukan


Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA menangkap gugusan bintang biru yang berkilau hanya 8617 tahun cahaya dari Bumi.

Berada di konstelasi Vela dan dinamai NGC 2660 kata Nasa
Tepatnya ada di sisi selatan Bumi.


Nama lain gugus NGC 2660 seperti Melotte 92 atau koordinat C 0840-469.
Objek ini pertama dilihat oleh astronom Inggris John Herschel pada tahun 1834

Disana terdapat beberapa bintang sebagai gugus terbuka.
Artinya  bintang bintang berwarna biru dan panas tersebut berisi puluhan bahkan ratusan bintang.

Dan semuanya saling terikat di satu tempat, walau tidak saling berdekatan seperti tipe globular cluster bintang yang sangat rapat.

Mengapa bintang bintang biru ini dapat lahir disana.

Awalnya teleskop Hubble mempelajari usia bintang kerdil putih di gugus terbuka dan melihat kembali NGC 2660.

Astronom memperkirakan lahirnya semua bintang tersebut berasal dari debu dan gas yang sama.

Sehingga memiliki karateristik dari ukuran dan besar yang hampir sama.
Termasuk usia bintang ketika lahir, dan komposisi kimia.

Tidak seperti globular cluster dimana kumpulan bintang dapat beberapa jenis, termasuk ukuran berbeda.
Di satu kumpulan awan raksasa terbentuk dengan perbedaan waktu. Dan memunculkan bintang sampai ratusan di lokasi berdekatan.

Melahirkan bintang yang lebih awal, dan menjadi bintang tua dengan warna lebih merah.
Berjalan waktu, sisa gas yang lain membentuk bintang baru tapi terlambat menjadi bintang, akan tampak berwarna biru sebagai bintang lebih panas.
Membuat peneliti melihat seperti kumpulan bola bintang dengan 2 perbedaan warna antara bintang tua dan lebih mudah.

Disini NGC 2660, lebih mudah di pelajari oleh para astronom.
Bintang berwarna merah berada di bagian depan dan bukan termasuk gugus NGC 2660.

Yang kiri adalah bintang dengan warna biru dalam satu grup, tampak lahir dalam waktu hampir bersamaan (dalam skala kosmos).
Berapa besar ukurannya, sementara belum di informasikan oleh Nasa.
Sedangkan bintang ukuran lebih kecil disisi kiri adalah bintang yang lebih jauh di latar belakang.


NGC 2660

Seberapa besar rata rata ukuran bintang berwarna biru




Bila tertarik mencari lokasi kumpulan bintang ini, dapat di periksa di data Sky.org Open Cluster NGC2660
Sudut lokasi bintang menjelang pagi hari antara jam 2-4, dengan ketinggian 40-45 derajat dari horizon.

Artikel Lain

Akhirnya ada jawaban yang satu ini. Lubang hitam ditengah galaksi bukan bentuknya saja yang sangat besar. Lubang hitam itu berputar, dan putarannya sangat cepat. Putaran lubang hitam di rentang kecepatan cahaya tapi tidak dapat mencapai 1. Apakah lubang hitam akan terus membesar, dijawab tidak selalu.

Tim peneliti menemukan planet besar tapi nomor 2 planet paling ringan. Planet WASP-193 b membutuhkan waktu 4 tahun diteliti, karena jejak planet ketika transit sangat halus terditeksi. Masih misteri, bagaimana planet dapat terbentuk dan bertahan, walau terus di bombardir bintang induk.

Galaksi ARP 271 saat ini saling tarik menarik. Hubble melihat seperti ada jembatan diantara kedua galaksi. Dimana memicu aliran debu dan gas, sampai memicu lahirnya bintang muda baru berwarna biru.

Ketika peneliti melihat objek ASASSN-21qj, awalnya tidak tahu apa yang terjadi. Seperti bintang yang meredup, tapi bukan supernova. Sampai mendapat jawaban, ada 2 planet raksasa yang  bertabrakan. Mirip seperti pembentukan bulan dan Bumi, ketika terjadi tabrakan 2 planet. Yang ini 2 planet masif bertabrakan.

Galaksi HIPASS J1131–31 adalah galaksi yang unik. Memiliki populasi bintang berwarna biru. Ditemukan tahun 2002 tetapi belum diketahui seperti apa, karena tertutup oleh sebuah bintang. Setelah posisi bintang bergeser, baru diketahui sebuah galaksi kerdil yang berbeda dari populasi bintang di galaksi lain.



Youtube Obengplus


Trend