Samsung Tizen OS TV open source merek non Samsung akses Samsung TV Plus


   Shortstory | 12 October 2022

Samsung Electronic mengumumkan akan melisensikan platform Tizen OS TV untuk  TV non-Samsung.

Membuka pintu bagi mitra lain seperti produsen TV  Akai, RCA, Sunny, Vispera, dan banyak lagi.
Terutama produk TV pintar yang dijual ke beberapa negara di Eropa, Australia, atau Selandia Baru.

Pertama kali produsen TV dari Korae memperluas ijin untuk OS Tizen diluar merek Samsung.

Samsung melihat langkah yang diambil dapat memberi pengalaman baru yang sebelumnya menjadi OS premium milik Samsung.

Kata sederhananya Samsung akan memberikan Open Source ke Smart TV non samsung

Informasi dari Samsung
    Untuk mendukung adopsi Tizen OS lebih luas, Samsung berkolaborasi dengan sejumlah mitra dalam hal lisensi konten dan pengoptimalan perangkat keras.

Kemitraan ini memberi banyak merek TV mendapat akses ke seluruh dunia untuk TV hiburan yang disediakan secara eksklusif di jaringan Samsung Smart TV

Sementara Tizen dapat dimanfaatkan esbagai ekosistem yang terus berkembang untuk memperkuat penawarannya OS TV.

Pengumuman diatas tampil beberapa bulan setelah produsen TV LG mengumumkan hal yang sama.

LG memberikan webOS untuk produsen TV lain.

Dengan OS Tizen, merek TV lain dapat memanfaatkan akses ke TV dan video Streaming Samsung secara gratis.

Termasuk layanan Samsung TV Plus dan Bixby, asisten suara pada TV pintar.

Samsung TV Plus, Samsung’s free streaming TV and video platform that will allow users to enjoy hundreds of live channels, entertainment, news, shows and sports — for free.

Universal Guide, allowing easy browsing and discovery of all content across different streaming apps, along with personalized recommendations so users can spend more time watching and less time searching.

Bixby, a voice assistant platform that will provide users with more convenient way to explore smart TVs. Users can tell Bixby to search, watch, or perform various features.


Samsung TV Tizen

OS Tizen awalnya dikembangkan tahun 2012.
Siste

m OS berbasis Linux platform HTML5 untuk perangkat smartphone dan mengantikan MeeGO.
Samsung mengabung OS Linux lama menjadi Tizen. Sampai diperkenalkan untuk smart TV.

Sebagian besar merupakan OS dari sistem terbuka / Open Source, walau sebagian juga dimiliki Samsung.

2013, Samsung merilis beberapa ponsel Tizen.
Tablet berbasis Tizen, dan produk yang di kembangkan untuk Jepang.
2014 SmartWatch Gear2 mengunakan Tizen, pesaing OS Wear dari Google.
2016 Samsung Connect Auto.
Solusi koneksi diagnostik, WIFI yang terhubung ke kendaraan lain.


2019 Samsung bekerja sama dengan Microsoft untuk dukungan Net Core Tizen.

Sekitar 21% produk Smart TV yang dijual tahun 2018, mengunakan Tizen.

Artikel Lain

Hisense produsen produk konsumen memiliki seri TV LCD Hisense A6. Seluruh model memiliki panel 4K tapi ditawarkan harga hemat. Lengkap dengan Google TV dan receiver TV digital. Ukuran layar paling kecil 43 inci dan terbesar 75 inci. Koneksi Bluetooth, Ethernet, audio digital.

TCL 6 tersedia dari ukuran kecil 55 inci sampai 85 inci. Produsen TCL yang mengambil teknologi Samsung, menawarkan TV dengan resolusi gambar 4K. Tersedia beberapa model dengan OS berbeda, dari Android TV, Fire TV OS dan Roku OS TV.



Google Chromecast 4K update Android 10 ke Android 12. Google Chromecast with Google TV FHD, tanpa mengurangi fitur Google Assistant. Model sebelumnya mendukung 4K HDR. Mengapa Google menurunkan tampilan sampai FHD 1080p. Harga untuk Chromecast with Google TV lebih murah

Bluestack X baru, tidak di install tapi berbasis Cloud dan tampil di browser dengan layar Android. Bluestacsk emulator OS Android bekerja di OS Windows. Computer dapat mengaktifkan Bluestacks, nantinya akan muncul ukuran layar seperti tablet. Memu pengembang OS Android berbasis di computer lain.

Pengembangan OS Android LineageOS mulai membuat OS Android 18.1 untuk Android TV. Walau masih sangat terbatas, bisa menjadi awal pengembangan OS Lineage dapat di install di Android TV. Dari infomrasi LineageOS ada bagian yang tidak boleh hilang ketika merubah OS Android TV



Youtube Obengplus

Trend