Preset Lightroom untuk efek foto

Di Lightroom ada yang disebut Preset. Seperti Adobe Photoshop dengan Plugin file seperti ASL, di Lightroom mengunakan nama file dengan akhiran .lrtemplate. File tersebut adalah file Preset untuk Lightroom.

File Preset adalah setting foto yang disimpan dalam file, atau setting Preset merupakan rekaman hasil final dari editing sebuah foto. Nantinya tinggal digunakan kembali setting yang sudah dibuat dan tidak perlu mengulang setting yang sudah dibuat.

Seperti makro yang merekam tahap awal sebuah langkah software. Preset adalah rekaman setting seperti penyesuaikan warna, kontras, vibration, color temperatur sudah dimasukan datanya.

Bila sudah terbiasa dengan setting foto di Lightroom dan ingin menyimpan hasil setting yang dibuat dengan Lightroom. Dapat mengunakan fitur Preset dari Lightroom dan  disimpan settingannya dalam sebuah file atau dimasukan ke dalam daftar preset.

Berbeda dengan file Extensible Metadata Platform (XMP), biasanya digunakan untuk satu foto dengan satu setting metadata dengan nama file XMP.
Misalnya foto nomor 0001.JPG akan diberi nama 0001.XMP. Kedua file dapat disimpan bersama sama dalam proses edit foto Lightroom.

Perbedaan setting foto XMP dengan Preset. Nama file XMP akan mengikuti nama file foto yang dibuat. Tetapi file XMP lebih khusus untuk individual foto. File XMP dapat digunakan oleh aplikasi lain


Sedangkan file Preset .lrtemplate lebih umum dan dapat dimasukan ke daftar Preset di Lightroom. Sebuah Preset seperti Plugin di Photoshop. Setting sudah diatur, hanya di click dan foto akan berubah sesuai setting dari Preset. File Preset hanya digunakan untuk Lightroom

Perbedaan setting fitur Preset ada di sisi kiri menu tengah (tertulis kolom Preset). Untuk XMP ada di individu setiap foto dengan mengclick kanan di setiap foto.




Beberapa pembuat file Preset ada yang dibagikan oleh beberapa media foto, atau kalangan profesional yang mengerti dan mau membantu orang lain. Agar setting foto yang dibuat bisa digunakan oleh fotographer lain. File Preset tinggal di download dan di save ke harddisk. Ada juga yang komersil, membuat file Preset khusus sesuai keahliannya dan jasanya tersebut nantinya bisa dibeli.

Dengan file Preset di Lightroom, penguna aplikasi edit foto akan lebih cepat mengatur warna gambar. Setidaknya bisa melihat hasil settin edit foto orang lain dan mengunakan untuk foto sendiri.

Bagaimana mengunakan Preset dari file .lrtemplate

Tahap awal adalah mencari nama file .lrtemplate, misalnya file yang diberikan gratis dari kalangan fotografi. Download file tersebut dan simpan ke harddisk.

Cara impor Preset Lightromm

Pindahkan ke setting Develop bersama foto yang akan di edit. Lalu lihat di menu Develop bagian atas dan buat New Preset Folder atau membuat Folder baru. Tujuannya agar Preset yang di impor dapat dipisahkan, atau dibagi bagi nantinya dengan setting Preset Lightroom lain.




Lalu masukan nama Folder



Selesai membuat nama Preset Folder. Akan terlihat nama Preset untuk folder yang sudah dibuat. Click kanan pada folder yang sudah dibuat.


Lalu import nama file .lrtemplate



Setelah di Import akan terlihat nama file Preset yang masuk ke folder yang sudah dibuat. Tinggal di click setiap nama Preset yang ada, maka foto akan ikut berubah sesuai setting Preset yang dipakai.



Manfaat lain dengan Preset .lrtemplate

  • Fungsi Preset adalah menyimpan hasil editing untuk sebuah foto. Seperti makro, kita tidak perlu melakukan setting ulang. File Preset untuk Lightroom dapat disimpan ke dalam setting Preset. Atau disimpan menjadi file .lrtemplate dan digunakan kembali bila diperlukan.
  • Dengan melihat hasil setting fotographer lain yang disimpan dalam file .lrtemplate. Penguna Lightroom bisa belajar lebih banyak teknik editing foto dengan Ligthroom. Setidaknya bisa membandingkan apa yang mereka rubah sampai membuat foto tampil menarik.
  • Preset Lightroom akan lebih cepat untuk setting foto atau mencari ide baru dalam editing sebuah foto. Tinggal di click dan lihat hasilnya, lalu di sesuaikan dengan keinginan kita.
  • Bagi mereka yang baru mengenal Lightroom dapat lebih berani untuk merubah gambar seperti efek foto, warna dan lainnya.
  • Tetapi file Preset yang dibuat oleh orang lain belum tentu cocok dengan foto yang dibuat. Perlu penyesuaian kembali, bahkan bisa saja tidak cocok sama sekali.
  • Setting Preset hanya digunakan Lightroom.


Halaman
Cara membuka foto di Lightroom
Optimasi software Lightroom agar lebih cepat bekerja
Ekspor dari Lightroom untuk menyimpan file
Edit foto untuk memperbaiki penampilan dengan Lightroom
Lightroom dengan file JPG, tetap bagus untuk di edit
Merubah warna objek foto di Adobe Lightroom
Koreksi lensa dengan Lightroom agar bentuk foto lurus
Add Preset File untuk Lightroom. Seperti macro untuk setting foto sekali click
Beberapa Tips untuk Lightroom
Menambahkan lokasi GPS pada foto dengan Lightroom
Foto panorama gabungan foto menjadi satu foto di Lightroom CC 6.4
Memindahkan folder foto ke folder lain Lightroom CC
Edit video dengan Lightroom
Lightroom Reset and Auto Setting