Seperti computer setelah di install banyak aplikasi, mulai sistem computer terlihat lambat. Ada beberapa program di load langsung ketika computer melakukan start.

Mirip seperti kasus diatas dimana masalah muncul di Android seperti dibawah ini

  • Smartphone Android berjalan lambat
  • Screen terkadang lambat merespon
  • Khususnya bagi penguna Android yang mengunakan banyak aplikasi

Perangkat Android seperti smartphone sudah menginstall aplikasi gratis sebagai tambahan sejak pertama kali smartphone diaktifkan. Ditambah lagi, mereka yang membutuhkan beberapa aplikasi tetapi tidak mengetahui bila aplikasi yang di install selalu aktif.

Terlalu banyak aplikasi yang berjalan, termasuk Bloadware (aplikasi stock yang berjalan tapi jarang bahkan tidak pernah digunakan) tetap aktif di smartphone dan aplikasi yang sudah terinstall dan tidak dipakai. Aplikasi tersebut memang tidak banyak mengunakan memory smartphone. Tetapi bagi beberapa model smartphone dengan kapasitas memory 512MB atau procesor rendah membuat smartphone terlihat lambat. Padahal ketika pertama kali smartphone digunakan tanpa banyak aplikasi, masih terlihat cepat bekerja.

Salah satu penyebabnya dari aplikasi yang terinstall dan adanya bloadware. Rata rata aplikasi yang terinstall di smartphone selalu aktif. Walau tidak dibuka atau tidak di aktifkan.

Bagaimana membuang aplikasi tersebut dari startup tapi tidak membuat aplikasi itu sendiri. Seperti computer mematikan aplikasi yang berjalan ketika computer memulai boot.

Aplikasi yang dapat mematikan dari Boot atau startup di Android adalah Startup Manager. Aplikasi ini dibagi 2 versi , versi Free dan berbayar.

Misalnya anda sudah mengintall Yahoo Mail, Google Maps, Skype, WhatApp dan lainnya. Aplikasi yang disebutkan tersebut secara langsung akan di load ketika OS Android melakukan boot.

Seandainya diantara aplikasi tersebut jarang digunakan, atau sekali waktu saja diperlukan. Bisa dibuang dari Startup oleh software Startup-Manager dan dibuka secara manual.

Apa fungsi dari Startup Manager untuk Android ini.

  • Mematikan load dari startup OS Android, tetapi tidak meng-uninstall.
  • Bisa di nonatkfikan dan diaktifkan kembali oleh Startup Manager
  • Bila aplikasi sudah di keluarkan dari Startup Android, maka memory pada smartphone akan lebih banyak tersisa. Dan aplikasi lain dapat memanfaatkan memory yang terbatas pada smartphone

Author : Edo Ardo Lolang

Download via Google Play. Startup Manager Free dan Startup Manager Full

Dibawah ini tampilan Startup Manager for Android

Pada gambar kanan terlihat aplikasi yang awalnya aktif bisa di non-aktifkan dari startup OS Android.

Untuk menon-aktifkan aplikasi dengan Startup Manager. Sebaiknya dipilih dahulu, aplikasi yang benar benar tidak diperlukan atau jarang digunakan dapat di non-aktifkan untuk sementara

Tetapi hati hati ketika menon-aktifkan aplikasi stock atau yang sudah terinstall sejak mengunakan perangkat Android.

Beberapa aplikasi stock yang sudah ada dan tampil di bagian SYSTEM umumnya terhubung dengan aplikasi lain. Misalnya aplikasi Clock, Camera, Dialer sebaiknya jangan di non-aktifkan dengan Startup Manager. Karena aplikasi seperti itu memang diperlukan oleh smartphone.

Contoh untuk men-disable aplikasi dari startup

Untuk mengaktifkan kembali dari Startup Manager Android

Jangan lupa bila mengunakan Startup Manager dan sudah menonaktifkan aplikasi yang tidak perlu. Perangkat Android harus di boot ulang (dimatikan dan dinyalakan kembali)

Jangan menon-aktifkan aplikasi yang terpakai oleh smartphone, dan nonaktifkan saja aplikasi yang benar benar tidak terlalu diperlukan.