Pearngkat HW-557 atau W1209 adalah sistem termometer digital.

Fungsi untuk kontrol suhu. Seperti panas dan dingin, dan mengaktifkan pemanas atau pendingin ketika suhu tercapai pada derajat tertentu.

Perangkat HW-557 dijual hanya 20 ribuan, mengunakan power 12V untuk power supply digital termostat. Dan satu bagian relai untuk mengaktifkan perangkat lain.

Hanya model perangkat termometer digital, tapi yang paling murah adalah model HW-557. Dalam bentuk PCB atau board terbuka.
Yang lain menawarkan case, atau ditambahkan power langsung. jadi tidak mengunakan adaptor 12V dan mengambil power dari 220V/AC.

Fungsi kontrol digital termostat HW-557


Fungsi pemanas / Heater kontrol
Kalau dilihat fungsi utamanya, paling tepat untuk alat penetas telur.

Atau untuk pemanas suhu ruang dari hewan peliharaan yang baru lahir. Biasanya induknya suka keluar, dan anak anak hewan perlu di bantu dengan pemanas di malam hari.
Sehingga mereka tidak mengigil kedinginan dan dibantu dengan peralatan inkubator digital

Dengan bantuan pemanas seperti lampu menyala dan mati otomatis pada temperatur tertentu, suhu dapat dijaga sesuai setting.
Dan tidak terjadi panas berlebihan, karena pemanas / lampu tetap aktif sepanjang hari.

Misal suhu ingin di jaga pada inkubator agar tetap di rentang 29-30 derajat celcuis.
Alat ini akan aktif mengatur nyala mati lampu untuk pemanas di ruang sekitar.
Dan suhu ruang dapat dipertahankan pada rentang tersebut

Fungsi pendingin / cooler kontrol
Alat termostat digital HW-557 juga dimanfaatkan untuk pendingin. Ketika suhu naik (menjadi lebih panas), alat akan mengatur sistem fan untuk bekerja.
Mengalurkan udara sampai suhu tertentu, setelah mendingin maka perangkat termostat akan menonaktifkan kinerja fan untuk sementara sampai suhu meningkat kembali.

Suhu ruangan.
Dengan mengatur digital termostat HW-557 untuk menjaga suhu sebuah ruangan.
Seperti gudang penyimpan yang ingin tetap terjaga tidak terlalu panas.
Fan untuk pendingin ruangan akan bekerja pada suhu 30 derajat Celcius di suang hari.
Tapi malam hari praktis tidak dibutuhkan pendingin. Misal suhu ruang akan berada dibawah 30 derajat C.
Perangkat termostat digital HW-557 tidak perlu mengaktifkan fan.

Menjaga suhu baterai di suhu stabil lebih rendah
Ketika baterai di charger, umumnya baterai menjadi panas.

Termasuk baterai Accu dan paling penting baterai tipe Lithium.
Dengan menjaga pada suhu konstan atau menjaga agar suhu baterai tidak meningkat terlalu panas. Usia baterai akan lebih lama
Baterai tipe Lihtium akan berumur lebih singkat (degradasi) bila sering mengalami suhu terlalu panas

Menjaga suhu baterai disini tentu bukan baterai smartphone. Melainkan baterai pack seperti panel surya dengan Accu atau sejenisnya.
Yang perlu di jaga untuk tetap berada di temperatur aman.

Panel elektronik dan komponen
Ini bagian paling penting bagi mereka yang suka membuat peralatan seperti peralatan elektronik konverter

Beberapa perangkat elektronik, baik trafo listrik, chip, inverter, procesor, yang dimasukan ke sebuah panel, case, atau kotak tertutup.
Perangkat tersebut kadang bekerja dengan suhu diatas normal, khususnya kondisi siang hari dalam kondisi tertutup.

Ketika udara dii luar panel sudah panas, akan meningkatkan perangkat yang berada di dalam sebuah case, atau bok yang tertutup.
Dengan panas berlebihan, ketika perangkat eleektronik bekerja. Membuat daya tahan perangkat harus bekerja di atas suhu normal dan dapat membuat usia pemakaian lebih pendek.

Untuk menjaga suhu lebih stabil, biasanya di dalam box ditempatkan sebuah fan untuk mengeluarkan udara panas.
Sebagai contoh perangkat inverter DC ke AC, di bagian belakang terdapat sebuah fan pendingin. Pemasangan tersebut untuk menstabilkan suhu pada heastsink ketika perangkat mulai mendapatkan beban, dan meningkatanya temperatur pada komponen.

Kita dapat membantu menambahkan sebuah pendingin sepreti fan.
Dapat ditempatkan pada kotak box atau langsung sebuah fan ditempatkan dengan tambahan perangkat kontrol suhu HW-557.
Seperti apa disainnya, tentu kita yang mengatur. Komponen mana saja yang perlu pendinginan lebih. Atau menempatkan fan pembuang udara panas.
Kontrol fan dapat dibantu dengan perangkat HW-557 Temperature Controller ini.

Catatan Sebelum anda mencoba. Artikel disini mengunakan power 12V DC. Sehingga board aman untuk dipegang oleh tangan.


Bila anda menghubungkan untuk power AC 220V. Ada baiknya anda mengetahui tentang arus listrik dan mengunakan perlindungan pada board dengan box.


Perangkat termostat digital HW-557

Paket yang ada di HW-557 termometer digital.

Satu board dan satu sensor.
Untuk power dibutuhkan 12V, tidak terlalu besar sekitar 200mA.
3 tombol pengatur untuk pengaturan setting.
Satu relai berfungsi sebagai switching otomatis ke perangkat lain.
W1209 modul termostat digital otomatis


Cara kerja HW-557 digital termostat


Untuk pendingin atau cooling system
Dengan bantuan sebuah kipas fan pendingin sebagai contoh untuk pendingin perangkat elektronik

Sensor menditeksi suhu dari sensor, dan diatur 40 derajat C
Bila perangkat HW-557 menditeksi suhu naik sampai 42 derajat C.
Switch pada board akan aktif (on) dan memberi power ke fan pendingin.

Rentang suhu dapat diatur
Misal kita ingin menjaga suhu suatu perangkat dengan rentang 40-42 derajat Celcius.
Ketika suhu mencapai 42 derajat Celcius, fan akan bekerja sebagai pendingin.
Suhu diharapkan turun dibawah 42 derajat, sampai suhu turun 40 derajat atau suhu minimum sesuai harapan tercapai.
Relai akan menonaktifkan jalur power ke fan, dan fan berjenti berkerja.

Pendingin seperti fan tidak perlu bekerja terus ketika perangkat tidak menghasilkan panas.
Cukup diatur pada suhu tertentu, dan menjaga suhu perangkat elektronik atau listrik selama beban kerja dan suhu meningkat. Sehingga tidak terjadi overheating / kepanasan

Termostat otomatis untuk pendingin pemanas W1209 HW-557 dengan sensor

Untuk pemanas atau heater system
Dengan bantuan sebuah lampu pijar atau lampu neon sebagai contoh alat pemanas.

Sensor akan menditeksi suhu, dan perangkat di setting misal menjaga suhu panas antara 29-30 derajat C
Bila perangkat HW-557 menditeksi suhu mulai turun 29 derajat C.
Switch akan aktif (on) dan memberi power agar lampu menyala.
Lampu akan memanaskan suhu ruang / kotak di satu tempat misalnya inkubator.

Rentang suhu dapat diatur sendiri
Kita ingin menjaga suhu suatu perangkat dengan rentang 29-30 derajat C.
Ketika suhu mencapai 29 derajat Celcius, lampu akan diaktifkan (menyala).
Suhu diharapkan dapat dapat naik, setelah sampai 30 derajat dan suhu yang di inginkan sudah tercapai.
Relai akan melepas power ke lampu yang difungsikan sebagai pemanas / heater.

Kalibrasi HW-557 temperatur yang tepat di setting

Karena perangkat ini dirancang untuk dirakit sendiri.

Bila sekali lagi --  "bila" ada yang memerlukan petunjuk suhu yang akurat.
Alat ini perlu di kalibrasi dengan perangkat temperatur.
Dibutuhkan pembanding dengan temometer digital atau termometer analog. Asalkan dapat memberikan suhu yang tepat.

Mengapa ada perbedaan antara suhu sebenarnya dengan angka di HW-557.
Panjang kabel mempengaruhi nilai temperatur yang di terima dari sensor ke board.
Atau anda menarik kabel lebih panjang karena kebutuhan dapat merubah nilai yang tertera pada display modul HW-557
Jadi, bisa di koreksi bila suhu yang ditampilkan tidak sesuai.

Ketika perangkat ini pertama kali dicoba.
Sengan dimana suhu ruang siang hari berada di 31 derajat C pada alat yang lebih akurat termometer digital
Display dari HW-557 menunjukan perbedaan, lebih rendah lebih dari 1,4 derajat C.
Angka suhu yang tertera nantinya di koreksi mengunakan setting mode P4 (penjelasan dibawah). Untuk menaikan nilai suhu yang benar setelah di koreksi.


Samua kedua unit memiliki angka yang sam.


Cara setting W1209 kalibrasi suhu termostat digital HW-557 dengan sensor suhu termometer


Setting, aplikasi dan cara kerja sensor HW 557 dapat dilihat dibawah ini.



dibawah ini cara setting dengan keterangan bahasa Indonesia. Untuk setting awal dan penjelasan pemakaian W1209 modul termostat elektronik



Contoh pemakaian aplikasi HW-557
Dibawah ini digambar satu perangkat lampu LED yang bekerja dan menghasilkan panas. Anggap sebagai perangkat yang perlu pendingin agar perangkat tidak terjadi overheating dan rusak.
Gambar kiri ketika lampu dipasangkan kipas pendingin. Dan sensor modul HW-557 diatur bekerja ketika lampu meningkat panasnya sampai 42 derajat Celcius
Suhu lampu akan bertahan tidak melewat suhu tinggi dari 42 derajat C, dan kembali turun.
Gambar kanan, ketika lampu tidak memiliki sistem pendingin. Temperatur lampu terus meningkat naik mencapai 50 derajat Celcius.

Anggap saja lampu tersebut adalah suhu di ruang satu panel elektronik, case computer dengan banyak perangkat power besar, chip yang bekerja 24 jam dan terus mengalami suhu tinggi. Dapat dibantu dengan sistem pendingin HW-557.


Cara kerja W1209 HW-557 pendingin otomatis auto cooling system

Pengaturan tombol setting HW-557

Setting tombol mode dan setting temperatur di HW-557 ini kelihatannya agak rumit.
Tidak seperti apa yang kita perkirakan.
Setting terpenting di HW-557 ada di bagian depan saja, setelah semua parameter selesai di set.

Kita hanya perlu mengatur pada suhu berapa relai diaktifkan dan di nonaktifkan.
Rentang suhu yang ingin di jaga (P4)
Waktu tunggu / delai (P5) sebelum sistem temperatur diaktifkan.
Bila diperlukan untuk kalibrasi HW-557 ada menu setting P4
Hanya bagian tersebut sebagai menu setting terpenting.

Tombol non Setting
Tombol non setting untuk mengatuf fungsi secara cepat.

Display adalah angka menunjukan suhu pada sensor.

Tekan sekali tombol kiri 1x, setting pada suhu berapa relai harus bekerja.
Contoh display menunjukan 30 derajat. Dan kita ingin relai bekerja pada suhu 35 derajat Celcius (misal untuk pendingin)

Tekan tombol kiri satu kali, dan atur ke angka ke 35 (derajat Celcius)
Maka relai nanti akan diaktifkan ketika perangkat HW-557 menditeksi sensor suhu naik mencapai 35 derajat dan pendingin / fan mulai bekerja.

Tombol Reset bila diperlukan
Setting reset dapat mengembalikan setting ke default HW-557.
Cukup mematikan power (Off), tekan tombol tengah dan kanan bersamaan dan tahan.
Lalu power 12V di (On), maka perangkat akan reset seperti setting awal. Setting ini mungkin diperlukan nanti

Tombol setting P0 P1 P2 P3 P4 P5 P6

Pengaturan setting W1209 pada tombol dapat ditekan pada tombol kiri selama 5 detik.
Akan muncul angka P0 sampai P6, sebagai menu kontrol HW-557 / W1209

Tombol kiri memilih menu P0 sampai P6
Tombol tengah dan kanan untuk setting angka atau pilihan menu seperti mode Cooler atau Heater, dan setting Cut Relai

Tombol menu P0

Pilihan untuk H Heater atau C Cooler. Ini bagian penting untuk fungsi termostat digital W1209 mulai mengoperasikan modul termostat digital.

Bila dipilih H, maka angka pilihannya adalah dibawah angka suhu display. Ketika suhu turun, modul sebagai pemanas dapat aktif
Bila dipilih C, maka kebalikan, kontrol suhu adalah naik untuk menjaga suhu panas tertentu dan mengaktifkan pendingin ketika suhu tercapai (meningkat naik)

Tombol menu P1
Menu setting penting

Mengatur rentang batas temperatur, kapan relai harus mulai bekerja
MIsal kondisi suhu yang di inginkan untuk pendingin / cooler ketika sensor menditeksi suhu sudah mencapai 40 derajat Celcius
Dapat diatur dengan rentang 40-42 derajat Celcius.

Perangkat HW-557 tidak aktif sampai suhu tercapai 42 derajat Celcius
Setelah tercapai relai akan aktif dan menjalankan pendingin seperti fan
Perangkat HW-557 baru menghentikan relai ke Off setelah suhu turun ke 40 derajat C.
Dan menunggu kembali sampai suhu naik sampai 42 derajat Celcius
Sekaligus menghindari relai tidak terlalu banyak bekerja.

Tombol menu P2 dan tombol menu P3
P2 untuk memberi batas angka tertinggi. Misal setting ke 50 derajat. Tampilan angka di semua setting ke atas hanya 50 dari default 110.
P3 untuk memberi batas angka bawah. Misal kita mengatur ke 30 derajat. Tampilan menu yang turun hanya sampai 30 dari default -50.
Jadi sebagai batas pengaman saja nbila dibutuhkan. Agar kita tidak salah ketika melakukan setting temperatur.
Sebagai contoh kita ingin mengunakan modul W1209 / WH 557 untuk kontrol suhu ruangan
P2 dan P3 dapat diatur dengan angka terendah 25 dan tertinggi 35. Maka rentang setting kita ada di antara 25 sampai 35 derajat Celcius.

Tombol menu P4
Bagian untuk mengkalibrasi secara manual atau bantuan termostat.
Perbedaan antara termostat sebagai acuan dapat dicocokan dengan menambah atau mengurangi angka di P4 agar keduanya sama.
Fungsi menu P4 untuk kalibrasi, dapat mencocokan angka display yang tertera lebih akurat ketika sensor termocouple menditeksi suhu ruangan.
Fungsi lain, bila kita menarik kabel terlalu panjang ke sensor, misal kebutuhan dengan jarak modul ke unit sensor harus di tarik lebih jauh.
Angka yang tertera di display modul dapat berubah. Jadi tinggal dikalibrasi ulang agar perubahan suhu yang tampil di modul HW 557 dapat tampil sesuai suhu sebenarnya.

Tombol menu P5
Dapat diberikan waktu tunggu dengan rentang 0 (tanpa waktu tunggu).
Dan maksimum waktu tunggu sampai maksimum 10 menit ketika suhu tercapai.

fungsinya untuk waktu tunggu atau delai. Pengaturan setelah suhu tercapat misalnya targetnya 40 derajat Celcius
Setelah sensor Modul HW-557 telah menditeksi bahwa terjadi peningkatan dan mencapai 40 derajat Celcius.
Modul dapat menunggu misalnya 2 menit, sebelum relai aktif.
Bermanfaat untuk memberi jedah waktu ketika relai selalu sering bekerja.

Tombol menu P6
Setting untuk otomatis Cut Off atau memutus dan tidak memutuskan power relai dari parameter suhu tertentu
Ketika sensor menditeksi suhu tertinggi atau terendah. Setting pilihan On dan Off.
Setelah memilih On dan Off, akan tampil pilihan angka berapa untuk fungsi di P6.

Kesimpulan test HW-557 W1209

Perangkat modul elektronik HW-557 dijual hanya 20 ribuan.
Perangkat modul dapat dijadikan sebagai sistem otomatis pendingin / pemanas dengan biaya murah
Dapat dirakit sendiri, setting sebenarnya sangat mudah. Walau awalnya agak membingungkan. Setelah perangkat bekerja kita akan tahu seperti apa cara kerja modul HW-557
Sistem kalibrasi dapat di set sendiri, walau dibutuhkan alat termostat lain untuk pembanding.

Pemakain sistem pendingin dengan termostat digital. Sangat tepat ketika satu unit panel atau box instrumen, dimana di dalamnya terdapat 2 perangkat berbeda.
Satu komponen menghasilkan panas tinggi, dan komponen lain harus bekerja dengan suhu lebih dingin.
Bila komponen yang menghasilkan panas seperti inverter, trafo, converter adaptor kadang menghasilkan panas berlebih. Dapat memanaskan udara disekitarnya.
Dan berdampak pada komponen elektronik lain dalam satu unit box.
Dengan perangkat termostat digital untuk mengaktifkan pendingin.
Diharapkan membantu pendinginan panel dengan satu fan, dan termostat menjaga suhu ruang panel dapat terjaga, dengan memonitor suhu di ruang panel agar tetap lebih rendah.

Manfaat modul HW-557 dapat digunakan sebagai sensor pemanas dan dingin. MIsal menjaga suhu baterai pack kapasitas ketika di charger akan mengeluarkan panas, dapat dibantu dengan pendingin fan yang diatur dari modul. Atau chip yang bekerja lalu panas meningkat, dapat di jaga oleh modul. Dan banyak fungsi lainnya.
Unit yang dicoba untuk model 12V/DC. Bila membutuhkan relai untuk power lebih besar atau langsung ke power listrik AC. Beberapa model lain menawarkan tambahan fungsi tersebut.


Seperti apa manfaat modul termostat control ini, tentukan dahulu apakah perlu dan dibutuhkan, Nantinya Ide kreatif anda untuk memanfaatkan modul seperti ini.

Artikel HW-557 adalah perangkat yang harus dirakit sendiri. Kesalahan installasi menjadi tanggung jawab penguna.