Obengplus.com Article - http://obengplus.com/artikel
Xtar VC2S Xtar VC2 Charger Baterai Lithium kapasitas realtime dan Internal Resistance
http://obengplus.com/artikel/articles/362/1/Xtar-VC2S-Xtar-VC2-Charger-Baterai-Lithium-kapasitas-realtime-dan-Internal-Resistance.html
By Lab Test
Published on 05/2/2020
 
Xtar VC2 dan Xtar VC2S memiliki pengisian baterai lithium seperti baterai 18650 yang populer. Selain teknologi pengisian baterai yang dapat menghentikan pengisian ketika baterai penuh. Xtar VC2 dapat menghitung berapa kapasitas baterai lithium sebenarnya. Xtar VC2S lebih fleksibel dengan fitur tambahan.

Charger baterai lambat dan malas. Tapi memiliki fitur unik menghitung arus selama pengisian baterai
Xtar VC2 dan Xtar VC2 charger untuk baterai lithium dirancang dengan tambahan, melihat kapasitas baterai dari charger mengunakan power DC 5V.

Dibutuhkan unit adaptor dengan output 5V, dan minimum output current sampai 1Ah.

Perbedaan Xstar VC2 dan Xtar VC2S untuk kalangan berbeda.

Xtar VC2 untuk pengisian baterai lithium, ketika mengisi dapat mencatat arus yang masuk ke baterai. Hasilnya mengetahui kapasitas asli dari sebuah baterai. Harga charger paling murah untuk lithium
Xtar VC2S lebih fleksibel ditujukan bagi prosumer, mengenal 2 tipe baterai Lithium dan NiMH/NiCD, fitur IR dan pengisian lebih cepat sampai 2Ah.

Xtar VC2 Lithium Charger


Disain layar.
Di tampilan layar terdapat 3 informasi pengisian baterai.

Bagian indikator atas, charger baterai lithium Xtar VC2 menempatkan indikator input power.
Kita dapat mengetahui kualitas input power DC 5V yang masuk, tapi bukan voltase melainkan current atau arus yang masuk. Besarnya arus masuk sebagai sumber power charger, ikut menentukan kecepatan pengisian.

Karena Xtar VC2 dirancang mengisi baterai lebih lambat dari charger lithium pada umumnya. Input power cukup 5V 1A maksimum.

Untuk kondisi ideal, charger Xtar VC2 dapat memperkirakan arus dari charger yang masuk. Sehingga kita dapat mengetahui apakah input yang diberikan ke charger sudah tepat.

Seandainya kita mengunakan kualitas charger yang rendah (output ampere rendah), seperti hanya memberikan 300mAh atau 200mAh.  Atau mengunakan charger yang baik, tapi kabel dari charger ke Xtar VC2 baterai kualitasnya kurang baik.

Pada indikator akan tampil input power dibawah 0,5Ah, artinya arus maksimum tidak optimal untuk pengisian baterai.

Bila kita mengunakan kabel yang bagus dan dapat dilalui arus 1Ah atau lebih, serta charger dengan kekuatan diatas 1.000mAh.
Maka jarum di input current indikator akan tampil sampai penuh 0,5A. Artinya arus pengisian baterai dapat bekerja maksimum.

Xtar VC2 Charger Lithium menghitung kapasitas baterai mAh

Di bagian display kedua, terdapat 2 indikator voltase baterai selama proses pengisian baterai.
Misal Xtar VC2 dipasangkan baterai 3V di salah satu slot baterai. Maka jarum indikator akan menunjukan voltase 3V.
Indikator menujukan 10% voltase baterai, kecuali voltase dari 0 - 3V/DC

Bagian terakhir yang paling menarik. Xtar VC2 memiliki log atau mencatat selama proses pengisian sebuah unit baterai.
Indikator tersebut dapat dijadikan alat ukur kapasitas baterai lithium secara realtime.

Misal sebuah baterai dalam kondisi kosong sampai 3.0V, dan mulai di charger sampai Full Charger.
Di indikator paling bawah akan menunjukan proses pengisian baterai dari awal sampai akhir baterai lithium penuh 4.2V/DC.

Total pengisian baterai akan dihitung oleh Xtar VC2, misal sampai tahap akhir menunjukan 2200mAh.
Artinya baterai telah berisi kapasitas 2200mAh dari charger. Jadi yang dihitung adalah arus selama pengisian baterai dan dihitung dari 0mAh.

Fitur Xtar VC2 dengan catatan kapasitas baterai, berguna untuk mengetahui berapa kapasitas baterai lithium sebenarnya.
Teknik ini dapat di kalkulasi dengan alat digital multimeter dengan total ampere. Tapi alat tersebut jauh melebihi harga perangkat Xtar VC2

Dengan Xtar VC2 kita dapat mengosong baterai atau refresh baterai lithium pada tingkat 3.2V/DC. Dan di charger dengan VC2 sampai full, angka selama apengisian baterai tersebut adalah kapasitas baterai yang dapat dipakai bila sebuah baterai memiliki kapasitas 0mAh pada 3.2V/DC

Charger Xtar VC2 dapat mengisi baterai ukuran
16500, 14500, 15650, 16340, 17335, 17500, 17670, 18350, 18490, 18500, 18700, 20700, 21700, 22650, 25500, 26650.

Tipe baterai dengan voltase 3.6 / 3,7V DC tipe lithium IMR, INC dan ICR.

Tapi charger tidak dirancang untuk mengisi baterai dengan proteksi. Seperti tipe baterai lithiuum 20700 dan 21700.

Untuk kapasitas baterai, terdapat 2 slot. Pengisian baterai di dual slot tersebut dilakukan terpisah.
Dapat dipasang untuk pengisian baterai kapan saja di antara 2 slot.

Xtar VC2 Charger Lithium slot baterai

Input Power 5V Xtar VC2
Ini yang masalah dari Xtar VC2 hanya mengunakan maksimum charger ini unik dengan 0,5Ah

Lambat walau kinerja efisien dan aman bagi baterai dengan sistem charger TC-CC-CV.


Xtar VC2 input charger maksimum 1Ah

Spesifikasi Xtar VC2

• LCD display show all info you want
• Micro-USB powered, charge everywhere at your will
• Charge all popular Li-ion batteries
• Unique efficient charge method (TC-CC-CV) with 0.5Ax2.

Fitur Xtar VC2
Seberapa tepat akurasi charger VC2. Cukup baik, seperti ada yang ingin mengetahui kapasitas baterai real time.
Informasi pada catatan panel kapasitas baterai hanya berbeda 10% (kurang lebih).

Charger Xtar VC2 memiliki satu tambahan seperti informasi baterai yang rusak.
Bila display menunjukan Null atau Err, artinya baterai tidak dapat di charger.
Xtar VC2 akan memberi pesan Null yang diartikan baterai rusak, atau anda salah memasang tipe baterai.
Xtar VC2 akan memberi pesan Err secara langsung, bila baterai terpasang terbalik.

0V activation Function.
Salah satu fitur untuk memperbaiki kondisi baterai, atau me-refresh baterai lama, bahkan baterai yang mengalami overcharger dari perangkat lain.
Dapat diperbaiki dengan fitur ini

Ketika baterai telah terisi Full Charger
Perangkat charger lithium Xtar VC2 akan memberi notifikasi dengan berkedip 3 kali di lampu layar. Artinya salah satu baterai sudah selesai dan terisi full charger

Dibawah test pengisian baterai lithium dan catatan dari log charger Xtar VC2 ke baterai dengan durasi setiap 5 menit.



Xtar VC2S untuk Prosumer

Satu tingkat di atas Xtar VC. Adaptor charger baterai ini dapat mengisi 2 jenis baterai lithium dan baterai NiMH / NiCD

Xtar VC2S input
charger maksimum 2Ah

Input Power 5V Xtar VC2S

Kecepatan pengisian Xtar VC2S lebih cepat dibanding VC2.

Pengisian baterai lithium Xtar VC2S mencapai 2Ah single baterai, atau 1Ah dual baterai, minimum 0,5Ah.

Fungsi lain dari Xtar VC2S mengisi baterai perangkat lain dengan Passthrough USB ke USB. Mengisi baterai sekaligus mengisi perangkat lain bersamaan.

Xtar VC2S input output charger maksimum 2Ah

Spesifikasi Xtar VC2S

• Intelligent Visible Experience
• Micro-USB powered, charge anywhere
• Internal Resistance Testing
• Portable Power Bank Function
• Battery Type Auto-identification
• 0V Activation Function revives over-discharged battery
• Soft Start& TC-CC-CV Three-Stage Charging

Fungsi power bank
Terlihat keterangan di keterangan slot baterai di sisi kiri untuk sistem powerbank.
Perangkat dapat mengisi baterai lain seperti smartphone mengunakan sel litihum.

Walau disebut output ke perangkat lain 1Ah, untuk test dapat lebih tinggi memberi arus 1Ah 5V, bila baterai mengunakan baterai yang memadai.



Fungsi Xtar VC2S indikator

CCR
Mengetahui kapasitas sebuah baterai. Misal kita memiliki baterai yang minimum voltase 3,2V dan ingin mengetahui berapa kemampuan kapasitas baterai setelah di charger 4.2V.
Xtar VC2S dapat mencatat selama proses pengisian baterai. Setelah Full Charge angka akan tertera perkiraan kapasitas baterai yang telah di isi.

CAP
Menunjukan arus charger yang mengisi baterai di setiap sel baterai. Misal ketika baterai di charger 2000mAh, maka akan ditunjukan angka 2000mAh di menu CCR.

Internal Resistance test IR
Ini yang menarik dengan alat kecil Xtar VC2S. Dengan fitur IR dapat mengetahui tahanan bateari.

Ketiga fungsi CCR, CAP dan IR diaktifkan dengan menekan tombol di bagian tengah charger.

Penjelesan IR, kondisi baterai lithium baru memiliki internal resistance sekitar 50miliOhm (mOhm).
Setelah masa pakai, seperti pemakaian drain baterai dan pengisian baterai berulang kali.
Secara alami internal resistance baterai meningkat.

Xtar VC2S dapat menunjukan perkiraan angka daya tahan di dalam baterai dalam ukuran mOhm.

Mengapa baterai akhirnya meningkat angka IR. Materi di dalam baterai berubah berjalan dengan waktu, dan menghasilkan tahanan / resistan di dalam baterai.

Apa dampak dengan Internal Resistance dengan kemampuan baterai.
Output voltase yang diberikan akan lebih rendah. Misal tidak menunjukan 4.2V atau lebih tinggi. Setelah di charger, voltase baterai turun dibawah 4.2V, antara 4.1V/DC.
Artinya voltase output baterai akan menurun walau baru terisi penuh.

Demikian juga kapasitas baterai juga menurun sejalan pemakaian baterai. Baterai dengan IR tinggi misalnya sudah melewati 100oHm bahkan 200oHm, kapasitasnya akan berkurang, kadang hanya 70% kapasitas baterai bahkan lebih rendah lagi mencapai 50%.

Dengan angka mOhm kita dapat memisahkan baterai yang masih baik dan sudah lemah. BIla dipasang serial atau paralel dapat menurunkan kapasitas baterai keseluruhan.

Secara teknik angka IR tidak dibutuhkan bagi penguna biasa. Lebih tepat mengetahui kapasitas baterai (real capacaity) akan lebih mudah dengan hasil pengisian baterai.

Nilai IR akan berbeda dan dipengaruhi beberapa faktor. Seperti suhu panas dan dingin, pemakaian high current, tahanan pada konektor baterai dan lainnya.

Angka Internal Resisten baterai dapat dimanfaatkan :
Mengetahui kondisi baterai untuk dipisahkan antara baterai kondisi baik dan kurang baik.
Mengetahui pasti penyebab baterai lithium panas, secara umum disebabkan internal baterai yang tinggi.
Mengetahui pemakaian baterai dari angka IR. Angka IR tinggi dapat memperkirakan umur baterai dari berapa siklus selama pemakaian pengisian dan drain lebih banyak. Karena tahanan di dalam baterai perlahan bertambah ketika dilakukan siklus pengisian dan pemakaian baterai.

Nilai IR tinggi tidak berarti sebuah baterai tidak berarti buruk dan baik, selama baterai mampu memberikan output yang baik.
Nilai IR dapat membantu kita untuk memastikan apakah satu baterai yang lemah memang tidak lagi menyimpan energi yang baik dengan perbandingan kapasitas baterai sebenarnya.
Nilai IR dapat dijadikan panduan sebuah baterai sudah sering di pakai / lifecycle.

Selama internal resistance masih dapat diterima atau kapasitas baterai dapat mengisi sampai kapasitas 70%, kondisi baterai masih layak dipakai dan mengabaikan nilai internal resistance.

Model Xtar VC2 dan VC2S tidak mengisi baterai sampai 4.2V/DC. Untuk keamanan sistem charger hanya mengisi baterai sekitar 4,17V/DC


  Xtar VC2 review ;Xtar VC2 review
Model charger baterai Xtar VC2 Xtar VC2S
Charging Lithium Lithium, NiCD, NiMH
Indikator Kapasitas baterai, arus charging Kapasitas baterai, arus charging dan internal resistance
Pengisian baterai 0,5Ah 0,5Ah, 1Ah, 2Ah (1x)
Input power 1Ah+ 2.1Ah+
Powerbank   1Ah output slot terisi baterai lithium
 Pemakaian Untuk user biasa, pengisian baterai lithium yang lambat dan aman. Dapat mengetahui secara umum kapasitas baterai.
Untuk Prosumer dan pengisian 2 tipe baterai berbeda. Fitur pemeriksaan Internal Resistance baterai
Harga 120 ribu 190 ribu