Test DeepCool Gammaxx 400

Untuk test ini diperuntukan procesor standar. Mengunakan procesor Sandy Bridge Core i5 2500K dengan kecepatan maksimum 3,3Ghz.

Hasil test Deepcool Gammaxx 400 dapat terlihat perbedaan panas procesor lebih rendah dari stock heatsink.

Grafik 1 Heatsink Stock Intel Heatsink
Grafik pertama menunjukan performa Intel heatsink original. Dengan proses encoding video
Panas di setiap core naik sampai diatas 70 deg.C dalam hitungan menit semua core procesor akan mencapai panas 70 derajat Celcius.
Garis kuning menunjukan spesifikasi procesor Core i5 2500K Tj Case 72 Deg.C. Ketika procesor mendekati 72 deg.C maka kinerja procesor akan diturunkan.
Panas procesor tidak melewati 80 deg.C, tapi mengalami Throtter.

Grafik 2 Heatsink DeepCool Gammaxx 400.
Dengan proses yang sama, setiap core dapat bekerja sekitar 60 derajat Celcius. Angka tersebut dibawah batas Tj.Case yang ditentukan dari spesifikasi procesor.


Procesor yang bekerja dibawah Tj.Case dalam contoh ini memiliki batas 72 Deg.C. Kinerja procesor tidak menurun, karena procesor dalam suhu normal..

Gammaxx 400 review and test compare stock heatsink

Dibawah ini capture perbandingan suhu panas procesor antara Stock heatsink vs Gammax 400
Dengan setting yang sama dan speed procesor maksimum dibatasi sampai 3.3Ghz. Kinerja procesor memiliki suhu panas berbeda.
Gambar kiri, kecepatan procesor hanya 3.2Ghz dan otomatis diturunkan ketika panas procesor mencapai 70 derajat Celcius
Gambar kanan, kecepatan procesor normal tidak mengalami degradasi 3,3Ghz. Karena suhu procesor berkisar 60 derajat Celcius.

Temperature Gammaxx 400 cooler Intel Core i5 2500K

Video dibawah ini test cooler procesor Deepcool Gammaxx 400.
Dari proses render video yang membutuhkan waktu sekitar 7 menit. Dan proses encoding mengunakan CPU.
Panas procesor dengan heatsink Intel, dalam waktu 1 menit satu core procesor sudah mencapai 70 derajat C
2 menit berlalu hampir semua core procesor mencapai 70 derajat C. Bila kita jeli melihat video dibawah ini, pada detik ke 30 kecepatan procesor turun 100Mhz, setelah salah satu core mencapai panas 70 derajat Celcius.

Berbeda dengan pengantian heatsink lebih baik. Dengan Gammaxx 400 procesor hanya melewati panas 60 derajat Celcius. Tapi tidak pernah mencapai 70 derajat C, dan kecepatan procesor bekerja normal di 3,3Ghz.

Dibawah ini video dari proses aplikasi yang meningkatkan panas procesor dengan heatsink standar dan heatsink Gammaxx 400.
Bila jeli melihat dampak dari kecepatan  procesor dan masalah procesor kepanasan. Bisa dilhat di video antara heatsink standar vs Gammaxx 400, procesor yang overheating dapat mendadak turun kecepatannya dalam hitungan menit. Dibuat dalam 2 perbandingan, konfigurasi yang sama.



Kesimpulan DeepCool Gammax 400

Bila mencari cooler pendingin dengan harga terjangkau dan kualitas cukup baik. Gammaxx 400 menjadi salah satu pilihan. Untuk cooler pendingin procesor dengan harga terjangkau dan performa yang cukup baik. Walau tidak mendinginkan procesor sangat rendah, setidaknya melindungi procesor dari penurunan panas berlebihan dan menghindari procesor mencapai tahap Throtter. Bila diperlukan dapat ditambahkan fan kedua dengan ukuran 120mm, karena paket Gammax 400 sudah menyertakan sebuah mounting untuk fan tambahan.

Penguna computer mendinginkan procesor dengan cooler cukup mahal, yang hanya mengejar suhu lebih rendah antara 3-5 derajat Celcius. Selama procesor dapat bekerja dengan suhu yang memadai atau dibawah spesifikasi Temperature Junction (Tj), maka heatsink sudah cukup baik. Kecuali kebutuhan untuk overclock dimana pendingin sangat membantu kinerja procesor ketika bekerja dengan kecepatan tinggi.