Motion sensor detecion atau sensor mengunakan beberapa komponen elektronik untuk menditeksi gerakan.

Teknologi paling umum adalah sistem inframerah, sensor lain mengunakan gelombang mikro dan ultrasonik. Beberapa camera security sudah mengunakan sistem software untuk menditeksi perubahan gambar yang ditangkap dan aktif. Seperti camera keamanan TP-Link NC450 dapat menditeksi gerakan di depan camera, dan mengirim pesan ke pemilik bila ada hal yang mencurigakan.

Disini tidak mengulas tentang keamanan yang canggih. Hanya memanfaatkan bagaimana mengunakan sensor gerak, salah satu yang termurah adalah tipe PIR atau Passive Infrared.
Salah satu teknologi murah yang sudah banyak digunakan umum.

Dipasaran untuk sensor gerakan paling murah dan dapat dirakit sendiri adalah tipe PID. Disain seperti alat berbentuk kotak, tersedia dalam unit power AC dan DC.

Yang dicoba kali ini adalah unit DC. Fungsinya sebagai alat penditeksi gerakan, bila alat menangkap sesuatu akan memberikan power ke unit lain. Fungsi utama sebagai switch atau mengaktifkan perangkat lain.

Rangkaian sensor gerakan

Model Motion Detection DC dibawah ini dapat menerima sumber power DC dari 5-20V/DC.
Setting timer dibagi menjadi 2. Satu potensi yang dapat diputar untuk memberikan waktu tunggu / delay. Misal perangkat menerima ada sesuatu gerakan di depannya, dapat diatur agar tidak langsung aktif, mungkin beberapa detik sebelum mengaktifkan peralatan lain. Potensio kedua untuk waktu tunggu setelah perangkat aktif, dan dapat diatur aktif dari beberapa detik sampai beberapa menit.

Unit menditeksi sensor gerakan

Dibawah ini bagian dalam motion ditektor, satu unit sensor dengan kepala putih. dan bagian switch untuk memberikan arus ke perangkat lain.

Bagian sensor yang menditeksi gerakan untuk mengaktifkan peralatan
 lain

Posisi unit yang dibalik, pada board berwarna biru adalah unit sensor untuk menditeksi gerakan.
Unit dengan board berwarna kuning sebagai switch relai elektronik untuk memberikan power ke perangkat lain.
Terlihat sumber power DC positif digabung menjadi satu. Sedangkan unit power DC Minus dipisah untuk memutuskan atau meneruskan arus power, dengan kabel berwarna hitam untuk input dan output berwarna kuning

Relai untuk motion sensor atau relai elektronik dari sensor 
gerakan

Bagian kontrol motion detection. Terdapat 2 potensi seperti keterangan diatas. Untuk mengatur waktu tunggu perangkat aktif , dan waktu tunggu setelah perangkat aktif.

Mengatur waktu nyala mati dari sensor gerakan

Dibawah ini salah satu rancangan sederhana mengunakan motion detection DC.
  • Mengunakan powerbank TP-Link PB15600 sebagai sumber power DC 5V.
  • Tersambung ke unit sensor motion detection sebagai switching relay power on dan off.
  • Dan terakhir bila alat sensor menditeksi gerakan, akan memberi power ke lampu.
Sumber power input dan output memiliki voltase yang sama. Misal kita memberikan sumber power DC 5V, maka output ketika perangkat aktif juga 5V/DC

Salah satu contoh memanfaatkan sensor gerakan untuk menyalakan 
lampu

Dibawah ini percobaan dengan Sensor gerak mengunakan power DC dari Powerbank, untuk menyalakan lampu ketika sensor menditeksi keberadaan seseorang atau gerakan.


Untuk apa perangkat motion detection

Memanfaatkan sensor tergantung kebutuhan kita, dan aplikasi yang ingin dibuat. Kita dapa ambil beberapa contoh dibawah ini.
  • Untuk mengaktifkan lampu. Bila Motion Detection dengan power AC, maka dapat digunakan untuk menyalakan lampu pada tangga rumah, lorong gedung, tempat pintu masuk kos. Ketika seseorang datang maka sensor dapat menyalakan lampu. Sampai beberapa saat misalnya 2-3 menit dan perangkat tidak menditeksi gerakan yang ada di depan sensor. Maka sensor dapat meminta bagian unit relai untuk memutus arus dan lampu mati.
  • Menyalakan ruang pembersih. Seperti ruang untuk memproduksi makanan, dimana terdapat sebuah ruang steril sebelum seseorang masuk ke dalam ruangan produksi. Seseorang dapat masuk ke satu ruang kecil dan alat menditeksi seseorang sedang berada di dalam. Pekerja atau orang yang masuk akan disterilkan dahulu, misalnya alat sensor motion detection menyalakan lampu ultraviolet dan fan untuk menyedut debu dan partikel dari tubuh pekerja.
  • Sistem kran elektronik otomatis untuk tim medis di ruang mencuci tangan. Setelah mencuci tangan, tim medis dapat mengunakan sarung tangan tanpa perlu menutup kran air agar tetap higienis
  • Unit bel elektronik seperti dipasang pada mini market, ruang tunggu sebuah usaha untuk mengetahui adanya tamu datang. Juga mengunakan teknologi sensor diteksi untuk mengaktifkan bel suara.

Dan banyak lagi manfaat dengan sensor motion ditection ini.

Catatan : Setidaknya anda mengerti tentang pengetahuan elektronik sederhana. Khusus untuk voltase AC atau listrik, sebaiknya anda mengerti apa yang dikerjakan dengan sistem sensor Motion Detection..