Exchange Cell Power Bank seperti power bank tapi tidak diberikan isi baterai. Alat Exchange Cell Power Bank adalah power bank kosong. Jadi perangkat sirkuit power bak yang nanti di isi baterai lithium 16850.

Exchange Cell Power Bank di unit ini dapat di pasang sampai 6 baterai lithium tipe16850. Sama seperti baterai power bank biasa, berisi baterai lithium. Apa fungi alat Exchange Cell Power Bank.

Sama seperti power bank, tapi unit ini harus di isi baterai sendiri.

Dimulai dari ide seperti ini. Kita memiliki baterai bekas dari power bank yang rusak pada sirkuit. Misalnya power bank rusak tidak bisa mengisi , atau tidak memberikan power ke perangkat. Kerusakan dapat terjadi di bagian board, kadang bisa mengisi baterai tapi unit untuk output rusak. Atau sebaliknya power bank masih memberikan power, tapi tidak bisa di isi lagi.

Power bank rusak dapat di pindah ke power bank kosong, mengunakan baterai bekas power bank yang rusak.

Misalnya kita memiliki 4 baterai lithium, power bank ini dapat mengunakan 1 baterai 2 baterai dan seterusnya sampai 6 baterai terpasang. Kapasitas power bank hanya mengikuti berapa banyak baterai yang dipasang. Karena baterai di pasang paralel.

Exchange Cell Power Bank dapat difungsikan sebagai alat charger baterai lithium tipe 16850. Kita dapat mengisi satu baterai, dua baterai atau seluruh baterai yang terpasang. Power pengisian seperti power bank biasa mengunakan power dari microUSB 5V DC

Seperti gambar dibawah ini, adalah kotak kosong power bank yang dapat kita isi sendiri. Di dalam terdapat tempat dudukan baterai yang dapat di isi sampai 6 unit.



Terdapat 2 port USB, untuk output tersedia port untuk 1A dan port 2A. Dan input dari port microUSB. Dan satu buah lampu LED untuk penerangan. Di bagian panel depan terdapat 4 lampu LED yang menunjukan status kapasitas baterai, dan satu tombol berfungsi untuk menyalakan lampu LED kecil, melihat kapasitas baterai dan bukan sebagai tombol On/Off


Foto detil Google Photo

Seperti dibawah ini bila 6 baterai seluruhnya di isi


Foto detil Google Photo

Bagaimana kualitas Exchange Cell Power Bank. Model Exchange Cell Power Bank yang di test ini dijual dibawah 40 ribuan. Cukup ekonomis untuk membuat power bank dari baterai lithium bekas.

Tapi kemampuan sirkuit Exchange Cell Power Bank ini mungkin berbeda dengan produk lain.

Dibawah ini cara kerja Exchange Cell Power Bank yang dicoba untuk unit diatas tersebut.
  • Exchange Cell Power Bank ini terus aktif memberikan arus 5V (gambar digital multimeter menunjukan 5.18V/DC) dengan beban maupun tanpa beban di output USB port.
  • Walaupun mengeluarkan output power DC di kedua port USB. Sisi baiknya, baterai di power bank perlahan melepas energi akibat beban sirkuit. Dan perlahan akan menurunkan kapasitas baterai. Dampaknya baik bagi baterai lithium. Karena sifat baterai Lithium tidak boleh dibiarkan menyimpan energi terlalu lama tanpa dipakai. Dan dapat menurukan kemampuan penyimpanan energi pada baterai.
  • Lampu LED indikator akan menyala bila salah satu port dipakai
  • Lampu LED hanya berfungsi sebagai indikator kapasitas baterai, ketika digunakan atau pengisian (Charging)
  • Bila kabel pengisian di lepas maka lampu LED indikator otomatis mati
  • Sebuah tombol berfungsi untuk mengaktifkan lampu kecil sebagai lampu senter, dan bukan tombol On/Off



Dibawah ini test output dari kedua port, baik sisi 2A dan 1A hanya memberikan output 0,6 Amh. Tidak seperti tulisan di panel yang memberikan output 1A atau 2A.




Dibanding power bank merek lain, terlihat memiliki output lebih besar 0,7 A dengan beban power yang sama.



Kesimpulan.
Bila memiliki baterai lithium bekas, seperti bekas notebook atau power bank rusak. Kita dapat membuat sebuah power bank dari baterai bekas.
Tetapi anda harus mengerti mengunakan baterai lithium. Karena baterai lithium untuk power bank umumnya tidak memiliki sirkuit proteksi.