Harga lampu LED sekarang jauh lebih murah, dan hampir setara dengan harga lampu neon biasa.

Tapi lampu LED memiliki keunggulan, lampu LED menyala lebih lama dan lebih hemat power.

Kita mengenal lampu LED terdiri dari Emitter, sebuah benda kecil sebagai komponen penghasil cahaya. Biasanya terlihat berwarna kuning

Lampu LED mengunakan arus DC. Ditbuthkan board sirkuit berfungsi merubah arus AC ke DC, mirip seperti adaptor. Emitter lampu LED rumah memiliki warna kuning untuk tipe LED high density.

Apakah bisa lampu LED dinyalakan dengan power DC. Perlu tip khusus, mengunakan konverter seperti sistem lampu emergency

Bagaimana lampu LED mengkonversi dari listrik menjadi cahaya. Apakah mengunakan konversi seperti arus listrik menjadi arus DC seperti baterai dengan disain adaptor. Kita mungkin bertanya seperti apa isi lampu LED rumah, apakah memiliki voltase berbeda dibanding  lampu LED power DC baterai. Dibanding membongkar lampu LED sendiri, bisa dipelajari pada gambar dibawah ini.

Di artkel ini dibuka sebuah lampu LED dan melihat isi lampu LED Bulb. Untuk sampel mengunakan produk lampu LED 4W.

Melihat isi lampu LED

Untuk awalnya lampu dipotong dibagian kepala agar bisa melihat isi dalam lampu.



Selesai membuka bagian atas, tutup lampu bisa dibuka dan terlihat 7 komponen Emitter lampu dan tutup lampu. Tapi bagian ini di cukup keras untuk dilepas dari bodi lampu.



Untuk menyebarkan cahaya dari lampu LED, lampu ini mengunakan difuser atau pemecah cahaya berwarna putih. Dibuat dari plastik



Lebih detail komponen atas lampu LED ditempelkan diatas sebuah heatsink.





Sisi depan tertulis kekuatan lampu dengan cahaya 250lumens dengan pemakaian power 32VDC (?)



Cahaya lampu ketika dibuka tutup atau cap dari LED Bulb



Untuk membuka lebih dalam lagi. Bagian tengah lampu dipotong.



Akhirnya heatsink lampu LED dapat dilepas, dan terlihat komponen sirkuit yang merubah arus dari AC ke DC.





Komponen heatsink lampu yang berisi Emitter LED setelah dilepas dari bodi lampu



Bagian atas lampu LED ditempelkan dengan thermal tape untuk penghantar panas. Fungsinya seperti heatsink dengan mentranfer panas dari board lampu.



Bagian heatsink lampu LED



Cara membuka tutup lampu LED
Mohon diperhatikan bila tutup lampu mengunakan bahan kaca. Sebaiknya tidak dibuka. Karena rentan pecah



Lampu LED Kawachi 10W
Di dalamnya berisi LED emitter berukuran kecil sebanyak 24 LED. Setelah di ukur, adaptor mengunakan voltase 72V/DC.

Bila dibagi dengan jumlah lampu 72V : 24 LED = 3Volt DC. Satu LED diberikan dengan voltase 3V dan total power dibutuhkan 72V/DC


Lampu LED Kawachi 10W dengan 24 LED power 72V/DC

Selanjutnya sirkuit board dan arus input dan output lampu LED.