Pernah memiliki pengalaman ketika memfokus sebuah objek yang terang di malam hari.

Khusus dengan camera DSLR dan lensa zoom yang di setting manual.

Penguna DSLR memfokus objek dan di zoom kembali di layar previewLCD untuk mendapatkan fokus paling tepat.

Ketika malam hari, memfokus lensa DSLR ternyata agak susah. seperti mengabadikan objek seperti bulan.

Cahaya bulan dengan intensitasnya terlalu terang akan bias  tampil di layar Live View . Walau Exposure sudah ditutup tetap saja cahayanya sangat kuat dan blur di preview LCD.

Belum diketahui apakah hanya camera DSLR dengan jendela shutter dan bidik saja yang mengalami seperti ini.

Akan lebih mudah mengunakan camera Mirrorless, dimana gambar yang ditangkap sensor ditampilkan di preview sebagai hasil foto final.

Sedangkan dengan camera DSLR tidak demikian, mengabadikan cahaya sangat terang seperti fokus lensa ke permukaan bulan tidak dapat di preview.

Untuk memfokus objek diperlukan fokus dari Live View bila mengunakan lensa dengan setting manual.Cahaya yang ditangkap menjadi bias. Tentu akan kesulitan memfokus objek yang di foto seperti ini.



Maklum, namanya pemula jadi di kutak kutik. Cara paling umum mengunakan teknik coba coba, sampai mendapatkan fokus yang pas. Masalahnya teknik ini akan membuang waktu.



Seperti gambar dibawah ini ketika camera dengan Exposure mengunakan standar 0.0. Objek yang di preview di Live View LCD akan buyar dan blur.

Ternyata ada cara untuk melihat gambar tampil di Live View seperti apa yang terlihat di jendela bidik. Gunanya untuk menurunkan intensitas cahaya seperti gambar dibawah ini.



Contoh gambar diatas adalah kelemahan dari camera DSLR. Karena DSLR masih mengunakan teknologi lama, objek yang diabadikan dengan Live View tidak sama dengan apa yang dilihat oleh mata kita.

Setting Exposure compensation berguna untuk menurunkan intensitas cahaya yang ditampilkan di layar LCD.

Caranya setting Exposure Compensation camera DSLR dibawah ini

  • Masuk ke setting Exposure
  • Turunkan setting dari setting Exposure compesation 0.0 ke setting lebih kecil
  • Sebagai contoh setting -3.5 sampai gambar bisa terlihat lebih jelas dan kita bisa memfokus lensa pada objek tersebut.



Setelah diturunkan, gambar di Live View camera DSLR akan lebih terlihat. Dan lebih mudah memfokus objek melalui Live Preview, dan fokus diatur dari lensa secara manual.



Selesai mendapatkan fokus yang di inginkan, tinggal dikembalikan ke setting awal. Demikian teknik mengunakan zoom dengan fokus live view dari DSLR.

Bila objek sangat jauh dan redup
Untuk mengabadikan foto nebula atau kelompok bintang yang tersembunyi.

Dapat mengunakan long exposure dan stacking foto.

Setting camera untuk objek bintang dan nebula dapat dipelajari dari astrofotographer atau melihat data dari fotographer astronomi. Misalnya di FlickR atau foto Google+ yang menyediakan data Exif untuk data foto dengan setting camera.



Sebagai contoh dibawah ini
  • Foto Milky Way lensa 24mm, 30s, ISO 6400, teknik Stacking 24 frame dan 14 Dark Frame,
  • Orion Nebula ISO 3200,  tele zoom, 2,4s, ISO 3200, 51 foto.
  • M41 Global Cluster atau kelompok bintang, ISO 3200, 1/2s, teknik stacking




Contoh setting foto Bulan
Plus.google.com/photos/113038416171873402199

Contoh setting foto bintang astronomi

Plus.google.com/photos/113038416171873402199

Bila memiliki tip dengan camera DSLR boleh diberikan masukan secara singkat pada kolom komentar.