Membuat lampu dari 2 baterai lithium dan lampu LED 10W

Yang ini untuk lucu lucuan saja sebagai penutup. Kebetulan sebagian besara komponen ini adalah barang bekas atau pemberian.

Rangkaian lampu emergency 10W dengan power 2 baterai lithium 18650
  • 2 baterai lithium bila digabung menghasilkan output 7,4V - 8,4V DC.
  • Lampu LED yang dipakai mengunakan 3 seri dan paralel emitter. Total ada 9 titik, tapi 3 dibagi 3. Jadi hanya 3 rangkaian dalam arus lampu. 3 x 3V/DC = 9V DC. Pada keterangan lampu tersebut dapat menerima input voltase 9 - 10 V DC. Tapi disini hanya mengunakan input 9,5V/DC
  • Karena baterai yang dipakai memiliki voltase kurang tinggi yaitu antara 7,4V/DC - 8,4V/DC. Diperlukan sebuah alat Step Up untuk menaikan tegangan. Jadi arus voltase dari 2 baterai lithium 7,4V - 8,4V (tegangan voltase baterai), dinaikan dengan alat Step up menjadi 9,5V/DC.

Penjelasan gambar dibawah ini
Arus 2 baterai lithium dibuat Seri dari 3,7V + 3,7V = 7,4V DC
Dari arus baterai diberikan satu switch On /  Off
Lalu dilanjutkan ke alat Step up, menaikan arus DC 7,4V menjadi 9,5V DC untuk lampu LED.
Karena lampu ini cukup panas bila diberikan arus mendekati maksimum 10V/DC. Ditempelkan sebuah heatasink tembaga.
Selesai mengetest lampu dapat menyala, dan rangkaian sudah benar. Bagian baterai di tempelkan dengan lem epoxy ke kota lampu.

Demikian juga alat sirkuit menaikan tegangan, ditempelken ke bagian heatsink tembaga.



Rangkaian lampu LED dengan 2 baterai lithium

Test dibawah ini menujukan voltase 9,5V DC ke lampu LED (kanan). Gambar kiri adalah alat pengukur panas thermal dari lampu LED. Sekitar 40-50 Deg.C.

Test panas lampu LED dengan input 9 Volt DC

Disain tearkhir kota lampu final seperti dibawah ini, dari sisi kiri
  • Lampu Off
  • Lampu menyala ditambahkan plastik difuser untuk membiaskan cahaya
  • Lampu menyala baik dalam kondisi terang dan gelap.

Bentuk cahaya lampu LED


Apakah lampu diatas terang. Sebenarnya tidak, karena yang ini hanya mengumpulkan beberapa alat yang tersisa dan dibuat menjadi lampu. Setidaknya cukup lumayan bila suatu hari mati lampu, dan tidak berebut senter di rumah.

Catatan, baterai lithium ukuran besar memiliki output power sangat besar. Bila terjadi short dapat menimbulkan api dan sangat berbahaya.

Page 1 - Kabel USB ke konektor powerbank untuk baterai
Page 2 - Lampu LED Emitter untuk lampu emergency
Page 3 - Lampu LED dengan Step-up
Page 4 - Lampu emergency dengan lampu LED, inverter mini DC ke AC
Page 5 - Powerbank untuk lampu emergency dengan lampu LED

Page 6 - Lampu dengan 2 baterai 18650 untuk lampu 10W LED