RawBlend untuk menyesuaikan gambar dari setting metadata file

Kesulitan membuat foto timelapse ketika mengabadikan objek terang dan gelap. Untuk mengambil foto timelapse, biasanya camera di diamkan bekerja sendiriMisal ketika matahari terbit, gambar pertama sudah bagus dengan cahaya redup. Setelah sinar matahari mulai naik dan lebih terang, membuat hasil foto terlalu terang. Fotographer akan merubah setting di camera secara manual dengan menurunkan exposure objek mulai berubah cahayanya. Artinya fotographer harus menunggu di dekat camera untuk menurunkan tingkat cahaya yang masuk secara manual. Baik exposure, atau ISO dan lainnya
Bila kondisi gambar tidak terlalu ekstrem, bisa disesuaikan dengan Rawblend dari Panolapse. Camera tidak perlu di setting terhadap perubahan cahaya, dan bisa di set kembali melalui fitur Rawblend.

RawBlend di setting Panolapse dapat membantu meminimalkan perubahan cahaya pada gambar agar lebih selaras. Di set dari metadata file, dan ada 2 opsi setting dari Linear dan Cubic.
  1. Linear untuk setting perubahan foto dengan garis lurus, tiap titik gambar foto yang mulai berubah cahayanya bisa diatur sesuai kebutuhan.
  2. Curve untuk efek perubahan cahaya lebih halus (smooth) antar gambar, sehingga tidak terlalu ekstrim terlihat di video.



Untuk mengunakan RawBlend dari tutorial Panolapse

Basic Tutorial: Interpolating between the first and last frames.
In Lightroom or Photoshop, process the first image of your timelapse.
Synchronize settings from the first image to all of your other images. RAWBlend only interpolates certain adjustment settings, so this step is necessary to get all of your images to the same base settings.
  • For Lightroom: Select all images, and Synchronize Settings.
  • For Photoshop: In Camera Raw, select all images and Synchronize Settings.
Process your last image.
Save metadata on all of your images. Lightroom generally stores your settings in its own catalog file, so saving it makes your image adjustments readable by Panolapse.
  • For Lightroom: Select all images. Right-click and Save Metadata.
  • For Photoshop: Click Done.
Open RAWBlend and import your images. Set your first and last images as keyframes by selecting the Key checkbox. You should see new interpolated values for the rest of your images. Click Save All Metadata.
  • In Lightroom or Photoshop again, load the new metadata for all of your images.
  • For Lightroom: Select all images, right-click, and Read Metadata.
  • For Photoshop: Open the files again in Camera Raw. You should see the new adjustment settings made by Panolapse.
  • (Optional) If you like, start another pass to add further adjustments.
Export your images as JPG.
  • For Lightroom: Select your images and click Export.
  • For Photoshop: Click Save Images at the bottom left.


Tahapan mengunakan Rawblend di Lightroom
Masukan semua file ke Lightroom



Sesuaikan pada gambar di akhir file dari seri foto Timelapse. Seperti melakukan edit foto, sampai gambar dan cahaya sudah di perbaiki.



Setting file bagian awal (bila diperlukan)

Pilih semua file. Lalu export semua metadata file seperti keterangan diatas. File akan disimpan bersama directory file foto dan file lain dengan extension XMP.




Buka software Panolapse
Lalu pilih Launch Rawblend, dan Import image sequence semua file.
Akan muncul tabel, baris Temp dan selanjutnya, harus sudah terisi berisi data metafile. Artinya metadata dari file foto sudah dibaca. Bila kosong, kemungkinan ada yang salah ketika mengekspor data metafile di Lightroom.



Click bagian awal (atas) dan akhir (bawah) dari data tabel di Rawblend, maka semua baris data metafile akan berubah menyesuaikan setting baru. Anda bisa menganti setting Cubic atau Linear bila diperlukan. Lalu click Save All Metadata.
File metadata data akan mengikuti setting baru dari Panolapse. Terlihat pada baris Temp dan selanjutnya akan berubah dengan ditandai warna hijau



Kembali lagi ke software Lightroom. Select semua gambar, click kanan dan pilih Metadata lalu Read Metadata from file.
Selesai , maka setting foto akan disesuaikan kembali sesuai update dari Panolapse.



Transisi perubahan gambar dari terang ke gelap atau gelap ke terang akan lebih halus, tanpa harus melakukan setting satu persatu seri foto seperti gambar dibawah ini
Hasil perubahan setting metadata akan terlihat pada software Lightroom. Selesai, foto yang sudah di edit melalui Rawblend dengan perubahan metadata file bisa di ekspor untuk dibuat video timelapse.




Perubahan warna dan cahaya pada foto dari setting Rawblend
  1. Dimulai dari file asli, edit di gambar pertama dan terakhir.
  2. Tidak perlu membuat setting file lain, cukup untuk foto awal dan akhir.
  3. Dan perubahan setelah membaca file metadata terbaru dari setting Panolapse. Transisi cahaya antar foto terlihat lebih halus.




Fitur RawBlend dapat dilakukan bagi foto JPG maupun file RAW. Dalam kondisi tertentu setting ini sangat berguna dan lebih cepat dibanding memperbaiki foto. Dibanding melakukan setting satu persatu foto dengan cara manual.

Dibawah ini cara mengunakan Raw Blend dari Panolapse


Demikian penjelasan dari Rawblend Panolapse, proses selanjutnya untuk editing video.