Membuat video dari computer sekarang menjadi lebih mudah. Banyak perangkat gadget dari smartphone, camera pocket sampai DSLR bisa merekam video.

Apalagi software video editing sekarang dapat menerima berbagai format video termasuk format resolusi tinggi seperti Full HD.

Umumnya format yang dipakai untuk video adalah MP4 atau dikenal standar H.264. Bila sudah memiliki perangkat gadget, apa salahnya bila kita juga mempelajari membuat video yang bagus dan menarik.

Banyak aplikasi edit video, aplikasi paling umum ada 3 dengan kemampuan video editing profesional. Yaitu Adobe Premier di PC dan Final Cut Pro di Mac untuk kalangan profesional.

Satu lagi Magix Vegas Pro yang dapat digunakan untuk semi pro dan belum secanggih Final Cut Pro dan Premiere. Tetapi cukup memadai dan pengunanan aplikasi video editing ini lebih mudah.

Salah satu kemampuan Sony Vegas Pro adalah multi track yang tidak dibatasi.

Sehingga satu video dapat menampilkan banyak video dan suara, serta pengaturan lebih mudah. Dan dukungan pembuat plug-in untuk efek video sudah mendukung Sony Vegas


Tip awal untuk belajar video editing dengan Sony Vegas


Untuk membuat video, hal penting untuk tidak di langgar adalah FPS atau frame per second.
Misal video direkam dengan kecepatan 30fps atau 30 gambar perdetik. Video input dan output diharapkan dibuat dengan kecepatan yang sama. Demikian juga sumber video, diusahakan mengunakan kecepatan FPS yang sama.  25 FPS umumnya dipakai untuk format PAL dan film, dan 29,9 FPS adalah format NTSC.

Hal penting kedua  adalah ukuran video (lebar)
Misalnya video mengunakan wide screen, sebaiknya mengunakan ukuran wide screen selama proses editing dan output finalnya.  Kecuali rekaman video dibuat dengan high res lalu di zoom sesuai ukuran yang di kehendaki. Khususnya untuk standar video DVD. Kecuali format untuk video digital bagi website seperti Youtube. Aturan tersebut dapat diabaikan, karena Youtube menerima format yang sudah jadi dan di proses kembali.

Untuk kualitas video, tidak masalah. Apakah mengunakan resolusi rendah atau tinggi. Karena semua gambar akan kembali di render ulang oleh software video editing. Kecuali anda ingin video yang tajam, maka kualitas video menjadi penting.

Untu