Planet TOI 1338b ditemukan di bintang biner oleh pelajar SMA magang 3 hari di NASA


Science | 12 January 2020

Kebanyakan orang duduk dan belajar terlebih dahulu ketika magang di hari pertama pekerjaan mereka.

Tetapi seorang remaja SMA ini menemukan sebuah planet - pada hari ketiga.

Wolf Cukier, 17 tahun, dari Scarsdale, N.Y., telah menyelesaikan tahun pertamanya di sekolah menengah pertama ketika ia berangkat magang musim panas di Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, MD, di mana ia menemukan sebuah planet yang mengorbit di dua bintang. Yup baru 3 hari sudah menemukan planet baru.

Planet itu dikenal sebagai TOI 1338 b, memiliki ukuran hampir tujuh kali lebih besar dari Bumi dan memiliki dua bintang

Tentang bintang TOI 1338.
Tata surya disana adalah memiliki bintang biner / kembar. Jaraknya 1300 tahun cahaya dari Bumi.
Berada di konstelasi Pictor.
Kedua bintang saling mengorbit setiap 15 hari sekali.

Bintang pertama disebut TOI 1338 A dengan ukuran sekitar 10 persen lebih masif dari matahari
Bintang kedua disebut TOI 1338 B dengan ukuran sepertiga dari massa matahari dan lebih redup
Dan satu planet yang ditemukan diberi nomor TOI 1338b ini yang unik.

Seperti apa planet TOI 1338b, amat besar. Ukurannya antara planet Neptunus dan Saturnus atau 6,9x lebih besar dari Bumi.
Orbitnya sekitar 93 dan 95 hari. Karena planet TOI 1338b mengorbit di 2 bintang, membuat sinyal bayang transit tidak teratur.



Cukier secara visual melihat data transit yang menarik. Awalnya dia mengira transit planet adalah hasil dari bintang yang lebih kecil.
Karena keduanya memberi penurunan kecerahan yang serupa.

Tim peneliti memeriksa ulang, dengan software khusus Eleanor Arroway. Dan terbukti transit tersebut memang dari sebuah planet dan bukan data artifak dari instrumen yang digunakan untuk pengamatan.

Planet TOI 1338b ditemukan remaja 17 tahun walau baru 3 hari magang di NASA

Pemberian nama bintang dan planet umum dilakukan dengan urutan

Dengan nomor biasa bila satu bintang tanpa tambahan huruf belakang, diberi tambahan huruf besar seperti A sebagai bintang pertama, dan B bintang kedua, dan C bintang ketika dan seterusnya.

Sedangkan planet diberi nama dengan huruf kecil mengikuti nomor bintang urutan planet paling depan akan diberi nama a huruf kecil dan selanjutnya b.
Tetapi planet pertama yang ditemukan, berada di bintang biner, maka nama planet pertama yang ditemukan diberi nama b.

Seperti TIO 1338b adalah planet urutan ke b karena bintang induknya ada 2 bintang atau bintang biner.
Bila penemu bintang dan planet ingin memberikan nama sendiri pada planet atau bintang yang ditemukan. Menjadi hak si penemu

Cukiera kedua kalinya magang di laboratorium penelitian luar angkasa, setelah menghabiskan musim panas 2018 bekerja pada proyek Zona Goldilocks di bawah bimbingan peneliti teknologi ruang angkasa NASA Ravi Kopparapu.

Cukier diundang kembali untuk magang di kompleks spaceflight, kali ini Kopparapu tidak memberikan panduan.
Cukier ditempatkan berada dibawah pengawasan ilmuwan riset NASA Veselin Kostov, yang belum pernah memiliki asisten magang dari tingkat sekolah menengah, kata Kostov kepada The Washington Post.

"Kostov memberinya garis besar singkat tentang apa yang harus lakukan, dan dia mempelajari semuanya sendiri," kata Kostov.
“Dia belajar dengan sangat cepat. Dia benar-benar mengembangkan pemahaman yang sangat baik di lapangan. ”

Musim panas adalah pertama kalinya Cukier bekerja dengan Satelit Survei Transit Exoplanet NASA, yang dikenal sebagai TESS. Teleskop TESS dirancan gkhusus untuk melihat keberadaan planet, atau singkatnya mencoba mengintip apakah ada planet planet di sekitar bintang yang diamati.

TESS memantau perubahan kecerahan bintang-bintang secara berkala yang disebabkan adanya transit planet yang menghalangi bintang.

Cukier memiliki kerangka kerja tentang apa yang harus dicari berdasarkan eksplorasi proyek Planet Hunters TESS, yang memungkinkan orang dapat menyisir data dari teleskop TESS dan mengkategorikan sistem bintang, katanya.



Saat melihat gambar, Cukier pikir ada sesuatu yang tampak "mencurigakan," katanya, dia mencatat bahwa gambar memiliki fitur tambahan yang di ingatkan oleh Kostov si kepala riset.

"Setelah kami melihat transit asli, kami melihat kurva cahaya penuh dan melihat tiga transit," kata Cukier.

Langsung saja, Cukier dan Kostov menghabiskan waktu berjam-jam untuk memverifikasi bahwa fitur tambahan yang mereka lihat adalah nyata, dengan melihat melalui beberapa set data.

"Itu jelas mewarnai sisa magang," kata Cukier tentang penemuan planetnya. "Sekarang, saya tidak hanya mencari planet lain, tetapi saya sedang mempelajari verifikasi lengkap yang digunakan untuk memverifikasi sebuah planet ketika kita melihat kemungkinan sebuah planet."

Proses itu termasuk menggunakan berbagai alat data dan melibatkan para peneliti dari University of Chicago, MIT dan San Diego State.

Proses mencari planet menjadi jauh lebih cepat dari biasanya, membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan untuk mengkonfirmasi penemuan Cukier sebagai sebuah planet, kata Kostov.

Temuan ini merupakan tanda bagi kemampuan teleskop TESS, kata Kostov, seraya menambahkan bahwa ia yakin akan ada lebih banyak planet yang bisa ditemukan dengan instrumen tersebut.

"TESS adalah satu-satunya instrumen yang memungkinkan kita menemukan jenis planet ini," kata Kostov.

Cukier ikut menulis makalah tentang temuan magangnya dengan ilmuwan dari Goddard dan lembaga-lembaga lain yang telah diajukan untuk ditinjau secara ilmiah.

Cukier belum memberi nama planet temuannya itu, tetapi saudaranya sih kasih tahu julukan yang lebih baik: Wolftopia katanya mungkin cocok.

Sebagai seorang siswa sekolah menengah atas, Cukier sudah melihat jurusan di perguruan tinggi seperti Universitas Princeton, Universitas Stanford dan MIT di mana dia dapat mengambil jurusan astrofisika atau fisika. Biarkan si Cukier mencari planet lainnya. Dibawah ini bentuk tata surya TOI 1338



Berita terkait
Sebuah tata surya Planet  Planet  GJ 3512 ditemukan sebuah planet gas raksas. Teorinya planet tersebut seharusnya tidak ada atau tidak terbentuk disana. Karena tata surya Planet  GJ 3512 hanya sebuah bintang ukuran kecil Katai Merah. Teori umum, bintang ukuran kecil hanya melahirkan planet berbatu seukuran bumi dan berada dekat ke bintang induk.

Planet yang disebutkan dalam berita ini dinami HD 21749b, dan ditemukan oleh misi TESS (Transiting Exoplanets Survey Satellite) NASA sebagai perangkat terbaru. Yang membuatnya menarik dari planet HD 21749b adalah beberapa kombinasi unik. Salah satu dari mereka saja tidak akan menjadi masalah besar, tetapi kombinasi ini membuat planet ini cukup signifikan. :



Tata surya di bintang Ci Tau ini bikin geleng geleng kepala para ahli. Letaknya 518 tahun cahaya dari Bumi Sekarang yang terlihat aneh sebenarnya tidak aneh, yang aneh adalah bintang induknya sendiri diperkirakan planet yang muncul disana dari usia bintang yang hanya 2 juta tahun. Tata surya Ci Tau telah diperkirakan ada 4 planet gas raksasa

Satu tata surya HD131399 ini memiliki 3 bintang, bahkan ditemukan sebuah planet mengorbit disana. Tata surya HD131399 terlihat ada satu planet yang mengorbit disebut planet HD131399Ab. 2018 diumumkan disana bukan 3 bintang

Kemungkinan planet ini memiliki bahan logam di atmosfernya sebagaimana dinilai oleh 'sidik jari' dalam analisa spektrum planet. Masih diteliti apakah ada kandungan air. Planet ini bukan target untuk ditinggali oleh manusia, karena sangat dekat ke bintang induk. Tapi merupakan salah satu planet langka yang dapat terbentuk di tata surya lain.

Proses pengabungan ke 14 galaksi tersebut sudah terjadi di masa lalu, dan astronom baru menemukan dan melihat di waktu sekarang ini. Disini sebenarnya terjadi mala petaka. Karena kejadian pengabungan tersebut dilihat dari jarak 12,4 miliar tahun cahaya dari Bumi. Dan terjadi pada waktu 1,4 miliar tahun setelah Big Bang.

Bintang HD 240430 adalah sebuah tata surya dimana disana terdapat 2 bintang biner. Peneliti percaya 15 planet seukuran bumi ditelan oleh salah satu bintang. Apa penyebab planet akhirnya masuk ke dalam bintang. Penelitian ini mirip seperti sejarah Yunani dengan dewa Kronos



Crab nebula, nebula Crab atau nebula kepiting adalah debu dan gas dari bintang yang telah mati. Seperti lukisan di ruang angkasa, nebula Crab dikenal dengan beberapa nama lain seperti M1, dan NGC 1952. Foto terbaru  Mei 2017 dari 5 teleskop membentuk satu gambar Nebula Kepiting.

Adanya lubang hitam berukuran kecil dari bekas bintang, dan jumlahnya mungkin lebih besar dari perkiraan sebelumnya.Tapi yang satu ini sangat tenang, mirip seperti lubang hitam siluman. Dibutuhkan beberapa peralatan teleskop untuk memeriksa, dan terakhir baru teridentifikasi benda ini adalah sebuah Black Hole

Sebuah planet seukuran Jupiter berada sangat dekat dengan sebuah bintang. Sebuah planet seukuran Jupiter disebut planet PTFO 8-8695b. Tapi perlahan planet ini sedang di sikat oleh bintang induknya sendiri. Berdasarkan observasi emisi, terlihat adanya awan besar perlahan tertarik dari planet ke dalam bintang




No popular articles found.
< /body>