Galaksi Hoag ini satu galaksi atau dua berbentuk galaksi cincin


Science | 4 December 2019

Apakah ini satu atau dua galaksi? Pertanyaan ini yang ditanyakan di tahun 1950 ketika astronom Arthur Hoag menemukan objek luar biasa.

Sebuah galaksi dengan bentuk cincin, tidak hanya satu tapi dua.

Galaksi berbentuk elips dibagian dalam, dan galaksi dengan cincin lain di bagian luar.

Yang menarik cincin di bagian dalam lebih berwarna kuning, diartikan banyak bintang bintang tua yang sudah lama ada.

Di bagian luar adalah cincin yang didominasi oleh bintang-bintang biru cerah yang diartikan bintang bintang berusia lebih muda, lebih panas dan energi

Sedangkan di bagian tengahnya, terdapat celah yang muncul hampir sepenuhnya gelap.

Bagaimana terjadinya objek galaksi Hoag's terbentuk, termasuk cincin bintang dan gas yang hampir sempurna, masih belum diketahui.

Tetapi ada hipotesis termasuk adanya tabrakan galaksi miliaran tahun yang lalu dan efek gravitasi dari pusat yang telah menghilang yang menhilangkan lahirnya bintang bintang dibagian tengah. Dan muncul bintang baru di bagian luar.

Pengamatan dalam gelombang radio menunjukkan bahwa Object Hoag tidak bertambah galaksi di bagian lebih kecil dalam miliar tahun terakhir.

Objek Hoag membentang sekitar 100.000 tahun cahaya dan terletak sekitar 600 juta tahun cahaya dari Bumi
Berada di rasi bintang Ular (atau Serpens). Banyak galaksi jauh di kejauhan terlihat ke arah kanan



Sementara secara kebetulan, terlihat di celah sekitar pukul tujuh (di dalam ring bagian bawah kiri1, adalah galaksi cincin lain yang lebih jauh juga terlihat

Dibawah ini galaksi PGC1000714 salah satu galaksi cincin paling langka. Dengan 2 cincin yang berisi jutaan atau miliaran bintang.

Galaksi Hoag ini satu galaksi atau dua berbentuk galaksi cincin


Berita terkait
Galaksi NGC 2275 memiliki bentuk yang unik, walau disebut galaksi spiral tapi garis lengan belum terbentuk. Galaksi NGC 2275 sebenarnya galaksi yang baru terbentuk dan pola struktur yang belum selesai. Sehingga terlihat di antara garis bintang raksasa banyak muncul seperti garis bulu kecil.

Planet Kepler 1649c memiliki ukuran yang sama seperti Bumi. Menerima cahaya dari bintang induknya sekitar 75% dibanding cahaya yang diterima oleh Bumi terhadap Matahari. Planet juga berada di orbit yang tepat, dan mengorbit ke sebuah bintang yang ukuran hanya 1/4 dari ukuran matahari.



Galaksi yang sedang mengalami ledakan pembentukan bintang ketika usia alam semesta baru 1 persen, terlihat galaksi menyalakan gas yang mengelilingi galaksi. Awan tebal debu mengaburkan sebagian besar cahaya, menyebabkan galaksi tampak redup bahkan bentuknya tidak teratur. Mirip menemukan mahluk mitos Yeti di hutan belantara. Teknologi saat ini hanya mampu melihat benda kabur dengan teleskop sinyal radio

Galaksi ARP 203 adalah nama dari interaksi 2 galaksi NGC 6285 dan NGC 6286. Keduanya hanya berjarak 130 ribu tahun cahaya, atau dipisahkan selebar galaksi Bima Sakti. Dan kedua galaksi sedang tarik menarik, tapi yang terlihat ada jembatan debu gas yang keluar dari galaksi.

Foto galaksi Triangulum dengan tabel urutan Messier 33 dibuat oleh Andre van der Hoeven bersama Michael van Doorn. Teleskop Hubble membuat foto galaksi Triangulum dengan resolusi tinggi. Ditemukan 2 cluster bintang baru. Galaksi ini masuk local group bersama Andromeda terbesar dan Milk Way dan ketiga Messier 33 sebagai galaksi terdekat. Mau tahu dimana letaknya.

Penemuan ruang angkasa kadang tidak terduga. Peneli Jepang menemukan galaksi purba yang selama ini tidak terlihat. Teleksop Hubble tidak melihat. Sampai data dari teleskop Spitzer menampilkan data aneh. Peneliti melihat ulang dengan teleskop besar di bumi. Ditemukan galaksi purba baru berusia 2 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta.

Bagian luar galaksi olahraga lengan spiral besar yang membentuk pseudoring yang mengelilingi galaksi. Sementara bagian dalam yang unik, Di bagian dalam galaksi ditemukan tidak stabil terlihat dalam bentuk warna seperti kabut. Bertentangan dengan bagian luar yang terlihat sudah membentuk lengan galaksi.




Bila 2 galaksi bergabung, ada 2 dampak yang terjadi. Bergesernya debu dan gas dapat memicu pembentukan bintang baru. Tetapi ada biaya yang harus dibayar oleh kehidupa di sebuah galaksi. Lubang hitam juga berperan aktif, dan mengambil sebagian dari debu dan gas tapi hanya di lontarkan ke ruang angkasa kembali.

Ketika melihat 2 galaksi bertabrakan dan warna yang terlihat lebih indah. Mungkin kita mengira 2 galaksi yang berdekatan yang saling tarik menarik. Tetapi bukan 2 galaksi tersebut yang saling tarik menarik, satu galaksi terletak lebih jauh dan tidak terkena dampak pertempuran di antara 2 galaksi lain. Ini terjadi antara galalsi NGC 6771 NGC 6770 dan NGC 6769

Sebuah galaksi disebut IRAS 16399-0937 terbentuk oleh 2 galaksi. Diperkirakan dahulunya kedua galaksi memiliki massa yang sama besar. Dan sekarang terlihat seperti gumpalan bintang dan debu. Tapi bukan bentuk galaksi yang terlihat untuk dipelajari, ada hal yang tersembunyi disana.




No popular articles found.
< /body>