Galaksi Arp 293 yang saling menarik antar muka


Science | 2 December 2019

Teleskop luar angkasa Hubble telah membuat kita memandang bentuk alam semesta yang spektakuler

Kali ini menyajikan 2 galaksi yang saling tarik menarik. Galaksi kiri disebut NGC 6285 dan di sisi kanan NGC 6286

Kedua galaksi dalam tahap pertemuan, dan terlihat posisi keduanya dari Bumi hampir sama miring vertikal.

Banyak dari kita mendapatkan citra tabrakan galaksi pada bagian lengan. Tapi di galaksi Arp 293 ini seperti pertemuan 2 lempeng galaksi.

Dua galaksi besar ini sedang terkunci dalam pelukan kosmik. Gambar menampilkan tahap awal dan menyoroti efek kacau antara kekuatan gravitasi dapat menarik di  salah satu skala termegah yang bisa bisa kita bayangkan.

Ketika  galaksi-galaksi besar yang sangat menarik saling menarik satu sama lain, seringkali dengan konsekuensi yang spektakuler.

Hubble telah menangkap momen dari dua galaksi besar yang berada 250 juta tahun cahaya - dikenal secara kolektif sebagai Arp 293 - dapat dilihat pada tahap awal melakukan Cosmic Waltz atau sedang berdansa di ruang kosmik.

Tentu ini baru awal, nantinya kedua galaksi yang terlihat berbentuk elips tersebut akan kacau balau. Dan perlahan akan menyatu, kapan tentu saja tidak ada yang melihat. Karena prosesnya baru dimulai dan tarik menarik keduanya akan membutuhkan waktu ratusan ribu tahun.

Galaksi Arp 293 yang saling menarik  antar muka

Galaksi di sebelah kiri, yang disebut NGC 6285, perlahan-lahan di deformasi oleh mitra penari.
Terlihat di bagian kiri galaksi ada gumpalan gas yang sedang terbang di kedua galaksi seperti membentuk jembatan.


Sehingga pada gambar terlihat mengaburkan latar belakang
Di sebelah kanan, NGC 6286 terlihat sedang menarik gas di galaksi sebelahnya.

Cerita Arp 293 sebenarnya jauh dari unik. Hubble telah menangkap harta karun dengan interaksi antar galaksi.
Apa yang terjadi nanti, mungkiri kekerasan yang mengacaukan dengan peristiwa ini, alias kedua galaksi akan berantakan terlebih dahulu.

Kedua galaksi terpisah pada  jarak 130.500 tahun cahaya, atau jarak keduanya sekitar lebar galaksi Bima Sakti
Letak kedua galaksi berada di 248 juta tahun cahaya. Dan letaknya ada di konstelasi Draco atau si Naga.

Berita terkait
Seberapa penting sebuah galaksi yang mengalami supernova terlalu banyak. Galaksi NGC 5468 terditeksi selama 20 tahun, tercatat ada 5 supernova. Bentuk galaksi yang tidak terlalu beraturan dengan bentuk spiral sangat menarik diamati dari Bumi. Dengan teleskop Hubble dapat diamati langsung seperti melihat dari atas galaksi disana.

Galaksi tipe Hoag adalah tipe galaksi dengan 2 cincin.Keunikan galaksi seperti ini, cincin bagian dalam memiliki cahaya kuning atau kemerahan, menunjukan bintang lebih tua sudah ada. Sedangkan di cincin luar berwarna biru atau bintang lebih muda dan panas. Ilmuwan hanya tahu ini terjadi akibat tabrakan antar galaksi, tapi tidak tahu mengapa bisa terjadi 2 cincin



Galaksi NGC 6240 sebuah galaksi dengan bentuk tidak beraturan. Awalnya astronom memperkirakan ada 2 lubang hitam di galaksi tersebut, penelitian terbaru ternyata ada 3. Dan ketiganya memiliki massa kelas berat, dengan bobot tidak kurang dari 90 juta kali massa matahari. Konsentrasi tiga lubang hitam supermasif seperti itu belum pernah ditemukan di alam semest

Ketika 2 galaksi yang sama kuat, akhirnya bertabrakan dengan posisi yang tepat. Mereka seperti membentuk wajah hantu, dengan mata hidung dan lingkaran wajah.  Tabrakan galaksi Arp-Madore 2026-424 adalah tabrakan langka. Alasannya keduanya memiliki ukuran yang sama, dan ketikaa tabrakan terjadi memiliki arah yang sama

Galaksi yang sedang mengalami ledakan pembentukan bintang ketika usia alam semesta baru 1 persen, terlihat galaksi menyalakan gas yang mengelilingi galaksi. Awan tebal debu mengaburkan sebagian besar cahaya, menyebabkan galaksi tampak redup bahkan bentuknya tidak teratur. Mirip menemukan mahluk mitos Yeti di hutan belantara. Teknologi saat ini hanya mampu melihat benda kabur dengan teleskop sinyal radio

Bagian luar galaksi olahraga lengan spiral besar yang membentuk pseudoring yang mengelilingi galaksi. Sementara bagian dalam yang unik, Di bagian dalam galaksi ditemukan tidak stabil terlihat dalam bentuk warna seperti kabut. Bertentangan dengan bagian luar yang terlihat sudah membentuk lengan galaksi.


Sebuah bintang pulsar bergerak dengan kecepatan 1100 km perdetik. Bagaimana bintang pulsar tersebut dapat berpindah di galaksi Bima Sakti. Dan mendorong bintang pulsar tersebut sampai keluar dari tempatnya berasal akibat sebuah supernova. Jejak bintang pulsar dapat dipelajari dengan teleskop Fermi.



Messier 28 atau NGC 6626 adalah nama dari Globular Cluster. Ditemukan oleh Charles Messier tahun 1764, tetapi ketika ditemukan benda yang dilihat tersebut dianggap kumpulan debu dan gas. Dengan teknologi teleskop ruang angkasa bentuk dari benda tersebut menjadi jelas, dan disana adalah kelompok bintang besar.

Nebula ESO 577-24 sebuah sisa debu dan gas diruang angkasa. Dahulu benda ini sebuah bintang raksasa merah yang disebut Super Red Giant Star. Tapi nasibnya sekarang sudah selesai, dari bintang raksasa menjadi sebuah bintang kerdil berwarna putih. Diabadikan pusat observasi VLT milik ESO, 10 ribu tahun akan hilang.

Ketika teleskop melihat di ruang angkasa dan mendapatkan gambar seperti ini. Apakah ada yang mengirim gambar sebuah wajah sedang tersenyum. Mungkin akan terasa aneh atau senang. Inilah yang didapatkan oleh Teleskop Hubble. Ketika teleskop Hubble mengamati sebuah galaksi SDSS J0952+3434

Nebula Swan atau Mesier 17. Memiliki nama seperti Nebula Omega, nebula tapal kuda, nebula lobster. Kumpalan debu dan gas besar ini berada di galaksi Bima Sakti. Jarak dari Bumi sekitar 5000-6000 tahun cahaya. Ada yang unik disana, setidaknya perilaku bintang raksasa mampu mendorong gas dan debu.




No popular articles found.