Berapa besar batas ukuran planet dapat terbentuk bagaimana bila terlalu besar


Science | 19 November 2019


Mungkin kita bertanya tanya, kalau Bumi relatif memiliki ukuran kecil
Bagaimana dengan planet Jupiter sebagai planet terbesar

Planet Jupiter memiliki diameter 142 ribu km, atau 11x lebih besar dari Bumi.

Apakah ada planet yang lebih besar dari Jupiter. Ternyata ada, planet yang lebih besar bahkan 13x lebih besar dari Jupiter kita.


Planet terbesar yang pernah ditemukan HD 100546b

Planet HD 100546b nama lain KR Muscae. Jaraknya 320 tahun cahaya dari Bumi.
Mengorbit ke bintang induknya dengan jarak 6,6x jarak bumi ke matahari.

Bentuknya masih terselubung debu,  diperkirakan planet tersebut memiliki ukuran lebih besar dari sebuah bintang katai coklat.
Walau nantinya akan susut menjadi sebuah planet utuh dan kembali seukuran Jupiter.
Atau jangan jangan yang dilihat tersebut bukan planet, melainkan bintang katai kerdil atau bintang katai coklat seperti perkiraan lainnya.

Lepas dari ukuran planet. Jupiter adalah planet terbesar di tata surya.

Dari segi massa, Jupiter berdiri di atas planet lain dalam ukuran.



Bila semua massa 7 planet lain disatukan,  Jupiter akan tetap 2,5 kali lebih besar.

Tetapi ketika peneliti menemukan ribuan exoplanet dalam beberapa dekade terakhir, menimbulkan pertanyaan menarik tentang bagaimana membandingkan planet lain dengan Jupiter.
Dengan kata lain, seberapa besar ukuran planet dapat terbentuk?.
Atau seberapa besar ukuran planet yang masih disebut planet.

Jawaban sederhananya, ukuran planet besar terbatas.
Ada batas antara ukuran planet dengan bintang. Atau terlalu besar akan menjadi sebuah bintang

Definisi terbentuknya sebuah bintang artikan sebuah benda yang dapat menyala, setidaknya memadukan gas hidrogen di dalam intinya.
Bintang terbentuk ketika tekanan dalam dan luar mencapai keseimbangan.
Bila Tekanan melewati batas luar ke arah  dalam, maka dapat membentuk fusi nuklir yang diakibatkan gravitasi bintang.

Karena rata rata bintang memiliki unsur terbesar adalah gas.
Dan 2 gas utama Helium dan Hidrogen menjadi bahan bakar bintang agar dapat menyala.

Matahari memiliki kandungan unsur 75% hidrogen, 24% helium, 1% unsur elemen berat
Jupiter memiliki unsur 71% hidrogen, 24% helium, dan 5% elemen lainnya.

Bila tidak ada perpaduan elemen seperti diatas. Planet akan beada di keseimbangan hidrostatik.
Artinya berat semua gas akan diimbang dengan tekanan gas ke dalam.

Bila unsur gas terlalu banyak, tekanan akan meningkat. Dampak tekanan di bagian dalam semakin panas.untuk membuat gas Hidrogen mulai berfusi menjadi gas Helium.
Sampai membentuk fusi dan lahir menjadi sebuah bintang.

Berapa batas antara planet dan bintang. Sekitar 80x massa planet Jupiter.
Apapun massa gas yang melewati 80X seharusnya akan membentuk sebuah bintang.
Peneliti mengatakan angka 80x massa Jupiter adalah massa yang kritis dari sebuah planet menjadi bintang.
Karena interior sebuah bintang dengan beban gas sedemikian besar, bagian gas luar menekan ke dalam, dan gas di dalam mempertahankan tekanan dari luar sampai menjadi panas.


Tetapi angka 90x bukan batas pasti, jadi kira kira. Bisa saja angkanya ada dibawah 90x.

Contoh bintang katai coklat memiliki ukuran lebih kecil. Bintang seperti ini tidak berada dalam keseimbangan hidrostatik.
Tetapi interior bintang katai coklat menghasilkan panas seperti bintang

Bahkan memadukan gas hidrogen menjadi deuterium., dan bukan gas helium seperti bintang pada umumnya..
Bagian permukaan bintang katai coklat tidak terlalu panas, bahkan lebih dingin dan berawan. Sehingga bintang katai coklat kadang menyerupai sebuah planet.

Berapa batas keseimbangaan untuk membentuk bintang katai Coklat.
Bintang katai coklat hanya memiliki massa sekitar 13x dari planet Jupiter, itu perkiraan jadi tepatnya antara angka 13x lebih.
Sedangkan massa dibawah 13x massa Jupiter tetap akan bertahan sebagai planet gas.

Planet yang memiliki massa bukan berarti ukuran secara visual yang besar.
Planet supermasif yang ditemukan memiliki bentuk lebih kecil dari planet Jupiter, jadi Jupiter hanya dilihat dengan ukuran lebarnya dengan gas berlimpah, sedangkan massanya beratnya tidak terlalu besar.

Pada grafik dibawah ini dipisahkan dengan 4 bagian dari massa pembentukan planet dan bintang

Bila massa yang kecil, umum menjadi planet kerdil, atau bulan, termasuk asteroid. Secara umum tidak memiliki atmosfer gas di permukaan
Menjadi planet berbatu bila planet berhasil mengambil massa lebih besar  Seperti debu yang cukup banyak dan masuk ke dalam planet, sehingga planet menjadi batuan.
Bila ukuran planet semakin besar, bisa di dominiasi oleh unsur gas sehingga planet menjadi planet gas. Disebut transisi Neptunion seperti planet gas Neptunus, Uranus dan Saturnus.
Bila planet memiliki gas dengan jumlah volume sangat besar dan terkompresi, atau melewati batas ukuran planet Jupiter. Planet akan mendapatkan kompresi sendiri, dan melewati antara pembentukan planet atau bintang katai coklat.
Bila gas mencapai volume jauh lebih besar lagi, maka gas hidrogen mendapat tekanan menjadi fusi dan dapat membakar menjadi sebuah bintang.

Massa planet berbatu, gas sampai bintang

Ukuran planet yang bervariasi, ini yang menarik
Beberapa tahun lalu Jingjing Chen dan David Kipping menganalisa bagaimana ukuran planet dapat bervariasi tergantung pada massanya.

Mereka menemukan bahwa ada titik transisi antara dunia (planet berbatu) dengan tipe planet Neptunus di mana lebih banyak massa cenderung meningkatkan ukurannya.
Sedangkan planet seperti Jupiter adalah jenis dunia di mana lebih banyak massa gas cenderung lebih memampatkan gas sebagai lapisan atmofer..

Titik kritis itu ada di sekitar setengah massa Jupiter, jadi planet-planet terbesar seharusnya ada di sekitar massa itu.

Sesuai dengan data observasi. Planet ekstrasurya terbesar yang dikonfirmasi adalah WASP-17b.
Kira-kira dua kali ukuran Jupiter tetapi hanya memiliki 49% massa Jupiter.

Perbandingan planet gas terbesar yang ditemukan

Tentu saja, ada faktor-faktor lain yang ikut berperan, seperti komposis, letak planet dan suhu. Planet ekstrasurya terbesar yang diketahui cenderung berada di posisi dekat ke bintang.
Disebut juga planet planet sekelas Jupiter yang panas.
Membuat planet tersebut lebih panas dan kurang padat dibanding planet Jupiter kita yang letaknya jauh dari matahari.
Planet Jupiter juga memiliki inti berbatu yang padat

Yang lain planet berbatu akan berada di bagian depan sebuah tata surya, seperti Mars, Bumi, Merkurius dan Venus berada lebih dekat ke bintang matahari.

Tetapi dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, planet jovian (planet tipe Jupiter)  jelas merupakan planet terbesar dan paling masif yang bisa hadir di sebua tata surya.
Jupiter bukan planet terbesar di alam semesta, tetapi salah satu dari raksasa di setiap tata surya.

Berita terkait
Seberapa penting sebuah galaksi yang mengalami supernova terlalu banyak. Galaksi NGC 5468 terditeksi selama 20 tahun, tercatat ada 5 supernova. Bentuk galaksi yang tidak terlalu beraturan dengan bentuk spiral sangat menarik diamati dari Bumi. Dengan teleskop Hubble dapat diamati langsung seperti melihat dari atas galaksi disana.

Lubang hitam tidak hanya terkati dengan inti galaksi. Atau bintang raksasa yang meledak dan mati sampai membentuk dirinya menjadi lubang hitam. Peneliti mendapatkan lubang hitam terkecil. Yang massanya setara 3,3 kali lebih besar dari Matahari. Dan sudah cukup membentuk sebuah lubang hitam baru.



Planet NGTS-10b begitu dekat ke bintang, hanya 18 jam saja setahun. Planet seperti ini mudah ditemukan juga planet langka karena orbitnya terlalu dekat ke bintang yang panas. Perlahan planet akan mendekat sampai suatu hari nanti akan ditelan dan masuk ke dalam. Kapan, tergantug kekuatan gravitasi keduanya

Penemuan ruang angkasa kadang tidak terduga. Peneli Jepang menemukan galaksi purba yang selama ini tidak terlihat. Teleksop Hubble tidak melihat. Sampai data dari teleskop Spitzer menampilkan data aneh. Peneliti melihat ulang dengan teleskop besar di bumi. Ditemukan galaksi purba baru berusia 2 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta.

Bagian luar galaksi olahraga lengan spiral besar yang membentuk pseudoring yang mengelilingi galaksi. Sementara bagian dalam yang unik, Di bagian dalam galaksi ditemukan tidak stabil terlihat dalam bentuk warna seperti kabut. Bertentangan dengan bagian luar yang terlihat sudah membentuk lengan galaksi.


Sinyal dari FRB 190523 yang berhasil ditangkap ini hanya sekali. Dan pelacakan menujukan sumber sinyal berasal dari 8 miliar tahun cahaya dari Bumi. Sinyal tertangkap oleh  Observatorium Radio Owens Valley - OVRO milik CalTech di dekat Bishop, California. Kali ini tim Australia dan Rusia juga menangkap beberapa sinyal dari ruang angkasa lain.

Dua bintang biner Bintang R Aquarii sedang bertarung. Satu bintang katai putih adalah bintang mati, dan bintang kedua adalah bintang lebih besar ukurannya terus diganggu. Bahkan materi bintang raksasa merah tertarik oleh gravitasi bintang yang lebih kecil. Suatu hari nanti bintang raksasa merah akan habis dan tersisa si bintang lebih kecil.



Galaksi yang ada di alam semesta kadang terbentuk dalam kelompok. Tapi area IDCS 1426 terlihat adanya kelompok galaksi dimana keberadaan mereka sangat jauh. Bahkan baru terbentuk ketika alam semesta juga baru melewati masa Big Bang. 10 miliar tahun cahaya jauhnya.

Sebuah gugus bintang RCW 38 diabadikan dengan teleskop VLT oleh ESO. Tampilkan gambar terbaru dimana komplek bintang padat ini berjarak 5.500 tahun cahaya.Mengunakan pencitraan inframerah HAWK-I yang dipasng pada teleskop VLT di Chili. Instrumen tersebut dapat menangkap benda yang tidak terlihat sebelumnya. Apakah semua bintang disana masuk ketegori bintang raksasa, separuhnya tidak.

Astronomi mengidentifikasi puluhan bintang tipe OB baru di area Cygnos OB2. Penemuan ini meningkatkan populasi bintang muda yang masif (ukuran raksasa). Letak Cygnus OB2 berada 4700 tahun cahaya dari BumiMenjadi salah satu daerah pembentukan bintang paling kuat di komplek Cygnus.

Supernova disebabkan dari ledakan bintang, antara ledakan dari bintang mati. Kedua dari gaya tarik bintang mati ke bintang yang masih menyala. Terjadinya supernova SN2017cbv disebabkan dengan teori kedua, tapi ledakan bintang lebih kecil yang menganggu bintang ukuran lebih besar

Peneliti akhirnya mengungkap sebuah sumber aneh di galaksi tetangga Andromeda. Walau jarak galaksi tersebut jauhnya lebih dari 2 juta tahun cahaya dari Bumi. Tertangkap sebuah bintang neutron ada di dekat lubang hitam.

2 lubang hitam yang disebut PG 1302-102, adalah keberadaan 2 lubang hitam biner yang saling mengorbit. Jarak keduanya seperti matahari ke pluto. Tetapi dampak gravitasi keduanya terlihat begitu kuat.




No popular articles found.