Kelompok galaksi Abell 1758 ketika 2 pasang kelompok galaksi bertabrakan dengan 2 pasang lainnya


Science | 29 October 2019

Teleskop X-Ray Chandra mengamati gugus galaksi Abell 1758. Nanti ada 4 kelompok galaksi tersebut akan bergabung.

Satu kluster galaksi berisikan beberapa galaksi yang saling berkelompok dan berkumpul.

Bintang dapat lahir dalam kelompok besar. Disebut Globular Cluster, dimana satu tempat dapat berisikan ratusan bahkan ribuan bintang yang berkelompok. Biasany Globular Cluster terbentuk akibat adanya elemen gas yang terakumulasi sangat banyak. Sampai satu saat nanti akan membentuk bintang baru.

Tetapi kelompok galaksi terbentuk akibat adanya gravitasi yang saling menarik antar galaksi yang saling berdekatan. Sampai beberapa galaksi akhirnya berkumpul di satu tempat.

Di tempat Abell 1758, tidak seperti pengabungan 2 galaksi yang disebut galaksi bertabarakan.

Di Abell 1758 menjadi tempat terbesar pengabungan dari 4 kluster galaksi yang pernah ditemukan sampai Oktober 2019. Dari 4 kluster galaksi suatu saat nanti akhirnya menjadi satu kelompok baru sebagai struktur terbesar.

Penggabungan dari empat kluster galaksi di Abell 1758 telah diamati observasi Chandra dan teleskop lainnya.

    Abell 1758 sebenarnya terdiri dua pasang kluster galaksi atau total 4 kluster galaksi. Masing-masing kluster galaksi berisikan ratusan galaksi. Yang terlihat membentuk citra dari gas panas dalam jumlah besar dan materi gelap yang tak terlihat dari pengamatan teleskop. Dan dapat terlihat oleh cahaya sinar X yang tertangkap oleh teleskop Chandra X-ray.
    Pada suatu saat nanti, dua pasang kelompok ini akan bertabrakan untuk membentuk salah satu objek paling masif di Semesta.
    Dengan pengamatan teleskop Sinar-X dari Chandra dapat membantu para astronom memperkirakan seberapa cepat sepasang gugus bergerak ke arah satu sama lain.

Para astronom yang menggunakan data dari Observatorium Sinar-X NASA dan teleskop lainnya dan menyusun peta terperinci dari tabrakan langka antara empat kluster galaksi.



Akhirnya keempat cluster - masing-masing dengan massa setidaknya beberapa ratus triliun kali Matahari - akan bergabung untuk membentuk salah satu objek paling masif di alam semesta.

Cluster galaksi adalah struktur terbesar di kosmos yang disatukan oleh gravitasi. Pengertian gravitasi dalam kelompok kluster galaksi, ketika galaksi saling terkunci, dan akhirnya saling tarik menarik dan ber kelompok di satu tempat.

Cluster Galaxy dapat  terdiri dari ratusan atau bahkan ribuan galaksi yang tertanam dalam gelembung gas panas, dan mengandung materi gelap yang tak terlihat yang jumlahnya lebih besar.

Terkadang dua gugusan galaksi bertabrakan, seperti dalam kasus Bullet Cluster, dan kadang-kadang lebih dari dua bertabrakan terjadi pada saat yang sama.

Pengamatan baru menunjukkan satu gerakan dari  mega-struktur sedang berjalan. Ada di dalam sistem yang dinamai Abell 1758

Terletak sekitar 3 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Disana terdapat dua pasang cluster galaksi bertabrakan yang menuju satu sama lain.

Para ilmuwan pertama kali menentukan Abell 1758 sebagai 4 sistem kluster galaksi di tahun 2004. Pengamatan awal menggunakan data dari Chandra dan XMM-Newton, satelit yang dioperasikan oleh European Space Agency (ESA).

Setiap pasangan dalam sistem berisi dua kelompok galaksi yang sedang dalam proses penggabungan.

Di pasangan utara (atas) yang terlihat dengan gambar komposit (pengabungan beberapa gambar), terlihat pusat dari masing-masing kluster telah saling melewati satu sama lain.
Rentang keduanya memiliki jarak sekitar 300 hingga 400 juta tahun tahun cahaya, dan pada akhirnya keduanya akan berbalik kembali.
Pasangan selatan di bagian bawah gambar memiliki dua kelompok yang hampir saling mendekati untuk pertama kalinya.

Dengan Sinar-X dari Chandra ditampilkan sebagai biru dan putih, masing-masing menggambarkan adanya emisi difus yang lebih redup dan terang.

Gambar komposit baru ini juga memasukan data dari gambar teleskop optik milik Sloan Digital Sky Survey.
Data Chandra mengungkapkan untuk pertama kalinya gelombang kejut (mirip dengan ledakan sonik dari pesawat supersonik) dalam gas panas yang terlihat dari teleskop Chandra, yang berada di dalam tabrakan pasangan utara. Terlihat sisi paling atas berbentuk kurva. Mengapa tampak garis kurva tersebut dalam pengaman radiasi sinar X.

Dari gelombang kejut ini, para peneliti memperkirakan dua kelompok bergerak sekitar 2 juta hingga 3 juta mil per jam (3 juta hingga 5 juta kilometer per jam), relatif antara satu sama lain.

Click gambar untuk memperbesar - Foto Chandra X-Ray



Abell 1758 ketika 2 pasang kelompok galaksi bertabrakan dengan 2 pasang lainnya

Data Chandra juga memberikan informasi tentang bagaimana unsur-unsur lebih berat daripada helium, "unsur-unsur berat," di kluster galaksi bisa bercampur dan ter-distribusikan kembali setelah kluster bertabrakan dan bergabung. Karena proses ini tergantung pada sejauh mana merger telah berkembang, Abell 1758 menawarkan penelitian kasus berharga, karena pasangan cluster utara dan selatan berada pada tahap penggabungan yang berbeda.

Di pasangan selatan, terlihat unsur-unsur berat paling melimpah di bagian pusat-pusat dari dua kelompok yang bertabrakan, menunjukkan bahwa lokasi asli unsur-unsur tersebut belum dipengaruhi oleh tabrakan yang sedang berlangsung.

Sebaliknya, pada pasangan yang berada di bagian  utara (gambar atas), di mana tabrakan dan merger telah berkembang lebih lanjut, lokasi elemen berat telah dipengaruhi oleh dampak tabrakan. Kelimpahan tertinggi ditemukan di antara dua pusat kluster dan di sisi kiri pasangan kluster, sedangkan kelimpahan terendah berada di tengah klaster di sisi kiri gambar.

Tabrakan antar cluster mempengaruhi galaksi komponennya serta gas panas yang mengelilinginya.
Data dari teleskop MMT 6,5 meter di Arizona, yang diperoleh sebagai bagian dari Arizona Cluster Redshift Survey, menunjukkan bahwa beberapa galaksi juga bergerak jauh lebih cepat daripada yang lain, mungkin karena mereka telah bergeser jauh dari galaksi lain di cluster mereka sendiri akibat gaya gravitasi yang diberikan oleh tabrakan gaya gravitasi sebelumnya

Tim juga menggunakan data radio dari Giant Metrewave Radio Telescope (GMRT), dan data sinar-X dari misi XMM-Newton ESA.

Sebuah makalah yang menggambarkan hasil terbaru ini oleh Gerrit Schellenberger, Larry David, Ewan O'Sullivan, Jan Vrtilek (semua dari Center for Astrophysics | Harvard & Smithsonian) dan Christopher Haines (Universidad de Atacama, Chile) diterbitkan dalam edisi 1 September 2019 dari The Astrophysical Journal.

Perkiraan pergerakan dari 4 kelompok galaksi dimana membentuk 2 pasang galaksi yang dalam proses pengabungan. Dan suatu saat nanti, entah kapan, akan menjadi struktur terbesar yang sangat padat dimana tempat tersebut berisikan begitu banyak galaksi yang saling berdekatan.


Berita terkait
Galaksi yang sedang mengalami ledakan pembentukan bintang ketika usia alam semesta baru 1 persen, terlihat galaksi menyalakan gas yang mengelilingi galaksi. Awan tebal debu mengaburkan sebagian besar cahaya, menyebabkan galaksi tampak redup bahkan bentuknya tidak teratur. Mirip menemukan mahluk mitos Yeti di hutan belantara. Teknologi saat ini hanya mampu melihat benda kabur dengan teleskop sinyal radio

Beberapt tahun ini dibangun beberapa teleskop radio. Tapi bukan mencari sinyal alien, melainkan mendapatkan adanya sinyal frekuensi 21cm. Yang berasal dari sinyal sebelum pembentukan galaksi pertama, sinyal bersumber dari 13 miliar tahun lalu jauhnya dari Bumi. Mendapatkan sinyal dari bintang generasi pertama dimana benda Black Hole sebagai materi padat belum ada di awal alam semesta. Lalu untuk apa



Nama Nebula Lagoon selain M8 atau Messier 8 disebut dengan NGC6523, membentang sampai 110 x 50 tahun cahaya. Disana terdapat bintang tipe O yang panas. Dan memancarkan cahaya ultraviolet, dari cahaya bintang memanaskan serta ionisasi kumpulan debu dan gas. Foto terbaru dari teleskop Speculoos

El Gordo memiliki nama resmi SPT0615-JD. Disebut juga sebagai The Fat One, salah satu cluster atau gugus kumpulan galaksi terbesar yang pernah ditemukan. Terbentuknya SPT0615-JD akibat 2 gugus galaksi yang dahulunya terpisah dan bergerak saling mendekat dan menjadi satu gugus galaksi baru.

Globular Cluster NGC 2108 adalah lokasi dimana banyak bintang lahir bersamaan dan berkelompok di satu tempat di sekitar galaksi kita. Tapi kelompok bintang ini berada di bagian LMC atau satelit galaksi mini. Dengan jarak 150 ribu tahun cahaya dari Bumi. Memperlihatkan bintang berwarna merah dengan bahan karbon.

Di sekitar galaksi Bima Sakti terdapat Local Group galaksi atau Bima Sakti menjadi bagian grup tersebut. Tetapi kelompok galaksi di Local Group ternyata bergerak dan mendekati grup lain yang lebih besar. Disebut Great Attractor. Apakah keduanya akan bertabrakan.

Rosette nebula adalah wilayah cluster bintang. 2 bintang raksasa ada disana, dan bintang raksasa lain akan menganggu lahirnya proto planet karena tersapu oleh angin bintang yang kuat. Wilayah nebula ini menjadi salah satu pembibitan bintang yang sangat padat



Sebuah tempat yang disebut awan molekuler raksasa paling dekat dengan bumi. Disebut awan W51 dan jaraknya hanya 17.000 tahun cahaya. Menjadi sumber lahirnya bintang, bahkan satu bintang yang baru lahir memiliki ukuran supermasif. Peneliti dapat mempelajari bagaimana bintang lahir ketika galaksi terbentuk.

Dengan pembesaran alami, sebuah galaksi SGAS J111020.0+645950.8 dapat terlihat akibat lensa gravitasi. Cahaya yang ditangkap ini adalah cahaya 11 miliar tahun lalu. Galaksi tersebut terlihat baru melahirkan bintang baru.

Gugus galaksi Abell 370 letaknya 6 miliar tahun cahaya. Tapi terlihat dari bumi memberikan foto berbeda dari bentuk galaksi disana  Tetapi ada gambar galaksi yang terlihat pada busur biru adalah galaksi yang lebih jauh lagi. Dan berada di belakang kelompok galaksi Abell 370




No popular articles found.