Berapa kali matahari mengorbit tengah galaksi berapa cepat kita bergerak di alam semesta


Science | 12 October 2019

Bumi mengitari matahari setiap 365 hari, apakah matahari juga mengitari benda lain.

Matahari mengitari galaksi atau titik tengah galaksi.

Posisi matahari berada agak ke pinggir galaksi atau tepatnya di tengah galaksi dan matahari berada di lengan galaksi Bima Sakti yang tidak terlalu ramai bintang.

Dalam hitungan kasarnya, jumlah bintang di galaksi Bima Sakti saja antara 100 milyar bintang.

Semua bintang mengitari pusat tengah galaksi, tapi tidak memiliki periode yang sama. Seperti planet Merkurius di depan akan mengorbit lebih cepat dari Bumi, hanya 88 hari sekali memutar matahari. Sedangkan Pluto yang kecil dan terjauh, membutuhkan 248 tahun (waktu Bumi) untuk memutar matahari sekali orbit

Bagaimana dengan bintang yang mengitari inti galaksik
Bintang di tengah memiliki putaran lebih pendek, dan bintang yang lebih jauh di tepi galaksi akan berputar lebih lama.

Matahari mengitari tengah galaksi dengan kecepatan 230km perdetik atau sekitar 820 ribu km perjam.
Sedangkan matahari berada jauh dari pusat galaksi, sekitar 27 ribu tahun cahaya dari titik tengah.
Diameter galaksi memiliki rentang ukuran 100-120 ribu tahun cahaya (lebar).

Satu putaran Matahari, kecepatan matahari mengorbit sekitar 220km perdetik. Matahari baru mengitari titik tengah galaksi sebanyak 20 kali sejak matahari terbentuk, padahal umur matahari sudah 5 milyar tahun (waktu bumi)

Kira kira matahari menyelesaikan satu putaran ke tengah galaksi antara 200-250 juta tahun sekali.



Satu putaran bumi ke matahari disebut 1 tahun.
Tetapi satu orbit matahari ke tengah galaksi memiliki satuan berbeda.
Waktu satu kali rotasi matahari termasuk semua yang mengelilingi inti galaksi dinamakan Cosmic Year atau Galactic Year.



Bila dihitung mundur.
Terjadinya Big Bag sekitar 61 Galactic Years.
Lahirnya galaksi Bima Sakti 54 Galactic Years.
Lahirnya Matahari 18,4 Galactic Years.
Munculnya lautan 17-18 Galactic Years.
Kehidupan di Bumi dimulai 15 Galactic Years yang lalu
Kehidupan bakteri 13 Galactic Years.
Ketika daratan atau benua mulai stabil 10 Galactic Years.
Kehidupan manusia modern sekarang baru berusia 0.001 Galactic Years.

Apakah Bumi juga bergerak di ruang angkasa

Apakah Bumi juga bergerak ke benda lain.Tentu saja, karena berada di dalam sebuah galaksi, seluruh isinya akan ikut bergerak.

Apakah galaksi kita juga bergerak.
Bumi termasuk bagian dari galaksi Bima Sakti yang sedang berlari di ruang hampa dan menembus kecepatan 2,1 juta km/h.
Animasi sederhana oleh mantan ilmuwan NASA James O’Donoghue yang sekarang bekerja di badan antariksa Jepang menunjukkan seperti apa itu.

    Saat Bumi berputar pada porosnya, Bumi mengorbit matahari, yang juga mengorbit pusat Bimasakti, dengan sendirinya meluncur melalui ruang angkasa.
    Mantan ilmuwan NASA James O'Donoghue menunjukkan seberapa cepat semua benda itu bergerak.
    Putaran Bumi dan waktu orbit mengelilingi matahari relatif lambat.
    Tetapi pergerakan dengan latar belakang radiasi kosmik / CMB atau titik awal / asal alam semesta setelah ekpansi, kita bergerak meroket melalui ruang angkasa. Kita tidak bisa merasakannya karena kecepatan kita konstan.

Sekarang dari mana kita melihat pergerakan. Kalau dari gerakan satu putaran bumi ke matahari sangat mudah, 365 hari sekali putar.


Di ruang angkasa, anda tidak bisa merasakannya kecepatan super tersebut, tapi kita sebenarnya sedang melesat melintasi ruang angkasa dengan 2.1 juta km per jam dari titik awal terjadinya alam semesta.

Karena Bumi mengorbit matahari, yang juga mengorbit ke pusat galaksi, juga isi galaksi sedang meluncur melalui radiasi angin kosmik yang dilepaskan sejak Big Bang.

“Orang sering berbicara tentang bagaimana kita berdiri di atas bola (Bumi) yang berputar dengan kecepatan tinggi, dan bola ini mengorbit ke yang lain dengan kecepatan yang bahkan lebih besar.

Terkadang pertanyaan ini membuat pertanyaan lain, hingga seberapa cepat kita mengorbit pusat Bimasakti kita, ”O'Donoghue

Dengan melihat dalam satu gambar, akan lebih mudah di mengerti seberapa cepat kita terbang di ruang angkasa tanpa dirasakan.

Seperti yang dilihat, rotasi Bumi relatif lambat, tetapi kecepatan Bima Sakti melesat melintasi ruang angkasa, menempuh jarak 600 kilometer setiap detik.

Ketika kita mengatakan seberapa cepat galaksi Bima Sakti akan bertabrakan dengan galaksi Andromeda. Jangan melihat perbandingan itu, karena melihat dari 2 titik (2 galaksi).
Oh itu galaksi Andromeda sedang mendekat ke galaksi kita Bima Sakti, tapi nanti tabrakan baru terjadi 4 juta tahun kedepan..Itu adalah perhitungan dengan galaksi tetangga.

Coba lihat dari ke seluruhan, akan terlihat seberapa cepat kita terus menjauh dari asal mula alam semesta

"Begitu banyak galaksi bergerak tapi kecepatan berbeda dan relatif gergerak terhadap posisi keberadaan kita sendiri, jadi melewatkan pengamatan itu akan lebih mudah menuju hal terbesar.

Yaitu mengambil satu titik yang disebut awal alam semesta atau CMB," kata O'Donoghue, merujuk pada Latar Belakang Microwave Kosmik.
Itulah radiasi samar yang tersisa dari Big Bang yang mengisi semua ruang angkasa sekarang ini. Dan jaraknya sekarang sudah mencapai 12 miliar tahun cahaya lebih.

Cahaya tertua di alam semesta, yang disebut latar belakang gelombang mikro kosmik - CMB, sebagaimana diamati oleh teleskop ruang angkasa Planck ditunjukkan dalam peta langit oval (lihat gambar)

Tetapi karena semua ini bergerak, sehingga kecepatan menjadi relatif.

Berapa cepat bumi bergerak di alam semesta

Jadi, "Meskipun"
Rotasi bumi mencapai 24 jam sehari, memiliki putaran 1.670km perjam
Bumi mengorbit matahari selama 365 hari dengan kecepatan 107 ribu km perjam
Matahari mengorbit di Bima Sakti dengan kecepatan 828 ribu km perjam selama 30 ribu tahun sekali. Dan di hitung gerakan terhadap orbit titik tengah galaksi.

Ternyata kecepatan tata surya kita relatif ke pusat alam semesta CMB termasuk seluruh galaksi kita menembus kecepatan 2.160.000 km perjam. Artinya kita bergerak menjauhi dari awal alam semesta secepat itu.

Tentu saja, dalam kehidupan sehari-hari di Bumi, kita tidak memperhatikan bahwa sebenarnya bumi bergerak sangat cepat.

Seperti yang dikatakan Elon Musk di Twitter, video ini "menjelaskan bahwa anda hanya bisa merasakan akselerasi, bukan kecepatan."

Jadi kalau ngebut akan terasa tarikannya, walau kecepatannya hanya 100km perjam. Dalam kondisi tertutup dengan kecepatan konstan tidak akan terasa lagi, kecuali anda melihat keluar dengan mencoba mendengar perubahan suara mulai mendesis di jendela kendaraan. Karena Bumi sudah bergerak setelah mencapai kecepatan konstan.
Pengertiannya merasakan perubahan kecepatan berbeda dengan kecepatan sebenarnya.

Sama seperti para astronom mengamati pergerakan Bumi dengan melihat ke langit. Tetapi kita hanya memperhatikan kecepatan ketika seseorang menginjak rem atau gas.

Itulah mengapa kita tidak merasakan rotasi Bumi, atau pergerakan tata surya saat roket mengitari pusat Bimasakti. Hal-hal itu adalah konstan.
Jadi dari mana kita melihat kecepatan di ruang angkasa, itulah yang membedakan seberapa cepat kita melintas.


Berita terkait
Beberapt tahun ini dibangun beberapa teleskop radio. Tapi bukan mencari sinyal alien, melainkan mendapatkan adanya sinyal frekuensi 21cm. Yang berasal dari sinyal sebelum pembentukan galaksi pertama, sinyal bersumber dari 13 miliar tahun lalu jauhnya dari Bumi. Mendapatkan sinyal dari bintang generasi pertama dimana benda Black Hole sebagai materi padat belum ada di awal alam semesta. Lalu untuk apa

Planet 51 Pegasi b penemuan planet yang mengorbit ke sebuah bintang seukuran matahari. Planet hanya memiliki waktu mengitari bintang induk dalam 4 hari saja. Keunikan planet, posisi sebagai planet ukuran gas, memiliki posisi paling depan atau dekat ke bintang.



5x lebih gede boo. Erupsi di Matahari pada tanggal 29 September 2011 terekam oleh NASA. Dan foto tornado Matahari yang sangat panas ternyata ukurannya sangat besar. Sebelumnya pada 7 Juni 2011 terjadi lontaran korona matahari jauh lebih besar dari ukuran Bumi.

Bintang seukuran matahari kita rata rata lahir dengan kembaran bahkan 3 bintang bersamaan. Bintang biner atau bintang kembar akan terpisah 500 AU. Sedangkankan bintang ukuran lebih besar juga memiliki bintang kembar tapi menyatu menjadi satu bintang. Kemana kembaran matahari sekarang

Plasma adalah materi ke 4, setelah gas, padat dan cair. Plasma disebut sebagai gas terionisasi. Di bumi, materi plasma dapat dibuat tapi tidak bertahan lama. Seperti pemanas fusi nuklir, di alam semeta materi plasma hal biasa seperti bintang atau mataharai kita

Mempelajari tata surya. Bagaimana bintang terbentuk, dan bagaimana planet bisa terbentuk disekitar bintang. Pertanyaan ini masih terus diteliti oleh para astronom. Sebuah bintang yang diteliti disini tiba tiba meningkat kecerahannya menjadi 250 kali dalam satu tahun. Hal ini menunjukan infus materi di bintang ini tidak biasanya memakan materi di sekitar dirinya.

Yang berukuran sedang saja masih 90x lebih besar dari Matahari. Dan masih ada bintang Antares sejauh ini ukurannya sebagai bintang paling besar yang pernah dipelajari saat ini. Semua ada di galaksi Bimasakti. Bintang adalah sebuah gas, dan membentuk cahaya karena di dalam intinya terjadi fusi nuklir. Dan ukuran bintang serta usia bintang dengan perubahan bentuk



Apakah lubang cacing atau Wormhole. Baru sebatas teori, sebuah lubang yang terbentuk dan manusia bisa pindah dari satu tempat ke tempat lain dengan waktu lebih singkat. Seperti apa gambaran fisikawan dengan lubang cacing.

Matahari adalah bintang, Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya. Disusul nomor 2 planet Saturnus dengan cincin. Uranus dan Neptunus menjadi planet ke 3 dan 4 tidak sampai sepertiga ukuran Saturnus. Bagaimana dengan ukuran bumi.

Tapi ada miliaran bintang yang membentuk alam semesta. Tidak semuanya sama, bahkan beberapa bentuk sangat unik. Melihat dari foto mereka memang menarik, tapi tidak menarik bila melihat dampak terjadinya disana. Seperti apa penampakan benda aneh di alam semesta.




No popular articles found.