Lubang hitam ASASSN-19bt menelan bintang ditemukan teleskop Tess


Science | 29 September 2019

Pernahkah Anda bertanya-tanya seperti apa bentuk bintang saat dihancurkan oleh lubang hitam supermasif? Mungkin tidak. Tetapi berkat mata yang rajin di NASA dan Ohio State University, Anda tidak perlu heran, Anda bisa melihatnya sendiri.

Menurut stasiun radio Ohio WOSU, satelit NASA dan jaringan teleskop robotik yang dikenal sebagai All-Sky Automated Survey for Supernovae - atau disingkat ASAS-SN  - di universitas menangkap pertempuran kosmik untuk pertama kalinya layaknya sebuah film fiksi

Ini adalah pertama kalinya acara sebuah bintang di telan oleh lubang hitam dan direkam oleh peralatan astronomi
Lubang hitam sendiri tidak terlihat, tapi ketika mengalami gangguan akan membentuk tidal.

Lubang hitam supermasif membentuk tidal atau TDE ASASSN-19bt berada di sebuah galaksi 2MASX J07001137-6602251.
Diperkirakan lubang hitam raksasa  ASASSN-19bt memiliki berat sekitar 6 juta kali massa matahari kita dan terletak sekitar 375 juta tahun cahaya darai bumi. Sedangkan galaksi dimana keberadaan lubang hitam tersebut berada di konstelasi Volans .

TDE adalah Tidal Disruption Event, ada sebuah kejadian yang tidak biasa. Ketika sebuah lubang hitam yang berputar mendorong percepatan gas dan dilemparkan ke luar angkasa dari kutub  lubang hitam.
Hal tersebut terjadi ketika lubang hitam mengambil gas dari sebuah bintang atau adanya bintang yang tersedot.
Dan panas bintang mendadak menghilang akibat sebuah bintang mendadak lenyap tertelan.

Tapi ada satu bintang malang yang mengembara itu kira-kira seukuran matahari kita.

Peristiwa tersebut diberi nomor ASASSN-19bt , yang dikenal sebagai gangguan pasang surut atau TDE, tidak hanya langka - karena hanya terjadi sekali setiap 10.000 hingga 100.000 tahun

Dan kejadian sebuah lubang hitam menelan bintang membutuhkan kondisi yang sangat spesifik untuk terjadi.



Jika bintang di sebuah galaksi bergerak terlalu dekat dengan sebuah lubang hitam, artinya bintang akan tersedot tanpa jejak alias gas bintang akan habis tertarik oleh lubang hitam.

Jika posisi sebuah bintang cukup jauh dan tidak tertarik oleh lubang hitam.
Bintang hanya akan memantul dari lubang hitam serta dapat terpental ke luar angkasa atau keluar dari orbit galaksinya sendiri.

Keunikan lain, jika sebuah bintang berada pada jarak yang sempurna atau seimbang.
Bintang itu dapat dilihat isinya perlahan terhisap oleh gravitasi lubang hitam yang kuat, perlahan sampai akhirnya terkoyak, dan habis juga.
Beberapa material berbintang yang tertarik masuk ke lubang hitam, kemudian seperti ditembakkan kembali ke ruang angkasa. Sementara sisanya tetap terperangkap dalam lubang hitam.

Karena kejadian ini amat sangat jarang terjadi, sangat sulit untuk ditangkap.

"Bayangkan bila kita berdiri di atas gedung pencakar langit di pusat kota, dan menjatuhkan marmer dari atas dan anda berusaha membuatnya marmer yang jatuh tepat ke penutup lubang got," Chris Kochanek, profesor astronomi di Ohio State, kata CNN.

Kejadin "Ini lebih sulit dari itu."

Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA membuar gambaran ilustrasi ketika bintang yang terperangkap dalam gravitasi lubang hitam supermasif sampai hancur berkeping-keping.

Lubang hitam ASASSN-19bt menelan bintang ditemukan teleskop Tess

Dengan kemajuan terbaru dalam teknologi NASA memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan hal langka ini.

Dibantu dengan teknologi satelit TESS NASA, yang diluncurkan pada April 2018, telah mendeteksi tanda-tanda awal kemungkinan adanya TDE.

Area survei besar-besaran yang diamati oleh satelit Tess mencakup area ruang 400 kali lebih besar dari yang diamati oleh teleskop Kepler sebelkumnya yang bertugas untuk mencari planet di luar tata surya

Tess memiliki empat kamera yang lebar di dalamnya dan mampu memindai berbagai sektor di ruang angkasa selama berhari-hari.

Peristiwa gangguan pasang surut ini telah diberi nama ASASSN-19bt.

Tim peneliti menyaksikannya selama 42 hari sebelum memuncak dalam kecerahan setlah 37 hari kemudian.



"Hanya beberapa TDE yang dapat ditemukan sebelum mencapai kecerahan puncak dan yang ini ditemukan hanya beberapa hari setelah mulai mencerahkan," kata Thomas Holoien, seorang astronom di Carnegie Institute for Science.
Ilustrasi Bintang Menghancurkan Lubang Hitam

Berkat teleskop Tess kami memiliki pengamatan setiap 30 menit selama berbulan-bulan

Data yang dikumpulkan dari penemuan TDE terbaru ini sangat berharga karena belum pernah direkam sebelumnya.

Tim berharap bahwa data akan memungkinkan mereka untuk mengambil kejadian TDE lain di masa depan.

Misalnya, mereka mencatat bahwa TDE ini, khususnya, menyebabkan suhu di sekitar galaksi turun 50 persen - dari 39.704 derajat menjadi 19.704 derajat Celcius; pendinginan pertama kali terlihat selama kejadian TDE semacam itu.

Data dari TESS mungkin tidak menceritakan apapun, karena berupa grafik yang meningkat
Tetapi dalam Ilustrasi kejjadian tersebut dapat dilihat seperti video dibawah ini. Ketika sebuah bintang yang mengembara tapi bertemu dengan sebuah lubang hitam. Dan nasib bintang tersebut selesai, alias hancur dengan gas yang disedot oleh lubang hitam sampai habis.


Berita terkait
Bintang T Ursae Minoris adalah bintang besar berukuran 2x lebih besar dari matahari. Masuk bintang raksasa yang sekarang sedang membengkak, mulai berdunyut. Ilmuwan berharap dapat menyaksikan bintang T Ursae Minoris ketika memasuki masa akhir. Dimana skala kehidupan manusia dapat melihat secara langsung kematian bintang.

Sinyal dari FRB 190523 yang berhasil ditangkap ini hanya sekali. Dan pelacakan menujukan sumber sinyal berasal dari 8 miliar tahun cahaya dari Bumi. Sinyal tertangkap oleh  Observatorium Radio Owens Valley - OVRO milik CalTech di dekat Bishop, California. Kali ini tim Australia dan Rusia juga menangkap beberapa sinyal dari ruang angkasa lain.



Kita tahu benda menakutkan itu ada disana, dan kita tidak bisa memalingkan muka. Astronom mendapat gambar langsung bayang lubang hitam. Data berukuran Petabyte data teleskop radio dan proses superkomputer sangat khusus. Bagaimana Black Hole dapat dibedakan oleh materi lain. Peneliti menyebut lubang hitam dapat terbentuk ketika alam semesta mulai terbentuk

Sekarang menambahkan dua lagi planet baru ke dalam daftar exoplanet yang berpotensi layak huni. Para astronom telah melihat sepasang planet yang mengorbit Bintang Teegarden. Seperti apa melihat matatari di Teegarden bila tinggal disana

M3 adalah gugus bola paling terang yang dapat diamati oleh teleskop. Ada sebagian bintang berwarna biru terang. Artinya usia bintang tersebut lebih mudah dan lebih aktif dibanding bintang lain di sebelahnya. Tidak sampai disana, bintang bintang tersebut layaknya bintang vampire. Dan mencuri gas hidrogen dari bintang yang lebih tua.

Bintang CS Cha adalah bintang berusia muda tidak hanya satu tapi bintang biner. Disana sedang membentuk tata surya baru. Peneliti melihat ada sebuah planet muncul, dan ukurannya sangat besar disebut Super Jupiter. Atau bisa saja benda tersebut adalah bintang ke 3.

Ukuran bintang Pi1 Gruis sekitar 700x lebih besar dari matahari kita. Dan mendapatkan tipe bintang sekelas Red Giant atau raksasa merah. Cahaya bintang ini begitu terang, mencapai ribuan kali dari kekuatan cahaya matahari.



Cluster Gaia 1 adalah kumpulan bintang yang berkelompok di dalam satu area. Dan pertama kali ditemukan atau teridentifikasi Mei 2017. Kelompok bintang tersebut tidak berada di dalam galaksi, tapi di atas piring galaksi Bima Sakti

Peneliti mengatakan ada hubungan antara magnetik bintang dengan sinar X yang dipancarkan. Ketika bintang berusia muda, mereka masih aktif secara magnetis, dan membuat putaran bintang lebih cepat. Seiring jalan, bintang mulai kehilangan energi rotasi.

Planet EPIC 228813918b mengorbit ke sebuah bintang tipe M atau bintang kerdil. Memiliki kandungan 45% besi, dan mengorbit setiap 4,5 jam sekali atau seseorang akan berulang tahun setiap 4 jam sekali

Dengan pembesaran alami, sebuah galaksi SGAS J111020.0+645950.8 dapat terlihat akibat lensa gravitasi. Cahaya yang ditangkap ini adalah cahaya 11 miliar tahun lalu. Galaksi tersebut terlihat baru melahirkan bintang baru.

Miliaran tahun lalu, lubang hitam B3 1715+425 adalah lubang hitam yang ada di tengah galaksi. Tapi anehnya, sekarang dia sendirian dan tidak banyak lagi bintang yang mengelilingi dirinya sendiri. Bahkan terbang begitu cepat sampai kecepatan 3200km perdetik. Ada apa dengan lubang hitam ini.




No popular articles found.