Artis traveler Tupi Saravia ketahuan mata elang awannya sama bilang di Indonesia


Digital | 7 September 2019

Asik juga mengikuti pemerhati media sosial

Matt Navarra adalah komentator di industri media sosial

Dia menemukan foto yang mirip walau sebagian dari kita mungkin luput melihat persamaan yagn ada.

Pertama satu traveler dari Argentina Tupi Saravia ditegur oleh penggemarnya karena fotonya memiliki awan yang sama. Maksudnya awannya diambil dari foto engara berbeda.

Ada 3 foto terlihat mengambil awan dari traveler lain. Katanya fotonya dibuat di Indonesia, Italia dan Thailand di publikasi oleh Tupi di media Intagram.
Walau data foto menunjukan lokasi, tapi gambarnya sama. Lalu.

Tupi mengatakan dia tidak menyembunyikan fakta, kalau fotonya memang di edit. Dan hanya menganti awan biar menarik.
Dia mengunakan aplikasi foto Enlight QuickShot untuk menganti awan di foto.

Bagaimana publik melihat, masih menyadi pertanyaan
Karena fotonya ada 3 dan awannya sama.

Foto 1 sampai 4 ditunjukan dengan arah panah dan mirip.
Bagaimana dengan foto ke 5 dan 6, ada yang bisa melihat kemiripan.
Foto ke 5 ketika dia berada di Bali Indonesia.



Superstar traveler Tupi Saravia ketahuan mata elang awannya sama bilang di Indonesia

Foto yang dipertanyaka di Twitter sebut bukan masalah besar.
Dari analisa seorang bermata elang yang mampu melihat persamaan sebuah foto.
Sampai traveler yang mengedit gambar

Intinya media sosial bukan kehidupannya nyata. Suka silakan tidak suka jangan dilihat.

Berita terkait
Media membuat foto dan masuk sebagai headline orang ramai berjemur. Membuat berang gubernur setelah melihat foto media tersebut, dianggap warga tidak mematuhi aturan pemerintah dan mereka berkumpul berdesak-desakan di pantai. Keputusan terakhir menutup sementara pantai selama lockdown. Warga protes, sudah mematuhi. Lalu siapa yang salah, semua foto, orang orang dan media memberitakan semua data asli.

Seringkali kita menelusuri foto Instagram dari fotografer lain, dan bertanya-tanya, "Bagaimana mereka bisa mengambil gambar itu?". Foto yang tampak menggunakan sangat sedikit pencahayaan (strobo) buatan, dan jarang menggunakan pengubah pencahayaan dari tampilannya. Tekniknya sangat sederhana, tapi apakah anda berpikir seperti dia.



Gabbie Hanna memiliki akun di Instangram dengan lebih dari 3 juta Follower. Tapi tidak satupun dari mereka sadar. Dia berganti baju gaya jetset, seakan menunggu dan datang di acara festival musik. Tapi Gabbie tidak pergi kesana, dan teman temannya membantu mengutak atik foto menjadi intagramable.

Pelajar ini benar benar membodohi pengikutnya. Dan percaya bila dia sangat kaya dan hidup mewah. Modalnya hanya mengedit foto dan mengupload ke instagram. Byron Denton berusia 19 asal London Inggris, dia berpura pura menjadi orang kaya selama seminggu

Lepas dari kata jujur dari marketing memang berada di garis abu abu. Pemasaran smartphone Huawei Nova 3 dan P30 Pro ketahuan netter. Desember 2018 fotografer melihat hasil karyanya muncul di website Samsung. Foto memang dijual tapi tidak disangka diakui sebagai hasil foto camera smartphone

Lil Miquela dengan 1,5 juta pengikut, siapa dia. Mengapa beberapa pengikutnya sendiri bertanya tentangfoto. Dari produk Chanel sampai Prada terlihat, tapi wajahnya yang membingungkan. Foto lain menampilkan dirinya dengan beberapa model, sampai musisi terkenal. Katanya penyanyi, apakah Lil ini nyata.

Thomas Arnold sedang menerbangkan drone barunya, dan mengabadikan kastil Berkeley. Drone sempat tidak dapat di kontrol. Kembali ke rumah dan dia memutar rekaman video. Yang dilihat bayangan seperti hantu berkuda didalam sebuah kastil abad ke 11



Ada saja ulah si Louise Delage seorang wanita 25 tahun dengan gaya Hedonis mendapatkan 40 ribu pengikut di akun Instagram dan 50 ribu Like dalam 2 bulan saja. Profil yang dibuat seperti seorang model cantik, dan gayanya sambil memegang minuman. Tapi hidup yang diceritakan di Instagram ... agak kacau.




No popular articles found.
< /body>