Solar cell di jalan buatan Wattway yang gagal mengapa menarik


Green | 19 August 2019

Jalan dengan panel surya atau Wattway dari Prancis terbukti kegagalan besar dan mahal. Ketika dibangun di negara lain yang tidak cocok untuk pembangkit surya.

Sejumlah faktor berkontribusi pada masalah disain Wattway yang awalnya amenjadi solusi energi terbarukan. Tetapi sebagian besar kesalahan hanya karena perencanaan yang buruk dan desain yang terburu-buru.

Dahulu ada gagasan memasang solar cell di jalan. Panel surya ditanam di jalan, agar menerima sinar mataharii dan menghasilkan listrik. Tde tersebut sangat sederhana, karena jalan yang begitu luas. Dapat dimanfaatkan sebagai lahan panel surya yang besar dan tidak mengunakan lahan untuk panel surya sendiri.

Perusahaan Wattway Prancis membuat rancangan jalan masa depan dengan pembangkit listrik yang bersih, tetapi akhirnya menjadi gangguan yang mahal bagi penduduk.

Sepertinya hanya beberapa tahun yang lalu, orang-orang semua tergila-gila dengan gagasan mengubah jalan menjadi pengumpul energi surya besar-besaran.
Ada beberapa ide yang bersaing bagaimana menerapkan teknologi, dan beberapa proyek percontohan bahkan telah dibangun. Dan ada yang berhasil.

Salah satu dari proyek itu adalah disain Wattway perusahaan Prancis, yang dibangun di pedesaan Tourouvre-au-Perch tahun 2016, menurut laporan Popular Mechanics.

Disana pendukungnya yang paling bersemangat pun akhirnya mengakui dan menganggapnya sebagai proyek dengan kegagalan besar.

Di mana ide energi terbarukan sangat baik tersebut (diakui) ternyata salah?

Nah, Disini yang lucu.
Para pengembang panel surya permukaan jalan tampaknya benar benar lupa memperhitungkan kebutuhan jalan di daerah pedesaan untuk mendukung lalu lintas alat pertanian.
Mereka boleh menganggap disain jalan sangat kuat untuk beban kendaraan. Tapi kendaraan apa disana ?


Apakah para ahli tidak melihat kebutuhan kendaraan di daerah pinggiran pedesaan.

Jalan surya dibangun dari bahan panel dengan resin silikon khusus yang bertindak sebagai permukaan.
Sementara perancangnya, perusahaan bernama Colas, disain panel surya mereka di klaim tahan terhadap kendaraan sampai semi-truk.
Kalau traktor ?, tampaknya sudah cukup untuk menyebabkan lapisan silikon mengelupas atau mengalami retak, bahkan bisa saja merusak panel surya halus di bawahnya.

Itu satu masalah, kalau jalan yang dibangun dengan panel surya ternyata harus dilintasi kendaraan berat atau kendaraan dengan roda off road. Tapi hal tersebut baru masalah yang pertama.

Disini masalah yang menyebalkan bagi pengemudi
Jalan yang dibuat Wattway juga memiliki permukaan lebih keras dibanding jalan aspal.
Begitu kerasnya, sampai pemerintah setempat terpaksa membatasi lalu lintas dengan kecepatan maksumum 70 kilometer per jam.
Tentu anda pernah melintas di jalan aspal, dengan jalan tol. Ban kendaraan akan berbeda bunyia, di tol ban akan lebih bising ketika melintas di jalan beton.

Mengapa kendaraan harus lambat, suara ban kendaraan akan menimbulkan kebisingan. Jadi, Wattway sudah gagal menjadi jalan di jalur cepat dan gangguan suara dapat menganggu penduduk di sekitar.

Kegagalan ketiga, menghasilkan energi matahari

Pemasangan di negara yang salah adalah kesalahan paling fatal.

Sedih. Menurut perancang sistem, awalnya setiap 1KM dapat menghasilkan energi 790 KWh per hari.

Energi yang diharapkan dapat menghasilkan setara 10,5 kebutuhan power baterai dari kendaraan Tesla Model 3s dalam konfigurasi kapasitas baterai jarak terjauh atau kendaraan dengan baterai peling besar.
Kedengarannya bagus untuk satu kilometer jalan.
Dalam 1 tahun, hasil energi listrik menurun, dan tersisa menghasilkan energi 25% dari target awal. Karena sebagian panel rusak dan pecah terkena beban kendaraan.

Para desainer tampaknya mengabaikan fakta sementara beberapa tempat asal mereka di Prancis mungkin sangat baik, dan mendapatkan banyak sinar matahari.

Daerah pinggiran negara Perancis terletak lebih dekat ke arah atas.
Belum tentu salah satu area yang mereka pasang dapat tepat.

Menurut artikel PopMech, daerah yang dipasang Wattway rata-rata hanya mendapatkan 44 hari dari sinar matahari (terik) kuat per tahun. Jadi disana malah jarang mendapatkan matahari yang terik dan ideal untuk panel surya.



Jalan jalan disana hampir setiap hari relatif teduh dan sejuk.
Bahkan sebagian besar jalan disana juga tidak mendapat sudut yang ideal untuk pemasangan panel surya.

Berapa biaya percobaan tersebut
5 juta Euro atau sedikit lebih dari $ 5,5 juta untuk kegagalan dari rancangan penempatan energi terbarukan.
Sekitar 78 miliar rupiah, untuk percobaan yang gagal tersebut.

Pada akhirnya, uang itu akan jauh lebih baik dihabiskan untuk panel surya tradisional yang dipasang di atap rumah atau babgunan, di tempat yang lebih banyak mendapatkan cahaya matahari.


Jalan panel surya Wattway yang gagal mengapa menarik

Pelajaran dari Wattway
Ketika ada yang ingin merancang energi terbarukan, seperti pemakaian panel surya.
Ada baiknya memikirkan jangka panjang dan rancangan sendiri. Termasuk memikirkan dimana penempatan panel surya.
Karena tidak semua rancangan yang tepat dari satu tempat atau satu sistem, akan tepat di tempat lain.

Alih-alih ingin menghemat energi, malah rancangan yang gagal setelah dibangun.

Berita terkait
Banyak alat untuk penyemprot tanaman untuk kebun. Bagaimana bila kita membuat sistem penyiram tanaman di rumah. Disebut Sprinkle dapat menyebarkan air untuk menyiram tanaman. Dengan biaya murah, installasi mudah dan ketahui berapa banyak komponen yang dibutuhkan.

Bila kita melihat disain panel surya atau solar cell, umumnya dibuat dengan ketebalan tertentu. Berat, karena bagian kaca pelindung solar cell dan rangka aluminium untuk memasukan semua rangkaian sel surya. Perkembangan panel surya saat dibuat seperti genteng rumah.



SolPad dirancang dalam satu unit, baterai dan inverter serta switching power. Bentuk flat dapat dipasang tanpa memakan tempat, bahkan bisa ditaruh di teras rumah yang terkena cahaya matahari. Atau perangkat tipe permanen dengan sistem baterai, switching dan inverter.

Sebuah produsen panel surya atau solar cell membuat rancangan unik, dengan panel surya yang tidak perlu peralatan untuk pemasangan. Beamreach membuat modul panel surya untuk menghasilkan listrik yang dapat disambung

Solarcentury SunStation adalah sistem solar panel dengan disain tipis. Dapat dipasang diatap rumah dan tidak menganggu tampilan bangunan. Kecuali bentuknya yang berwarna hitam. Bukan disain saja yang baik, harga semakin terjangkau.

November 2014 sebuah perusahaan memasang solar cell di jalur pejalan kaki dan jalan sepeda di Belanda. Setelah 6 bulan di uji coba hasilnya malah menghasilkan listrik lebih besar. Mencapai lebih dari 3000 kWh dengan panjang solar cell yang digelar di jalan

Banyak perangkat solar cell portabel. Dari ukuran besar untuk pengisian baterai smartphone, dilengkapi dengan powerbank atau ukurannya yang lebih kecil dan praktis. Ada beberapa aspek ketika memilih solar cell portabel



Panel solar cell dibuat dengan pelindung kaca untuk melindungi lempeng solar. Terobosan bari dari perusahaan kaca Jepang Asahi Glass membuat Lightjoule sebagai penganti kaca biasa dengan kaca lebih tipis.

8 tahun lalu seorang insinyur listrik dan istrinya memiliki gagasan solar cell. Akhirnya tercetus ide membuat solar cell di halaman rumah. Tidak tanggung tanggung, mereka berhasil membuat ide dengan solar cell yang dipasang di tempat parkir mobil sampai jalan raya

Israel memilii ladang solar cell yang mampu membersihkan kaca dari kotoran secara otomatis. Masalah solar cell adalah debu yang menghalangi cahaya masuk ke panel surya. Harus sering dibersihkan agar solar cell dapat menghasilkan tenaga listrik secara maksimum

Pembangkit listrik Ivanpah Solar Electric ada di gurun Mojave California. Mulai memproduksi listrik dengan cermin cahaya matahari dan mengarahkan sinarnya untuk memanaskan ke satu titik menara. Dari tower akan memanaskan air sampai 500 derajat C

Salah satu produsen pembuat kompor matahari adalah SolSource. Mengunakan cermin untuk memantulkan sinar matahari ke satu titik dan membuat panas sehingga bisa ditempatkan sebuah panci untuk merebus




No popular articles found.