Smartwatch selamatkan pemiliknya


Green | 8 January 2020

Seiring waktu, Apple telah melakukan pekerjaan yang mengesankan untuk menyempurnakan fitur yang berorientasi pada peralatan kesehatan

Disamping beberapa produsen yang menawarkan jam tangan untuk kesehatan, olahraga dan ditambahkan fitur perhitungan kalori, atau GPS tracker.
Pengembangan jam tangan pintar tidak berhenti di fitur tersebut.
Kebutuhan perangkat jam pinter membantu memberitahu ke penguna, bila mereka memiliki penyakit yang tidak terdiagnosa secara umum. Khususnya gangguan jantung yang sering di alami oleh masyarakat perkotaan.

Aplikasi ECG di Apple Watch seri 4 model tahun lalu. Tak lama setelah aplikasi ECG ditayangkan, media menemukan sejumlah cerita menarik yang melibatkan aplikasi dengan kesehataan seseorang.
Ketika  jam pinta tersebut memperingatkan pengguna akan adanya kondisi yang berpotensi mengancam jiwa.

Salah satu contoh semacam itu baru saja terjadi. Melibatkan monitor detak jantung Apple Watch dan datang di Inggris.

Smartwatch selamatkan pemiliknya di Inggris Essex

Dilaporkan oleh The Telegraph, Paul Hutton dari warga kota Essex Inggris mengunakan jam pintar dengan fitur detak jantung.
Pada suatu saat dia menerima sejumlah peringatan dari Apple Watch-nya yang menunjukkan bahwa detak jantungnya sangat rendah.

Bahkan setelah menyesuaikan pola makannya dan berkonsultasi dengan dokter umum, peringatan denyut jantung terus berdatangan.

Sampai akhirnya, Hutton meminta seorang spesialis yang mendiagnosisnya dengan bentuk detak jantung tidak teratur. Masalah jantung tersebut adalah bigeminy ventrikel.



Kondisi tersebut dimana adanya gangguan ventrikel / bilik jantung berdetak  Tapi detak jantung berulang dengan satu panjang dan satu pendek.
Adanya ketukan ektra tersebut yang disebut gangguan. Yang ditimbulkan oleh impuls listrik ektra atau PVC.
VPC digambarkan oleh beberapa orang ketika jantung terasa berdetak lebih kencang atau berdebar.
Yang lain mengambarkan jantungnya berdetak terlalu cepat.

Hutton kemudian menjalani perwatan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Ada begitu banyak contoh dari Apple Watch yang menyelamatkan nyawa sehingga sulit untuk dilacak.

Patut disebutkan bahwa Apple Watch telah membantu menyelamatkan nyawa dengan cara lain.

Awal tahun 2020
Seorang penguna Apple Watch mendapat peringatan dari jam pintar tersebut. Setelah Apple watch menditeksi 120ppm permenit dalam durasi 10 menit, dan jam memberi peringatan ke pemiliknya
Pengunanya percaya, dan dia pergi ke rumah sakit UGD.
Disana dia diperiksa dan dokter mengatakan dia menderita Takikardia.
Apa yang dimaksud, menurut Mayo Clinic badan kesehatan masyarakat.
Detak jantung meningkat ketika seseorang bekerja berat, olahraga dan aktivitas lain. Hal itu wajar.
Ketika detak jantung meningkat lebih cepat dalam kondisi istirahat itu tidak wajar dan ada penyebabnya.
Si pasien di periksa dengan serangkaian test, semua normal. Tidak menunjukan Emboli paru-paru.
Setelah ditanyakan lebih lanjut, diketahui si pasien baru melakukan perjalanan jarak jauh, dan tanpa disadari dia mengalami dehidrasi dan stres.
Dokter memberikan cairan, dan ternyata detak jantungnya kembali normal.
Apa resiko dengan Takikardia, resikonya bila dibiarkan dapat menyebabkan gagal jantung, stroke dan hal berbahaya.

Awal tahun 2019, misalnya, fitur pendeteksi jatuh yang diperkenalkan pada Apple Watch Series 4 juga menyelamatkan kehidupan pria 67 tahun ketika secara otomatis menghubungi personel penyelamat setelah pria itu jatuh secara serius dan jatuh pingsan.

Hal lain, seorang pemakai Apple Watch di Chicago menggunakan fitur SOS Darurat untuk meminta bantuan setelah Jet Skinya terbalik, membuatnya tidak bisa berenang ke pantai. Berkat fitur SOS Darurat, pemerintah setempat dapat menyelamatkannya melalui kapal hanya beberapa menit kemudian.

Tahun 2017, Apple proaktif tentang jam pintarnya menggunakan informasi detak jantung dengan menambahkan notifikasi ketika detak jantung tinggi, yang membuat pengguna tahu kapan jantung melonjak di atas level tertentu, kemudian menambahkan notifikasi detak jantung rendah. Pemberitahuan ini telah membantu pengguna mendeteksi kondisi serius.

Tetapi detak jantung hanya mengukur detak per menit, atau frekuensi detak jantung dari waktu ke waktu, dan bukan pola di antara setiap detak yang dikenal sebagai irama jantung.



"Seseorang dapat memiliki ritme teratur yang sangat cepat atau terlalu lambat ... Dan juga, seseorang dapat memiliki ritme yang tidak teratur dengan laju normal, yang terlalu cepat atau terlalu lambat," kata Marcus.

Apple Smartwatch hanya menditeksi satu arah. Tapi dapat membantu memberitahu penguna bila jantung memiliki masalah.
Tim medis tetap memperhatikan ada beberapa pemeriksaan lebih teliti dengan EKG di rumah sakit.
"EKG 12-lead ini menunjukkan apa yang terjadi secara elektris di jantung dari 12 perspektif yang berbeda, atau 12 arah yang berbeda, sedangkan Apple Watch memberi Anda aktivitas listrik yang sama, tetapi benar-benar hanya dalam satu arah," jelas Dr. Marcus.
Test menunjukan jam dengan sensor detak jantung memiliki akurasi yang sama dengan pemeriksaan EKG pada baris pertama.
Tetapi jam pintar harus menunggu beberapa waktu untuk mengambil data selanjutnya. Pemeriksaan EKG dengan medis tentu lebih akurat.
Sementara peringatan detak jantung tidak teratur sudah tersedia di semua jam tangan Apple.

Tetapi ada perangkat lain seperti AliveCor yang dilengkapi FDA KardiaMobile dan KardiaBand untuk Apple Watch yang memberi pengguna akses ke pemeriksaan EKG di luar ruang dokter.
Produk lain seperti Garmin dan Fitbit juga bekerja untuk meningkatkan pemantauan detak jantung. Lebih banyak perusahaan teknologi berfokus pada perawatan kesehatan untuk menawarkan produk terlihat lebih baru.

Berita terkait
Teknologi pengukur tekanan darah datang di aplikasi Samsung Health Monitor. Dan sudah ada yang menguji cukup akurat. Mengunakan sensor smartwatch dan kalibrasi tekanan darah. Jam pintar dapat mengukur tekanan darah ketika berolahraga. Teknologi Samsung Health Monitor mengandalkan pulse, hanya perlu di kalibrasi dengan tensimter.

Ketika orang tua atau engkong mereka membanggakan sebuah kendaraan. Generasi sekarang malah tidak mau repot dengan nama kendaraan. Memiliki kendaraan sama saja membawa satu tas kerepotan dalam hidup mereka. Beberapa alasan 2 generasi tersebut tidak memprioritaskan untuk memiliki kendaraan pribadi.



Teknologi jam pintar atau Smartwatch mulai mengambil fitur medis. Samsung, Apple dan Kardio Mobile mulai memasarkan jam pintar dilengkapi EKG. Salah satunya EKG, umum digunakan tim medis menditeksi masalah jantung. Apakah jam pintar mampu menyamai kemampuan perangkat kedokteran. Tentu saja tidak, tapi ada beberapa fungsi dasar di smartwatch, memberi diteksi dini masalah jantung kepada penguna.

Honor band 5 memiliki sensor kadar oksigen dalam tubuh. Mencatat aktivitas tidur sampai tingkat nyenyak dan merekomendasi ke penguna. Jam pintar tersebut dapat tahan air sampai kedalaman 50 meter. Memiliki sensor otomatis mencatat aktivitas seperti lari, berenang, bersepeda atau aktivitas lain. Harga relatif terjangkau.

Tidak perlu repot memerangi pemanasan global, suhu panas dan perubahan iklim. Yang tersedia saat ini, cukup menanam pohon di permukaan bumi. Tidak perlu seluruhnya di tanam pohon, karena Bumi cukup mendukung untuk menanam 1 miliar pohon baru. Tidak menganggu kota atau lahan pertanian, hanya menanam pohon baru saja.

Infinix Xband 3 adalah perangkat jam pintar. Perbedaan dengan jam smartwatch biasa, perangkat Infinix Xband 3 memiliki 2 fitur. Pertama untuk mencatat aktivitas detak jantung, kedua memiliki sensor tekanan darah. Infinix Xband 3 memiliki nomor model XB03. Dengan layar kecil 0,85 inci atau sekitar 2cm.

Lenovo EGO HX07 disain digital smartwatch, layar jam monochrome seperti jam Casio jadul. Tapi seperti disain jam yang mencatat kesehatan anda. Pengisian baterai cukup baik, 20 jam sebelum di isi ulang. Mencatat aktivitas detak jantung, dan laporan waktu tidur. Lenovo EGO dirancang tahan air sampai kedalaman 50 meter



Pembuat jam Omron BP8000-M HeartGuide. Salah satu teknologi mengukura tensi darah, mengunakan  tekanan ocscillometrik, dimana sebuah sensor yang mirip seperti alat mengukur tekanan darah doktor. Jam dapat melacak aktivitas langkah, kualitas tidur dan kalori yang dibakar pada tubuh. Sistem software nantinya yang menghitung kondisi kesehatan seseorang.

Bila anda ingin mengukur kebugaran, cobalah menaiki 4 anak tangga kurang dari 1 menit. Lihat saja, apakah anda dapat menaiki 4 anak tangga dengan cepat dan kurang dari 1 menit tanpa harus berhenti. Teknik lain bagi orang dewasa untuk mengukur ke seimbangan.

Smartwatch Casio WSD-F30 sebuah jam tangan pintar, bekerja dengan OS Google Wear. Smartwatch Casio WSD-F30 ditujukan bagi aktivitas luar seperti mereka yang suka masuk hutan, berpetualang atau sekedar jalan ke pedesaan terpencil. Jam pintar ini memiliki layar 1,2 inci saja, tapi memiliki 2 lapisan panel.

Smartwatch Lenovo HX03 Cardio dan Lenovo HX03F Spectra adalah jam pintar. Keduanya memiliki sensor detak jantung, dan tahan air. Mengunakan layar AMOLED B/W dan TFL LCD berwarna. Dapat menampilkan aktivitas, waktu, tanggal detak jantung dan lainnya.

Berkebun bukan kegiatan orang tua saja, tapi bisa dilakukan untuk yang muda. Manfaatnya dapat melatih otak karena kegiatan rutin untuk menyiram tanaman, setara olahraga, melakukan diet sampai menurunkan tingkat stress




No popular articles found.
< /body>