TImelapse The Moon in Motion melihat korona matahari


Kategori : Digital | Date : 14 June 2019
Tahun 2017 lalu terjadi gerhana matahari total di Amerika. Setelah terjadi gerhana matahari total di Indonesia tahun 2016.

Seorang astrofotografer Phil Hart berada disana, bahkan dia membuat video timelapse The Moon in Motion.

Dia membawat peralatan camera seberat 180kg. Termasuk mounting teleskop dan teleskopnya sendiri.

Karena targetnya mengabadikan gerhana tersebut hanya berlangsung dalam hitungan jam. Dia menempatkan peralatan di 2 tempat kota aIdaho dan Whyoming.

Foto yang diabadikan adalah foto asli bukan teknik CGI atau photoshop. Video yang dibuat benar benar beda, sudah setingkat astronomi dari Nasa

Mengunakan 7 dari 12 camera yang terus mengabadikan gambar di siang hari. 8 camera ditempatkan di selatan Menan Butte Idaho. 4 camera ditempatkan diposisikan di tempat terpencil menjelang gerhana.

TImelapse The Moon in Motion 2 tahun di selesaikan membuat video timelapse gerhana matahari

Karena begitu banyak camera dalam persiapan. Phil menyewa 4 camera dari penyewaan camera, dan 1 camera dipinjamkan oleh layanan Canon Amerika.
Peralatan lainnya dikirim atau dibawah oleh Phil dari Australia ke Amerika.

Kebutuhan perangkat camera yang dipakai untuk video TImelapse ini
#1 Canon 5D Mark IV, Takahashi FS-102 telescope (1300mm, f13).
#2 Canon 5D Mark IV, Borg 77 EDII telescope (550mm, f7). 


#3 Canon 6D, Pentax 300mm f4 ED IF lens. Wide view of corona.
#4 Canon 5D Mark IV, 24mm lens. Wide view of approaching shadow.
#5 Canon 6D, 24-70mm lens. 'On-location' view of telescope and Sun.
#6 Canon 6D Mark II, 14mm lens. 4K timelapse of eclipse.
#7 Canon G1X Mark II. Timelapse video scenes of crowd.
#8 Canon 5D Mark IV, Sigma ART 14mm lens for panorama.

Beberapa camera ditempatkan di teleskop untuk mendapatkan foto zoom. Dan teleskop digerakan oleh motor untuk mengikuti gerakan arah matahari.
Sebagian besar camera bekerja otomatis mengunakan peralatan timer.

Untuk persiapan Phil sudah berada di lokasi 2-3 hari sebelum terjadi gerhana.

Satu camera layar lebar mengbadikan pemandangan di Snake River Plain Idaho. Khusus untuk mengambil suasana cahaya langit ketika berubah menjadi gelap selama gerhana.
Di puncak gunung Wyoming ditempatkan lensa lebar dengan Canon 5D Mark IV plus lensa Samyang 14mm
2 camera di Butan Menan utara untuk komposisi foto dengan Canon 1100D dan 5D Mark II.

Dibawah ini video Phil

Di posting di layanan Vimeo.com.



Sehubungan Vimeo di blokir, kami membuat copy video The Moon in Motion via Youtube



+ philhart.com/the-moon-in-motion

Berita terkait
Mengabadikan galaksi di kota sangat berbeda dibanding daerah bebas cahaya, dimana daerah yang tepat. Foto galaksi Bima Sakti di atas Jakarta 4 Juli 2016 jam 1:45, inti galaksi yang tidak pernah kita lihat. Pada tanggal 18 April 2016, dengan mudah untuk membuat foto galaksi di tempat terang dari tengah kota. Teknik foto galaksi Bima Sakti

Astronom amatir mendapatkan foto langka ketika stasiun ruang angkasa lewat di depan bulan. Kesulitan mendapatkan stasiun ruang angkasa tepat lewat di depan bulan adalah kecepatan dan lokasi. Stasiun hanya tampak dalam waktu 0,3 detik, setelah itu lenyap dari bidang bulan.



Camera seharga $2000 kena spot sinar laser. Ini bukan camera DSLR biasa tapi camera Red Epic. Satu lagi fotografer, camera terkena laser konser ganti sensor 500 euro. Laser pointer apakah berbahaya bagi mata. Bentuk yang kecil ternyata tersembunyi bahaya yang merusak. Satu lagi proyektor laser hati hati dengan sensor camera. Perangkat LIDAR dan laser pembersih tato juga merusak sensor camera

Foto palsu memang menjengkelkan. Tapi yang ini berbeda dan menghibur. Bila anda ingin ngerjain teman anda, seperti memposting video atau foto sedang jalan jalan di pesawat. Tip membuat foto dan video palsu ini menjadi tantangan di Tik Tok. Caranya sangat mudah, mungkin orang lain akan percaya, tapi jangan keterlauan. Nanti yang melihat jengkel sendiri melihat foto palsu anda.

Foto pesawat jet tempur Super Hornet F18 NAVY melintas tepat di depan bulan. Neiss juga mendapatkan candaan, ah ini fotoshop lagi. Dia berhasil mengabadikan pesawat yang sedang melintas begitu cepat dan tepat diabadikan di depan bulan. HItungan untuk menekan tombol camera hanya membutuhkan waktu sepersekian detik, bila terlambat maka lenyap momen yang satu ini.

Fotografer Tristan merekam 2 pendaki yang menaklukan El Capitan. Tebing setinggi hampir 1000 meter, rata rata pendaki membutuhkan waktu 3-4 hari. Tapi kedua pendaki ini memecahkan rekor kurang dari 3 jam. Bagaimana mereka mendaki, teknik yang unik terlihat dalam video Timelapse. Kedua pendaki terlihat terpisah tapi saling bekerja sama.

Adrien membuat video timelapse. Tapi satu tingkat dari fotografer profesional. Pergi ke beberapa negara di tahun 2017. Hasil videonya  sekelas Nasa. Bahkan selama foto dibuat sempat terlihat meteor sampai satelit lewat



Azuki adalah nama landak yang tinggal di Jepang. Terlihat sedang berkemah tapi bukan di yang memposting. Tentu saja pemiliknya yang membuat foto. Si fotografer membuat foto unik dengan foto binatang landak kecil ini.

Sean mahasiswa pHD astronomi membuat video di puncak gunung Mauna Kea Hawai. Foto diabadikan dekat dengan teleskop observasi. Walau mengunakan camera Canon, dia lebih mengandalkan lensa produsen non Canon. Untuk mengisi baterai, mengunakan baterai lithium RC sebagai powerbank.

Fotografer Gavin Heffernan memiliki keahlian dalam foto stargazer. Bulan Mei lalu dia pergi ke Grand Canyon dan Valley Navago di Arizona. Hasilnya video 4 menit, gambar video galaksi yang dibuat memang indah dan tajam. Lengkap dengan pengalaman mencari tempat di hutan..

Seorang fotographer asal Singapura Justin Ng, mengabadikan pemandangan gunung Bromo dengan teknik Timelapse. Dia menghabiskan waktu 12 hari disana. Pemandangan gunung Bromo, Semeru yang dibuat tidak kalah menarik.




No popular articles found.