Teknologi Hynix chip QLC 1TB pertama mengunakan algoritma agar SSD lama


Technology | 11 May 2019

Hynix dikabarkan telah mengirim chip 1TB Quadruple Level Cell Storage atau QLC-1 ke perushaan SSD.

Hynix adalah perusahaan pembuat micro chip, dimana chip akan digunakan oleh perusahaan lain sebagai produk.

SK Hynix juga mengembangkan teknologi perangkat lunak algoritma bersama controller SSD.

Fungsinya untuk memperpanjang usia SSD dengan chip QLC 1TB.

Diharapkan chip seperti dibawah ini sudah dapat diproduksi dan dipasarkan.

Tetapi saat ini masih memerlukan test pada bagian chip, termasuk daya tahan.

Apa yang diharapkan dengan produk 1TB QLC NAND flash ini.

Bagi konsumen mungkin akan menemukan SSD sampai kapasitas 16TB. Seperti teknologi kapasitas harddisk 16TB, tapi dengan SSD, memiliki kecepatan tranfer jauh lebih cepat.

Teknologi Hynix chip QLC 1TB

Berita terkait
Tahun 2020 Samsung kembangkan 4 sensor baru dan lengkap untuk smartphone. Termasuk sensor selfie, sensor 108MP, sensor wide angle atau sensor telephoto. 4 sensor baru menggunakan proses 0,7um dari generasi sebelumnya 0,8um. Beberapa teknologi baru seperti Smart-ISO dan ISOCELL 2.0

Intel sempat berkokok di tahun 2017. Ketika teknologi 10nm datang, tapi sekarang sudah dikalahkan oleh AMD. Intel kewalahan membuat procesornya sendiri, dan teknologinya juga masih tertinggal. Kabar, chipset untuk motherboard Intel sudah dibuat oleh Samsung. Bila procesor dibuat oleh Samsung, mengapa tidak asalkan masih menguntungkan. Mengapa Samsung, tentu kita tahu.



Jingjia Micro atau nama lengkapnya Changsha Jingjia Microelectronics Co, adalah perusahaan pembuat chip GPU. Memiliki 2 GPU setingkat GTX 1050 dan GTX 1080. Mengunakan proses pembuatan 28nm, walau pemakaian power kalah efisien dari Nvidia. Diharapkan harganya lebih murah

Setelah teknologi chip 3D Nand atau dikenal dengan TriCell TLC. Kapasitas chip storage dapat ditingkatkan dengan ukuran keping yang sama. Samsung siap memproduksi masal Chip SSD generasi ke 6 256GB 3 bit vertikal NAND memory. Membuat industri akan bersaing memangkas harga.

Harddisk akan dikembangkan dengan platter kaca, agar harddisk dapat dipadatkan dengan ukuran yang sama tapi kapasitas lebih besar. Hoya mengembangkan platter harddisk sejak tahun 2017, dan pengembangannya akan digunakan untuk harddisk kapasitas besar ukuran 3,5 inci. Salah satu yang dapat memanfaatkan teknologi harddisk platter glass adalah HAMR

Monitor OLED mungkin jarang terdengar, tapi sudah diproduksi tahun 2016 dengan jumlah terbatas. Kedepan panel monitor desktop dapat mengunakan OLED, setidaknya di tahun 2019. 3 perusahaan bekerja sama membuat panel OLED sampai ukuran 27 inci. Apa keunggulan layar OLED di monitor.

Nvidia umumkan GPU dirancang khusus untuk grafik render atau visual efek. Mengunakan nama RTX. Salah satu industri untuk cinema membutuhkan kecepatan proses animasi atau visual efek. November 2018, model kelas menengah RTX 4000 diumumkan, 8GB GDDR6, 32 RT core, 288 Tensor core. Turing menjadi GPU pertama untuk Ray Tracing, seperti pembuatan cahaya yang realistis.



Western Digital perkenalkan 3D NAND dengan sistem tumpuk bersama Toshiba. Teknologi terbaru dapat menumpuk keping chip 3D sampai 64 lapis dengan 3 bit data. Disusul 96 layer 4 bit 2018, sebuah chip dapat menampung 1,3TB. Harga SSD diperkirakan turun, perang harga di pasar SSD

Perbedaan procesor PC vs procesor smartphone. Keduanya berbeda, khusus dalam tugas menangani pekerjaan dan kebutuhan. Satu dirancang untuk hemat power, yang lain untuk kalkulasi sangat komplek. Mungkin suatu hari kemampuan CPU desktop PC akan dicapai procesor smartphone.




No popular articles found.
< /body>